Pengayaan Oksigen di Zona Perakaran untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Selada (Lactuca sativa L.) Secara Hidroponik

https://doi.org/10.22146/veg.4006

Redha Fauzi, Eka Tarwaca Susila Putra, dan Erlina Ambarwati(1*)

(1) 
(*) Corresponding Author

Abstract


INTISARI

Penelitian bertujuan untuk 1) menentukan kadar oksigen yang optimal untuk memacu pertumbuhan dan meningkatkan hasil tanaman selada dan 2) mengetahui pengaruh pengkayaan oksigen di zona perakaran terhadap serapan N, P, K, Ca, Mg dan Fe oleh tanaman selada yang ditanam secara hidroponik. Percobaan disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktor tunggal dengan tiga blok sebagai ulangan. Perlakuan yang diuji adalah pemberian aerasi dengan tekanan udara tertentu pada media tumbuh, yaitu 0,012 mPa; 0,006 mPa; 0,003 mPa; dan 0 mPa. Pemberian tekanan udara dilakukan dengan menggunakan aerator. Pengamatan dilakukan terhadap beberapa variabel lingkungan, pertumbuhan, hasil dan kualitas hasil tanaman selada. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis varian (ANOVA) pada taraf 5% dan dilanjutkan dengan uji Dunnet. Konsentrasi oksigen yang optimal untuk meningkatkan pertumbuhan, hasil dan kualitas hasil tanaman selada ditentukan dengan analisis regresi. Sedangkan pola hubungan antar variabel pengamatan ditentukan dengan analisis regresi. Hasil penelitian memberikan informasi bahwa pertumbuhan dan hasil tanaman selada terus mengalami peningkatan sejalan dengan kenaikan tekanan aerasi dan konsentrasi oksigen terlarut dalam media tumbuh hidroponik hingga 0,012 mPa dan 12,23 mg/l. Kemampuan tanaman selada untuk mengakumulasi N, P, K, Ca, Mg, dan Fe dalam jaringan daunnya terus mengalami peningkatan sejalan dengan bertambahnya tekanan aerasi maupun konsentrasi oksigen terlarut dalam media tumbuh hidroponik, hingga tekanan aerasi sebesar 0,012 mPa dan konsentrasi oksigen terlarut sebesar 12,23 mg/l. Pemberian tekanan aerasi sebesar 0,012 mPa dengan konsentrasi oksigen terlarut sebesar 12,23 mg/l berpotensi untuk memperpendek umur panen tanaman selada dari yang semula 28 hari menjadi 14 hari setelah pindah tanam.

Kata kunci : selada, hidroponik, pengkayaan oksigen




DOI: https://doi.org/10.22146/veg.4006

Article Metrics

Abstract views : 3549 | views : 9562

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c)



VEGETALIKA journal indexed by: 

 

       

  

View My Stats