<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" href="https://journal.ugm.ac.id/lib/pkp/xml/oai2.xsl" ?>
<OAI-PMH xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/
		http://www.openarchives.org/OAI/2.0/OAI-PMH.xsd">
	<responseDate>2026-04-13T12:14:57Z</responseDate>
	<request from="2020-11-29" metadataPrefix="oai_dc" verb="ListRecords">https://journal.ugm.ac.id/jisph/oai</request>
	<ListRecords>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/8792</identifier>
				<datestamp>2021-10-21T16:21:06Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Desain rekam medis elektronik berbasis tablet pc untuk mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak di rumah sakit</dc:title>
	<dc:creator>NUR PRASETYO, ARIEF KURNIAWAN</dc:creator>
	<dc:creator>Lazuardi, Lutfan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kata Kunci : Rekam Medis Elektronik, Kesehatan Ibu dan Anak, Prototype</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang : Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi dalam rangka Seribu Hari Pertama Kehidupan sesungguhnya bukanlah hal yang baru. Seribu hari pertama kehidupan (sejak masa konsepsi hingga seorang manusia berusia 2 tahun) merupakan momentum kritis yang akan menentukan kualitas generasi masa depan suatu bangsa. Periode ini merupakan periode emas bagi tumbuh kembang manusia yang kemudian dikenal dengan seribu hari pertama kehidupan (1000 HPK). Rekam medis elektronik mempunyai banyak manfaat, diantaranya memudahkan penelusuran dan pengiriman informasi dan membuat penyimpanan lebih ringkas, dengan demikian data dapat ditampilkan dengan cepat sesuai kebutuhan termasuk data perkembangan ibu hamil dan tumbuh kembang anak. Salah satu pelayanan yang diberikan di rumah sakit adalah pelayanan kesehatan ibu dan anak, dimana pelayanan ini tidak lepas dari proses pencatatan rekam medis. Saat ini pencatatan dan pelaporan pelayanan kesehatan ibu dan anak masih terbatas pada sistem informasi berbasis personal computer (PC) sehingga untuk mobilitas pelayanan menjadi terhambat. Tujuan : mendesain rekam medis elektronik berbasis tablet pc untuk mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak di rumah sakit.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif dengan pendekatan action research, dengan metode pengembangan prototype.Hasil :Dari hasil analisis kebutuhan yang dilakukan diketahui bahwa pelaksanaan pencatanan rekam medis untuk pelayanan kesehatan ibu dan anak difokuskan pada pencatanan riwayat kehamilan, didalamnya pembuatan grafik perkembangan janin dan Kartu Menuju Sehat (KMS). Kamus data aplikasi diperoleh dari berkas rekam medis manual dan digunakan sebagai dasar pembuatan basis data dalam aplikasi ini. Diagram activity dibuat berdasarkan alur pelayanan kesehatan ibu dan anak. Diagram sequence dibuat sebagai gambaran interaksi antara aplikasi dengan pengguna. Desain tampilan telah disesuaikan dengan analisis kebutuhan terkait dengan pelayanan kesehatan ibu dan anak di rumah sakit.Kesimpulan : Telah dikembangkan rekam medis elektronik berbasis tablet pc untuk mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak di rumah sakit denganpendekatan prototyping berbasis web yang disusun berdasarkan kebutuhan pengguna, yaitu kebutuhan dalam penyusunan rekam medis kesehatan ibu dan anak, kebutuhan untuk menampilkan grafik, kebutuhan untuk memudahkan analisis data yang dapat menghasilkan sebuah informasi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/9138</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.8792</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 4, No 2 (2019); 18-29</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 4, No 2 (2019); 18-29</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/9138/29583</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/9138/32506</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/9138</identifier>
				<datestamp>2021-10-21T16:21:06Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengembangan Database Riset BPJS Kesehatan</dc:title>
	<dc:creator>Sanjaya, Guardian Yoki</dc:creator>
	<dc:creator>Fuad, Anis</dc:creator>
	<dc:creator>Lazuardi, Lutfan</dc:creator>
	<dc:creator>Ramdhani, Furqonudin</dc:creator>
	<dc:creator>Baros, Wan Aisyah</dc:creator>
	<dc:creator>Dhanalvin, Erzan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">BPJS Kesehatan, Database Riset, Dataset kohort, big data analytics</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang: BPJS Kesehatan dalam pencapaian Universal Health Coverage pada tahun 2019 akan memiliki salah satu basis data pelayanan kesehatan terbesar di dunia. Seiring dengan meningkatnya volume data yang tersimpan, semakin cepatnya proses mengumpulkan dan menghasilkan data, keragaman datanya serta kebutuhan terhadap kualitas data yang mencerminkan fakta, maka menjadi penting bagi BPJS Kesehatan untuk mengkaji kondisi manajemen data saat ini serta penyiapan database riset sebagai salah satu output.Metode Penelitian: Pendekatan kulitatif dilakukan untuk mengembangkan database riset BPJS Kesehatan. Literatur review, diskusi kelompok terarah dan identifikasi data di BPJS Kesehatan dilakukan untuk menggali konsep database riset untuk jaminan kesehatan nasional.Hasil: Database riset BPJS Kesehatan termasuk dalam konsep big data analytics karena volume, jumlah dan frekuensi yang tinggi serta tipe datanya yang beragam. Terdapat 5 dataset yang disepakati untuk dijadikan database riset BPJS Kesehatan. Jumlah peserta BPJS yang terus bertambah menuntut perlunya tatakelola data yang baik untuk memastikan representatif database riset terhadap pertumbuhan tersebut.Kesimpulan: Terdapat 3 aspek penting yang perlu dipertimbangkan dalam pengembangan database riset BPJS Kesehatan, yaitu konsep big data analytics, representasi database riset yang diambil dari transaksi data di BPJS Kesehatan dan manajemen data yang baik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/8792</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.9138</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 4, No 2 (2019); 12-17</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 4, No 2 (2019); 12-17</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/8792/29564</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/8792/32505</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/11572</identifier>
				<datestamp>2021-10-21T16:21:06Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Penilaian kualitas data rutin program kesehatan ibu dan anak dengan routine data quality asessment (rdqa)</dc:title>
	<dc:creator>Yuliastari, Yuliastari</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">RDQA</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang : Sistem informasi kesehatan memiliki peranan yang sangat penting dalam pencatatan dan pelaporan Pemantauan Wilayah Setempat Kesehatan Ibu dan Anak (PWS KIA). Tidak berjalannya sistem informasi kesehatan akan sangat menyulitkan kegiatan monitoring, evaluasi, dan perencanaan program KIA.Metode : Penelitian ini dilakukan dengan cara systematic review terhadap 3 penelitian akademik sebelumnya yang bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem penjaminan mutu data rutin program PWS KIA. Ketiga penelitian tersebut dilakukan dengan metode penelitian kualitatif. Subyek penelitian petugas yang bertanggungjawab mengelola data rutin KIA di puskesmas dan Dinas kesehatan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi dokumen menggunakan ceklist sesuai dengan Routine Data Quality Assessment (RDQA) tools. Analisis dilakukan dengan pendekatan content analysis.Hasil : penelitian systematic review menunjukkan Penjaminan mutu data rutin KIA dalam hal komponen dan standar, pemantauan ketepatan waktu pelaporan dan data yang harus dilaporkan sudah dilakukan oleh Petugas pengelola data PWS KIA di puskesmas dan Dinas Kesehatan sesuai dengan pedoman yang ada.Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian terhadap data terkait indikator kesehatan anak yang   diukur   melalui   dimensi   kualitas   data   akurasi,   konsistensi   dan kelengkapan data merekomendasikan data cakupan imunisasi campak sebagai indikator yang paling berkualitas dalam menggambarkan kesehatan anakKata kunci : Routine Data Quality Asessment (RDQA), PWS KIA, Pencatatan dan Pelaporan, Mutu data. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/11572</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.11572</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 4, No 2 (2019); 1-11</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 4, No 2 (2019); 1-11</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/11572/29593</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/11572/32504</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/12265</identifier>
				<datestamp>2021-12-30T21:26:29Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengembangan Situs Web Deteksi Dini Kesehatan Jiwa</dc:title>
	<dc:creator>Rahmawati, Fitria Dewi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang: Kesehatan jiwa merupakan salah satu komponen penting dalam terwujudnya kualitas hidup bermasyarakat secara utuh. Pencegahan gangguan kesehatan jiwa dapat dilakukan dengan deteksi dini di sarana pelayanan kesehatan primer. Namun, tidak semua sarana pelayanan kesehatan primer mampu menyediakan layanan kesehatan jiwa. Perkembangan teknologi internet yang pesat saat ini dapat menjadi salah satu solusi berupa layanan deteksi dini menggunakan media internet berbasis website.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membangun prototipe deteksi dini kesehatan jiwa yang dapat digunakan masyarakat untuk deteksi kesehatan jiwa dan sebagai media promosi.Metode Penelitian: Peneliti mengidentifikasi faktor determinan (man, material, method, machine dan market) untuk menentukan kebutuhan sistem menggunakan metode penelitian kualitatif. Prototipe sistem dikembangkan menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) dengan tahapan perencanaan, analisis, desain, dan implementasi sistem.Hasil: Penelitian ini menghasilkan prototipe website yang memberikan informasi gambaran tingkat gangguan jiwa ringan pengunjung website sebagai portrait sederhana masalah kesehatan jiwa masyarakat, media informasi dan edukasi.Kesimpulan: Prototipe website deteksi dini masih dapat terus dikembangkan dengan penambahan fitur chatting online serta pemetaan ODMK (Orang Dengan Masalah Kesehatan Jiwa) berbasis wilayah untuk mendukung akses pelayanan kesehatan jiwa masyarakat. Kata kunci: pengembangan sistem, situs web, deteksi dini, kesehatan jiwa</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-12-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/12265</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.12265</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 6, No 2 (2021); 54-59</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 6, No 2 (2021); 54-59</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/12265/30823</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/12265/32819</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/12265/32985</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/12265/605</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/12329</identifier>
				<datestamp>2021-03-08T10:06:22Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengembangan sistem kewaspadaan dini penyakit new-emerging dan re-emerging, studi kasus pada penyakit mers-cov dan ebola di kantor kesehatan pelabuhan soekarno-hatta</dc:title>
	<dc:creator>AK, Ike Yuliani Dewi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang: Penyakit menular tetap menjadi salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia karena tiga alasan: 1) munculnya penyakit menular baru (new-emerging disease); 2) munculnya kembali penyakit menular lama (re-emerging disease); dan 3) menetapnya penyakit yang tidak dapat terselesaikan. Salah satu yang mempengaruhi penyakit infeksi new-emerging dan re-emerging adalah meningkatnya mobilitas penduduk antar negara melalui travel internasional yang semakin mudah. KKP Soekarno-Hatta memiliki tugas pokok cegah tangkal penyakit, yaitu mencegah penyakit menular ke luar dan menangkal penyakit masuk ke Indonesia melalui pintu masuk negara yaitu Bandar Udara Soekarno-Hatta. Untuk meningkatkan kewaspadaan dini pada penyakit infeksi new-emerging dan re-emerging, khususnya penyakit Mers-CoV dan Ebola, maka diperlukan suatu alat yang dapat membantu Dinas Kesehatan dalam melakukan pemantauan pada dengan perjalanan dari dan keluar negri.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengembangan terhadap sistem kewaspadaan dini penyakit New-Emerging dan Re-Emerging dengan berfokus pada kasus penyakit Mers-Cov dan Ebola di kantor Kesehatan Pelabuhan Soekarno-Hatta.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, data diperoleh melalui tehnik tehnik wawancara, studi literatur dan observasi lapangan. Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem ialah System Development Life Cycle (SDLC) Waterfal.Hasil: Data hasil wawancara, observasi, dan analisis dokumen diperoleh sistem informasi yang dimiliki KKP Soekarno-Hatta sudah memadai namun tidak didukung dengan kelengkapan software pencatatan pada setiap computer, petugas KKP juga masih melakukan pencatatan manual, sehingga berdampak pada keterbatasan mengakses data, waktu pengolahan data, dan keterlambatan pada pelaporan data. Sistem kewaspadaan dini didesign menghasilkan laporan airline serta laporan kunjungan pasien secara otomatis. Untuk menjamin keamanan sistem dibatasi 20 menit pada waktu entry, dilengkapi username dan password. Pada proses pengujian system menggunakan Blackbox Testing. Kesimpulan: Prototype sistem kewaspadaan dini penyakit infeksi new-emerging dan re-emerging masih perlu dilakukan sosialisasi terutama terkait penggunaannya.  Kata Kunci: sistem kewaspadaan dini, mers-cov, ebola </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-11-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/12329</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.12329</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 4, No 1 (2019); 1-8</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 4, No 1 (2019); 1-8</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/12329/29757</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/12329/32500</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/12377</identifier>
				<datestamp>2020-11-30T12:45:11Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">kesiapan penerapan sistem informasi manajemen puskesmas (simpus) di kota bima</dc:title>
	<dc:creator>Hakim, Wildanul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">SIMPUS, Readiness Assessment, Implementation, health information system.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang: Manajemen informasi berbasis teknologi komputer seperti SIMPUS dapat membantu meningkatkan kinerja organisasi Dinas Kesehatan, Penerapan sistem informasi menjadi lebih optimal jika mendapat dukungan dari lingkungan internal dan eksternal organisasi. Puskesmas di Kota Bima pernah menggunakan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) pada tahun 2007, namun SIMPUS yang diterapkan tersebut gagal dan boleh dibilang saat ini di Puskesmas tidak ada aplikasi SIMPUS. Dalam upaya memperkuat Penerapan Manajemen Sistem Informasi Kesehatan di Puskesmas yang ada di Kota Bima dibutuhkan kesiapan puskesmas dalam adopsi sistem pencatatan berbasis elektronik yang digunakan sebagai alat bantu pencatatan data transaksi kesehatan, sehingga dalam penerapan sistem betul-betul telah melihat aspek kesiapan.Tujuan: Untuk mengeksplorasi Kesiapan 5 (lima) Puskesmas yang ada di Kota Bima yang dilihat dari beberapa indikator pendukung kesiapan penerapan sistem informasi dalam organisasi antara lain: persepsi dan motivasi, dukungan perencanaan dan kebijakan, keberadaan struktur organisasi, manajemen informasi, alokasi anggaran TI, sumber daya manusia, dan teknologi.Metode : Metode penelitian ini menggunakan metode desktriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus, evaluasi kemampuan penggunaan komputer dilakukan pada 10 orang petugas dari lima puskesmas, observasi dan wawancara mendalam dilakukan terhadap 15 responden yaitu: Kepala Dinas, Sekertaris Dinas, Kasubag Program dan pelaporan Dinas, 2 orang staf dinas, 5 orang Kepala Puskesmas dan 5 orang Kepala Tata Usaha Puskesmas. Evaluasi kemampuan komputer petugas dikelompokkan berdasarkan skala 0 (tidak bisa) sampai 5 (bisa dan mampu mengajarkan). Skoring kesiapan puskesmas dikelompokkan berdasarkan skala 0 (belum siap) sampai 5 (sangat siap) selanjutnya skor keseluruhan dibagi dalam tiga tingkatan 1) Tidak siap skor antara 0 - 33, 2) Cukup siap skor antara 34 - 66, dan 3) Sangat siap skor antara 67-100.Hasil: Skoring kesiapan puskesmas menunjukkan bahwa puskesmas Paruga memiliki skor sama dengan puskesmas Asakota dengan jumlah skor = 53.3, puskesmas Mpunda dan puskesmas Penanae juga memeiliki skor sama = 52, dan puskesmas Rasanae timur dengan skor = 53, jika dilihat dari kategori kesiapan, maka kelima puskesmas tersebut berada pada kategori kesiapan di level ke dua dengan nilai interval 34-66 yang menunjukkan bahwa ke lima puskesmas cukup siap untuk adopsi SIMPUS.Kesimpulan: Kelima puskesmas dikategorikan sudah cukup siap untuk adopsi aplikasi SIMPUS, dari hasil identifikasi didapatkan ada komponen variabel yang sudah cukup memadai, dan ada juga yang masih lemah, untuk variabel yang sudah cukup supaya bisa dipertahankan atau di tingkatkan, sedangkan untuk variabel yang masih lemah, perlu adanya penguatan di beberapa aspek seperti perencanaan, alokasi anggaran, kempetensi SDM, perbaikan manajemen organisasi, serta perlu dibangun kerjasama lintas sektoral dengan pihak lain yang terkait untuk lebih lanjut. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID">SIMKES IKM FK UGM</dc:contributor>
	<dc:date>2020-11-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/12377</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.12377</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 3, No 3 (2018); 8-14</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 3, No 3 (2018); 8-14</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/12377/29914</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/12377/32496</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/12377/610</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/12806</identifier>
				<datestamp>2021-10-21T16:21:06Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengembangan prototipe sistem informasi penilaian  kinerja dosen di poltekkes kemenkes bengkulu</dc:title>
	<dc:creator>Likusman, Likusman</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">prototipe, sistem informasi, penilaian dosen</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang : Penilaian  kinerja tidak hanya diperlukan dan dilaksanakan di dunia bisnis tetapi juga dilakukan didalam dunia pendidikan. Betapa pengukuran kinerja sangat penting dalam pengelolaan Perguruan Tinggi atau dunia pendidikan.Pembenahan sistem informasi dan administrasi khususnya untuk perguruan tinggi sangatlah penting, penilaian kinerja dosen sampai saat ini di Poltekkes Kemenkes Bengkulu masih menggunakan sistim informasi  yang bersifat manual yang dilaksanakan oleh program studi melalui urusan akademik dan kemahasiswaan masih menggunakan Program Microsoft Excel dan Word, oleh karena itu hasil yang diharapkan  belum optimal seperti yang diharapkan, kendala yang sering dihadapi antara lain waktu dan proses penilaian itu membutuhkan waktu dan tenaga yang lebih sehingga hal tersebut dapat menghambat pelaksanaan dan kelancaran.Tujuan : Penelitian ini untuk mengembangkan penilaian Kinerja Dosen di Poltekkes Kemenkes Bengkulu berbasis sistem informasi.Metode : Peneltian ini dilakukan di Poltekkes Kemenkes Bengkulu, penelitian kualitatif dengan menggunakan tahapan action research. Data dan informasi diperoleh dari wawancara, observasi dan FGD. Observasi dilakukan di bagian mutu, kemahasiswaan, akademik untuk mempelajari proses tahapan penilaian kinerja dosen. Hasilnya dijadikan bahan untuk pengembangan prototipe sistem informasi penilaian kinerja dosen. pada tahap akhir akan diadakan  ujicoba terhadap prototipe yang sudah dibuat. Wawancara dilakukan terhadap 33 responden.Hasil: Penilaian kinerja dosen meliputi penilaian oleh mahasiswa, teman sejawat, dan atasan langsung dari dosen. Sistem informasi penilaian kinerja dosen berbasis web telah dikembangkan di Poltekkes Kemenkes Bengkulu. Secara umum pengguna puas terhadap prototipe yang telah dikembangkan.Kesimpulan: Sistem informasi penilaian kinerja dosen meliputi penilaian oleh mahasiswa, teman sejawat, dan atasan langsung dari masing-masing dosen. Prototipe sistem informasi penilaian kinerja dosen berbasis web telah dikembangkan di Poltekes Kemenkes Bengkulu sesuai dengan kebutuhan pengguna. Secara umum pengguna merasa puas terhadap prototipe sistem informasi penilaian kinerja dosen yang telah dikembangkan. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/12806</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.12806</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 4, No 2 (2019); 30-36</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 4, No 2 (2019); 30-36</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/12806/29594</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/12806/32507</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/16579</identifier>
				<datestamp>2021-10-21T16:21:06Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Kebutuhan sistem informasi untuk efisiensi dalam pelaporan penerimaan keuangan rsud tebing tinggi Kabupaten Empat Lawang</dc:title>
