Pengaruh Modifikasi AC Chiller yang Menggunakan Heat Recovery terhadap Perbandingan Coefficient of Performance (COP)

https://doi.org/10.22146/ijl.v2i1.54175

I Wayan Sutarsa(1*), A.A Krisna Wira Putra(2), I Wayan Widiantara(3)

(1) Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Bali
(2) 
(3) 
(*) Corresponding Author

Abstract


AC chiller merupakan salah satu jenis sistem tata udara dengan pendinginan tidak langsung karena sistem pendinginannya tidak mendinginkan udara secara langsung  tetapi melalui media air, yang terlebih dahulu didinginkan oleh sitem refrigerasi. Air yang telah dingin disirkulasikan ke ruangan dengan pompa ke FCU (Fan Coil Unit) atau AHU ( Air Handling Unit). Di dalam sistem refrigerasi, dilakukan modifikasi dengan penambahan komponen Heat recovery, yang dipasang untuk percepat pelepasan panas refrigerant di saluran keluaran Kompresor dan sebelum masuk kondensor pada sistem AC chiller. Penelitian ini membandingkan performansi AC chiller dengan heat recovery dan yang tidak. Pengujian dilakukan sebanyak satu kali pengambilan data. pertama dilakukan pada sistem AC chiller sebelum penambahan komponen heat recovery, yang kedua dilakukan pada sistem AC chiller sesudah penambahan heat recovery. Kedua pengujian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan nilai performansi kerja atau Coefficient Of Performance (COP). Pengujian dilakukan dengan cara pengambilan data secara langsung di sistem terhadap tekanan refrigerant, temperature dan daya listrik.

Hasil modifikasi menunjukkan sistem dapat berjalan dengan baik dan hasil pengujian menunjukkan performansi sistem dengan heat recovery hasilnya lebih baik sampai 8, sedangkan yang tidak hanya sampai 6,4. dapat disimpulkan bahwa AC chiller yang ditambahkan dengan komponen heat recovery dapat meningkatkan kinerja dari sistem tersebut.


Keywords


AC Chiller, heat recovery, Coefficient Of Performance (COP)

Full Text:

PDF



DOI: https://doi.org/10.22146/ijl.v2i1.54175

Article Metrics

Abstract views : 564 | views : 1214

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Indonesian Journal of Laboratory

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


 

View My Stats