Pemetaan Zona Nilai Tanah pada Daerah Terdampak Abrasi Sungai Bengawan Solo Di Kecamatan Tawangsari, Sukoharjo

https://doi.org/10.22146/jgise.100039

Lailathul Fitria Wulan Sari(1*), Fauzi Janu Amarrohman(2), Bambang Darmo Yuwono(3)

(1) Universitas Diponegoro
(2) Universitas Diponegoro
(3) Universitas Diponegoro
(*) Corresponding Author

Abstract


Sungai Bengawan Solo telah mengakibatkan terjadinya erosi di beberapa tempat di Kecamatan Tawangsari antara lain Desa Dalangan dan Desa Pojok pada tahun 2018-2023. Erosi ini mengakibatkan beberapa tanah dan bangunan di Desa Dalangan dan Desa Pojok hanyut terbawa oleh arus sungai. Kondisi tersebut dapat mempengaruhi nilai tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tanah pada daerah terdampak erosi Sungai Bengawan Solo. Penelitian ini menggunakan Peta Zona Nilai Tanah 2019 dan 2024, serta peta kejadian erosi sungai. Metode perhitungan NIR digunakan untuk mengetahui perubahan nilai tanah tahun 2019-2024 dan metode autokorelasi moran’s indeks untuk mengetahui korelasi perubahan zona nilai tanah 2019-2024 terhadap pengaruh erosi sungai. Serta analisis regresi linier berganda hubungan centroid jalan dan centroid erosi terhadap nilai tanah. Hasil pada penelitian ini perubahan kenaikan NIR tertinggi yaitu Rp. 2.427.000 berdekatan dengan pusat perdagangan dan fasilitas publik. Nilai moran’s indeks 0,979 menunjukkan terjadi korelasi positif pada perubahan nilai tanah dan erosi Sungai Bengawan Solo memiliki pengaruh terhadap perubahan nilai tanah di Kecamatan Tawangsari ditunjukkan pada zona yang mengalami perubahan penurunan NIR berada pada daerah terdampak erosi. Hasil pengaruh centroid jalan dan centroid erosi 16% yang berarti terdapat hubungan yang cukup lemah antara variabel.

Keywords


Zona Nilai Tanah, Abrasi Sungai, Sungai Bengawan Solo

Full Text:

PDF


References

Amelia, N., Subiyanto, S., dan Wijaya, A. P. (2015): Pemetaan Zona Nilai Tanah untuk Menentukan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) Menggunakan Sistem Informasi Geografis di Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Jurnal Geodesi Undip, 4(1), 160–171.

Bayhaki, Sunaryo. Dedy Kurnia, M. A. Y. (2019): Pembuatan Zona Nilai Tanah Untuk Updating Nilai Jual Objek Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan Dan Perkotaan (Studi Kasus : Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong), Jurnal Institut Teknologi Nasional.

Delia, H. F., Moh. Sholichin, Tri, B., (2024): Analisis Pemetaan Daerah Rawan Banjir DAS Gembong Menggunakan Metode Weighted Overlay, Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air

Direktorat Penilaian Tanah dan Ekonomi Tanah. (2023): Petunjuk Teknis Penilaian Tanah dan Ekonomi Pertanahan, Jakarta

Habinuddin, E. (2021): Identifikasi Autokorelasi Spasial Pada Penyebaran Penyakit Demam Berdarah Dengue Di Kota Bandung, Sigma-Mu, 13(1), 7–15.

Hermawan, dan Yogia, M. A. (2018): Evaluasi Kinerja Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Rokan Hilir Dalam Mengatasi Erosi Di Kawasan Sungai Rokan (Studi Kasus Di Kelurahan Rimba Melintang), Jurnal Administrasi Publik, 4(1), 74–97.

Himawan, A. H., Hieronymus Purwanta, dan Susanto (2021): Eksplorasi Sejarah Sungai Bengawan Solo sebagai Salah Satu Materi Pembelajaran Sejarah Lokal di Sekolah Menengah Atas, Jurnal Sejarah Citra Lekha, 6(2), 119–129.

Kusumawardhani, R., D, U. W., dan Budisusanto, Y. (2016): Kajian Nilai Tanah Berdasarkan Harga Pasar Menggunakan Metode Regresi Linear Berganda, JURNAL TEKNIK ITS, 5(2), 2–5.

Lutfi, A., Aidid, M. K., dan Sudarmin (2019): Identifikasi Autokorelasi Spasial Angka Partisipasi Sekolah di Provinsi Sulawesi Selatan Menggunakan Indeks Moran, Journal of Statistics and Its application on Teaching and Research.

Manik, S. M., Wijaya, A. P., dan Amarrohman, F. J. (2023): Analisis Perubahan Zona Nilai Tanah serta Permintaan dan Penawaran Terhadap Harga Tanah di Kecamatan Tawangmangu dengan Sistem Informasi Geografis, JGISE: Journal of Geospatial Information Science and Engineering, 6(2), 68.

Narindra, H., Permadi, I., dan Sudarsono (2020): Pengaturan Zona Nilai Tanah Sebagai Dasar Penilaian Tanah Oleh Badan Pertanahan Nasional the Regulation of Land Value Zone As a Basis of Land Assessment By National Land Agency, Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 5(1), 66–74.

Parmadi, A., Sari, S. S., dan Yulianandha, M. A. (2019): Pemetaan Zona Nilai Tanah Mengunakan Metode Analitical Heirarchy Process (AHP) Studi Kasus: Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Provinsi D.I. Yogyakarta, Jurnal Institut Teknologi Nasional, 1552, 1–26.

Putra, A. S. (2014): Analisis Distribusi Kecepatan Aliran Sungai Musi (Ruas Sungai : Pulau Kemaro Samapai Dengan Muara Sungai Komering), Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 2, 603–609.

Saputro, W. E., Subiyanto, S., dan Sasmito, B. (2016): Pembuatan Peta Zona Nilai Tanah Untuk Menentukan Nilai Indikasi Rata-Rata (NIR) Harga Pasar Menggunakan Sistem Informasi Geografis di Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jurnal Geodesi Undip, 5(1), 19–27.

Sinaga, K., Wijaya, A. P., dan Wahyuddin, Y. (2023): Analisis Pengaruh Kawasan Rawan Longsor Terhadap Zona Nilai Tanah di Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jurnal Ilmiah Geomatika, 3(2), 1–10.

Susiati, D., dan Setiadji, S. (2020): Status Hukum Hak Milik Atas Tanah Yang Terkena Abrasi, Jurnal Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, 13, 96–107.

Zainuddin, M., Aditia R, dan Asmarani W. (2024): Analisis Buffer Dalam Sistem Informasi Geografis Untuk Ketidaksesuaian Permukiman Di Sempadan Sungai Kampar Kanan Di Kecamatan Kampar



DOI: https://doi.org/10.22146/jgise.100039

Article Metrics

Abstract views : 1359 | views : 809

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Journal of Geospatial Information Science and Engineering (JGISE) ISSN: 2623-1182 (Online)  Email: jgise.ft@ugm.ac.id Creative Commons License The Contents of this website is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.