	<dc:creator>Aprianti, Jis</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">System Requirements, revenue reporting.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang: Belum adanya sistem informasi untuk mendukung sistem pelaporan keuangan dari penerimaan pasien secara komputerisasi mengakibatkan ketidakefisiensian dan kurangnya akurasi laporan penerimaan keuangan. Untuk peningkatan pelayanan dan kinerja bendahara penerimaan serta staf ruangan pembayaran dalam pembuatan pelaporan penerimaan yang cepat, tepat serta akurat maka sangat perlu dibuat suatu sistem informasi pelaporan penerimaan keuangan secara komputerisasi untuk mempersingkat waktu entri data laporan harian, bulanan dan laporan tahunan.Tujuan: Menganalisis dan merancang sistem informasi pelaporan penerimaan keuangan di RSUD Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang.Metode: Penelitian ini adalah penelitian action research, menggunakan metode wawancara mendalam serta observasi dan studi dokumen yang diakukan untuk melihat permasalahan dan kebutuhan pada sistem pelaporan penerimaan keuangan yang sedang berjalan pada saat ini.Hasil: Penerimaan keuangan RSUD di dapat dari penagihan perawatan pasien di dapat dari pasien umum, BPJS dan Jamsoskes Sumsel sehingga dalam membuat rancangan pelaporan penerimaan keuangan ini dimasukan pula modul untuk pembayaran pasien. Perancangan di lakukan dari: DFD, ERD dan Interface System.Kesimpulan: Berdasarkan perancangan Prototype sistem yang telah dilakukan sistem yang dibangun dapat menghasilkan output yaitu laporan harian, laporan bulanan dan laporan tahunan. Sistem juga dapat menghasilkan data pendukung pelaporan penerimaan keuangan, seperti laporan penerimaan dari setiap ruangan dan kuitansi pembayaran pasien serta data pasien secara lengkap, sehingga dengan adanya sistem ini diharapkan dapat mempercepat kerja petugas dan memperbaiki keakuratan data serta pelaporan yang dihasilkan. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/16579</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.16579</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 4, No 2 (2019); 37-47</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 4, No 2 (2019); 37-47</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/16579/29568</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/16579/32508</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/17098</identifier>
				<datestamp>2021-03-08T10:06:22Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Desain basis data relasional dinas kesehatan kota sabang</dc:title>
	<dc:creator>Iskandar, Ridwan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Basis Data Kesehatan, Basis Data Relasional, Rancangan Basis Data</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang: Salah satu komponen sistem informasi yang merupakan hasil perkembangan teknologi informasi yaitu basis data. Upaya penggunaan basis data bisa memberikan kontribusi secara maksimal dalam pengolahan data menjadi informasi. Model basis data relasional banyak digunakan pada proses perancangan basis data, dikarenakan mudah dipahami. Penelitian Perancangan Basis Data Relasional Dinas Kesehatan Kota Sabang dilakukan untuk meneliti proses perancangan suatu basis data sebagai komponen sistem informasi berdasarkan laporan-laporan dengan menggunakan Model Basis Data Relasional.Tujuan : Membuat Rancangan Basis Data Relasional Dinas Kesehatan Kota Sabang yang diharapkan dapat menjadi acuan model basis data kesehatan di kabupaten/kota.Metode : Penelitian dilakukan dengan Pendekatan Model Basis Data Relasional dengan berupa kumpulan konseptual untuk deskripsikan data, relasi dan batasan konsistensi. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi laporan (reporting) dan instrumen pendukung analisa atas-bawah (Top-Down).Hasil: Rancangan Basis Data Relasional Dinas Kesehatan Kota Sabang berfokus pada dua jenis laporan, yaitu; Laporan Kesling Form PL 1, PL 2, dan Laporan KIA Form 1 (ANC), Form 2 (persalinan) dan Form 4 (Kematian). Penetapan entitas berdasarkan dari spesifikasi dan kemampuan sistem yang direncanakan. Penentuan atribut merupakan hasil dari analisa terhadap permintaan data pada form-form laporan. Entitas berserta atribut digambarkan dalam bentuk Entity Relationship Diagram (ERD), sehingga terbentuk sebagai Komponen Basis Data yang merupakan tahap awal dalam pengembangan sistem berdasarkan Siklus Hidup Pengembangan Sistem.Kesimpulan: Rancangan Basis Data Relasional Dinas Kesehatan Kota Sabang menghasilkan 9 tabel entitas, yaitu; entitas pengguna, entitas jabatan, entitas akun, entitas propinsi, entitas kab/kota, entitas puskesmas, entitas datadasar, entitas kesling dan entitas kia. Serta terdapat 3 file master dan 6 file transaksi.Kata Kunci: Basis data kesehatan, basis data relasional, rancangan basis data. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US">PPSDM Kesehatan Kemenkes Republik Indonesia</dc:contributor>
	<dc:date>2020-11-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/17098</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.17098</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 4, No 1 (2019); 28-37</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 4, No 1 (2019); 28-37</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/17098/29784</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/17098/32503</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/17098/949</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/17142</identifier>
				<datestamp>2021-03-08T10:06:22Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Evaluasi sistem informasi manajemen rumah sakit dengan metode hot fit di rumah sakit umum daerah raden mattaher jambi</dc:title>
	<dc:creator>Supriyono, Supriyono</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Sistem Informasi Rumah Sakit, HOT Fit</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang : Berdasarkan peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 1171/MENKES/PER/VI/2011 disebutkan bahwa “setiap rumah sakit wajib melaksanakan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIMRS)”. Evaluasi terhadap penerapan SIMRS bertujuan untuk menilai manfaat yang didapatkan dari penerapan SIMRS dan menemukan masalah-masalah potensial yang sedang dihadapi oleh pengguna dan organisasi, sehingga dapat dijadikan sebagai acuan untuk memperbaiki SIMRS menjadi lebih baik, serta dapat mendukung tujuan, visi dan misi organisasi.Tujuan : Mengevaluasi sistem informasi manajemen Rumah Sakit menggunakan metode HOT Fit.Metode : Penelitian kuantitatif desain cross sectional untuk mengukur variabel penelitian model HOT Fit yaitu : Human (System use, user satisfaction), Organization (Structure, environment), Technology (system quality, information quality, service quality), Leadership, Regulasi terhadap Net benefit. Populasi adalah struktural dan staf dengan jumlah sampel sebanyak 47 sampel yang diambil secara purposive sampling. Analisis data dilakukan secara regresi.  Hasil    : Semua variabel independen secara simultan mempunyai pengaruh yang signifikan pada variabel dependen yaitu faktor human, organization, technology, leadership dan regulasi berpengaruh pada net benefit. Nilai R-squared 0,9582 yang berarti semua variabel independen dapat menjelaskan variabel dependen sebesar 95,82%.Kesimpulan : Pengembangan SIMRS diperlukan untuk mencapai layanan bermutu dan peningkatan kinerja Rumah Sakit dengan memperhatikan kepuasan pengguna (human) dan dukungan teknologi yang memadai. Kata kunci: Sistem Informasi Rumah Sakit, HOT Fit</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-11-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/17142</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.17142</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 4, No 1 (2019); 38-43</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 4, No 1 (2019); 38-43</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/17142/29759</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/17142/32564</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID">Populasi yang digunakan yaitu pegawai RSUD yang terkait dengan SIMRS. Adapun sampel yang diambil antara lain rekam medis pada bagian pendaftaran (5 orang), bagian billing system (2 orang), bagian BPJS (2 orang), bagian loket penerimaan (1 orang), seluruh</dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/24341</identifier>
				<datestamp>2021-03-08T10:06:22Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Penilaian manfaat sistem informasi manajemen rumah sakit (simrs) terhadap individu dan organisasi dengan model delone &amp; mclean pada rsud dr.hardjono kab. Ponorogo</dc:title>
	<dc:creator>Puspitasari, Septa Meliana</dc:creator>
	<dc:creator>Wahyudi, Istiono</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Evaluasi sistem informasi,  SIMRS,  Delone &amp; McLean, Net Benefit</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: RSUD dr. Hardjono Kab. Ponorogo telah mengimplementasikan SIMRS untuk meningkatkan kinerja rumah sakit khususnya di dalam penyediaan dan pengelolaan data sejak tahun 2011. Pembangunan sistem informasi di rumah sakit bekerjasama dengan pihak ketiga, kontrak kerjasama tersebut berakhir pada akhir tahun 2016. Kerjasama meliputi pemeliharaan sistem setiap bulan. Kendala yang dihadapi selama proses implementasi adalah pengguna sering mengeluhkan data output sistem informasi yang tidak sesuai dengan kebutuhan mereka.Tujuan :  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat SIMRS di RSUD dr. Hardjono Kab. Ponorogo terhadap individu serta organisasi dengan mengukur pengaruh 4 variabel yaitu kualitas informasi, kualitas sistem, kualitas layanan dan kepuasan pengguna.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survey dan bersifat cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 89 buah, kuisioner yang layak diolah adalah 67 kuisioner sisanya 22 tidak memenuhi persyaratan untuk diolah. Analisa data dilakukan menggunakan metode structure equation model (SEM) dengan aplikasi. WarpPLS. Analisa dilakukan dengan 3 tahapan yaitu pengujian outer model, pengujian inner model dan pengujian hipotesis.Hasil: Hasil pengujian outer model didapatkan bahwa indikator pembentuk konstruk telah memenuhi  validitas dan reliabilitas data, sedangkan dari pengujian inner model didapatkan model pengujian memenuhi syarat model fit. Dari hasil pengujian hipotesis didapatkan nilai path koeffisien dan p-value sebagai dasar pengambilan kesimpulan. Hasil analisa didapatkan hipotesis yang tidak berpengaruh terhadap kepuasan pengguna yaitu variabel kualitas informasi. Sedangkan untuk variabel kualitas informasi dan kualitas layanan berpengaruh terhadap kepuasan pengguna. Variabel kepuasan pengguna berpengaruh terhadap net benefit berupa dampak organisasi dan dampak individu.Kesimpulan: Penelitian ini membuktikan bahwa tidak semua hipotesis yang diajukan terbukti secara empiris. Sistem informasi terbukti bermanfaat bagi individu maupun organisasi namun demikian kualitas informasi yang dihasilkan masih dirasa tidak sesuai dengan kebutuhan dan kurang meyakinkan bagi pengguna sistem dan tidak berpengaruh bagi kepuasan pengguna.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID">RSUD dr.Hardjono Kab. Ponorogo</dc:contributor>
	<dc:date>2020-11-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/24341</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.24341</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 4, No 1 (2019); 9-17</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 4, No 1 (2019); 9-17</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/24341/29760</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/24341/32501</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/24341/1658</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID">Pengguna SIMRS</dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/24447</identifier>
				<datestamp>2021-03-08T10:06:22Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Penyusunan rencana strategis sistem informasi dan teknologi informasi di dinas kesehatan kabupaten sleman</dc:title>
	<dc:creator>Setyowati, Wiwik</dc:creator>
	<dc:creator>Nugroho, Eko</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">rencana strategis, sistem informasi, teknologi informasi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang : Salah satu komponen pengelolaan kesehatan yang disusun dalam SKN yaitu sub sistem manajemen, informasi dan regulasi kesehatan.  Sistem Informasi dan Teknologi Informasi (SI&amp;TI) secara fundamental memiliki peranan penting bagi perkembangan organisasi kesehatan, mengingat keuntungan yang didapat antara lain efektif, efisien, dan transparansi guna mendukung pelayanan yang baik dan bersih. Namun faktanya SI&amp;TI sebagai salah satu fungsi untuk meningkatkan manajemen kesehatan ternyata belum optimal pemanfaatannya serta penerapan SIMPUS juga belum berjalan sebagaimana yang diharapkan, sehingga belum dapat menghasilkan informasi yang mendukung perencanaan, pemecahan masalah dan pengambilan kebijakan di tingkat puskesmas maupun tingkat Dinas Kesehatan. Rencana strategis akan membantu organisasi untuk mencapai sasaran serta mengatasi masalah-masalah yang ada sehingga mengoptimalkan pencapaian tujuan serta dapat menempatkan organisasi pada posisi yang optimal di dalam lingkungan yang semakin bersaing.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lingkungan sebagai acuan penyusunan rencana strategissistem informasi dan teknologi informasi  di dinas kesehatan kabupaten sleman. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain action research karena merupakan penelitian tindakan yang melibatkan partisipan dalam membuat keputusan tentang apa dan bagaimana mengimplementasikan perubahan yang diinginkan.Hasil Penelitian : Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman sudah implementasi SI meskipun masih terfragmentasi, kondisi infrastruktur di dinas kesehatan maupun puskesmas perlu disesuaikan dengan kebutuhan, masih ada SDM SI&amp;TI yang tidak sesuai dengan kompetensinya, sistem keamanan informasi dan tata kelola SI&amp;TI belum ada, perlu menata dan meningkatkan kualitas pengelolaan data dan informasi, mengembangkan dan menetapkan standar sistem informasi kesehatan, dan memperkuat kelembagaan unit pengelola sistem informasi kesehatan.Kesimpulan: Strategi SI&amp;TI yang dapat mendukung pencapaian visi dan misi Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman antara lain menetapkan regulasi SI&amp;TI, mengembangkan dan menetapkan standar sistem informasi kesehatan, memperkuat perangkat sistem informasi kesehatan di dinas kesehatan dan puskesmas, mengembangkan dan meningkatkan kompetensi SDM pengelola sistem informasi kesehatan, meningkatkan kemampuan SDM SI&amp;TI dalam melakukan manajemen data terutama pengumpulan data. Implementasi renstra SI&amp;TI dilaksanakan selama 5 tahap.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-11-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/24447</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.24447</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 4, No 1 (2019); 18-27</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 4, No 1 (2019); 18-27</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/24447/29748</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/24447/32502</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/24447/1663</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/24938</identifier>
				<datestamp>2021-10-21T16:21:36Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Hubungan kelengkapan informasi penunjang diagnosis birth asphyxia dengan keakuratan kode diagnosis di rumah sakit kasih ibu surakarta</dc:title>
	<dc:creator>Mardhatillah, Mardhatillah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang : Kelengkapan informasi penunjang diagnostik akan mempengaruhi keakuratan kode diagnostik. Berdasarkan survei pendahuluan terhadap 20 catatan medis kasus birth asphyxia, 50% di antaranya dikode secara tidak akurat sehingga menimbulkan pertanyaan apakah kelengkapan informasi penunjang diagnostik yang terdapat dalam rekam medis mempengaruhi keakuratan kodenya.Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kelengkapan informasi yang mendukung diagnosis birth asphyxia dengan keakuratan kode diagnosis Rumah Sakit Ibu Surakarta.Metode : Jenis penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan retrospektif. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan adalah panduan observasi berupa check list. Variabel penelitian ini meliputi kelengkapan informasi penunjang diagnosis birth asphyxia dan keakuratan diagnosis birth asphyxia. Populasi dan sampel penelitian adalah dokumen rekam medis dengan analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analitik.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 51 sampel, ada 14 dokumen rekam medis (27,5%) yang tergolong lengkap dan akurat, ada 5 dokumen rekam medis (9,8%) yang tergolong lengkap dan tidak akurat, yaitu 5 Dokumen rekam medis (9.8%) Berkat kategori tidak lengkap dan akurat dan ada 14 dokumen rekam medis (27,5%) tergolong tidak lengkap dan tidak akurat. Berdasarkan uji Chi-Square diperoleh harga 0,000 berarti signifikan p &lt;0,05. Hal ini menunjukkan adanya korelasi antara kelengkapan informasi yang mendukung diagnosis birth asphyxia dengan keakuratan kode diagnosis. Penyebab terbesar adalah ketidaklengkapan pengisian deskripsi aktivitas bayi.Kesimpulan : Rekomendasi bagi koder agar rutin dan teliti merevisi isi informasi rekam medis, melaksanakan pengkodean sesuai ketentuan WHO dalam ICD-10 volume 2 dan mengkomunikasikan ke petugas medis jika ditemukan tulisan yang kurang jelas dan dalam dokumen rekam medis supaya infomrasi yang dihasilkan lebih lengkap.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/24938</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.24938</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 4, No 3 (2019); 21-29</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 4, No 3 (2019); 21-29</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/24938/29823</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/24938/32511</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/25852</identifier>
				<datestamp>2021-10-21T16:21:36Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Penggunaan sistem informasi geografis (sig) untuk pemetaan kerentanan wilayah berdasarkan  faktor risiko kejadian diare pada balita</dc:title>
	<dc:creator>Pertiwi, Tria Saras</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang: Diare adalah penyakit yang sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan dunia terutama di negara berkembang dan jika penanganannya tidak tepat dapat berujung pada kematian. Sistem Informasi Geografis (SIG) dapat dimanfaatkan untuk membuat peta kesehatan dan mendapatkan informasi data epidemiologi. Informasi ini ketika dipetakan akan menjadi alat yang berguna untuk memetakan karakteristik penyakit diare.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan penggunaan sistem informasi geografis untuk pemetaan kerentanan wilayah berdasarkan faktor risiko kejadian diare pada balita di Kota Kendari.Metode : Jenis penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional, menggunakan perangkat SIG untuk mengetahui distribusi spasial penderita diare dan kerentanan wilayah berdasarkan faktor risiko diare balita di Kota Kendari.Hasil: Hasil analisis multivariat menunjukkan faktor risiko diare balita adalah sumber air minum (p=0,009), kondisi jamban (p=0,007), dan saluran pembuangan air limbah atau SPAL (p=0,048). Hasil analisis spasial kerentanan wilayah menggunakan SIG yaitu kelurahan Puuwatu dengan jumlah kasus tertinggi sebanyak 7,8% serta mayoritas keluarga responden yang memiliki sumber air minum, jamban dan SPAL yang tidak memenuhi syarat terdapat pada kelurahan puuwatu.Kesimpulan: Penggunaan sistem informasi geografis dapat diimplementasikan untuk pemetaan kerentanan wilayah berdasarkan faktor risiko kejadian diare pada balita di Kota Kendari dimana kelurahan puuwatu merupakan wilayah yang sangat rentan dengan faktor risiko paling dominan yaitu sumber air minum, jamban, dan SPAL.Kata Kunci: Sistem Informasi Geografis (SIG), Diare, Balita, Kerentanan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/25852</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.25852</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 4, No 3 (2019); 30-39</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 4, No 3 (2019); 30-39</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/25852/29762</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/25852/32565</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/25852/2008</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/25860</identifier>
				<datestamp>2020-11-30T12:45:11Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Penyusunan rencana strategis sistem informasi dan teknologi informasi (renstra si/ti) di rsud dr. Rubini mempawah</dc:title>
	<dc:creator>Boston, Tarubat</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: Penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dapat mempengaruhi penurunan kesalahan medis, meningkatkan efisiensi, efektivitas biaya, pengambilan keputusan yang tepat waktu dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. RSUD dr. Rubini Mempawah pernah menerapkan SIMRS, namun dalam implementasinya mengalami kegagalan. Hal tersebut juga dialami oleh RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Salah satu faktor penyebab kegagalan pada kedua rumah sakit tersebut adalah karena pada saat pengembangan dan penerapan sistem informasi dan teknologi informasi (SI/TI) keduanya belum memiliki rencana strategis. Kesuksesan dan kegagalan rencana strategis dengan SI memiliki hubungan yang kuat, dan dalam mengadopsi TI, rencana strategis TI merupakan faktor penentu keberhasilan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menyusun rencana strategis SI/TI yang akan digunakan sebagai acuan pengembangan SI/TI di RSUD dr. Rubini Mempawah, dengan menggunakan kerangka kerja Zachman.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan action research. Penelitian ini dilakukan dengan metode wawancara mendalam, focus group discussion (FGD) kepada pihak manajemen dan pengguna SI/TI, observasi dan telaah dokumen.Hasil: RSUD dr. Rubini Mempawah telah menerapkan SI/TI namun dengan cakupan dan manfaat yang masih sangat terbatas, selain itu keberadaan SDM TI masih sangat kurang, belum memiliki unit TI, infrastruktur SI/TI masih minim, output yang dihasilkan oleh SI yang ada belum sesuai kebutuhan dan belum dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan. Secara eksternal, terdapat dorongan bagi RSUD dr. Rubini Mempawah untuk segera mengembangkan dan menerapkan SI/TI.Kesimpulan: Untuk mewujudkan dan mencapai visi, misi, tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, pengembangan SI/TI telah menjadi prioritas RSUD dr. Rubini Mempawah. Renstra SI/TI sebagai pedoman pengembangan SI/TI terdiri dari rencana SI, rencana TI, kebutuhan SDM TI dan strategi manajemen SI/TI. Penerapan rencana strategis SI/TI yang disusun dalam bentuk roadmap dibagi dalam 3 tahap dengan jangka waktu 2018-2021. Kata kunci: sistem informasi manajemen rumah sakit, rencana strategis SI/TI, Zachman Framework.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-11-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/25860</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.25860</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 3, No 3 (2018); 32-46</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 3, No 3 (2018); 32-46</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/25860/29827</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/25860/32498</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/25860/2009</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/25863</identifier>
