Review Process

Setiap naskah yang masuk ke Bakti Budaya secara objektif akan melalui tahapan-tahapan editorial di bawah ini.

  1. Seleksi awal. Semua artikel akan melalui penyaringan awal oleh pemimpin redaksi terkait dengan kesesuaiannya dengan cakupan Bakti Budaya, persyaratan dasar, dan pemeriksaan plagiarisme. Naskah yang gagal mematuhi standar tersebut segera ditolak, demikian juga naskah yang tidak sesuai dengan fokus dan cakupan jurnal.
  2. Proses review dewan editor. Naskah yang lolos penyaringan awal kemudian diserahkan kepada editor. Editor kemudian akan menilai substansi naskah dan memberikan rekomendasi kepada pemimpin redaksi
  3. Keputusan pertama. Editor akan mengirimkan rekomendasi (ditolak, diterima dengan direvisi [kecil atau besar], atau diterima apa adanya). Jika diterima, naskah akan dikembalikan ke penulis untuk dilakukan proofreading. Keputusan akhir naskah ditentukan oleh rapat pleno dewan redaksi.
  4. Revisi. Naskah yang membutuhkan revisi dikembalikan ke penulis untuk direvisi. Setelah revisi diajukan kembali, naskah akan diperiksa oleh dewan redaksi untuk ditentukan apakah perubahan itu memadai dan sesuai dengan komentar serta saran dari pengulas. Jika revisi dianggap tidak memadai, langkah ini akan diulangi (manuskrip dikembalikan lagi kepada penulis untuk direvisi lebih lanjut).
  5. Keputusan akhir. Naskah yang telah direvisi belum tentu akan diterima. Hal ini tergantung pada dewan redaksi yang menentukan apakah naskah telah diperbaiki dan telah layak untuk dipublikasi. Jika penulis tidak dapat memperbaiki sesuai dengan standar Bakti Budaya, naskah tentu akan ditolak.
  6. Pengeditan bahasa dan perwajahan. Setelah naskah diterima, naskah dikembalikan ke penulis untuk dilakukan proofreading. Selanjutnya, naskah akan masuk pada tahap edit bahasa oleh penyunting bahasa Bakti Budaya. Pada tahap terakhir, naskah akan melalui tahap perwajahan atau tata letak.
  7. Publikasi. Publikasi dilakukan secara online dan cetak.

(Referensi: Situs Web Humaniora)