Sistem Simulasi Evakuasi Kebakaran Berbasis Multi Agen

https://doi.org/10.22146/ijccs.6644

Freska Rolansa(1*), Azhari S.N.(2),

(1) 
(2) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Abstrak

Gedung merupakan salah satu tempat dilaksanakannya berbagai aktivitas dari sejumlah manusia pada waktu tertentu. Pada saat kebakaran gedung terjadi, semua orang yang berada didalam gedung harus melakukan proses evakuasi agar terhindar dari bahaya api. Permodelan dengan agen merupakan salah satu cara menggambarkan kondisi kebakaran di kehidupan nyata, untuk mengurangi biaya dan bahaya yang ditimbulkan pada saat terjadi kebakaran digedung.

Permodelan ini menggunakan pendekatan Multi agen, yang terdiri dari agen karyawan, agen api dan agen pintu exit yang saling berinteraksi dan berkomunikasi. Setiap karakteristik dan perilaku dari agen disimulasikan dengan menggunakan NetLogo pada saat terjadi kebakaran digedung dengan menggunakan skenario perluasan api, skenario penyelamatan, dan proses evaluasi fasilitas pendukung evakuasi.

Pengujian dilakukan terhadap kondisi existing gedung dan perubahan rancangan fasilitas pendukung evakuasi seperti scenario penempatan pintu dan scenario penambahan lebar pintu. Setiap satu pengujian skenario dilakukan sebanyak 5 kali percobaan dengan parameter yang sama dan hasilnya akan dicari nilai rata-rata jumlah manusia yang selamat dan jumlah korban yang terkena api sebagai hasil evaluasi fasilitas pendukung evakuasi, selain itu juga dilakukan pengujian terhadap skenario perluasan api dan skenario penyelamatan untuk melihat karakteristik dan perilaku yang dimiliki agen api dan agen karyawan dalam memberikan aksi terhadap proses evakuasi.

 

Kata kunci : Evakuasi, kebakaran, agen, NetLogo, skenario, evaluasi.

 

Abstract

The building is one of place that people do  various activities at a certain time. At the time of building fire occurs, all of the people must make the evacuation process in order to avoid the danger of fire. Modeling with Agent is one way to describe the condition of fire in real life, to reduce costs and the danger posed in the event of a fire halls.

This model uses Multi-agent approach, which consists of the employeeagent, fire agent and exit dooragent which interact and communicate. Each of the characteristics and behavior of the agent is simulated using the NetLogo in the event of fire halls using the expansion fire scenario, rescue scenario, and evacuation support facilities to evaluation process.

Tests carried out on the existing condition of the building and changes the support facilities such as the placement of doors and the addition of the door width scenario. Each of the test scenario performed 5 times with the same parameters and the results will be sought value average number of human survivors and the number of victims affected by the fires as a result of the evaluation of evacuation support facility, while also testing the expansion fire and rescue scenario for look at the characteristics and behavior of fire agent and employee agent in evacuation process.

 

Keywords: Evacuation, Fire, Agent, NetLogo, scenario, evaluation.


Full Text:

PDF



DOI: https://doi.org/10.22146/ijccs.6644

Article Metrics

Abstract views : 535 | views : 359

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2015 IJCCS - Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems
(IJCCS) ISSN 1978-1520 (print); ISSN 2460-7258 (online)
is a scientific journal the results of Computing and Cybernetics Systems
A publication of IndoCEISS.
Gedung S1 Ruang 416 FMIPA UGM, Sekip Utara, Yogyakarta 55281
Fax: +62274 555133
email:ijccs.mipa@ugm.ac.id | http://jurnal.ugm.ac.id/ijccs


Creative Commons License
IJCCS by http://jurnal.ugm.ac.id/ijccs is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats1
View My Stats2