				<datestamp>2021-10-21T16:21:36Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Penggunaan sistem informasi geografis untuk pemetaan sebaran kasus dan faktor risiko kejadian penyakit tb. Paru bta (+) di kabupaten majene</dc:title>
	<dc:creator>Hasan, Wasliah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID"> Latar Belakang : Tuberkulosis adalah penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, yang sampai saat ini merupakan masalah kesehatan terutama di negara berkembang. Dalam Global TB Report Tahun 2015 terdapat 9,6 juta orang  jatuh sakit dengan tuberculosis, 1,5 juta orang meninggal, terdiri dari 890.000 laki-laki, 480.000 perempuan dan 140.000 anak-anak, termasuk 0,4 juta orang yang positif HIV/AIDS. Kabupaten Majene merupakan kabupaten dengan angka penemuan kasus TB Paru tertinggi di Provinsi Sulawesi Barat selama 5 tahun, dari tahun 2010 s/d 2014.Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional. Menggunakan SIG untuk pemetaan dan mengetahui pola sebaran kasus TB Paru  BTA (+).  Terdiri dari 240 responden yang merupakan penderita  TB Paru BTA (+) yang tercatat di layanan kesehatan dari bulan Januari s/d Desember 2016 untuk pemetaan dan 244 responden yang merupakan suspek TB dari bulan Januari s/d Desember 2016 untuk mengetahui hubungan kejadian TB Paru  BTA (+) dengan faktor risiko. Menggunakan software geoda dan stata 13 untuk mengetahui hubungan faktor risiko dengan kejadian TB Paru BTA (+) dan Analisis purely spatial scan statistik menggunakan SaTScan untuk mengetahui adanya cluster kasus.Hasil : Secara statistik terdapat hubungan positif antara ventilasi (p = 0,011), pencahayaan (p = 0,013), kepadatan hunian (0,001), curah hujan (p = 0,05 dan p = 0,001), status gizi kurang (p = 0,000) dan kemiskinan (p = 0,000) dengan kejadian TB Paru BTA (+). Terdapat 3 cluster (nilai p 0,026, 0,027 dan 0,029) pada area dengan rumah tidak sehat tinggi, status gizi kurang tinggi dan kemiskinan yang tinggi.Kesimpulan : Kejadian TB Paru BTA (+) di Kabupaten Majene memiliki hubungan positif dengan faktor lingkungan dan faktor sosio-ekonomi serta cluster terdapat pada area dengan faktor risiko yang tinggi. Pemetaan kasus dan faktor risiko serta identifikasi cluster diharapkan dapat membantu dalam program pengendalian TB.Kata Kunci : SIG, Faktor Risiko TB Paru BTA (+)</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/25863</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.25863</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 4, No 3 (2019); 40-50</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 4, No 3 (2019); 40-50</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/25863/29797</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/25863/32566</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/25863/2015</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/25863/2016</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/25900</identifier>
				<datestamp>2021-10-21T16:21:36Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Efektifitas short message service (sms) reminder terhadap kepatuhan pengobatan tuberkulosis paru di puskesmas kota palangka raya</dc:title>
	<dc:creator>Aisyan, Septiana Dwi Susanti</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang : Kepatuhan pasien dalam minum obat merupakan faktor penting dalam keberhasilan pengobatan TB. Pengobatan  yang lama sering menimbulkan ketidakpatuhan pasien dalam minum obat. Mengirim pengingat melalui SMS, dapat membawa inovasi potensial untuk mengatasi hambatan dalam kepatuhan pengobatan TB.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pengiriman SMS reminder terhadap peningkatan kepatuhan pengobatan TB paru dan untuk mengetahui cara mengoperasikan software SMS Gateway serta untuk mengetahui tanggapan penderita TB terhadap pengiriman SMS.Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian experiment research dengan rancangan quasi experimental  berupa rancangan  posttest only control group design. Rancangan ini melibatkan 2 kelompok subjek, 1 diberi perlakuan eksperimen (kelompok eksperimen) dan yang lain tidak diberi apa-apa (kelompok kontrol). Pengambilan sampel yang digunakan adalah metode total sampling. Populasi adalah semua penderita TB baru (BTA positif) yang telah didiagnosis pada bulan November 2016 dan menjalani pengobatan di puskesmas selama 2 bulan (pengobatan tahap lanjutan) dan memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi.Hasil penelitian : Hasil uji statistik diperoleh p-value 0.025 dengan OR 31.26 (95% CI 1.54-634.64) sehingga dapat disimpulkan secara statistik ada hubungan secara signifikan antara pengiriman sms reminder terhadap kepatuhan pengobatan TB paru.Kesimpulan : Pengiriman SMS reminder meningkatkan kepatuhan pengobatan TB paru yang berobat di puskesmas kota Palangka Raya.   Kata Kunci : SMS reminder, kepatuhan minum  obat, tuberculosis </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/25900</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.25900</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 4, No 3 (2019); 1-7</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 4, No 3 (2019); 1-7</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/25900/29829</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/25900/32509</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/25900/2037</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/26022</identifier>
				<datestamp>2020-11-30T12:45:11Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Penggunaan Sistem Informasi Laboratorium Pada Pegawai Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan Dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta</dc:title>
	<dc:creator>Hendrizal, David</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Acceptance, laboratorium, Sistem, Informasi, TAM, BTKLPP</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang: Sistem Informasi Laboratorium BBTKLPP Yogyakarta merupakan suatu usaha untuk menyajikan informasi yang akurat, tepat waktu dan sesuai kebutuhan guna menunjang proses fungsi-fungsi manajemen dan pengambilan keputusan dalam memberikan pelayanan di BBTKL Yogyakarta. Dengan penerapan Sistem Informasi ini diharapkan nantinya dapat meningkatkan mutu khususnya pelayanan laboratorium, dan menunjang tugas pokok dan fungsi BBTKLPP Yogyakarta. Selain itu, penerapan sistem informasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan motivasi pegawai dalam melaksanakan tugas sehari-hari, pelayanan dan penyebaran informasi kepada publik menjadi lebih cepat dan hasil pengolahan data dari sistem informasi ini dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan. Tahapan kritis dalam penerapan teknologi informasi adalah saat kondisi dimana kehadiran sistem tersebut diterima atau ditolak oleh calon pengguna. Penghambat proses adaptasi ini terjadi disebabkan adanya kecenderungan perbedaan persepsi mengenai manfaat dan kemudahan dari teknologi informasi baru untuk digunakan. TAM merupakan sebuah konsep yang dianggap paling baik dalam menjelaskan perilaku user terhadap sistem teknologi informasi baru.Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pegawai Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta dalam menggunakan Sistem Informasi Laboratorium.Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan Metode survei dengan rancangan cross-sectional. Sampel   penelitian berjumlah 33 responden yang merupakan total dari keseluruhan populasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis SEM-PLS dengan model TAM menggunakan software SmartPLS versi 3.2.6.Hasil: Berdasarkan outer model diketahui bahwa konstruk telah memenuhi validitas dan reliabilitas, sedangkan hasil iner model didapatkan nilai path-coeficient dan p-values yang menjadi dasar pengambilan kesimpulan. Dari hasil pengujian dan analisia didapatkan beberapa hipotesis yang tidak berpengaruh secara signifikan yaitu variable keterkaitan pekerjaan terhadap manfaat/kegunaan, terminology dan desain layar terhadap kemudahan, dan kondisi fasilitas pendukung terhadap penggunaan sistem. Sedangkan variable yang berpangaruh secara signifikan adalah kualitas keluaran, result demonstrability, dan persepsi kemudahan terhadap manfaat/kegunaan, complexity terhadap persepsi kemudahan, persepsi manfaat/kegunaan terhadap ketertarikan untuk menggunakan, persepsi kemudahan terhadap ketertarikan untuk menggunakan dan ketertarikan untuk menggunakan terhadap penggunaan system.Kesimpulan: Tidak semua variabel yang diteliti berpengaruh secara signifikan terhadap penggunaan Sistem Informasi Laboratorium (SIL) pada pegawai BBTKL Yogyakarta. Dari 11 variabel yang diteliti, diketahui 7 variabel memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penggunaan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US">David Hendrizal, Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam</dc:contributor>
	<dc:contributor xml:lang="en-US">Eko Nugroho, Minat Manajemen Informasi dan Perpustakaan SPS Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta</dc:contributor>
	<dc:date>2020-11-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/26022</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.26022</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 3, No 3 (2018); 47-60</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 3, No 3 (2018); 47-60</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/26022/29763</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/26022/32499</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/26022/2072</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/26041</identifier>
				<datestamp>2021-10-21T16:21:36Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Evaluasi implementasi sistem informasi farmasi di instalasi farmasi rumah sakit universitas gadjah mada</dc:title>
	<dc:creator>Zulfa, Nabila</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang : Faktor kunci dalam perencanaan dan implementasi pelayanan kesehatan adalah tersedianya informasi kesehatan yang tidak terlepas dari dukungan pemanfaatan teknologi informasi. Pengelolaan farmasi di rumah sakit sangat penting sebab apabila tidak efisien dan efektif, dapat memberikan dampak buruk terhadap rumah sakit tersebut, baik secara medis maupun ekonomis. Hal ini berkaitan dengan pendapat Winarno (2004) bahwa sistem yang baru maupun sistem yang lama, harus dievaluasi secara berkala untuk menentukan sistem tersebut berfungsi seperti yang diharapkan atau tidak. Apabila sistem dirasakan tidak dapat memenuhi kebutuhan para pemakainya, maka harus segera direvisi untuk perbaikan sistem tersebut.Tujuan : Tujuan umum penelitian ini untuk mengevaluasi implementasi sistem informasi farmasi di instalasi farmasi RS UGM.Metode : Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, pendekatan analisis deskriptif kualitatif dan metode triangulasi. Dilaksanakan di RS UGM. Informan utama adalah 15 orang para pengambil kebijakan dari berbagai level di RS UGM, staf yang membantu menyusun laporan, dan tenaga operator. Kriteria tersebut dipilih dengan pertimbangan para pengambil kebijakan dan staf tersebut adalah orang yang berhubungan langsung dengan hasil dari output data sistem informasi farmasi di RS UGM.. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan catatan dokumentasi.Hasil : Penelitian ini menunjukkan dari faktor organisasi (organization) adalah kerjasama organisasi antar karyawan masih belum maksimal. Dukungan kepemimpinan dari top manajemen dan dukungan staf merupakan bagian penting dalam mengukur keberhasilan sistem, faktor manusia (human) yaitu kemampuan SDM dalam menjalankan SIM farmasi belum memadai terutama pada kemudahan akses dan perawatan, sehingga perlu pelatihan dan peningkatan keterampilan dan faktor teknologinya (technology) kualitas sistem, kualitas informasi dan kualitas layanan dari SIM Farmasi sudah memadai, namun tingkat penggunaan output SIM farmasi di instalasi farmasi RS UGM sebagai bahan pengambilan keputusan belum maksimal. Output data yang dihasilkan sistem informasi yang ada belum dapat dijadikan sebagai sumber utama informasi. Manajemen masih belum percaya menggunakan output sistem informasi farmasi. Data manual menjadi sumber utama dan yang paling dipercaya sebagai bahan pengambilan keputusan.Kesimpulan : Pada umumnya implementasi aplikasi sistem informasi farmasi di RS UGM sudah dapat berjalan, tetapi masih ada fase-fase yang harus dijalankan untuk melakukan perbaikan. Tingkat penggunaan output sistem informasi farmasi di RS UGM sebagai bahan pengambilan keputusan sangat rendah. Output data yang dihasilkan sistem informasi yang ada belum dapat dijadikan sebagai sumber utama informasi.Kata Kunci : Sistem Informasi Farmasi, Instalasi Farmasi </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/26041</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.26041</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 4, No 3 (2019); 8-20</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 4, No 3 (2019); 8-20</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/26041/29659</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/26041/32510</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/26041/2076</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/26256</identifier>
				<datestamp>2021-10-21T16:21:48Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengembangan sistem informasi manajemen sebagai pendukung perencanaan distribusi dan mutasi sumber daya manusia kesehatan di puskesmas kabupaten ponorogo</dc:title>
	<dc:creator>Askarudin, Mochamad Davin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Sistem Informasi Manajemen, SDMK, Prototyping</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang: SDMK merupakan kunci utama dalam keberhasilan pencapaian tujuan pembangunan bidang kesehatan di Indonesia. SIM SDM merupakan salah satu teknologi yang paling penting yang telah berkembang dan dapat dimanfaatkan untuk mengelola SDM yang ada (Buzkan, 2016). Hasil observasi menunjukkan belum adanya SIM SDMK di Puskesmas Kabupaten Ponorogo dapat memunculkan asumsi adanya ketidakjelasan dalam proses perencanaan, distribusi dan mutasi. Berdasarkan uraian diatas, penelitian mengenai Pengembangan SIM sebagai pendukung perencanaan, distribusi dan mutasi SDMK di Puskesmas Kabupaten Ponorogo perlu dilaksanakan.Tujuan : Mengembangkan SIM yang dapat mendukung perencanaan, distribusi dan mutasi SDMK di Puskesmas.Metode : penelitian ini adalah penelitian action research dengan rancangan penelitian prototyping.  Data dan informasi diperoleh melalui observasi, wawancara, FGD.Hasil: Action Research ini menggunakan dua siklus. Pada siklus pertama, hasil dari aspek: Kemudahan penggunaan sistem, 86% user menyatakan “mudah” 14% “tidak tahu”; Tampilan sistem, user 71% user menyatakan “menarik” 29% “sangat menarik”; Kualitas informasi yang dihasilkan sistem, 86% user menyatakan “tidak tahu” 14% “tidak berkualitas”; Pemenuhan sistem terkait data/informasi yang dibutuhkan, 57% user menyatakan “tidak tahu” 43% “tidak sesuai”. Setelah itu, dilakukan beberapa perbaikan di DFD 0, DFD 1, SFC, dan Kamus data. Pada siklus ke dua, hasil dari aspek: Kemudahan penggunaan sistem, 100% user menyatakan “mudah”; Tampilan sistem, 71% user menyatakan “menarik” 29% “sangat menarik”; Pada Kualitas informasi yang dihasilkan sistem, 86% user menyatakan “tidak tahu” 14% “tidak berkualitas”; Pada pemenuhan sistem terkait data/informasi yang dibutuhkan, 86% user menyatakan “tidak tahu” 14% “tidak sesuai”.Kesimpulan: menurut user, SIM SDMK Puskesmas yang dikembangkan mudah diimplementasikan, tetapi masih terdapat kendala pada bahasa pemrograman sehingga perlu dikembangkan lebih lanjut. Terdapat beberapa data yang dibutuhkan penguna: Data SDMK, Standar SDMK, Regulasi SDMK dan Kebijakan SDMK.Kata Kunci: Sistem Informasi Manajemen, SDMK, Prototyping.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/26256</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.26256</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 5, No 1 (2020); 27-42</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 5, No 1 (2020); 27-42</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/26256/29912</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/26256/32581</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/26256/2181</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/26280</identifier>
				<datestamp>2021-10-21T16:21:48Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Evaluasi  sistem informasi manajemen  rumah sakit rajawali citra yogyakarta  menggunakan model human organization  technology fit (hot- fit)</dc:title>
	<dc:creator>Khotimah, Anis</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Evaluasi; Sistem Informasi Rumah Sakit; HOT Fit</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang : Rumah Sakit Rajawali Citra Yogyakarta adalah salah satu rumah sakit yang sudah menerapkan Teknologi Informasi dalam pelayanan kepada pasien sejak tahun 2012. Evaluasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) perlu dilakukan untuk menilai atau mengukur manfaat yang didapatkan sehingga dapat mendukung tujuan, visi, dan misi organisasi. Kendala yang dihadapi, sistem informasi masih sering error dan jaringan internet yang masih lambat sehingga tidak mendukung pelayanan pasien menjadi cepat, Proses transaksi elektronik di rumah sakit terhambat, seperti entry dan pengambilan data dari sistem akibatnya pelayanan pasien dan kepuasan pasien menjadi menurun.  Model analisis HOT- Fit menempatkan komponen penting dalam sistem informasi yakni manusia (Human), organisasi (Organization), dan teknologi (Technology), serta kesesuaian hubungan diantaranya dalam menghasilkan manfaat (Net Benefit) dari penerapan SIMRS.Tujuan  : Mengevaluasi Keberhasilan Pemanfaatan SIMRS di Rumah Sakit Rajawali Citra Yogyakarta dengan menggunakan model HOT Fit, yaitu dilihat dari faktor manusia, teknologi dan organisasinya dengan mengukur pengaruh 8 variabel yaitu kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, penggunaan sistem, kepuasan pengguna, struktur organisasi, lingkungan organisasi dan kebermanfaatan.Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional . Dalam penelitian ini menggunakan sampel sebanyak responden pengguna Sistem Informasi RS sejumlah 98 responden. Analisis data kuantitatif menggunakan aplikasi smartPLS yang dilakukan dengan mencari nilai inner model dan outer model.Hasil : Berdasar hasil pengujian hipotesis pada inner model dalam path-analysis beberapa konstruk yang tidak berpengaruh yaitu kualitas sistem terhadap penggunaan, kualitas informasi terhadap penggunaan sistem, kualitas informasi terhadap kepuasan pengguna, dan kepuasan pengguna terhadap manfaat. Sedangkan untuk konstruk kualitas sistem terhadap kepuasan pengguna, kualitas layanan terhadap penggunaan, kualitas layanan terhadap kepuasan pengguna, kepuasan pengguna terhadap penggunaan, struktur organisasi terhadap lingkungan organisasi,  penggunaan terhadap manfaat, struktur organisasi terhadap manfaat dan lingkungan organisasi terhadap manfaat secara signifikan berpengaruh.Kesimpulan: Penelitian ini membuktikan bahwa tidak semua hipotesis yang diajukan terbukti secara empiris. Beberapa hipotesis yang tidak berpengaruh antara lain yaitu kualitas sistem terhadap penggunaan, kualitas informasi terhadap penggunaan sistem, kualitas informasi terhadap kepuasan pengguna, dan kepuasan pengguna terhadap manfaat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/26280</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.26280</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 5, No 1 (2020); 19-26</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 5, No 1 (2020); 19-26</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/26280/29884</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/26280/32580</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/27696</identifier>
				<datestamp>2021-10-21T16:21:48Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Implementasi dhis2 untuk pengelolaan data kia di puskesmas ampana timur, sulawesi tengah</dc:title>
	<dc:creator>djadi, Ni Ketut Hesti Widiastuti</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">DHIS2, Diseminasi Informasi, Sistem Informasi, kualitas data</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang : informasi kesehatan yang terpercaya dan mudah diakses merupakan dasar dalam pengambilan keputusan di semua kerangka sistem kesehatan. Upaya untuk mendapatkan informasi yang lebih cepat dan menyeluruh dilakukan Dinas Kesehatan, Pemberdayaan Perempuan &amp; Keluarga Berencana (Dinkes, PP &amp; KB) Kabupaten Tojo Una – Una dengan cara mengubah sistem pelaporan puskesmas berbasis kertas ke dinas kesehatan menjadi menggunakan excell yang telah dilakukan sejak tahun 2011, namun kelengkapan data masih rendah, pola kerja puskesmas dalam pemanfaatan data dan penyebaran informasi belum maksimal, memvisualisasikan data bagi bidan bukan hal yang mudah, meskipun datanya sudah terkumpul dalam format excel.Tujuan : mendeskripsikan implementasi DHIS2 dalam pengelolaan data KIA, mengevaluasi kelengkapan data KIA dan kemudahan akses informasi setelah menggunakan DHIS2 serta evaluasi fungsionalitas fitur DHIS2.Metode : jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan action-research.Hasil : pegelola data KIA belum mendapat pelatihan visualisasi data KIA,kelengkapan data rendah, kemampuan pemanfaatan komputer program excel masih terbatas, infrastruktur jaringan internet masih minim, kepala puskesmas belum bisa akses data KIA kapan saja dengan mudah dan diseminasi informasi KIA secara manual tidak rutin dilakukan. untuk mengatasi masalah tersebut, DHIS2 disepakati untuk diujicobakan di Puskesmas Ampana Timur dan camat. Implementasi DHIS2 di Puskesmas dapat dilakukan, Kelengkapan data KIA meningkat menjadi 100%, akses informasi menjadi lebih mudah, diseminasi informasi lebih mudah, pembuatan grafik informasi KIA lebih mudah dengan DHIS2.  Fitur DHIS2 kadang mengalami gangguan yaitu download laporan tidak berfungsi, data tidak tersimpan di local komputer ketika jaringan offline pada saat input data dan grafik pada dashboard terkadang tidak muncul dan muncul tetapi butuh waktu lama.Kesimpulan : Kelengkapan data meningkat, evaluasi, diseminasi dan akses informasi data KIA dengan DHIS2 menjadi lebih mudah. Fitur DHIS2 terkadang tidak berjalan dengan baik.Kata Kunci :  DHIS2, Diseminasi Informasi, Sistem Informasi, kualitas data  </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID">Kementerian Kesehatan RI</dc:contributor>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID">SIMKES Universitas Gadjah Mada</dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/27696</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.27696</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 5, No 1 (2020); 9-18</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 5, No 1 (2020); 9-18</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/27696/29917</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/27696/32513</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/27696/2578</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID">Puskesmas Ampana Timur dan Camat Ratulindo</dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID">Pengelola KIA, Kepala Puskesmas dan Camat. 4 orang</dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/31199</identifier>
