Uji Akurasi GNSS TGS EQ1 : Perangkat GNSS dalam Negeri Akurasi Tinggi sebagai Upaya Percepatan Pemetaan Desa secara Mandiri (TGS EQ1 GNSS Accuracy Test: High Accuracy Domestic GNSS Device as an Effort to Accelerate Village Mapping Independently)
Ema Fitria Sari(1), Adrian Dwi Atmanto(2), Hidayat Panuntun(3*), Like Indrawati(4), Taufik Hery Purwanto(5), Karen Slamet Hardjo(6), Sarono Sarono(7), Anton Prasetyo(8), Dilla Yudhatama(9)
(1) Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada, Sekip Unit V Catur Tunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta
(2) Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada, Sekip Unit V Catur Tunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta
(3) Laboratorium Geomatika, Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada, Sekip Unit V Catur Tunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta.
(4) Sistem Informasi Geografis, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada, Sekip Unit V Catur Tunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta.
(5) Sistem Informasi Geografis, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada, Sekip Unit V Catur Tunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta.
(6) Sistem Informasi Geografis, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada, Sekip Unit V Catur Tunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta.
(7) PT. TechnoGIS Indonesia, Ngabean Wetan, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta.
(8) PT. TechnoGIS Indonesia, Ngabean Wetan, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta.
(9) PT. TechnoGIS Indonesia, Ngabean Wetan, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta.
(*) Corresponding Author
Abstract
Perkembangan teknologi pada bidang survei dan pemetaan mengakibatkan munculnya perangkat GNSS geodetik yang menawarkan akurasi dan efisiensi dalam pengukuran salah satunya yaitu GNSS TGS EQ1. Produk ini merupakan hasil karya dalam negeri yang diproduksi untuk pengukuran batas desa dengan harga lebih terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan uji akurasi TGS EQ1 dengan membandingkan hasil ukuran jarak GNSS dengan pita ukur dan total station yang dianggap sebagai data definitif. Pengukuran GNSS dilakukan menggunakan metode RTK dengan 10 kali akuisisi data per titik. Sedangkan pengukuran pita ukur dan total station dilakukan menggunakan metode pulang-pergi dengan 10 data jarak setiap sisinya. Pengukuran dilakukan terhadap 3 geometri pengujian dengan variasi ukuran dan bentuk untuk memastikan konsistensi dan keakuratan hasil. Selanjutnya, dilakukan perhitungan data hasil pengukuran sehingga didapatkan rerata jarak dan simpangan baku setiap sisi serta nilai selisih jarak dari GNSS dengan data definitif. Kemudian dilakukan uji statistik untuk mengetahui signifikansi perbedaan jarak hasil ukuran GNSS dengan pita ukur dan total station. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simpangan baku pengukuran GNSS berkisar pada 4.2 sampai dengan 19.2 mm. Selisih jarak hasil pengukuran GNSS dengan pita ukur dan total station ≤ 3 cm. Berdasarkan uji statistik yang telah dilakukan, Ho diterima yang berarti tidak ada perbedaan yang signifikan antara jarak hasil pengukuran menggunakan GNSS dengan pita ukur dan total station. Dengan demikian, GNSS TGS EQ 1 telah memenuhi persyaratan sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2016 untuk dapat digunakan dalam pengukuran batas desa dengan nilai ketelitian horizontal ≤ 5 cm.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aristalindra, F., Santosa, P. B., Diyono, Subaryono. (2020). Evaluasi Pemanfaatan Citra Tegak Satelit Resolusi Tinggi untuk Percepatan Pembuatan Peta Blok Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) secara Partisipatif di Desa Triharjo, Kabupaten Bantul, DIY. Journal of Geospastial Information Science and Engineering, Vol 3 No 1 (2020). https://doi.org/10.22146/jgise.55788
Basuki, Y. R. (2020). DASAR SURVEI DAN PEMETAAN. Azhar Publisher.
