Pertumbuhan Gulma dan Hasil Kedelai Hitam (Glycine max (L.) Merrill) ‘Mallika’ terhadap Pengolahan Tanah dan Jarak Tanam di Lahan Pasir Pantai

https://doi.org/10.22146/veg.24652

Eva Tristya Purnamasari(1*), Prapto Yudono(2), Rohlan Rogomulyo(3)

(1) 
(2) Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada
(3) Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Pengolahan tanah merupakan salah satu langkah penting dalam teknik budidaya
tanaman di lahan marginal seperti tanah pasir. Salah satu cara untuk meningkatkan
produktivitas adalah dengan pengaturan jarak tanam. Pengaturan jarak tanam yang
tidak tepat akan menimbulkan tumbuhnya gulma. Penelitian ini bertujuan untuk
menentukan jenis gulma sebelum dan sesudah perlakuan pengolahan tanah dan jarak
tanam terhadap pertumbuhan gulma dan hasil kedelai hitam. Penelitian dilaksanakan
di lahan pasir pantai Samas, Bantul pada bulan Oktober 2014 sampai dengan Februari
2015. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap faktorial yang
terdiri dari dua faktor yaitu pengolahan tanah (tanpa olah tanah, olah tanah, olah tanah
dengan pembenaman gulma) dan jarak tanam (20 cm x 10 cm, 20 cm x 20 cm).Hasil
penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pengolahan tanah dan pembenaman gulma
dengan jarak tanam 20 cm x 20 cm dapat meningkatkan jumlah polong isi, jumlah biji
per tanaman, bobot biji per tanaman, dan bobot 100 biji Secara keseluruhan sebelum
pengolahan tanah didominasi oleh gulma rumputan dan setelah pengolahan tanah
didominasi oleh gulma daun lebar. Pertumbuhan gulma Axonophus compressus dan
Cynodon dactylon dapat terkendali.

Keywords


kedelai hitam mallika, gulma, pengolahan tanah, jarak tanam.



References

Aldrich, R. 1984. Weed crop ecology. Breton Publishers. North Scituare, Massachusetts. USA. Supriono. 2000. Pengaruh dosis urea tablet dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai kultivar sindoro. Agrosains. 2: 64 – 71. Yuwono, N. W. 2009. Membangun kesuburan tanah di lahan marjinal. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan. 9: 137 – 141. Zimdahl, R. L. 2007. Fundamentals of weed science. Academic Press Elsevier. London. Mulyadi, J.J. Sasa, T. Sopiawati, dan S. Partohardjono. 2001. Pengaruh cara olah tanah dan pemupukan terhadap hasil gabah dan emisi gas metan dari pola tanam padi–padi di lahan sawah. Pertanian Tanaman Pangan. 3: 24 – 28.



DOI: https://doi.org/10.22146/veg.24652

Article Metrics

Abstract views : 688 | views : 1477

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Vegetalika



VEGETALIKA journal indexed by: 

 

       

  

View My Stats