				<datestamp>2021-10-21T16:21:48Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Evaluasi simrs menggunakan metode technology acceptance model (tam) pada bagian rawat inap  rsud abepura jayapura provinsi papua</dc:title>
	<dc:creator>Jober, Naomi Frolinda</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Evaluasi, SIMRS, TAM</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang : RSUD Abepura memiliki lokasi yang strategis di jantung Kota Jayapura, Provinsi Papua dan mempunyai peran yang vital. SIMRS yang berjalan baru dalam tahap implementasi dini, dimana belum semua ruangan menggunakan sistem ini, oleh karena itu evaluasi formatif perlu dilakukan terhadap Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Abepura Jayapura Provinsi Papua.Tujuan : Melakukan evaluasi tentang penerapan SIM RS yang sedang berjalan pada RSUD Abepura Jayapura di Provinsi Papua dengan menggunakan Metode Technology Acceptance Model (TAM)Metode Penelitian : Jenis penelitian ini deskriptif analitik yang bersifat menganalisis dan menyajikan secara sistematik. Subyek dalam penelitian berjumlah 50 orang yang merupakan total populasi. Teknik analisis data dengan SEM menggunakan Stata 13.1.Hasil :. Terdapat  hubungan positif dan signifikan antara perceived ease of  use dengan  perceived of usefulness yaitu nilai koefisien positif (0.4862), p value 0.000, CI 95% (0.329-0.642), terdapat hubungan  positif dan signifikan antara perceived of usefulness dengan attitude toward using  yaitu nilai koefisien positif (0.4481), p value 0.010, CI 95% (0.108-0.787), terdapat hubungan positif tetapi tidak signifikan secara statistik antara perceived ease of  use dengan attitude toward using, yaitu nilai koefisien positif (0.2211), p value 0.086, CI 95% (-0.031-0.474), terdapat hubungan  positif dan signifikan antara attitude toward using dengan actual usage  yaitu nilai koefisien positif (0.6849), p value 0.001, CI 95% (0.278-1.091.Kesimpulan :. Keyakinan bahwa SIMRS dapat diaplikasikan dengan mudah atau tanpa kesulitan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap sikap terhadap penggunaan SIMRS, menunjukkan bahwa para pengguna masih merasa kesulitan untuk mamakai SIMRS. Keyakinan bahwa SIMRS dapat diaplikasikan dengan mudah atau tanpa kesulitan berpengaruh positif dan signifikan terhadap  keyakinan bahwa SIMRS akan meningkatkan performa pekerjaan. Keyakinan bahwa SIMRS akan meningkatkan performa pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap terhadap penggunaan SIMRS. Sikap terhadap penggunaan SIMRS berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan SIMRS secara aktual.Kata Kunci : Evaluasi, SIMRS, TAM</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/31199</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.31199</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 5, No 1 (2020); 1-8</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 5, No 1 (2020); 1-8</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/31199/29873</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/31199/32512</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/31199/3420</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/31199/3422</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID">Pengguna SIM RS baik pengguna langsung dan tak langsung</dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/32785</identifier>
				<datestamp>2023-02-13T09:56:30Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Penerapan Metode Case-Based Reasoning untuk Mendiagnosa Penyakit Gizi Buruk</dc:title>
	<dc:creator>Harofy, Muhd Agussyah</dc:creator>
	<dc:creator>Abdullah, Abdullah</dc:creator>
	<dc:creator>Samsudin, Samsudin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">sistem pakar, CBR, gizi buruk</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang : Penelitian ini mengembangkan sistem pakar dengan memanfaatkan metode case-based reasoning (CBR) sebagai proses dalam mendiagnosa penyakit gizi buruk kekurangan energi protein (KEP) pada anak.Tujuan : Dengan adanya website sistem pakar ini, para orang tua akan mendapatkan informasi mengenai gizi buruk dengan mudah dan dapat mengetahui apakah anak-anak mereka salah satu penderita gizi buruk atau tidak.Metode : Dalam proses ini digunakan beberapa gejala-gejala untuk menentukan penyakit gizi buruk yang dialami anak dengan usia di bawah lima tahun. Penelitian skripsi ini lebih menitik beratkan kepada bagaimana merancang dan mengimplementasikan program serta dimaksudkan agar memudahkan dalam hal mendiagnosa penyakit gizi buruk KEP. CBR digunakan sebagai metode dalam perhitungan untuk mendiagnosa penyakit gizi buruk KEP untuk anak yang berusia di bawah lima tahun ini. Cara kerja metode CBR ini adalah dengan membandingkan kasus lama dan kasus baru pada gejala-gejala setiap penyakit, setiap gejala penyakit pada kasus lama diberi nilai bobot yang berfungsi untuk menghitung perbandingan kasus lama dan kasus baru dari setiap penyakit.  Hasil : Hasil perhitungan yang memiliki nilai terbesar itulah penyakit yang dialami oleh anak yang berusia di bawah lima tahun tersebut.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-12-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/32785</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.32785</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 6, No 2 (2021); 18-37</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 6, No 2 (2021); 18-37</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/32785/32815</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/32785/32983</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/33165</identifier>
				<datestamp>2020-11-30T12:45:11Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Kesiapan penerapan sistem informasi kesehatan daerah (sikda) generik di kabupaten kolaka</dc:title>
	<dc:creator>nasruddin, nasruddin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Sistem Informasi Kesehatan, Kesiapan, SIKDA Generik, DOQ-IT</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: Dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di daerah, perlu adanya suatu sistem informasi yang dapat menghasilkan data dan informasi yang berkualitas. SIKDA Generik merupakan suatu sistem informasi dan pengelolaan data berbasis aplikasi yang dapat mengakomodir kebutuhan data dan informasi dari tingkat pelayanan kesehatan. Tahun 2018 Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka akan menerapkan SIKDA Generik 1.4 pada 6 (enam) puskesmas sebagai pilot project. Menilai kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, persepsi dan motivasi, anggaran, serta perencanaan dan kebijakan sebelum menerapkan dapat membantu mencegah kegagalan dalam penerapannya.Metode: Metode deskriptif dengan rancangan studi kasus kualitatif, pengumpulan data melalui wawancara secara mendalam terhadap pengambil keputusan serta tenaga yang akan akan menggunakan SIKDA Generik 1.4, pengisian kuesioner, observasi, serta telaah dokumen. Analisis kesiapan menggunakan instrumen DOQ-IT.Hasil: Kesiapan infrastruktur berada pada kategori II cukup siap, kesiapan sumber daya manusia berada pada kategori II cukup siap, kesiapan persepsi dan motivasi berada pada kategori II cukup siap, kesiapan anggaran berada pada kategori III sangat siap merupakan variabel paling kuat, kesiapan perencanaan dan kebijakan berada pada kategori I belum siap merupakan variabel paling lemah.Kesimpulan: Tingkat kesiapan penerapan SIKDA Generik di Kabupaten Kolaka berada pada kategori II cukup siap dengan skor 23,1 dari 55 skor maksimal. Hal ini mengindikasikan bahwa puskesmas pilot project ini cukup siap untuk menerapkan SIKDA Generik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID">Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka</dc:contributor>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID">Pusat Peningkatan Mutu SDMK Kementerian Kesehatan</dc:contributor>
	<dc:date>2020-11-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/33165</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.33165</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 3, No 3 (2018); 1-7</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 3, No 3 (2018); 1-7</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/33165/29913</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/33165/32495</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID">Kabupaten</dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID">Januari 2018</dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID">Kepala Dinas Kesehatan; Kasubbag. Program, informasi dan Humas; Kepala Puskesmas; Petugas yang akan menggunakan SIKDA Generik</dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/33259</identifier>
				<datestamp>2020-11-30T12:45:11Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Evaluasi sistem informasi manajemen rumah sakit dengan menggunakan metode hot-fit di rumah sakit umum daerah (rsud) Tora Belo Kabupaten Sigi</dc:title>
	<dc:creator>Lolo, Astria</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Sistem Informasi Manajemen Kesehatan (SIMRS)</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang : Sesuai dengan peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2013 bahwa semua rumah sakit wajib menyelenggarakan SIMRS. RSUD Tora Belo merupakan rumah sakit tipe non class yang baru berdiri tahun 2015 dan langsung mengimplementasikan SIMRS namun sering menemukan berbagai kendala. Sejak SIMRS diimplementasikan, belum pernah dilakukan evaluasi SIMRS. Oleh karena itu peneliti akan melakukan penelitian dengan mengevaluasi SIMRS di RSUD Tora Belo Sigi menggunakan metode HOT-FIT, kepemimpinan dan regulasi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk melihat Net benefit terhadap implementasi SIMRS di RSUD Tora Belo Kabupaten SigiMetode Penelitian : Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional untuk mengukur variabel human, organization, technology, leadership dan regulation terhadap net benefit SIMRS di RSUD Tora Belo Sigi. Karena jumlah populasi kurang dari 100 maka sampel diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SEM PLS dan nama aplikasi yang dipakai adalah SmartPLS versi 3.0.Hasil: Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa ada tiga faktor yang mempengaruhi net benefit yaitu: user satisfaction, organization structure dan regulation. Sedangkan faktor yang tidak memiliki pengaruh terhadap net benefit SIMRS di RSUD Tora Belo adalah: system use, environment organization, system quality, information quality, service quality dan leadership. Kesimpulan : Faktor yang paling berpengaruh dalam keberhasilan net benefit Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit di RSUD Tora Belo Sigi adalah user satisfaction, organization structure dan regulation.Kata Kunci : Evaluasi, HOT-Fit, Kepemimpinan, Net benefit, Regulasi</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-11-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/33259</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.33259</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 3, No 3 (2018); 15-31</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 3, No 3 (2018); 15-31</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/33259/29918</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/33259/32497</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/33959</identifier>
				<datestamp>2021-10-21T16:21:48Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Evaluasi penerapan konsep integrasi data menggunakan dhis2  di kementerian kesehatan</dc:title>
	<dc:creator>Prihantoro, Budi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">DHIS2, Evaluasi, Integrasi Data, SIK</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang: Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Pasal 168, untuk menyelenggarakan upaya kesehatan yang efektif dan efisien diperlukan informasi kesehatan. Informasi yang berkualitas diperoleh dari pengumpulan data yang baik sehingga menjadi acuan dalam proses manajemen, perencanaan dan pengambilan keputusan. Namun hingga saat ini, SIK yang ada belum mampu menyediakan data dan informasi yang cepat, akurat dan tepat waktu dikarenakan masih adanya fragmentasi sistem informasi, lemahnya manajemen data dan sistem pendukung pengambilan keputusan. Berdasarkan hal tersebut, sejak tahun 2106 Kementerian Kesehatan mengadopsi aplikasi DHIS2 sebagai data repository yang bertujuan mengintegrasikan data, menguatkan proses manajemen data dan bahan pengambilan keputusan di Kementerian Kesehatan.Tujuan: Mendeskripsikan input, proses dan output dalam pelaksanaan integrasi data serta monitoring dan evaluasi pelaksanaan integrasi data menggunakan DHIS2 di Kementerian Kesehatan sesuai dengan kerangka kerja integrated data repository dari WHO. Metode Penelitian: Deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus. Data dikumpulkan dengan cara observasi, telaah dokumen dan wawancara mendalam dengan pejabat struktural, staf teknis dan konsultan di Pusdatin Kementerian KesehatanMetode : Deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus pada penerapan konsep integrasi data berdasarkan kerangka integrated data repository dari WHO.Hasil : Implementasi DHIS2 di Kementerian Kesehatan menggunakan infrastruktur server terpusat yang mendukung kemampuan cloud system. Aplikasi DHIS2 digunakan sebagai alat untuk mengumpulkan data agregate dari berbagai sumber dan menyajikannya dalam tampilan dashboard.  Kebijakan tertulis tentang integrasi data belum ada, saat integrasi disusun hanya berdasarkan kesepakatan antar unit. Regulasi tentang standar pelaksanaan integrasi belum ada, standar kode puskesmas digunakan sebagai standar integrasi data yang bersumber dari puskesmas. Sumber data yang telah diintegrasikan bersumber dari sumber data rutin yaitu aplikasi SIHA, SITT, Keluarga Sehat dan Komdat sedangkan sumber data rutin lainnya dan sumber data non rutin belum diintegrasikan ke DHIS2. Proses pencocokan data antara dashboard DHIS2 dengan sumber data pada aplikasi komdat diperoleh hasil yang sama pada data bulanan dan triwulan sedangkan pada data tahunan masih ditemukan perbedaan.Kesimpulan: Integrasi data menggunakan DHIS2 belum mampu menghasilkan data dan informasi berkualitas yang berasal dari berbagai sumber data sehingga saat ini belum dapat digunakan untuk memperkuat proses manajemen data dan bahan pembuatan kebijakan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID">Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan</dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/33959</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.33959</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 5, No 1 (2020); 43-52</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 5, No 1 (2020); 43-52</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/33959/29915</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/33959/32582</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID">Kementerian Kesehatan</dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/34179</identifier>
				<datestamp>2021-10-21T16:21:57Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Strategi transformasi digital pada pt. Kimia farma (persero) tbk</dc:title>
	<dc:creator>Royyana, Aang</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kerangka Kerja Transformasi Digital, Perencanaan Strategis Sistem Informasi, Strategi Bisnis SI, Strategi Manajemen SI/TI, Strategi TI, Portofolio Aplikasi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID"> Latar Belakang : Teknologi memberikan efek kombinatorial yang mempercepat kemajuan diberbagai aspek baik dibidang bisnis maupun kehidupan bermasyarakat secara eksponensial. Ini adalah konteks dimana inovasi digital kini mengganggu bisnis dan model operasi, dan membuat beberapa dampak yang signifikan terhadap kehidupan sosial masyarakat. Transformasi digital telah menyentuh organisasi di tiga bidang utama, yaitu Pengalaman Pelanggan,Proses Operasional, Model bisnis. PT. Kimia Farma Plant, dalam satu naungan Holding Company yaitu PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Kimia Farma telah bersiap menyambut era digital dengan ditandai dengan peningkatan sistem ERP sebagai salah satu asetnya.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lingkungan internal dan eksternal bisnis dan Sistem Informasi/Teknologi Informasi (SI/TI), mengidentifikasi portofolio aplikasi saat ini dan masa mendatang, serta membuat sebuah Perencanaan Strategis Sistem Informasi (PSSI) dengan menggunakan Framework Digital Transformation dalam upaya pencapaian visi dan misi PT. Kimia Farma (Persero) Tbk.Metode : Data diperoleh dari hasil wawancara, dan observasi analisis dokumen perusahaan. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif dengan kerangka kerja PSSI dari Ward dan Peppard, serta hasil rekomendasi strategis didokumentasikan dengan menggunakan kerangka kerja Transformasi Digital dari Westerman dkk.Hasil : Hasil dari penelitian ini adalah sebuah blueprint terkait strategi bisnis, strategi manajemen SI/TI, strategi SI/TI dan kerangka kerja strategi transformasi digital yang dapat membantu PT Kimia Farma dalam mencapai tujuan strategis perusahaan. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa usulan Model Bisnis Digital, Operasional Proses Digital, Customers Experience digital, serta pengelolaan Transformasi Digital yang dapat diterapkan di perusahaan.Kata Kunci :       Kerangka Kerja Transformasi Digital, Perencanaan Strategis Sistem Informasi, Strategi Bisnis SI, Strategi Manajemen SI/TI, Strategi TI, Portofolio Aplikasi</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/34179</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.34179</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 5, No 2 (2020); 15-32</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 5, No 2 (2020); 15-32</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/34179/30003</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/34179/32515</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/34810</identifier>
				<datestamp>2021-10-21T16:21:57Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis spasial kejadian penyakit periodontal berdasarkan faktor sosioekonomi, perilaku, geografis dan lingkungan di kecamatan pundong kabupaten bantul</dc:title>
	<dc:creator>Setiawan, Prayudha Benni</dc:creator>
	<dc:creator>Hartono, Prof. Dr. DEA, DESS</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Penyakit Periodontal, Sosio ekonomi, Perilaku, Geografis, Lingkungan, SIG</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang: Penyakit periodontal adalah kerusakan patologis yang mengenai jaringan pendukung gigi. Patogenesisnya sebagian besar dipengaruhi oleh kondisi sistemik. Selain itu faktor geografis, lingkungan, perilaku kesehatan gigi dan sosiekonomi dapat mempengaruhi individu mengalami penyakit periodontal. Sistem Informasi Geografis (SIG) dapat digunakan untuk menganalisa perbedaan faktor-faktor tersebut, terutama yang berhubungan dengan perbedaan geografis, faktor-faktor demografis, budaya dan lain-lain. Kecamatan Pundong memiliki variasi letak geografis dan sosial ekonomiMetode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik survei dengan disain cross sectional. Subjek penelitian ditetapkan dengan pendekatan Regristry Based Study dimana Puskesmas Pundong sebagai sumber data dasar dalam penelitian ini. Variabel bebas adalah penyakit periodontal, sedangkan variable terikat adalah faktor sosioekonomi, perilaku kesehatan, jarak ke sarana pelayanan kesehatan (geografis) dan pH air (lingkungan). Analisis spasial menggunakan SatScan dan ArcGIS.Hasil: Variabel yang berhubungan secara signifikan dengan keparahan penyakit periodontal yaitu status ekonomi, perilaku menyikat gigi, pH sumber air dan ketinggian tempat (p-value&lt;0,05). Analisis buffer terhadap pelayanan kesehatan, sebagian besar penderita penyakit periodontal bertempat tinggal dekat dengan pelayanan kesehatan. Analisis spasial untuk mengetahui pengelompokan (cluster) kejadian penyakit periodontal, dengan analisis Purely Spatial Poisson Model didapat 1 cluster, terjadi pada 49 penderita dengan radius 2.24 km terdapat di Desa Seloharjo dengan nilai p-value = 1,00. Hal ini dikarenakan pola persebaran penyakit periodontal tidak berdasarkan pada tempat-tempat tertentu. Memiliki annual cases 11.2/100000 penduduk, yang berarti dalam 100000 penduduk memiliki kasus 11.2 orang.Kata Kunci: Penyakit Periodontal, Sosio ekonomi, Perilaku, Geografis, Lingkungan, SIG</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/34810</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.34810</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 5, No 2 (2020); 33-44</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 5, No 2 (2020); 33-44</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/34810/29983</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/34810/32583</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/35199</identifier>
