Kualitas hidup pedagang kaki lima: perspektif lingkungan

https://doi.org/10.22146/bkm.39868

Eka Aulia(1*), Reinpal Falefi(2), Farid Farhan(3), Arbitra Ruapertiwi(4)

(1) Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
(2) Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
(3) Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
(4) Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
(*) Corresponding Author

Abstract


Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas hidup pedagang kaki lima pada indikator lingkungan. Metode:  Penelitian ini menggunakan desain cross- sectional, pengambilan data dengan menggunakan kuisioner dari The Bref  Version of World Health Organization’s Quality of Life Questionere dengan  indikator lingkungan , Jumlah responden sebanyak 98 orang pedagang kaki lima di kota Medan. Hasil : Tingkat kesehatan lingkungan tempat tinggal pedagang kaki lima berada paling banyak pada katagori memuaskan dengan frequensi sebesar 63 orang atau presentase sebesar 64,3% (CI 95% = 54,1 -73,5).  Tingkat kepuasan pedagang kaki lima dengan kondisi tempat tinggalnya berada paling banyak pada katagori memuaskan dengan frequensi sebesar 56 orang atau presentase sebesar  57,1 % (CI 95% = 48-67,3). Tingkat kepuasan pedagang kaki lima terhadap pelayanan kesehatan yang didapatkan berada paling banyak pada kategori cukup baik dengan frequensi sebesar 49 orang atau presentase sebesar 50% (CI 95%= 39,8 - 60,2). Tingkat kepuasan pedagang kaki lima terhadap transportasi menunjukan paling banyak pada kategori cukup baik dengan frequensi sebesar 39 orang atau presentase sebesar 39,8 % (CI 95% = 29,6 - 49). Tingkat  penerimaan informasi pedagang kaki lima menunjukan paling banyak  pada kategori memuaskan dengan presentase 59 orang atau frequensi sebesar 60,2% (CI 95% = 50 - 70,4). Simpulan : Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa gambaran kualitas hidup pedagang kaki lima dengan indikator lingkungan menunjukan kategori memuaskan yaitu pada tingkat kesehatan lingkungan,tingkat kepuasan tempat tinggal dan kondisi tempat tinggalnya serta tingkat penerimaan informasi. Pada kategori cukup baik yaitu pada pelayanan kesehatan dan kepuasan terhadap transportasi.

Keywords


kualitas hidup; pedagang kaki lima; lingkungan




DOI: https://doi.org/10.22146/bkm.39868

Article Metrics

Abstract views : 188 | views : 154

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Berita Kedokteran Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Berita Kedokteran Masyarakat ISSN 0215-1936 (PRINT), ISSN: 2614-8412 (ONLINE).

Indexed by:


Web
Analytics Visitor Counter