STABILITAS HASIL PUCUK TUJUH KLON HARAPAN TEH (Camellia sinensis (L.) O. Kuntze) DI KEBUN KAYULANDAK

https://doi.org/10.22146/veg.10481

Putri Lindhang Kirana(1*), Suyadi Mitrowihardjo(2), Rudi Hari Murti(3)

(1) 
(2) 
(3) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang hasil pucuk tujuh klon harapan teh yang memiliki produksi tinggi di kebun Kayulandak, PT. Pagilaran. Penelitian  dilakukan di kebun Kayulandak PT. Pagilaran, Kabupaten Batang, Jawa Tengah pada bulan Maret 2015. Percobaan menggunakan rancangan RAKL (Rancangan Acak Kelompok Lengkap) dengan empat ulangan (blok). Klon yang digunakan dalam penelitian adalah klon kelompok PGL yaitu PGL 04, PGL 09, PGL 10, PGL 15 dan klon kelompok yang lain yaitu TRI 2025, PS 1, GMB 07. Parameter yang diamati jumlah pucuk peko, berat pucuk peko, jumlah pucuk burung, berat pucuk burung tahun 2011, 2012, dan 2013. Data tambahan yang digunakan yaitu data curah hujan selama sepuluh tahun mulai dari tahun 2004 sampai dengan tahun 2013. Data produksi teh diuji dengan menggunakan Analysis of Vaariance (ANOVA) dilanjutkan dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf error 5%. Data juga  dianalisis  stabilitasnya  menggunakan  GGE  Biplot.  Klon  teh  yang  memiliki potensi hasil berat total pucuk segar tertinggi yaitu klon PGL 04, TRI 2025, dan PGL 09, sedang klon penghasil pucuk peko yang mengindikasikan kualitas pucuk terbaik adalah  klon  PS  1  dan  GMB  07.  Klon  yang mempunyai  rerata  hasil  tinggi  dan mempunyai stabilitas tinggi, serta termasuk dalam klon yang diinginkan yaitu klon PGL 04.



References

Anonim. 2005. Teh. http: //www.iptek.net.id. 23 Januari 2015.

Funnah, S.M. and C. Mark. 1988. Yield Stability Study in Soybean (Glycine max). Expl. Agric. 16 : 387 – 395.

Mangoenwidjojo, W. 1991. Analisis stabilitas produksi pucuk beberapa klon teh di kebun PT. Pagilaran. Ilmu Pertanian 4 : 281-288.

Setyamidjaja, D. 2000. Teh; Budidaya dan Pengolahan Pascapanen. Kanisius.Yogyakarta.

Sriyadi, B. 2009. Stabilitas hasil klon-klon sinensis. Jurnal Penelitian Teh dan Kina 12: 53-58.

Suhendra. 2008. Industri Teh RI Terkendala Masalah Klasik. http://finance.detik.com. 23 Januari 2015.

Zakir, Z dan S. Raisa. 2008. Analisis Finansial Penerapan Mesin Petik Teh pada Perkebunan Danau Kembar Sumatera Barat. Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Indonesia, Lembaga Penerbit Fakultas Pertanian Bengkulu.



DOI: https://doi.org/10.22146/veg.10481

Article Metrics

Abstract views : 797 | views : 784

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Jurnal Budidaya Pertanian



VEGETALIKA journal indexed by: 

 

       

  

View My Stats