Pengaruh Konsenterasi GA3 Terhadap Pembungaan dan Kualitas Benih Cabai Merah Keriting (Capsicum annuum L.)

https://doi.org/10.22146/veg.1604

Zainal Arifin, Prapto Yudono, Toekidjo(1*)

(1) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian GA3 pada berbagai konsentrasi terhadap pembungaan, kuantitas dan kualitas benih cabai merah keriting. Selain itu juga untuk mengetahui konsentrasi GA3 yang paling tepat dalam meningkatkan pembungaan, kuantitas dan kualitas benih cabai merah keriting sehingga diharapkan dapat mengurangi kerontokan bunga dan buah. Penelitian dilakukan di lahan petani di Desa Sumberrahayu, Moyudan, Sleman, Yogyakarta dengan jenis tanah inceptisol dan di LaboratoriumTeknologi Benih, Jurusan Budidaya Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan perlakuan faktor tunggal yaitu konsentrasi dengan 4 aras yaitu 0 ppm (G0), 20 ppm (G1), 40 ppm (G2), dan 60 ppm (G3) dengan 3 ulangan, sehingga jumlah keseluruhan unit penelitian adalah 12 unit. Perlakuan yang digunakan adalah penggunaan larutan zat pengatur tumbuh (GA3). Langkah-langkah dalam penelitian ini terdiri dari persiapan alat dan bahan, penyiapan bibit dan perkecambahan biji. Variabel di lapangan yang diamati adalah umur berbunga, persentase bunga gugur, jumlah buah gugur, jumlah bunga, umur panen, jumlah buah jadi, jumlah biji, bobot biji, dan rendemen sedangkan di laboratorium yang diamati adalah bobot 100 biji, gaya berkecambah, indeks vigor, dan vigor hipotetik bibit. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan software SAS 9.1.3 dan jika ada beda nyata diuji lanjut dengan Duncan’s New Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5% dan Polinomial Ortogonal untuk menetukan dosis optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh GA3 nyata perlakuan 20 ppm dapat mengurangi gugurnya bunga sebesar 42.69% sehingga jumlah bunga pertanaman meningkat 33.98% yang menyebabkan jumlah buah pertanaman bertambah sebesar 36.64%. Dengan demikian jumlah biji dan bobot 100 biji pun juga meningkat dengan nyata sebesar 59.18% dan 0.083%. Umur berbunga dan umur panen dengan nyata dapat diperpendek dengan pemberian GA3 40 ppm. Dosis optimal untuk variabel umur berbunga sebesar 36 ppm, persentase bunga gugur sebesar 43.36 ppm, umur panen sebesar 36.58 ppm, jumlah biji sebesar 31.56 ppm, bobot biji sebesar sebesar 30.5 ppm, dan bobot 100 biji sebesar 18.75 ppm. Pengaruh GA3 tidak nyata pada konsentrasi 20, 40, dan 60 ppm terhadap kontrol ( 0 ppm) pada variabel jumlah buah gugur, jumlah buah jadi, bobot buah pertanaman, gaya kecambah, indeks vigor, serta indeks vigor hipotetik. Dengan demikian pengaruh GA3 dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas benih cabai merah keriting.




DOI: https://doi.org/10.22146/veg.1604

Article Metrics

Abstract views : 2601 | views : 9394

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c)



VEGETALIKA journal indexed by: 

 

       

  

View My Stats