				<datestamp>2021-10-21T16:21:57Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis sentimen pada twitter mengenai program imunisasi measles rubella di Indonesia</dc:title>
	<dc:creator>Lestari, Katrina Feby</dc:creator>
	<dc:creator>Lazuardi, Lutfan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang:  Measles dan Rubella adalah dua penyakit yang sangat menular yang sampai saat ini belum ada obatnya. Imunisasi Measles Rubella (MR) adalah satu-satunya cara mencegah penyakit ini. Sehubungan awal diadakannya pemberian imunisasi MR di Indonesia tahun 2017 menyebabkan banyak orang menyampaikan opininya tentang imunisasi MR di berbagai media sosial, salah satunya melalui twitter. Analisis sentimen twitter dapat digunakan untuk menarik sebuah kesimpulan apakah pandangan masyarakat terhadap program imunisasi MR cenderung positif atau negatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen masyarakat pada twitter mengenai program imunisasi MR di Indonesia.Metode Penelitian: Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif. Subjek penelitian tweets yang menggunakan kata kunci “vaksin”, “imunisasi”, “vaksin mr”, “imunisasi mr”, dan tweets yang menggunakan #vaksinmr, #imunisasimr. Hanya tweets dalam Bahasa Indonesia diambil. Data Januari sampai September 2017 dikumpulkan, dipreprocessing, diklasifikasikan berdasarkan tahap pengetahuan persuasi dan tahap pengambilan keputusan menjadi sentimen positif, netral, dan negatif. Analisis menggunakan tool Rapidminer versi 8.1 dengan metode klasifikasi K-NN.Hasil: Pada tahap pengetahuan dan persuasi, sentimen netral lebih banyak muncul dengan pelabelan manual dan sentimen positif lebih banyak muncul dengan RapidMiner. Pada tahap pengambilan keputusan, sentimen netral lebih banyak muncul dengan pelabelan manual dan RapidMiner.Kesimpulan: Twitter dapat digunakan memprediksi opini masyarakat tentang imunisasi MR di Indonesia. Namun untuk prediksi manual diperlukan waktu banyak sehingga diperlukan tool yang dapat membantu mempercepat prediksi tetapi tool tersebut perlu memperhatikan keseimbangan data latih dan penggunaan dataset yang di dalamnya terdapat kata yang sama. Kata kunci: Analisis Sentimen, Imunisasi, Measles Rubella, Twitter</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/35199</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.35199</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 5, No 2 (2020); 45-52</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 5, No 2 (2020); 45-52</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/35199/29988</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/35199/32584</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/35277</identifier>
				<datestamp>2021-10-21T16:21:57Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Implementasi bridging system aplikasi sikda generik dengan p-care bpjs kesehatan di kabupaten lamongan</dc:title>
	<dc:creator>Kurniawan, Mochammad</dc:creator>
	<dc:creator>Harjoko, Agus</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">action research, bridging system, interoperabilitas, P-Care, SIKDA Generik</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang: Puskesmas di wilayah kerja Kabupaten Lamongan telah melakukan implementasi SIKDA Generik sejak tahun 2014 bersamaan dengan implementasi P-Care BPJS Kesehatan. Proses pencatatan rangkap pada dua aplikasi berbeda dengan data yang sama  menyebabkan pekerjaan yang tidak efisien dan menghabiskan waktu. Perlu dilakukan intervensi pengembangan modul bridging pada SIKDA Generik untuk membantu pekerjaan petugas entri puskesmas.Tujuan: Penelitian ini mendeskripsikan implementasi bridging system antara P-Care BPJS Kesehatan dengan SIKDA Generik di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitaif deskriptif dengan  pendekatan action research karena adanya kegiatan intervensi yang melibatkan mitra yang diteliti. Bentuk intervensi pada penelitian ini, yaitu proses pengembangan bridging pada aplikasi SIKDA Generik dan P-Care BPJS Kesehatan.Hasil: Pengembangan modul bridging system aplikasi SIKDA Generik dengan P-Care BPJS Kesehatan dengan metode Agile Development membantu petugas puskesmas agar tidak melakukan pencatatan rangkap. Sebanyak 90,2% data berhasil menjalankan proses interoperabilitas, sedang 9,8% gagal menjalankan proses interoperabilitas. Interoperabilitas sistem dapat ditingkatkan dari tingkat 2 menjadi tingkat 4 menurut skala LISI.Kata kunci: action research, bridging system, interoperabilitas, P-Care, SIKDA Generik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID">BPPSDM KEMENKES RI</dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/35277</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.35277</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 5, No 2 (2020); 53-62</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 5, No 2 (2020); 53-62</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/35277/29990</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/35277/32585</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/35277/4472</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID">6 Puskesmas di Kabupaten Lamongan</dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID">Februari-Maret 2018</dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID">Petugas entri data SIKDA dan P-Care puskesmas, Koordinator SIK, Kasubbag Program dan Evaluasi</dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/36666</identifier>
				<datestamp>2021-10-21T16:22:19Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Angka kejadian penyakit demam berdarah dengue di kabupaten sleman tahun 2016 kajian menggunakan sistem informasi geografis</dc:title>
	<dc:creator>Novratilova, Sinta</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">DBD, Geoda, GWR, Autokorelasi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang : Penyakit DBD merupakan penyakit endemis di Kabupaten Sleman dan endemis nasional.  Jumlah kasus DBD sampai bulan Desember 2016 mencapai 880 kasus (insiden rate/IR 82,7/100.000) dari IR 50/100.000 penduduk dengan kematian 9 (case fatality rate/CFR 1.0%). Jumlah kasus meningkat 360 kasus dibandingkan tahun 2015 yang hanya mencapai 520 kasus ( IR = 50,6/100.000penduduk) dan kematian 4 (CFR = 0,54%). Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi pengelompokan dan mengidentifikasi lokasi dengan kasus DBD yang tinggi dan mengestimasi factor-faktor yang berpengaruh terhadap frekuensi kejadian DBD dengan memperhitungkan factor spasial dengan menggunakan GWR.Tujuan: menganalisis angka kejadian penyakit demam berdarah dengue di Kabupaten Sleman tahun 2016 kajian menggunakan sistem informasi geografis.Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional studi dengan menggunakan SIG. Dalam penelitian ini akan menganalisa autokorelasi dan Model Geographically Weighted Regression (GWR) berdasarkan data sekunder dari dinas kesehatan Kabupaten Sleman, Angka bebas jentik, kepadatan penduduk data fogging, dan persentase keluarga miskin. Data sekunder akan dipetakan dalam bentuk peta tematik secara overlay. Penelitian ini akan menganalisa Autokorelasi, Model GWR dan parameter Model GWR untuk melihat variabel yang berpengaruh secara signifikan. Variable independen : angka bebas jentik, kepadatan penduduk, tindakan fogging, persentase keluarga miskin, variable dependent: Angka kejadian DBD kabupaten Sleman. Penelitian ini dilakukan selama bulan Oktober hingga Januari 2018.Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa  pada model regresi linier diperoleh hasil yang tidak signifikan, sehingga dilanjutkan dengan analisis GWR. Model GWR kasus DBD menghasilkan R2 lebih besar dari  model regresi, yaitu 43,11 persen dan nilai residual sum of square sebesar 18986.07.  Faktor geografis berpengaruh terhadap kejadian DBD di Kabupaten Sleman sehingga model GWR yang terbentuk berbeda-beda tiap kabupaten.Kesimpulan:  Faktor eksternal yang berhubungan terhadap kasus DBD di Kabupaten Sleman adalah Fogging dan kepadatan penduduk.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/36666</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.36666</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 5, No 3 (2020); 28-37</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 5, No 3 (2020); 28-37</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/36666/30002</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/36666/32586</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID">Kabupaten Sleman</dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/37562</identifier>
				<datestamp>2021-10-21T16:22:19Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Evaluasi implementasi sistem informasi manajemen rumah sakit di rsud kabupaten temanggung dengan menggunakan metode hot-fit</dc:title>
	<dc:creator>Puspitasari, Erdiana Retnowulan</dc:creator>
	<dc:creator>Nugroho, Eko</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Evaluasi, HOT Fit, SEM PLS, SIMRS</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang : SIMRS di RSUD Kabupaten Temanggung belum berjalan sesuai yang diharapkan. Pemanfaatan SIMRS belum bisa dirasakan manfaatnya secara optimal. SIMRS di RSUD Kabupaten Temanggung sudah beroperasi sejak tahun 2007 pada layanan billing system, selama 10 tahun sudah ganti 3 kali vendor, sampai sekarang masih berkutat di billing system. Model analisis HOT- Fit menempatkan komponen penting dalam sistem informasi yakni manusia (Human), organisasi (Organization), dan teknologi (Technology), serta kesesuaian hubungan diantaranya dalam menghasilkan manfaat (Net Benefit) dari penerapan SIMRS.Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemanfaatan SIMRS di RSUD Kabupaten Temanggung serta  mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pemanfaatn SIMRS.Metode : Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional menggunakan pendekatan survei. Populasi penelitian adalah semua karyawan yang menggunakan SIMRS yang mempunyai username. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Analisa data menggunakan SEM PLS.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap net benefit adalah  project management dan user satisfaction. Sedangkan faktor yang tidak memberikan pengaruh terhadap net benefit adalah system quality, information quality,service quality, top management support, vendor support, IT capabilities of staff dan user satisfaction. Nilai R-Squares sebesar 0,586 berarti semua variabel independen dapat menjelaskan variabel dependen sebesar 58,60%.Kesimpulan : Penelitian ini membuktikan bahwa tidak semua hipotesis yang diajukan terbukti secara empiris. Beberapa hipotesis yang tidak berpengaruh antara lain system quality, information quality,service quality, top management support, vendor support, IT capabilities of staff dan user satisfaction. Dan yang berpengaruh terhadap net benefit adalah project management dan system use.Kata kunci : Evaluasi, HOT Fit, SEM PLS, SIMRS</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/37562</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.37562</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 5, No 3 (2020); 45-60</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 5, No 3 (2020); 45-60</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/37562/29995</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/37562/32588</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/41428</identifier>
				<datestamp>2021-10-21T16:22:19Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Evaluasi penerapan sistem informasi manajemen rumah sakit (simrs) di rsud praya kabupaten lombok tengah nusa tenggara barat</dc:title>
	<dc:creator>Beny, Beny Binarto</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar belakang: Evaluasi menyeluruh untuk mengetahui bagaimana penerapan sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) di unit kerja rumah sakit. Penerapan sistem informasi SIMRS di rumah sakit sangat penting untuk mencapai layanan berkualitas. Sehingga rumah sakit perlu untuk mengembangkan SIMRS dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi dan manfaat penggunaan SIMRS.Metode Penelitian: Jenis penelitian kuantitatif pendekatan studi kasus dilakukan dengan menggunakan kerangka human, organization, technology–Fit (HOT-fit). Jumlah sampel sebanyak 35 sampel yang diambil yaitu pengguna SIMRS. Analisis data dilakukan dengan uji regresi linier berganda.Hasil: Berdasarkan hasil olah data diperoleh nilai Sig.t &lt; 0,05, maka disimpulkan bahwa secara parsial ada pengaruh signifikan antara faktor human, organization, technology, pengetahuan pengguna, dan regulasi terhadap Net Benefit SIMRS. Hasil olah data diperoleh nilai Sig.F &lt; 0,05, artinya secara simultan ada pengaruh signifikan antara faktor human, organization, technology, pengetahuan pengguna, dan regulasi terhadap Net Benefit SIMRS.Kesimpulan: Pemanfaatan penerapan SIMRS di RSUD Praya Kabupaten Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat hasil evaluasinya belum berjalan dengan maksimal. Faktor human, organization, technology, pengetahuan pengguna, dan regulasi berpengaruh signifikan secara parsial maupun simultan terhadap Net Benefit SIMRS (p-value = 0,000 &lt; Level of Significant = 0,05).Kata kunci: Evaluasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), HOT-fit Model, dan Net Benefit.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/41428</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.41428</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 5, No 3 (2020); 13-27</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 5, No 3 (2020); 13-27</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/41428/30077</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/41428/32517</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/41428/6460</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/41428/6472</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/42014</identifier>
				<datestamp>2021-10-21T16:22:19Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Fungsi esensial sistem informasi manajemen puskesmas (simpus) di kota yogyakarta</dc:title>
	<dc:creator>Dewa Yani, Bayu Kusuma</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Sistem Informasi; SIMPUS; Evaluasi Pemanfaatan; Fungsi Esensial</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang : Secara umum pemanfaatan SIMPUS di Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta masih belum optimal dan belum menunjukan arah pengembangan sistem informasi yang baik. Belum adanya rencana strategis untuk pengembangan SIMPUS, menyebabkan pengembangan SIMPUS tidak mempunyai target pelaksanaan dan waktu yang jelas dalam pencapaian tujuannya. Penelitian ini, bertujuan untuk menganalisis fungsi esensial SIMPUS, yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan, perencanaan, pemantauan kinerja, dan pengambilan intervensi dalam sistem kesehatan.Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus, dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara mendalam, observasi, serta telaah dokumen.Hasil : Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta dan Puskesmas sebagai unit pelaksana teknis di bawahnya sudah lama menerapkan SIMPUS, namun sistem informasi yang ada belum sepenuhnya bisa menjadi sistem pelaporan dari Puskesmas ke Dinas Kesehatan. Data dikumpulkan secara manual, belum memenuhi unsur kualitas data yaitu ketepatan waktu. Hal ini menyebabkan pengambilan keputusan menjadi sulit dilakukan secara cepat dan berbasis bukti.Kesimpulan : Sehingga berdasarkan hasil analisis tersebut, maka Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta perlu menyusun dan melengkapi modul pencatatan dan pelaporan berdasarkan fungsi esensial yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pemegang program dan pengambil kebijakan.Kata Kunci : Sistem Informasi, SIMPUS, Evaluasi Pemanfaatan, Fungsi Esensial</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID">Lutfan Lazuardi, Gadjah Mada University, Program Pasca Sarjana, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Minat Sistem Informasi Manajemen Kesehatan</dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/42014</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.42014</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 5, No 3 (2020); 38-44</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 5, No 3 (2020); 38-44</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/42014/30001</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/42014/32587</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID">Kota Yogyakarta</dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/42369</identifier>
				<datestamp>2021-10-21T16:21:57Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Gambaran penerapan alur prosedur pelayanan dan penyelenggaraan rekam medis di rs. Pku muhammadiyah - selogiri</dc:title>
	<dc:creator>Nisaa, Arifatun</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Procedure Flow, Procedure of Service and Management Functions, Medical Record Implementation</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang: Rekam medis dikelola berdasarkan struktur yang standar, dengan ketentuan sistem pelaksanaan dievaluasi untuk menghasilkan informasi dan memiliki standar kerahasiaan yang harus dijaga. Dokumen rekam medis pada prinsipnya disimpan dengan baik di rumah sakit sehingga mudah dicari ulang setiap keperluan informasi pelayanan terhadap pasien.Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana penerapan alur prosedur pelayanan dan fungsi menejemen serta penyelenggaraan rekam medis di RS Muhammadiyan Selogiri.Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan rancangan penelitian yang digunakan adalah fenomenologi.Hasil: Sistem pengelolaan data rekam medis di Rumah Sakit Muhammadiyah Selogiri yang meliputi assembling, coding and indexing, analizing and reporting, filing. Sistem rekam medis di Rumah sakit Muhammdiyah Selogiri Wonogiri meliputi: Sistem Penamaannya menggunakan nama pasien sendiri sesuai dengan tanda pengenal yang sah seperti KTP, akte kelahiran, SIM, dll. Sistem penomoranya menggunakan Unit Numbering System (UNS). Sistem penjajaranya menggunakan Terminal Digit Filing (TDF) dan Straight Numerical Filing (SNF).Kesimpulan: Perlu dilakukan penggabungan dari sistem penjajaran SNF ke sistem penjajaran TDF secara keseluruh untuk memudahkan dan mempercepat dalam pengambilan dokumen rekam medis. Petugas filling  perlu meningkatkan ketelitian dalam penyimpanan dokumen rekam medis agar tidak sering terjadi missfile (salah letak).Kata kunci: Alur Prosedur, Prosedur Pelayanan Dan Fungsi Manajemen, Implementasi Rekam Medis</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/42369</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.42369</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 5, No 2 (2020); 1-14</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 5, No 2 (2020); 1-14</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/42369/29949</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/42369/32514</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/43831</identifier>
				<datestamp>2021-10-21T16:22:19Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Evaluasi penggunaan sistem informasi manajemen keperawatan di rs jiwa grhasia daerah istimewa yogyakarta</dc:title>
	<dc:creator>Kinanti, Fania Sari</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Evaluasi; Penerimaan Pengguna; TAM; Sistem Informasi Manajemen Keperawatan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: Pemanfaatan teknologi informasi dalam organisasi kesehatan merupakan salah satu alternatif untuk mendukung efektivitas dan efisiensi kinerja. Sistem informasi manajemen keperawatan (SIMKEP) merupakan paket perangkat lunak yang dibuat dalam rangka memudahkan proses manajemen, proses pengambilan informasi dan mendukung pelaksanaan asuhan keperawatan. RS Jiwa Grhasia Daerah Istimewa Yogyakarta sejak tahun 2014 hingga saat ini telah mengimplementasikan SIMKEP di seluruh unit pelayanan keperawatan dan belum pernah dilakukan evaluasi. Tim pengelola SIMKEP menyatakan masih banyak ditemukan data yang tidak lengkap atau kosong, selain itu pada kolom keluhan yang tersedia di web SIMKEP terdapat beberapa perawat yang menuliskan keluhan atau kendala yang dialami pada saat menggunakan SIMKEP. Penerimaan pengguna merupakan kunci utama dalam mengukur keberhasilan sebuah sistem. Technology Acceptance Model (TAM) merupakan model yang dianggap paling tepat dalam menjelaskan bagaimana pengguna dapat menerima sebuah sistem yang diimplementasikan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan SIMKEP, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengguna dalam menggunakan SIMKEP, serta menyusun rekomendasi penyempurnaan dan pengembangan SIMKEPMetode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode survei dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini menggunakan pedoman wawancara untuk melengkapi data dari kuesioner. Sampel penelitian berjumlah 147 perawat yang menggunakan SIMKEP di seluruh unit pelayanan keperawatan. Analisis data menggunakan SEM-PLS dengan dua tahap yaitu outer model dan inner model dengan bantuan software SmartPLS versi 3.0Hasil: Faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan pengguna terhadap SIMKEP yaitu result demonstrability (RD) terhadap perceived usefulness (PU) dan faktor-faktor yang mempengaruhi perceived ease of use (PEU) antara lain sosial influence (SI), screen design (SD) dan terminology (TM). Sedangkan faktor job relevance (JR) dan output quality (OQ) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap perceived usefulness (PU), user training tidak berpengaruh terhadap perceived ease of use (PEU) dan  perceived ease of use (PEU) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap perceived usefulness (PU).Kesimpulan: Faktor-faktor eksternal merupakan hal yang sangat penting untuk mendukung keberhasilan penggunaan sistem informasi dan hal tersebut perlu di pertimbangkan oleh pihak Rumah Sakit dan pembuat kebijakan dalam memahami tantangan adopsi serta panduan praktis untuk keberhasilan implementasi sistem informasi.  </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID">-</dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/43831</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.43831</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 5, No 3 (2020); 1-12</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 5, No 3 (2020); 1-12</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/43831/30056</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/43831/32516</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/43831/7295</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID">Penelitian ini dilakukan terhadap seluruh anggota populasi yaitu sebanyak 147 orang perawat yang menggunakan SIMKEP di unit keperawatan rawat inap, unit keperawatan rawat jalan, unit keperawatan gawat darurat dan bagian keperawatan struktural</dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/44122</identifier>
