Health literacy, perilaku bersih sehat, dan kesehatan balita: studi di wilayah tertinggal di Bengkulu, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur

https://doi.org/10.22146/bkm.39613

Prastuti Soewondo(1), Meliyanni Johar(2), Retno Pujisubekti(3*), Halimah Halimah(4)

(1) Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan
(2) Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan
(3) Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan
(4) Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan
(*) Corresponding Author

Abstract


Pendahuluan: Keputusan kesehatan yang tepat didasari oleh pengetahuan kesehatan yang cukup. Kajian ini menganalisis kekuatan hubungan antara pengetahuan tentang kesehatan (health literacy) dan perilaku bersih sehat dan pada kesehatan anak Balita di daerah tertinggal. Di daerah-daerah ini, penjagaan kesehatan sangatlah penting karena fasilitas kesehatan seringkali terbatas. Metode: Survey dari 4610 rumah tangga yang diambil dari masing-masing 6 wilayah puskesmas di tiga provinsi Bengkulu, Sulawesi Selatang, dan Nusa Tenggara Timur. Hasil:  Health literacy mempunyai asosiasi yang positif pada indikator-indikator Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) serta pada indikator kesehatan anak Dibawah Lima Tahun (Balita). Literacy tentang pencegahan penyakit memiliki asosiasi yang positif dengan perilaku kebiasaan cuci tangan sebelum makan dan menyiapkan makanan, tidak meludah dan menutup mulut/hidung saat batuk/bersin di tempat umum, tidak merokok dalam rumah, dan makan banyak sayuran. Literacy tentang jaminan kesehatan dan ketersediaan fasilitas kesehatan mempunyai asosiasi yang positif dengan perilaku tidak meludah dan menutup mulut/hidung saat batuk/bersin di tempat umum dan kebiasaan makan sayur-sayuran. Literacy tentang Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) pada umumnya berhubungan positif dengan pemberian ASI eksklusif, pencegahan Balita terkena diare, dan pemberian imunisasi dasar lengkap. Simpulan: Hasil-hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan health literacy di daerah tertinggal dapat menyokong pembangunan kesehatan yang berkesinambungan, yang berawal dari perubahan perilaku sehari-hari untuk lebih sehat dan perbaikan kesehatan generasi penerus.

Health literacy, healthy and clean life styles, and under-five child’s health status: a study in remote areas in the provinces of Bengkulu, South Sulawesi, and East Nusa Tenggara

Purpose: This study assessed the role of health literacy on the practice of clean and healthy living at home, as well as on under-five children’s health. We focus on those living in left-behind areas, for whom preventive behaviours and staying healthy may be particularly important, as these areas often lack in health facilities. Method: The survey was based on a sample of 4610 households, taken from 18 catchment areas of community health centers in three provinces of Bengkulu, South Sulawesi, and East Nusa Tenggara. Result: We find that, health literacy is positively associated with many indicators of clean and healthy lifestyle, as well as young children’s health. Literacy about preventive measures increases the odds of handwashing before eating and preparing food, not spitting and covering nose/mouth when sneezing/coughing in public places, not smoking inside the house, and consuming vegetable-rich diet. Literacy about health insurance and health facilities associates positively with not spitting and covering nose/mouth when coughing/sneezing and good diet. Literacy about mother’s and child’s health in general have a positive association with young children’s outcomes. Conclusion: These results suggest that improving health literacy in rural and remote areas can lead to a sustainable health improvement that begins with the enactment of health-promoting habits at home and young children’s health.


Keywords


Health literacy; desa tertinggal; hidup bersih sehat; kesehatan anak; wawasan kesehatan




DOI: https://doi.org/10.22146/bkm.39613

Article Metrics

Abstract views : 465

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Berita Kedokteran Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Berita Kedokteran Masyarakat ISSN 0215-1936 (PRINT), ISSN: 2614-8412 (ONLINE).

Indexed by:


Web
Analytics Visitor Counter