Baybura, T., Tiryakioǧlu, İ., Uǧur, M. A., Solak, H. İ., & Şafak, Ş. (2019). Examining the Accuracy of Network RTK and Long Base RTK Methods with Repetitive Measurements. Journal of Sensors, 2019, 1–12. https://doi.org/10,1155/2019/3572605
Ghilani, C. D., & Wolf, P. R. (2010). Adjustment computations : Spatial data analysis. John Wiley & Sons, Inc.
Ghilani, C. D., & Wolf, P. R. (2018). Elementary Surveying : An Introduction to Geomatic (14 th ed.). Pearson.
Hafiz, E., Awaluddin, M., & Yuwono, B. (2014). Analisis Pengaruh Panjang Baseline terhadap Ketelitian Pengukuran Situasi dengan Menggunakan GNSS Metode RTK-NTRIP (Studi Kasus: Semarang, Kab. Kendal dan Boyolali). Jurnal Geodesi Undip, 3, 315–331.
Hasibuan, A., & Purnamasari, D. (2022). Pemetaan Batas Desa: Studi Kasus di Kabupaten Bogor. Jurnal Teknologi Pemetaan, 14(2), 57-65.
Irianto, R., & Rassarandi, F. D. (2021). Kajian Perbandingan Luas Hasil Pengukuran Bidang Tanah Menggunakan GPS RTK-Radio dan RTK-NTRIP. Jurnal Teknik Geomatika.
Katsigianni, G., Daskalakis, S. N., & Pikridas, C. (2021). Assessment of GNSS Accuracy Using Two-Way Measurements in Real-World Conditions. Journal of Geodetic Science, 10(2), 123–134.
Kavanagh, B. F. (2009). Surveying: Principles and applications (8th ed.). Pearson.
Kemendagri. (2016). Peraoguturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2016 tentang Pedoman Penetapan dan Penegasan Batas Desa
Noviyana, N., & Nasution, M. I. P. (2024). Analisis Ketelitian Pengukuran GNSS Berdasarkan Metode dan Lama Pengamatan. Jurnal Teknik Geodesi.
Ogundare, J. O. (2016). Precision surveying: The principles and geomatics practice. John Wiley & Sons.
Pratama, A. S. (2019). Analisis Penggunaan Teknologi GNSS dengan Real-Time Kinematic (RTK) pada Pemetaan Batas Wilayah Desa. Tesis, Universitas Gadjah Mada.
Purwaamijaya, I. M. (2013). Teknik survei dan pemetaan jilid 1. Direktorat Pembinaan SMK.
Purwanto, B., Hidayat, S., & Sukamto, A. (2023). Efisiensi dan Akurasi GNSS RTK dalam Survei Geodetik Skala Besar. Prosiding Seminar Nasional Geospasial, 2023, 102–110.
Ramadhon, S. (2021). Perbandingan posisi tiga dimensi pengukuran GNSS menggunakan metode diferensial statik dengan berbagai variasi epoch rate. Journal of Geospatial Information Science and Engineering, 4(1), 49–55. https://doi.org/10.22146/jgise.66327
Santosa, T., & Widianto, D. (2021). Pengembangan Teknologi GNSS untuk Pemetaan Batas Desa Berbasis Aplikasi Mobile. Jurnal Teknologi dan Pemetaan, 15(1), 77-84.
Sofia, N., & Dharmawan, R. (2023). Implementasi GNSS dan Total Station dalam Pengukuran Teknik Sipil. Jakarta: Penerbit Informatika.
Subirana, J., Zornoza, J., Pajares, H. (2013). GNSS DATA PROCESSING : Volume I : Fundamentals and Algorithms (ESA TM-23/1). ESA Communications.
Ulinnuha, H. (2015). Analisis Deformasi Aspek Geometrik Segmen Mentawai Akibat Gempa Tektonik 10 Juli 2013. Universitas Gadjah Mada.
Yusuf, M., & Risdiyanto, A. (2020). Pemanfaatan Data Spasial untuk Pembangunan Infrastruktur Desa. Jurnal Pembangunan Wilayah, 5(2), 123-135.Article Metrics
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Journal of Geospatial Information Science and Engineering (JGISE) ISSN: 2623-1182 (Online) Email: jgise.ft@ugm.ac.id
The Contents of this website is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