				<datestamp>2023-02-13T09:48:05Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pemetaan Topik Publikasi Sistem Informasi Kesehatan (SIK) di Indonesia : Analisis Bibliometrik</dc:title>
	<dc:creator>Madjido, Masry</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Publikasi, SIK, Bibliometrik, VosViewer, google cendekia, Indonesia</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang : Kemajuan dan kemapanan  SIK  juga dipengaruhi oleh kontribusi dari riset-riset di bidang SIK yang ada. Jurnal menjadi alat pengukur laju pengetahuan secara berkala bersumber hasil riset terbaru, jurnal terbilang sepadan dengan evolusi sains sehingga sering dimanfaatkan sebagai sumber penelitian. Metode bibliometrik terkadang disebut scientometrics, merupakan implementasi analisis kuantitatif maupun statistik terhadap publikasi ilmiah. Sejauh ini, analisis bibliometrik terhadap publikasi ilmiah SIK di Indonesia belum pernah dilakukan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi publikasi ilmiah dan pemetaan topik riset dibidang Sistem Informasi Kesehatan (SIK) di Indonesia yang terindeks di Google Cendikia.Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 339 artikel yang dipilih dengan metode total sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis bibliometrik.Hasil: Jenis publikasi  ilmiah SIK sebagian besar (63%) dalam bentuk artikel jurnal, mengalami tren peningkatan setiap tahunnya, dan sebagian  besar dipublikasikan di jurnal internasional (51%). Penulis yang produktif mempublikasikan karya ilmiah SIK di Indonesia didominasi oleh penulis-penulis yang terafiliasi dengan universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada. Terdapat 4 tema publikasi (1) mHealth; (2) Telmedicine; (3) SIMRS dan (4) SIMPUS, tema yang menjadi hotspot adalah mHealth.Kesimpulan:  Publikasi  ilmiah SIK di Indonesia yang terindeks di pangkalan data Google Cendekia dari tahun 2014-2018 mengalami tren peningkatan setiap tahunnya dengan jumlah publikasi terbanyak pada tahun 2017 untuk kedua jenis publikasi. Tren peningkatan publikasi juga diikuti oleh tren penulis publikasi. Tema publikasi yang menjadi hotspot adalah mHealth dan Telemedicine.Kata kunci: Publikasi, SIK, Bibliometrik, VosViewer, google cendekia, Indonesia</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/44122</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.44122</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 6, No 1 (2021); 29-43</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 6, No 1 (2021); 29-43</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/44122/30070</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/44122/32524</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/44455</identifier>
				<datestamp>2021-11-18T13:13:48Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis sentimen data twitter menggunakan  metode text mining tentang masalah  obesitas di indonesia</dc:title>
	<dc:creator>Mailoa, Felix Fridom</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Analisis Sentimen, Obesitas, Text Mining, Twitter</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang : Media sosial merupakan salah satu sarana yang digunakan oleh netizen untuk mengakses, berbagi dan berdiskusi seputar isu-isu obesitas. Twitter sebagai salah satu media sosial merupakan platform yang secara real time sering dipilih untuk mengkomunikasikan hal tersebut. Melalui analisis sentimen dengan metode text mining di Twitter, kita dapat memahami bagaimana orang menggambarkan dan mengungkapkan persepsi mereka terhadap kondisi obesitas baik secara positif, negatif maupun netral. Analisis tersebut penting untuk melihat sejauh mana media sosial seperti Twitter digunakan saat ini sebagai salah satu instrumen diseminasi informasi kesehatan di Indonesia. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi analisis sentimen pada Twitter terkait obesitas di Indonesia menggunakan metode text mining.Metode : Jenis penelitian adalah cross sectional. Rancangan ini dipilih karena data yang diambil dari Twitter dalam seri waktu 5 tahun terakhir (2012 -2017). Hasil webscraping pada Twitter didapatkan 67.942 tweet kemudian dicleaning dan menghasilkan sampel 43.436 data tweet berbahasa Indonesia. Pengambilan data menggunakan paket ekstensi Google Chrome Twitter Testing v.01 dan dianalisis menggunakan Python 3.7.2 dan R. Studio 3.5.2.Hasil : Berdasarkan hasil analisis sentimen tweet didapatkan sentimen positif sebanyak 22.246 (51,2%) tweet, diikuti oleh sentimen negatif sebanyak 12.015 (27,7%) tweet dan sentimen netral dengan jumlah 9.174 (21,1%) dari total 43.435 tweet. Nilai akurasi dengan algoritma Naïve Bayes didapatkan hasil nilai akurasi sebesar 94%.Kesimpulan : Analisis sentimen tweet terkait obesitas dengan metode text mining lebih didominasi oleh  sentimen positif dibanding sentimen negatif dan sentimen netral. Nilai akurasi dengan algoritma Naïve Bayes Classifier  berada dalam kategori “Excellent Classification” yang artinya algoritma Naive Bayes Classifier berhasil memprediksi kategori sentimen dalam penelitin ini dengan baik. Analisis data selanjutnyadapat  menggunakan data langsung dari API Twitter kemudian meningkatkan jumlah kata kunci (keyword) dan menggunakan algoritma klasifikasi teks lainnya (SVM, DBN dll). Selain itu, dari sisi kesehatan masyarakat perlu upaya peningkatan literasi kesehatan melalui media sosial twitter terkait obesitas untuk meningkatkan pemahaman serta kemampuan mempercayai informasi kesehatan khususnya oleh organisasi kesehatan pemerintah guna mempertahankan sentimen positif publik yang sudah adaKata kunci : Analisis Sentimen, Obesitas, Text Mining, Twitter</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Papua Sorong</dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/44455</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.44455</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 6, No 1 (2021); 44-51</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 6, No 1 (2021); 44-51</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/44455/30078</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/44455/32526</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID">Indonesia</dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID">Tweet Obesitas</dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/44495</identifier>
				<datestamp>2023-02-13T09:55:19Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Integrasi Data Berbasis Program Kesehatan di Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta</dc:title>
	<dc:creator>Saputro, Niko Tesni</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Integration, Health Program, DHIS2</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang: Disintegrasi data kesehatan masih terjadi tidak hanya di tingkat pusat, melainkan juga di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, termasuk di dinas kesehatan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Disintegrasi data bisa berdampak terhadap kualitas kebijakan kesehatan yang dihasilkan, maka perlu dilakukan integrasi data. WHO menyerukan penggunaan data repository untuk integrasi data. DHIS2 hadir sebagai data repository yang dapat memenuhi kebutuhan daerah dan pusat. Belum pernah dilakukan penelitian terkait integrasi data berbasis program kesehatan di dinas kesehatan di Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya menggunakan aplikasi DHIS2.Tujuan: Mengeksplorasi proses integrasi data berbasis program kesehatan di dinas kesehatan tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta.Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian action research. Penelitian ini dilakukan di Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta, juga termasuk dinas kesehatan kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2018 - Februari 2019.Hasil: Rangkaian kegiatan integrasi data menggunakan aplikasi DHIS2 dilaksanakan dengan melibatkan pengelola program kesehatan di masing-masing dinas kesehatan dalam tiga tahapan kegiatan, meliputi: tahapan sosialisasi, pelatihan dan analisis kebutuhan, tahapan pengembangan dan tahapan diseminasi dan evaluasi. Sumber data yang terkumpulkan pada tahapan analisis kebutuhan, sosialisasi dan pelatihan meliputi KIA, Gizi, Surveilans, SDMK, Promkes, Keswa, LB1 dan LB4, Imunisasi, Diare, ISPA dan DBD. Masih ada kendala teknis yang apabila tidak diatasi, maka akan menambah waktu yang diperlukan untuk integrasi data menggunakan aplikasi DHIS2, yakni tata desain formulir pelaporan rutin belum terstandar. Kendala non-teknis yang utama yakni terkait standarisasi dan regulasi tertulis yang mengatur tentang integrasi data.Kesimpulan: Integrasi data berbasis program kesehatan di Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta dilaksanakan melalui strategi berupa pelaksanaan pertemuanpertemuan dalam rangkaian kegiatan integrasi data menggunakan aplikasi DHIS2. Terdapat kendala-kendala pada pelaksanaan kegiatan integrasi data menggunakan aplikasi DHIS2 yang dapat dikelompokkan menjadi kendala teknis dan kendala non-teknis. Solusi untuk masing-masing kendala pada pelaksanaan kegiatan integrasi data menggunakan aplikasi DHIS2 perlu dilakukan. Diperlukan peningkatan atau perbaruan strategi integrasi data yang dapat dilakukan pada siklus selanjutnya. Kata Kunci: Integrasi, Program Kesehatan, DHIS2</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-12-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/44495</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.44495</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 6, No 2 (2021); 9-17</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 6, No 2 (2021); 9-17</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/44495/32817</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/44495/32982</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/45198</identifier>
				<datestamp>2023-02-13T09:40:14Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Kualitas Resume Medis (Discharge Summary) pada Pasien Rawat Inap JKN di RSUD Dokter Soedarso Provinsi Kalimantan Barat</dc:title>
	<dc:creator>Murtiningrum, Ranni</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">kualitas resume medis, lengkap, akurat, tepat waktu, HOT-FIT</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang : Pengisian resume medis yang lengkap menjadi hal yang sangat penting karena di dalam formulir resume medis terdapat informasi diagnosa penyakit dan tindakan yang menjadi dasar untuk menetapkan kode penyakit dan tindakan. Resume medis yang tidak lengkap akan berdampak pada kelancaran proses klaim pasien JKN. Di RSUD Dokter Soedarso Propinsi Kalimantan Barat setiap bulan rata-rata terjadi 35 kasus perbedaan pendapat terkait kode penyakit dan tindakan antara pihak rumah sakit dan BPJS Kesehatan serta resume medis yang tidak lengkap sehingga pada setiap tagihan klaim rumah sakit harus melampirkan fotokopi hasil pemeriksaan penunjang dan laporan operasi. Penelitian ini bertujuan melakukan analisis kualitas resume medis (discharge summary) secara lengkap, akurat dan tepat waktu pada pasien rawat inap JKN.Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan focus group discussion (FGD).Hasil : Karakteristik responden dengan rentang usia 22-59 tahun terdiri dari 12 orang perempuan dan 11 orang laki-laki, pendidikan didominasi dokter spesialis (61 %). Hasil penelitian ditemukan kelengkapan pengisian resume medis 48 %. Komponen dalam resume medis yang paling tidak sesuai adalah diagnosa sekunder (63 %) dan tindakan (61 %). Ketepatan waktu pengisian resume medis &lt;=24 jam 71 %. Gambaran kualitas resume medis berdasarkan analisis HOT-FIT dari faktor human : pengetahuan tentang resume medis pada level tahu dan paham, belum sampai pada level aplikasi dan memahami dampaknya. Beban kerja dokter dengan pasien yang banyak menjadi salah satu penyebab rendahnya kualitas resume medis, ditambah tidak adanya reward/punishment sehingga tidak ada dorongan semangat untuk memotivasi pengisian resume medis yang baik. Faktor organisasi : SOP belum disosialisasikan, petunjuk teknis pengisian resume medis sudah tidak relevan dengan formulir resume medis yang saat ini digunakan. Tindak lanjut atas laporan analisis kelengkapan dokumen rekam medis belum ada dan belum ada monitoring/evaluasi khusus terhadap pengisian resume medis. Kebijakan BPJS Kesehatan untuk melampirkan fotokopi hasil pemeriksaan penunjang pada berkas klaim menambah beban anggaran rumah sakit. Faktor teknologi : resume medis masih manual, formulir resume medis yang belum mudah untuk digunakan, ada kolom yang sempit dan ada variabel yang perlu ditambahkan.Kesimpulan : Kualitas resume medis di RSUD Dokter Soedarso Propinsi Kalimantan Barat masih belum lengkap dan akurat. Hal ini disebabkan oleh interaksi yang belum baik pada faktor human, faktor organisasi dan faktor teknologi. Perbaikan melalui teknologi informasi dengan menerapkan rekam medis elektronik diharapkan dapat memudahkan proses pengisian resume medis menjadi lebih lengkap, akurat dan tepat waktu.Kata Kunci : kualitas resume medis, lengkap, akurat, tepat waktu, HOT-FIT</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/45198</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.45198</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 6, No 1 (2021); 1-12</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 6, No 1 (2021); 1-12</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/45198/30084</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/45198/32521</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/46182</identifier>
				<datestamp>2023-01-30T05:40:12Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Penyusunan Rencana Strategis Sistem Informasi dan Teknologi Informasi di Rumah Sakit Jiwa Grhasia Daerah Istimewa Yogyakarta</dc:title>
	<dc:creator>Kurniawan, Ade -</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">rencana strategis SI/TI, Zachman Framework, sistem informasi manajemen rumah sakit</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang : Saat ini sistem informasi dan teknologi informasi memiliki faktor produktivitas yang paling penting di rumah sakit, untuk perawatan pasien yang berkualitas dan manajemen pembiayaan rumah sakit yang bagus sangat dibutuhkan sistem informasi rumah sakit yang dapat menyediakan informasi yang benar dan tersedia tepat waktu. Sistem Informasi dan Teknologi Informasi (SI/TI) yang dibuat tanpa membuat perencanaan yang baik dapat mengakibatkan informasi yang dihasilkan sulit terintergrasi, tidak efektif, tidak efisien dan tidak terarah, hal ini dapat mengakibakan kerugian bagi organisasi karena investasi yang dilakukan untuk pengembangan sistem informasi tidak sesuai dengan kebutuhan organiasasi, sehingga untuk menghindari terjadinya hal ini perlu membuat rencana strategis yang baik sebagai acuan organisasi. Rencana strategis sistem informasi dan teknologi informasi diperlukan untuk mendukung rencana strategis rumah sakit.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menyusun rencana strategis SI/TI yang mendukung pengembangan Sistem Informasi dan Teknologi Informasi  di Rumah Sakit Jiwa Grhasia dengan menggunakan metode Zachman framework.Metode : Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan  pendekatan action reserch. Penelitian ini dilakukan dengan metode wawancara mendalam kepada manajemen, user dan pengelola sistim informasi, observasi dan telaah dokumen.Hasil : Penerapan SI/TI di RS Jiwa Grhasia DIY masih sangat terbatas, kendala yang dimiliki diantaranya laporan yang masih manual sehingga belum bisa digunakan sebagai pendukung keputusan, SDM IT yang kurang, baik kualitas maupun kuantitasnya, bandwith yang masih terbatas dan belum ada SOP yang mengatur tentang pengelolaan SI/TI. Namun dengan adanya manajemen yang mempunyai komitmen untuk meningkatkan tambahan anggaran untuk meningkatkan kualitas SI/TI di RS Jiwa Ghrasia DIY.Kesimpulan : Rencana strategis SI/TI menggunakan analisa SWOT mempunyai Strategi SO sejumlah 6 strategi, strategi WO sejumlah 10 strategi, strategi ST sebanyak 5 strategi dan strategi WT sebanyak 3 strategi. Sistem informasi yang akan dikembangkan sebanyak 17 sistem.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/46182</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.46182</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 6, No 3 (2021); 43-61</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 6, No 3 (2021); 43-61</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/46182/32996</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/46259</identifier>
				<datestamp>2023-02-13T09:46:14Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Persebaran Imunisasi Campak pada Bayi di Kabupaten Jember Tahun 2016</dc:title>
	<dc:creator>Pratiwi, Dita Melinda</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Google Fushion Table, Peta Digital, Imunisasi, Campak</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang : Imunisasi adalah suatu proses untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan cara memasukkan vaksin, yakni virus atau bakteri yang sudah dilemahkan, dibunuh, atau bagian-bagian dari bakteri (virus) tersebut telah dimodifikasi. Imunisasi sangat penting untuk melindungi bayi dari penyakit-penyakit menular. Salah satunya vaksin imunisasi campak. Vaksin Campak-1 diberikan pada usia 9 bulan, lalu Campak-2 pada usia 6 tahun. Campak merupakan penyakit infeksi yang sangat menular (infeksius) yang disebabkan oleh virus, pada Jurnal Kesehatan Vol 7, No 01, Mei 2019 Page 2 umumnya menyerang anak – anak serta merupakan penyakit endemis di banyak belahan dunia. Virus berdiam dalam sistem pernapasan, sehingga virus menular dengan berbagai cara, misalnya melalui batuk, bersin, atau sentuhan. Karena virus ini menyebar melalui udara, virus ini dapat bertahan hidup di luar tubuh selama 2 jam. Virus ini dapat tetap hidup pada di permukaan, gagang pintu, atau objek apapun dan menginfeksi siapa saja yang menyentuhnya.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk membuat Peta Digital Persebaran Imunisasi Campak pada bayi di Kabupaten JemberMetode : Dengan Menggunakan Aplikasi Web yang pada penelitian ini menggunakan aplikasi web Google Fusion Table dengan data yang diambil dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jember yang kemudian dibuat dan dipublikasikan dalam bentuk websit.Hasil : Hasil dari penelitian ini adalah sebuah peta digital yang menampilkan data persebaran imunisasi Campak pada bayi pada setiap kecamatan di kabupaten Jember tahun 2016.  Kata Kunci : Google Fushion Table, Peta Digital, Imunisasi, Campak</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/46259</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.46259</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 6, No 1 (2021); 13-17</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 6, No 1 (2021); 13-17</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/46259/30073</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/46259/32522</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/46310</identifier>
				<datestamp>2023-02-13T09:54:17Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">mHealth Intervention to Knowledge Level and Family Planning Participation of Unmet Need Women in Sleman District: Randomized Controlled Trial (RCT)</dc:title>
	<dc:creator>Damsyik, Danila</dc:creator>
	<dc:creator>Lazuardi, Lutfan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">mHealth; intervention; family planning; RCT</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar belakang: Rendahnya pencapaian program keluarga berencana di Indonesia selama tahun-tahun ini membutuhkan pendekatan yang komprehensif tetapi memiliki tujuan. Salah satu eksposur informasi yang menargetkan wanita menikah usia reproduksi telah ditetapkan sebelumnya sebagai proyek percontohan di beberapa daerah di Indonesia dengan aplikasi Skata. Kabupaten Sleman sebagai populasi terbesar dan terpadat di Provinsi DIY menjadi tantangan dan peluang sementara wanita unmet need adalah yang tertinggi sebagai perhatian tentang efek samping dari metode kontrasepsi. Menerima informasi yang salah dan kurangnya sumber daya manusia / konselor keluarga berencana yang tersedia di setiap desa menjadi alasan untuk mengeksplorasi efektivitas Skata dalam mencapai indikator keluarga berencana di lapangan.Tujuan: Mengukur efektivitas intervensi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan dan partisipasi dalam program keluarga berencana di kalangan wanita unmet need di Kabupaten Sleman.Metode: Penelitian eksperimental dengan desain uji terkontrol acak (RCT). Populasi penelitian adalah wanita unmet need di Kabupaten Sleman, sampel diperoleh secara acak yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Ukuran sampel adalah 207 peserta menggunakan rumus Lemeshow dengan kekuatan 0,80. Variabel independen adalah intervensi kesehatan keliling. Variabel dependen adalah tingkat pengetahuan dan partisipasi dalam program keluarga berencana, yang diperoleh dengan daftar periksa instrumen penelitian melalui wawancara. Analisis data termasuk statistik deskriptif, bivariat (chi-square) dan analisis multivariat (regresi logistik).Hasil: Analisis McNemar untuk perbedaan tingkat pengetahuan pra dan posttest menunjukkan perbedaan yang signifikan (p = 0,0002). Analisis chi-square tidak menunjukkan korelasi yang signifikan antara intervensi mHealth dan tingkat pengetahuan (p = 0,1287) tetapi korelasi intervensi mHealth dan partisipasi keluarga berencana menunjukkan nilai yang signifikan (p = 0,030). Analisis regresi logistik untuk proporsi tingkat pengetahuan dalam dua kelompok tidak memiliki perbedaan yang signifikan sedangkan partisipasi keluarga berencana menunjukkan perbedaan yang signifikan antara intervensi dan kelompok kontrol dengan OR 1,85 (95% CI = 1,06-3,25)Kesimpulan: Pemanfaatan kesehatan kurang efektif dalam meningkatkan tingkat pengetahuan tetapi menunjukkan bukti yang efektif dalam meningkatkan partisipasi keluarga berencana pada wanita unmet need. Usia menunjukkan bukti yang memengaruhi partisipasi keluarga berencana di antara wanita unmet need.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US">Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kemenkeu RI</dc:contributor>
