Pemanfaatan Kitosan Dari Cangkang Udang sebagai Adsorben Logam Berat Pb pada Limbah Praktikum Kimia Farmasi

https://doi.org/10.22146/ijl.v3i1.60789

Ani Riani Kusmiati(1*), Nur Hayati(2)

(1) Institut Teknologi Bandung
(2) Institut Teknologi Bandung
(*) Corresponding Author

Abstract


Limbah logam berat yang dihasilkan dari kegiatan praktikum atau penelitian di laboratorium kimia, baik di Perguruan Tinggi maupun di Sekolah Kejuruan, memberikan kontribusi pencemaran logam berat terhadap lingkungan. Pencemaran dapat dicegah dengan melakukan pengolahan terhadap limbah sebelum dibuang ke lingkungan. Adsorpsi merupakan salah satu metode yang digunakan dalam pengolahan limbah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan kitosan dari cangkang udang sebagai adsorben limbah logam berat timbal (Pb) yang dihasilkan dari kegiatan praktikum Kimia Farmasi di laboratorium Sekolah Farmasi-Institut Teknologi Bandung. Penelitian diawali dengan pembuatan kitosan dari cangkang udang melalui tahapan : demineralisasi, deproteinasi, depigmentasi dan deasetilasi. Kitosan yang dihasilkan dikarakterisasi menggunakan Spektroskopi Fourier Transform Infra Red (FTIR) dan didapat derajat deasetilasi sebesar 80,30%. Selanjutnya kitosan dengan variasi konsentrasi : A (0,10%), B (0,25%) dan C (0,5%) direaksikan dengan limbah praktikum Kimia Farmasi yang mengandung logam berat timbal (Pb) dengan waktu interaksi : 15, 30, 60 dan 120 menit. Hasil analisis menggunakan Atomic Adsorption Spectrofotometri (AAS) menunjukkan adanya penurunan kadar logam berat timbal (Pb) pada limbah. Daya Serap tertinggi sebesar 95,69% dan kapasitas adsorpsi tertinggi sebesar 10,3678 mg/L terdapat pada konsentrasi kitosan 0.50 % dengan waktu interaksi 30 menit.


Keywords


Adsorpsi; Atomic Adsorption Spectrofotometri; Kitosan; Logam berat Pb.

Full Text:

PDF


References

[BSN] Badan Standardisasi Nasional. 2013. Kitosan – Syarat Mutu dan Pengolahan. SNI No. 7949 . 2013. Dewan Standardisasi Nasional. Jakarta. Diakses tanggal 22 Mei 2019.

Abun. 2006. Bioproses Limbah Udang Windu melalui Tahapan Deproteinasi dan Demineralisasi terhadap Protein dan Mineral Terlarut. Jurnal Perikanan 3 : 125.

Agustina. 2013. Pembuatan Kitosan dari Cangkang Udang dan Aplikasinya sebagai Adsorben untuk Menurunkan Kadar Logam Cu. Seminar Nasional FMIPA UNDIKSHA. Diakses tanggal 20 Mei 2020

Azhar, M., Efendi, J., Sofyeni, E., dan Novalina, S. 2010. Pengaruh Konsentrasi NaOH dan KOH terhadap Derajat Deasetilasi Kitin dari Limbah Kulit Udang.

Behnam, S., Karimi, K., Zamani, A., Mehrabani Zeinabad, A., (2015), A Study on Biosorption of  Copper Ions by Fungal Chitosan: An Alternative to Shrimp Chitosan, Biological Journal of  Microorganism, 3rd Year, Vol. 3, No. 12.

Kim, S. W. 2011. Chitin, Chitosann

Knoor, D. 2004. Engineered Chitosans for Drug Detoxification Preparation, Characterization and drug uptake studies. University of Florida .

Komariah . 2013. Karakterisasi Kitin dan Kitosan yang Terkandung dalam Eksoskeleton Kutu Beras (Sitophilus Oryzae). Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti. Jakarta. Diakses tanggal 18 Mei 2020.

Rochmina.2007. Karakterisasi    Kitin      dan       Kitosan asal Limbahn Rajungan Cirebon. Jawa Barat.  [makalah ilmiah]. Jatinagor. Unpad

Sry Agustina, I Made Dira Swantara, dan Nyoman Suartha. 2015. Isolasi Kitin, Karakteristik, dan sintesis Kitosan dari Kulit Udang. Program Magister Kimia Terapan,Universitas Udayana, Bali. Diakses tanggal 22 Mei 2020.

Suhardi. 1993. Khitin dan Khitosan. Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi. Yogyakarta: UGM.

Sukardjo, J.S. dan Mawarni, N.G. 2011. Sintesis Kitosan dari Cangkang Kepiting dan Kitosan yang dimodifikasi melalui pembentukan Bead Kitosan berikatan Silang dengan Asetaldehid sebagai Agen Pengikat Silang untuk absorbs ion Logam.

Taufan.M.R.S. & Zulfahmi.2010 .Pemanfaatan Limbah Kulit Udang sebagai Bahan Anti Rayap  (Bio-termitisida) pada Bangunan Berbahan Kayu.Skripsi. Universitas Diponegoro. Semarang. Diakses tanggal 19 Mei 2020.



DOI: https://doi.org/10.22146/ijl.v3i1.60789

Article Metrics

Abstract views : 886 | views : 834

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Indonesian Journal of Laboratory

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


 

View My Stats