Pengaruh Frekuensi Aplikasi Pupuk Hayati Bacillus sp. terhadap Pertumbuhan dan Hasil Enam Kultivar Wortel (Daucus carota L.) di Lahan Pasir Pantai

https://doi.org/10.22146/veg.59862

Mohamad Gizus Albayani(1), Dody Kastono(2*), Rohlan Rogomulyo(3), Muhammad Habib Widyawan(4)

(1) Gadjah Mada University
(2) Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada
(3) Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada
(4) Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Lahan pasir pantai merupakan lahan marginal yang mempunyai masalah mikroklimat sehingga kurang sesuai dengan syarat tumbuh untuk budidaya tanaman wortel yang menghendaki iklim sub tropis. Modifikasi yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah lahan pasir pantai adalah aplikasi Bacillus sp. dan penggunaan kultivar unggul wortel. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi yang tepat antara frekuensi aplikasi Bacillus sp. dan beberapa kultivar wortel dalam menghasilkan pertumbuhan, hasil, dan kualitas wortel terbaik di lahan pasir pantai. Penelitian ini dilakukan di lahan pasir pantai Desa Bugel, Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta yang berada di ketinggian 5 m dpl pada bulan Mei sampai Oktober 2019. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) Faktorial. Faktor pertama dalam penelitian ini adalah jumlah aplikasi Bacillus sp.(2 dan 4 kali). Sedangkan faktor kedua adalah kultivar wortel, yaitu: kultivar introduksi (‘New Kuroda’, ‘Kuroda’, ‘Shin Kuroda’ dan ‘Kuroda EW’) dan kultivar lokal Indonesia ‘Gundaling’ (Berastagi) dan ‘Gemuk’. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi antara Bacillus sp. dan kultivar wortel pada sebagian besar pertumbuhan pengamatan, antara lain: tinggi tanaman, jumlah daun, segar dan berat kering umbi, diameter dan panjang umbi, produktivitas, uji kemanisan, dan uji warna umbi. Penggunaan kultivar wortel yang cocok dibudidayakan di lahan pasir pantai adalah kultivar introduksi (‘New Kuroda’, ‘Kuroda’, ‘Shin Kuroda’ dan ‘Kuroda EW’) di mana kultivar introduksi ini unggul di semua variabel pengamatan.


Keywords


Bacillus sp.; lahan pasir pantai; kultivar; dan wortel

Full Text:

PDF


References

[BPS] Badan Pusat Statistik. 2018. Statistik Tanaman Sayuran dan Buah-buahan Semusim Indonesia 2018. BPS, Jakarta, ID.

Carrot, W. 2011. Carrot: history and iconography. Chronica. 51(2) :13.

Elfianti D. 2007. Penggunaan Rhizobium dan Bakteri Pelarut Fosfat padaTanah Mineral Masam untuk Memperbaiki Pertumbuhan Bibit Sengon (Paraserianthes falcataria (I.) Nielsen). Http//www.USU%20Library%20%Perpustakaan%20Universitas%20Sumatera%20Utara.htm. Diakses pada tanggal 14 April 2020.

Ferdian H., A. Suryanto, dan E. Widaryanto. 2017. Pengaruh waktu pemberian mulsa terhadap produksi wortel (Daucus carota L). Jurnal Produksi Tanaman. 5 (12): 1911-1916.

Firmansyah M.A., T. Liana., dan W. Rahayu. 2016. Uji adaptasi wortel di tanah lempung liat berpasir dataran rendah palangka raya. J. Hort. 26 (2) 197-206

Huda, M.S., Widaryanto, E. and Nugroho, A., 2016. Pengaruh Beberapa Dosis Kompos Dan Azolla (Azolla Pinnata R. B) Segar Pada Pertumbuhan Dan Hasil 2 Kultivar Tanaman Wortel (Daucus Carotta L.). Jurnal Produksi Tanaman, 4(6).

Infaz, M.J., dan R.A.D.S. Rupasinghe. 2014. Carrot Cultivation. Presentation for Export Agriculture Degree Program of Uva Wellasa. Sri Lanka

[Kementan] Kementerian Pertanian. 2015. Statistik Konsumsi Pangan Tahun 2015. Kementan, Jakarta, ID.

Khaerunnisa, A. 2020. Aplikasi dosis pupuk kcl terhadap tingkat kemanisan wortel (Daucus carota l.) aksesi cipanas dan kultivar kuroda. Skripsi. IPB Bogor

Purba, A.D.J., Haryanto, dan Saparso. 2012. Pengaruh Jarak Tanam Dan Dosis Mulsa Jerami Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Worteldi Lahan Pasir Pantai. Skripsi Program Studi Agroteknologi. Universitas Jendral Soedirman, Purwokerto.

Rajiman, P., Yudono, E. Sulistyaningsih, dan E. Hanudin. 2008. Pengaruh pembenah tanah terhadap sifat fisika tanah dan hasil wortel pada lahan pasir pantai bugel kabupaten Kulon Progo. J. Agrin. 12 (1): 67-77.

Randi, S., Kristensen, H.L., Lauridsen, C., Wyss, G.S., Kretzschmar, U., Birlouez-Aragone, I. and Kahl, J. 2013. Quality of carrots as affected by pre-and postharvest factor and processing. Journal of the Science of Food and Agriculture. 93(11), 2611–2626.

Ryu, H., H. Park, D.S. Suh, G.H. Jung, K. Park, and B. D. Lee. 2014. Biological control of Colletotrichum panacicola on Panax ginseng by Bacillus subtilis HK-CSM-1. J. Ginseng Res. (38): 215–219.

Sugiyanta dan Septianti, O. 2019. Pupuk Hayati Bacillus sp. Meningkatkan Produktivitas Tanaman Karet (Hevea brasiliensis Muell Arg.). Buletin Agrohorti 7(1) : 76-83.

Suojala, T. 2000. Growth of portioning between shoot and storage root of carrot in the northern climate. Agric. Food Sci. 9(1): 49-59.

Suriani, N. Amin, dan L. Daha. 2014. Pemanfaatan ekstrak kompos sampah rumah tangga dan Bacillus spp. dalam mengendalikan penyakit busuk buah (Phytophthora palmivora Butler) pada kakao di Kabupaten Soppeng. Disampaikan pada seminar dua mingguan Balitsereal, Malang.

Soenartiningsih, M.S. Pabbage, dan N. Djaenuddin. 2011. Penggunaan inokulum antagonis (Trichoderma dan Gliocladium) dalam menekan penyakit busuk pelepah pada jagung. Prosiding Seminar Nasional Serealia 2011: 478–484.

Talcott, S.T. , L.R. Howard, and C.H. Brenes. 2001. Factors contributing to taste and quality of commercially processed strained carrots. Food Research International 34: 31-38.

Tinedung, R., F. Puspita., dan S. Yoseva. 2014. Uji formulasi Bacillus sp. sebagai pemacu pertumbuhan tanaman padi sawah (Oryza sativa l.). Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Riau. JOM Faperta 1(2)

Zongzheng, Y., L. Xin, L. Zhong, P. Jinzhao, Q. Jin, and Y. Wenyan. 2009. Effect of Bacillus subtilis SYS on antifungal activity and plant growth. Int'l. J. Agric. Biol. Engin. 2(4): 55– 61.



DOI: https://doi.org/10.22146/veg.59862

Article Metrics

Abstract views : 629 | views : 637

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Vegetalika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

VEGETALIKA journal indexed by: 

 

       

  

View My Stats