	<dc:date>2021-12-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/46310</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.46310</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 6, No 2 (2021); 1-8</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 6, No 2 (2021); 1-8</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/46310/32818</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/46310/32981</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/46584</identifier>
				<datestamp>2023-02-13T09:56:56Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pola Spasial Temporal Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta</dc:title>
	<dc:creator>Choiruni, Astri</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">spasial-temporal, demam berdarah dengue, dbd</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: Demam berdarah dengue (DBD) masih merupakan permasalah kesehatan di Indonesia. Infeksi virus dengue juga menimbulkan beban ekonomi dan kesehatan yang serius. Kota Yogyakarta merupakan kota di wilayah provinsi DIY dengan incidence rate paling tinggi dalam lima tahun terakhir. Informasi tentang penyebaran penyakit dan status risiko infeksi demam berdarah secara spasial akan memudahkan perencanaan yang tepat dan efektif dalam rangka pengendalian penyakit tersebut.Metode : Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional menggunakan pendekatan spasial temporal. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta pada tahun 2016. Terdapat 174 kejadian demam berdarah dari data sekunder. Titik koordinat kasus, kepadatan vegetasi, kepadatan bangunan dan fogging digunakan sebagai variabel independen. Analisis data menggunakan Satscan, QGIS dan ArcGIS untuk melihat pola sebaran kasus dan kluster yang terjadi.Hasil: Insiden kasus DBD tertinggi berdasarkan kelompok umur terjadi pada anak-anak usia 10-14 tahun, dan tidak ada perbedaan yang signifikan berdasarkan jenis kelamin. Kelurahan tegalrejo adalah kelurahan dengan insiden tertinggi (472,44 per 100.000). Ada autokorelasi spasial positif antara kerapatan Vegetasi, kepadatan bangunan dan pelaksanaan fogging dengan kejadian DBD.Kesimpulan: Analisis spasial temporal menunjukkan kasus dbd memiliki pola sebaran mengelompok/ kluster. Pola distribusi kasus dipengaruhi oleh kerapatan Vegetasi, kepadatan bangunan dan pelaksanaan fogging.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-12-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/46584</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.46584</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 6, No 2 (2021); 38-53</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 6, No 2 (2021); 38-53</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/46584/30087</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/46584/32816</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/46584/32984</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/52193</identifier>
				<datestamp>2023-02-13T09:43:14Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Aksesibilitas Kesehatan Maternal dalam Upaya Penurunan Angka Kematian Ibu di Kabupaten Gunungkidul</dc:title>
	<dc:creator>Permatasari, Diajeng Sri Andriani</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Accessmod 5.0, Aksesibilitas, Kematian Ibu</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: Kemampuan masyarakat untuk menjangkau fasilitas kesehatan berhubungan erat dengan masalah kesehatan. Fasilitas kesehatan di Indonesia secara jumlah sudah cukup banyak, namun secara sebaran belum merata pada masing-masing daerah, hal ini berdampak pada layanan kesehatan pada masyarakat, baik kemudahan akses maupun cakupan pemberian layanan kesehatan. Masalah kesehatan yang mungkin muncul karena susahnya akses menuju fasilitas kesehatan adalah masalah kematian ibu. Berhubungan dengan kematian ibu, Kabupaten Gunungkidul menjadi daerah dengan cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan terendah dalam 2 tahun terakhir. Ibu hamil dapat mengalami kondisi kegawatdaruratan kapan saja, aksesibilitas yang tinggi menjadi hal yang sangat penting ketika terjadinya kegawatdaruratan.Metode : Penelitian ini menggunakan jenis observasional dengan desain studi cross sectional survey dengan memanfaatkan data sekunder dan primer, sampel penelitian sebanyak 30 puskesmas, 108 puskesmas pembantu, dan 6 rumah sakit daerah maupun swasta. Analisis data menggunakan ArcGIS dan Accessmod 5.0 dengan pendekatan accessibility analysis dan referral analysis.Hasil: Sebaran lokasi kasus kematian ibu tahun 2018-2019 berdekatan dengan puskesmas. Ketersediaan fasilitas kesehatan sudah dapat mencakup semua wilayah dan tenaga kesehatan sudah mencukupi jumlah minimum. Aksesibilitas menuju puskesmas terbagi menjadi 5 kategori sangat rendah-sangat tinggi dengan range waktu tempuh 0-59 menit. Sebanyak 8 puskesmas mampu PONED dan 1 rumah sakit mampu PONEK menjadi rujukan berdasarkan perhitungan jarak dan waktu tempuh.Kesimpulan: Aksesibilitas menuju fasilitas kesehatan khususnya puskesmas sudah baik dan sebaran puskesmas merata di setiap kecamatan sehingga dapat mencakup semua permukiman. Kasus kematian ibu dan kunjungan tidak berhubungan dengan jarak menuju fasilitas kesehatan. Rujukan dari puskesmas masih memiliki jarak yang jauh.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/52193</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.52193</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 6, No 1 (2021); 18-28</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 6, No 1 (2021); 18-28</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/52193/30072</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/52193/32523</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/62457</identifier>
				<datestamp>2022-12-20T13:49:44Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pemetaan Ekosistem Teknologi Digital untuk Membantu Penanganan Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Daerah Khusus Ibukota Jakarta</dc:title>
	<dc:creator>Adiwibowo, Insan Rekso</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">e-Health, Pemetaan Teknologi Digital, Covid-19</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKLatar Belakang: Terjadinya lonjakan pasien COVID-19 berakibat pada kelebihan beban Rumah Sakit dan kekurangan logistik medis, banyak institusi baik dari sektor publik maupun swasta bekerja secara cepat mengembangkan infrastruktur teknologi informasi pendukung baik dalam bentuk laman web, aplikasi, ataupun perangkat-perangkat teknologi digital lainnya. Namun upaya-upaya tersebut seringkali tidak terkoordinasi baik antara lembaga kepemerintahan, upaya sektor publik dan sektor swasta/masyarakat. Hal ini mengakibatkan terjadinya asimetri dan fragmentasi informasi di mana informasi berada pada lokus-lokus eksklusif dan hanya digunakan oleh institusi atau komunitas tertentu. Untuk mewujudkan sinergi tersebut dibutuhkan adanya pemetaan keberadaan dan kebutuhan teknologi digital. Tujuan: melakukan pemetaan lanskap inisiatif teknologi informasi pendukung COVID-19 di DKI Jakarta dan DI Yogyakarta dan mengidentifikasi gap yang belum terjembatani antara usaha yang dilakukan pemerintah dan sektor swasta untuk membantu persiapan surge capacity rumah sakitMetode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model analisis dokumentasi. Dalam penelitian ini dokumen yang diselidiki adalah dokumentasi-dokumentasi yang tersedia dalam website atau aplikasi inovasi teknologi digital, kebijakan, himbauan, berita, dan lain sebagainya baik dalam bentuk tertulis maupun audio/visual. Hasil: Terdapat 26 aplikasi dan 7 website terkait COVID-19 di Indonesia. Aplikasi dan/atau website yang dipetakan menjadi dua kategori, yaitu publik dan non-publik. Kategori publik merupakan aplikasi dan/atau website yang dapat digunakan oleh masyarakat umum dan tidak memerlukan akses khusus. Sedangkan kategori non publik adalah untuk aplikasi dan/atau website yang hanya bisa digunakan oleh pihak-pihak tertentu saja dan memerlukan akses khusus, keberadaan informasi dari kategori non publik ini bersifat rahasia. Terdapat 32 temuan aplikasi/website untuk kategori publik dan 4 temuan untuk kategori non-publik.Kesimpulan: Pemerintah Daerah DIY (bersama dengan para penggiat TI di DIY) telah membuat berbagai teknologi informasi dalam menangani pandemi COVID-19 (khusus untuk DIY) masih terdapat beberapa tantangan yaitu berkaitan dengan contact tracing, data sharing yang dapat dimanfaatkan oleh pihak lain yang menjadi teknologi yang paling dibutuhkan saat ini. misal para stakeholder, akademisi (peneliti), masyarakat, dan perlunya regulasi dari pemerintah pusat/daerah terkait pengelolaan teknologi informasi agar data dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak terkait untuk membantu mengatasi pandemi COVID-19.Kata Kunci: e-Health, Pemetaan Teknologi Digital, Covid-19</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/62457</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.62457</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 6, No 3 (2021); 10-27</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 6, No 3 (2021); 10-27</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/62457/32995</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/68043</identifier>
				<datestamp>2022-12-20T13:49:44Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Roadmap Pengembangan Early warning system for Dengue (EWS) DBD di Dinas kesehatan Kota Yogyakarta</dc:title>
	<dc:creator>Auliyah, Fitratun</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Roadmap Pengembangan Sistem, Demam Berdarah, Technology Roadmapping</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang : Demam berdarah masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia (Kementerian Kesehatan RI, 2018). Berdasarkan data Dinkes Kota Yogyakarta, kasus demam berdarah sejak tahun 2016 hingga ditahun 2019 terjadi penurunan jumlah, namun pada tahun 2020 mengalami kenaikan kasus. Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta merancang sistem informasi Early Warning System for Dengue (EWS DBD) sebagai upaya pengendalian demam berdarah melalui prediksi kasus pada bulan yang akan datang. Namun sistem EWS DBD masih perlu dilakukan pengembangan. Untuk itu penelitian ini memberikan gambaran dan proses dari pengembangan sistem EWS DBD (Roadmap)  melalui analisis terhadap aspek-aspek yang seharusnya tercantum dalam perencanaan pengembangan EWS DBD dengan mengacu pada kerangka teori Health Metrics Network (HMN) dengan panduan Framework Technology Roadmapping (TRM).Metode : Deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus pada kebutuhan terhadap pengembangan EWS DBD berdasarkan teori Health Metrics Network (HMN) dari WHO.Hasil: EWS DBD digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan dalam penanggulangan demam berdarah. Saat ini EWS DBD dapat melakukan prediksi kasus per-bulan, dengan visualisasi grafik dan peta dengan keterangan kewaspadaan menggunakan warna, terdapat fitur download hasil prediksi, dan fitur conatc us. Pengembangan masih sangat dibutuhkan terutama pada aspek teknologi yang mencakup penambahan frekuensi data per-minggu, pemanfaatan data twitter, perlundungan data sharing (SQL), Keterangan pada visualisasi data, penambahan fitur note/catatan history kebijakan, pemberian retting kebijakan, dan notifikasi, aspek SDM yaitu pengadaan sosialisasi pengendalan sistem, pelatihan interpretasi data, dan panduan prosedur kerja dan aspek Kebijakan yaitu upaya pengintegrasian sistem, adanya kolaborasi antar bidang/instansi, pengajuan HKI.Kesimpulan : EWS DBD sudah dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan, namun informasi yang diperoleh masih cukup minim, kemudahan dalam penggunaan sistem masih perlu ditingkatkan terutama terkait fitur sistem, SDM, dan organisasi (kebijakan). Kata Kunci : Roadmap Pengembangan Sistem, Demam Berdarah, Technology Roadmapping</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/68043</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.68043</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 6, No 3 (2021); 28-42</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 6, No 3 (2021); 28-42</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/68043/32997</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/70727</identifier>
				<datestamp>2022-08-01T15:01:18Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pemanfaatan Register Leptospirosis melalui Implementasi DHIS2 di Indonesia</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pemanfaatan Register Leptospirosis melalui Implementasi DHIS2 di Indonesia</dc:title>
	<dc:creator>Setiawan, Mohammad Yusuf</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">DHIS2, Leptospirosis, Sistem Informasi eZoonosis, Surveilans</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">DHIS2, Leptospirosis, Sistem Informasi eZoonosis, Surveilans</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar belakang: Profil Kesehatan Indonesia tahun 2019 menunjukkan adanya peningkatan jumlah kasus pada beberapa penyakit zoonosis dibandingkan tahun 2018. Salah satu program surveilans zoonosis yang dilakukan di Indonesia adalah Sistem Informasi eZoonosis yang menggunakan platform DHIS2. Platform Sistem Informasi DHIS2 dapat dikustomisasi untuk kasus khusus, salah satunya adalah kasus leptospirosis. Dalam rangka penerapan Sistem Informasi eZoonosis, perlu diadakan beberapa kegiatan pendahuluan seperti sosialisasi dan pelatihan. Dilakukan pengembangan register leptosipirosis dalam Sistem Informasi eZoonosis yang nantinya akan diimplementasikan melalui sosialisasi dan pelatihan. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan akan ditujukan kepada pengguna di tingkat dinas kesehatan kabupaten dan puskesmas. Metode: Penelitian ini adalah action research dengan pendekatan mixed-method. Data kualitatif diambil melalui diskusi, wawancara dan observasi sedangkan data kuantitatif diambil melalui kuesioner dan kuis pada platform khusus saat pelatihan secara daring. Data kemudian dianalisis secara deskriptif untuk memberikan gambaran proses dan implementasi sistem informasi eZoonosis.Hasil: Tingkat literasi digital, penerimaan sistem dan evaluasi pelatihan daring menunjukkan hasil yang positif. Pengembangan sistem informasi eZoonosis mencakup 7 register, termasuk register leptospirosis. Sistem eZoonosis mencakup pelaporan data individu dan agregrat tentang leptospirosis yang dapat dimonitor secara real time dan didiseminasikan secara deskriptif guna membantu proses pengambilan kebijakan. Evaluasi implementasi menunjukkan masih terdapat kendala penggunaan sistem karena masalah jaringan, kesalahan server dan keterampilan pengguna yang belum maksimal.Kesimpulan: DHIS2 dapat digunakan sebagai pengembangan sistem informasi surveilans. Tantangan dan kendala yang ditemui selama pengembangan dan evaluasi sistem informasi eZoonosis membutuhkan pengembangan lebih lanjut.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: Profil Kesehatan Indonesia tahun 2019 menunjukkan adanya peningkatan jumlah kasus pada beberapa penyakit zoonosis dibandingkan tahun 2018. Salah satu program surveilans zoonosis yang dilakukan di Indonesia adalah Sistem Informasi eZoonosis yang menggunakan platform DHIS2. Platform Sistem Informasi DHIS2 dapat dikustomisasi untuk kasus khusus, salah satunya adalah kasus leptospirosis. Dalam rangka penerapan Sistem Informasi eZoonosis, perlu diadakan beberapa kegiatan pendahuluan seperti sosialisasi dan pelatihan. Dilakukan pengembangan register leptosipirosis dalam Sistem Informasi eZoonosis yang nantinya akan diimplementasikan melalui sosialisasi dan pelatihan. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan akan ditujukan kepada pengguna di tingkat dinas kesehatan kabupaten dan puskesmas. Metode: Penelitian ini adalah action research dengan pendekatan mixed-method. Data kualitatif diambil melalui diskusi, wawancara dan observasi sedangkan data kuantitatif diambil melalui kuesioner dan kuis pada platform khusus saat pelatihan secara daring. Data kemudian dianalisis secara deskriptif untuk memberikan gambaran proses dan implementasi sistem informasi eZoonosis.Hasil: Tingkat literasi digital, penerimaan sistem dan evaluasi pelatihan daring menunjukkan hasil yang positif. Pengembangan sistem informasi eZoonosis mencakup 7 register, termasuk register leptospirosis. Sistem eZoonosis mencakup pelaporan data individu dan agregrat tentang leptospirosis yang dapat dimonitor secara real time dan didiseminasikan secara deskriptif guna membantu proses pengambilan kebijakan. Evaluasi implementasi menunjukkan masih terdapat kendala penggunaan sistem karena masalah jaringan, kesalahan server dan keterampilan pengguna yang belum maksimal.Kesimpulan: DHIS2 dapat digunakan sebagai pengembangan sistem informasi surveilans. Tantangan dan kendala yang ditemui selama pengembangan dan evaluasi sistem informasi eZoonosis membutuhkan pengembangan lebih lanjut.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-08-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/70727</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.70727</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 7, No 2 (2022); 1-11</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 7, No 2 (2022); 1-11</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/70727/34390</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/71078</identifier>
				<datestamp>2022-12-20T13:49:44Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Tingkat Mortalitas pada Laporan Tahunan di Rumah Sakit Katolik Budi Rahayu Blitar</dc:title>
	<dc:creator>Anggryani, Femy</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">statistik pelayanan kesehatan; indikator mortalitas; trend; perkiraan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar belakang: Rekam medis merupakan sumber data bagi rumah sakit yang dapat diolah menjadi statistik. Statistik mortalitas termasuk dalam statistik pelayanan kesehatan yang bermanfaat dalam upaya penjagaan mutu rumah sakit. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui gambaran statistik tingkat mortalitas di Rumah Sakit Katolik Budi Rahayu Blitar beserta trend angka kematiannya sekaligus perkiraan (forecasting) angka kematian pada tahun 2021 dan 2022 Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei merupakan jenis penelitian ini. Data diperoleh melalui observasi dan kuesioner. Hasil: Trend MDR, PODR, dan ADR mendatar selama 2017-2019. Trend FDR meningkat selama 2017-2019. Prediksi nilai GDR tahun 2021 sebesar 55,34‰ dan tahun 2022 sebesar 48,8‰. Prediksi nilai NDR tahun 2021 sebesar 18,3‰ dan tahun 2022 sebesar 11,33‰. Prediksi nilai MDR tahun 2021 dan 2022 sebesar 0,13%. Prediksi nilai NMR tahun 2021 sebesar 0,19% dan tahun 2022 sebesar 0%. Kesimpulan: Prediksi indikator mortalitas menunjukkan GDR dan FDR belum memenuhi standar ideal, sedangkan NDR, MDR, NMR, PODR, dan ADR sudah memenuhi standar ideal. Sebaiknya pihak rumah sakit melakukan evaluasi atau audit medis terhadap indikator yang melebihi standar dan terus meningkatkan kinerja pelayanan agar indikator selalu mencapai standar ideal.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/71078</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.71078</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 6, No 3 (2021); 1-9</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 6, No 3 (2021); 1-9</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/71078/32998</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/71284</identifier>
				<datestamp>2022-12-20T13:49:44Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Penerimaan DHIS2 oleh Sumber Daya Manusia Kesehatan di Kabupaten Kulon Progo</dc:title>
	<dc:creator>Achmad, Lia</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">To overcome the problem of data disintegration, the Ministry of Health through Pusat Data dan Informasi Kesehatan (Pusdatin) working together with UGM and the University of Oslo (UiO) to do implementation pilot of Aplikasi Satu Data Kesehatan (ASDK) with platform DHIS2 (District Health Information System 2. In the province of Yogyakarta (DIY), there is the health office of Kulon Progo Regency as the pilot of the implementation of DHIS2. It is necessary to be reviewed how the acceptance of DHIS2 by health human resource in Kulon Progo.Methods: Research used is non-experimental quantitative research with a cross-sectional study design. The research subject is all staff of the health Office of Kulon Progo Regency. Data retrieval after the respondent following the demo application DHIS2, FGD, and interviews. Analysis of data used for univariate is using the top 2 boxes and grouped into positive and negative categories, carried out the relationship test Rank Spearman and to support quantitative analysis results then discussed with the results of interviews and FGD.Results: The results obtained are performance expectancy, effort expectancy, social influence and facilitating condition have a significant relationship to the behavioral intention. Then in behavioral intention obtained only 10%. But in the performance variable expectancy obtained positive results about the perception of respondents to the usefulness of DHIS2 when implemented in the district of Kulon Progo is 62%. Respondents had a great expectation of the DHIS2's usefulness but had low intentions of use. It is explained with the results of FGD and interviews where leadership has a role in behavioral intention by staff and there is a different point of view regarding the desire to use DHIS2 between structural officers and staff.Conclusions: Assessment on performance expectancy tends to be positive with a percentage of 62% while in behavioral intentions only by 10% (with 71% of respondents having an assessment in the neutral to positive range), it is motivated by leadership factors (no direction from structural officials to use DHIS2 after attending DHIS2 workshop, absence of head of health office in the last year period), the number of health applications applied with limited human resources in the health service, understanding of DHIS2 as a new system. Keywords: UTAUT, Behavioral intention, DHIS2, Acceptance</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/71284</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.71284</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 6, No 3 (2021); 62-72</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 6, No 3 (2021); 62-72</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/71284/32999</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/71292</identifier>
				<datestamp>2023-01-25T11:29:28Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Implementasi Pengembangan Asdk Pada Program Gizi Dan Kesga Di Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo</dc:title>
	<dc:creator>Sari, Rizky Yuspita</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">DHIS2, ASDK, Dashboard, Sistem Informasi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: Peraturan Presiden RI No 39 Tahun 2019 tentang satu data nasional. Peraturan ini mendorong Instansi salah satunya kesehatan untuk memulai mengembangkan sistem satu data kesehatan. Upaya yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo untuk meningkatkan sistem pelaporan yang cepat dan akurat sudah dilakukan menggunakan file excel yang di cloud kedalam google drive agar bisa di akses oleh pemegang program dari puskesmas dan dinas kesehatan. Selain itu, dinas kesehatan menggunakan banyak sistem untuk melakukan pelaporan pada masing- masing program. Akan tetapi, hal ini tidak efektif karena adanya fragmentasi data yang dikelola oleh petugas yang berbeda, belum adanya integrasi data, danterdapat banyak pengulangan penginputan data pada beberapa sistem yang membuat beban kerja bertambah, serta kesulitan dalam melakukan visualisasi data.Metode: Jenis penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan action researchHasil: Proses pengulangan pengisian data pada banyak sistem, laporan yang menumpuk pada laporan berbasis excel, dan tidak ada fungsi visualisasi data secara otomatis untuk menilai capaian kinerja, serta masih sulitnya diseminasi informasi        kepada  pemerintah daerah dan masyarakat luas. Implementasi ASDK memudahkan dalam input data, pembuatan visualisasi data, memudahkan akses informasi dengan menggunakan dashboard, serta memudahkan        diseminasi informasi.Kesimpulan: Implementasi ASDK Dinas kesehatan Kulon Progo berjalan dengan baik dan menghasilkan kesepakatan dasboard berupa dashbord perprogram dan dashboard perbidang. Fitur Bulk load membantu input data, hasil visualisasi data memudahkan dalam proses analisa  data.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID">Universitas Gadjah Mada</dc:contributor>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID">Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo</dc:contributor>
	<dc:date>2022-04-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/71292</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.71292</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 7, No 1 (2022); 1-10</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 7, No 1 (2022); 1-10</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/71292/33611</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/71310</identifier>
				<datestamp>2022-04-20T07:24:52Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HIS Implementation in Small Hospital</dc:title>
	<dc:creator>Perwirani, Resia</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">HIS, Implementation, UAT</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Background: Budi Rahayu Hospital at Magelang City has implemented HIS in partnership with the SIMKES FKKMK laboratory of Gadjah Mada University since April 2021. During the initial four months of implementation, Budi Rahayu Hospital experienced various challenges. For understanding and overcome the challenges, it is necessary to construct a strategy of HIS implementation, and then offer a proper recommendation based on study.Methods: This study is a descriptive qualitative with action research design that describe four stages of action research i.e Diagnosing, Planning, Action, and Evaluation. On the Diagnosing stage, Author arrange an interview and discussion with Hospital Team. Next, Author plan a strategy to generate suitable recommendations for the successful implementation of HIS. In the Action stage, author conduct an implementation review and assistance. Author also manage an UAT as a evaluation stage distributed to respondents using a questionnaire. The study is performed by observing of HIS implementation from September – December 2021. The subject of this study is chosen purposively from departments involved, with total 20 end-users respondents on multiple service units to capture data in a real environtment when HIS is used for healthcare services to patients.Results: Strategic actions for smooth implementation is active involvements and collaboration from developer team and hospital team monitored by regional health services. the hospital team and developer team formed an online communication group as a place to discuss the problems encountered. There are monitoring activities that involved by regional health services, so the timeline that has been set runs according to the target and the hospital gets optimal benefits of HIS implementation. System acceptance is important for the further development of  HIS. The score of HIS acceptance at Budi Rahayu Hospital is 70% based on 85% scenario that execute successfully. Based on system performance, continues maintenance and communication among implementation team, HIS can be accepted with condition of continuous improvement and adjustment.Conclusions: Active involvements and collaboration from developer team and hospital team, performance improvement and availability of the system is very crucial for user acceptance, satisfaction and overall success of HIS implementation. Keywords: HIS, Implementation, UAT</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-04-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/71310</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.71310</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 7, No 1 (2022); 32-41</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 7, No 1 (2022); 32-41</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/71310/33616</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/71310/19648</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/71311</identifier>
				<datestamp>2022-04-20T07:24:52Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Implementasi DHIS2 untuk Program Surveilans Kasus Gigitan Hewan Penyebab Rabies di Indonesia</dc:title>
	<dc:creator>Raharjo, Untoro Dwi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">GHPR dan rabies, Sistem informasi kesehatan, DHIS2, Survilans</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: Kegiatan surveilans GHPR dan rabies di Indonesia masih menggunakan cara manual. Kementerian Kesehatan dan UGM berupaya mengembangkan sistem informasi digital untuk kegiatan surveilans GHPR dan rabies dengan platform DHIS2 yang bernama eZoonosis. Sistem ini diharapkan dapat diimplementasikan secara nasional dan dijadikan sebagai pendukung keputusan pemangku kebijakan baik di tingkat pusat maupun daerah. Kegiatan pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan, mengimplementasikan serta mengevaluasi sistem informasi eZoonosis untuk penangan kasus GHPR dan rabies di Indonesia.  Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan desain action research dengan pengambilan data menggunakan mixed-method. Proses pengembangan meliputi satu siklus diagnosing, planning, implementing dan evaluationi. Data kualitatif diambil melalui diskusi, wawancara dan observasi sedangkan data kuantitatif diambil melalui kuesioner dan kuis pada platform khusus saat pelatihan secara daring. Data kemudian dianalisis secara deskriptif untuk memberikan gambaran proses tahapan pengembangan dan implementasi eZoonosisHasil: Evaluasi pelatihan daring menunjukkan hasil yang positif. Sistem eZoonosis mencakup pelaporan data individu dan agregrat tentang GHPR dan rabies yang dapat dimonitor secara real time dan didiseminasikan secara deskriptif guna membantu proses pengambilan kebijakan. Evaluasi implementasi menunjukkan masih terdapat kendala penggunaan sistem karena masalah jaringan, kesalahan server, masih menggunakan metode manual dan keterampilan pengguna yang belum maksimal.Kesimpulan: DHIS dapat digunakan sebagai sistem informasi surveilans rabies. Tantangan dan kendala yang ditemui selama pengembangan dan evaluasi sistem informasi eZoonosis membutuhkan pengembangan lebih lanjut</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-04-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/71311</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.71311</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 7, No 1 (2022); 11-24</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 7, No 1 (2022); 11-24</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/71311/33612</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/71312</identifier>
				<datestamp>2022-08-01T15:01:20Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Perancangan Implementasi Sistem Informasi Manajemen Klinik (Smartclinic) di Nima Medical and Rehabilitation Center Yogyakarta</dc:title>
	<dc:creator>Fitriana, Syarah Mazaya</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar belakang: Perkembangan teknologi yang pesat saat ini telah meliputi hampir seluruh bidang kehidupan manusia, tidak terkecuali di bidang kesehatan. S/eiring dengan perkembangan teknologi, fasilitas kesehatan termasuk didalamnya yaitu Klinik mempunyai kewajiban untuk menyelenggarakan rekam medis dan melaksanakan sistem rujukan dengan tepat. Sistem pelayanan di klinik Nima Medical and Rehabilitation Center masih belum belum menggunakan sistem informasi sehingga belum efektif dan efisien.Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian UCD (User Centered Design). UCD (User Centered Design) merupakan sebuah metode yang digunakan untuk pengembangan sistem yang berfokus pada tampilan pengguna.Hasil: Perancangan desain yang dibuat sudah sesuai dengan kebutuhan yang ada di Klinik. Beberapa yang di update dari sistem sebelumnya antara lain memasukkan profil klinik yang sesuai, menambah user pengguna Smartclinic, membuat desain tampilan dashboard klinik yang relevan sesuai dengan kebutuhan, menambah modul poli anak, poli kulit kelamin, fisioterapi, okupasi terapi dan terapi wicara, Melakukan customisasi master data. menambah master data disabilitas pada modul objektif, menambah diagnosis ICPC dan diagnosis naratif pada modul Asessment, menambah master data obat, vaksin dan tindakan, membuat desain tampilan dashboard tumbuh kembang anak yang diproyeksikan pada grafik Z-Score, menambahkan daftar gambar bagian tubuh manusia untuk dokumentasi klinik dengan gambar, menambahkan fitur pedigree (silsilah keluarga) dalam dokumentasi klinik. Kelebihan yang dimiliki Smartclinic antara lain sistem ini merupakan sistem cloud berbasis SAAS (software as a service) sehingga dapat dengan mudah menyesuaikan kebutuhan dari pengguna. Sistem ini memiliki sistem back end yaitu proses yang terjadi di belakang layar dan front end yaitu menggunakan pendekatan visual untuk merancang user interface dalam bentuk form.Kesimpulan: Dalam sistem informasi manajemen klinik ini dapat mempermudah dalam penulisan, penambahan, pengubahan dan pembuatan laporan klinik. Sehingga dengan kemudahan tersebut akan mengurangi risiko kesalahan pencatatan yang diakibatkan tidak atau kurang jelasnya informasi yang didapat agar pekerjaan lebih efektif dan efisiensi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-08-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/71312</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.71312</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 7, No 2 (2022); 38-52</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 7, No 2 (2022); 38-52</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/71312/34389</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/71321</identifier>
				<datestamp>2022-08-01T15:01:19Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Perancangan Desain User Interface Mobile Apps Pada Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu D.I.Y</dc:title>
	<dc:creator>nugroho, dwi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">SPGDT, mHealth, action research, System Usabiliy Scale</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Background: Emergency incidents that occur in Indonesia are increasing day by day, both emergency incidents due to traffic accidents and incidents due to disease. The Indonesian government issued PERMENKES number 19 of 2016 concerning the Integrated Emergency Management System, in the creation of the SPGDT it is expected to be able to handle emergency cases in an integrated manner so as to minimize cases of disability and death. The Yogyakarta Special Region Health Service is currently running well in the implementation of SPGDT, but currently, the SPGDT application does not have the Mobile-Apps feature, especially on the Tracking Ambulance menu. With the ambulance tracking menu, people can easily make ambulance calls based on emergency cases that occur and also people don't need to worry if they find an emergency incident but the ambulance doesn't come, with ambulance tracking people can also see the movement of an ambulance that is on &quot;standby&quot; or in the process of “evacuating” an emergency event. Methods: the method in this research is the action research method. This action research method was chosen because the stages of action research start from diagnosis, planning, action and evaluation. Results: the results of this study, at the stage of identifying needs based on user actors. At the planning stage, what data flows are designed, created and the features needed. At the action stage, it produces a user interface design with Figma. At the evaluation stage, the final prototype score was assessed based on the System Usability Scale (SUS) questionnaire with the final score on the driver page prototype getting a final score of 62, while the prototype for paramedics got a final score of 71. And finally, the general public prototype got a final score of 69Conclusions: The process of developing the design, planning and implementation of the mHealth application services requires the collaboration of various sectors, both from the user side from the health side. Feedback from various responses is the key to success to ensure the relevance and sustainability of the mHealth application services. Providing useful and easy-to-use and ensuring continuity of technical support can help smooth the process of using the mHealth application in day healthcare. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-08-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/71321</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.71321</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 7, No 2 (2022); 12-25</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 7, No 2 (2022); 12-25</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/71321/34359</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/71322</identifier>
				<datestamp>2022-12-15T05:50:01Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Platform WEB Based District Health Information System Versi 2 (DHIS2) dalam Pembuatan Disease Registry</dc:title>
	<dc:creator>wulandari, pradea</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Cancer, Epilepsy, COVID-19 Children, DHIS2</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Background: The development of information systems in Indonesia is now increasingly sophisticated and fast. One of the health information systems used in Indonesia and used as a data warehouse is DHIS2 (District Health Information System Version 2). The purpose of the DHIS2 version was to utilize modern technology with an independent web-based platform and database that facilitates efficient and effective management of national data and as a DHIS2 data warehouse it can be used to create an online-based disease registry form. At the hospital Dr. Sardjito, the disease registry form has not used an electronic form. So this study aims to collaborate between the Dr. Sardjito central general hospital and FKKMK UGM to create a disease registry form, which consists of a COVID-19 form in children, epilepsy form and cancer form, web-based using DHIS2.Methods: This type of research is action research (AR). This research was conducted at Dr. Sardjito Hospital, Jalan. Health No. 1 Sekip Sinduadi, Sleman Regency, Yogyakarta Special Region in 2021. This study uses secondary data obtained from Dr.Sardjito Hospital. Secondary data analysis is done by collecting data sources, creating files to import data into DHIS2 and creating visualizations and dashboards on DHIS2.Results: Compile data elements, option sets and indicators for the disease registry in the DHIS2 application. Create a registry form for cancer, COVID-19 in children and epilepsy in the DHIS2 application. Perform dual language metadata translation, namely English to Indonesian for the disease registry package. Display disease registry visualizations and dashboards and create disease registry packages to register epilepsy, covid-19 in children and cancer and the disease registry package has been published.Conclusions: Provide a form on DHIS2 for disease registration, provide a disease registration package in two languages, display visualizations and dashboards available on the DHIS2 application</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-12-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/71322</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.71322</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 7, No 3 (2022); 1-16</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 7, No 3 (2022); 1-16</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/71322/35311</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/71327</identifier>
				<datestamp>2022-10-06T09:07:24Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Interoperabilitas Aplikasi Pelayanan KIA Di Kulon Progo Sebagai Upaya Mendukung Continuum Of Care</dc:title>
	<dc:creator>Pradita, Riska</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Interoperabilitas, Digitalisasi Kesehatan, KIA, Continuum of Care</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: Pelayanan ibu, bayi baru lahir dan anak tidak dapat dipisahkan dalam perjalanan kehidupan dan kebutuhan perawatan kesehatan sesuai prinsip Continuum of Care. Di Kabupaten Kulon Progo sendiri telah mengembangkan aplikasi Bumilku untuk memantau kesehatan ibu hamil agar terhindar dari risiko kematian.Meskipun saat ini sudah banyak dilakukan pengembangan aplikasi KIA di tingkat daerah maupun pusat, akan tetapi masing-masing aplikasi masih terfragmentasi sehingga belum memfasilitasi prinsip Continuum of Care. Hal ini juga menyebabkan kebutuhan untuk memasukkan data secara berulang oleh petugas. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis kondisi digitalisasi pelayanan KIA serta mengidentifikasi tantangan dalam pelaksanaan sistem informasi kesehatan di Kulon Progo, kemudian mengusulkan sistem interoperabilitas antar aplikasi KIA khususnya di Kulon Progo (TemenKIA-Ku) yang diharapkan dapat memudahkan antar aplikasi KIA dapat bertukar data kesehatan sehingga petugas tidak perlu memasukkan data secara berulang yang berisiko terjadi dobel data.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode Action Research (AR).  Tahapan penelitian terbagi menjadi empat fase yakni (1) Diagnosing, (2) Action Planning, (3) Action Taking, dan (4) Evaluation. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode Studi Dokumentasi dan FGD.Hasil: Tantangan yang dihadapi dalam implementasi interoperabilitas aplikasi pelayanan KIA di Kulon Progo antara lain terkait pemanfaatan  standar internasional untuk pertukaran data seperti FHIR dan terminologi pertukaran data klinis (LOINC, SNOMED CT, dan lainnya), implementasikan kebijakan terkait integrasi dan interoperabilitas data serta diseminasi kepada pengembang, dan juga belum tersedianya sumber daya khusus yang akan menangani isu troubleshooting. Pada penelitian ini dilakukan interoperabilitas antar aplikasi pelayanan KIA yang tersedia di daerah/kabupaten dengan pusat/provinsi. Perancangan interoperabilitas TemenKIA-Ku menggunakan pendekatan standar pertukaran data HL7 FHIR. Tahapan interoperabilitas diawali analisis kebutuhan variable yang digunakan pada aplikasi TemenKIA-Ku, kemudian mapping elemen data ke dalam FHIR Resources, serta melakukan gap analysis, profiling, dan pengujian. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa sebanyak 92 % elemen data pada aplikasi TemenKIA-Ku disediakan pada FHIR Resources, sehingga  diperlukan penambahan extension elemen data baru sebanyak 8%.Kesimpulan: Melalui forum komunikasi dan workshop, masing-masing instansi dan pengembang yang terkait aplikasi pelayanan KIA melakukan komitmen dalam mengatasi tantangan pada interoperabilitas TemenKIA-Ku. Interoperabilitas TemenKIA-Ku menggunakan pendekatan standar pertukaran HL7 FHIR, SNOMED CT, LOINC, dan ICD. Simulasi pengujian fungsi interoperabilitas pelayanan KIA telah berhasil diterapkan, selanjutnya dapat dilakukan pengembangan implementasi interoperabilitas pada aplikasi pelayanan KIA di Kulon Progo.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-04-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/71327</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.71327</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 7, No 1 (2022); 42-53</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 7, No 1 (2022); 42-53</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/71327/33615</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/71333</identifier>
				<datestamp>2022-04-20T07:24:52Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Integrasi Data Pada Dashboard Sistem Kesehatan (DaSK) untuk Mendukung Analisa &amp; Visualisasi Sistem Rujukan</dc:title>
	<dc:creator>Hidayat, Andra Dwitama</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pengembangan, DaSK, Sistem Rujukan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: sistem rujukan pasien dirasakan masih belum efektif dan efisien, masih banyak masyarakat belum dapat menjangkau pelayanan kesehatan akibatnya terjadi penumpukan pasien di beberapa rumah sakit besar. DaSK merupakan sebuah portal yang dapat dijadikan rujukan untuk data-data mengenai pemetaan SDM, fasilitas pelayanan kesehatan, sarana dan prasarana, utilisasi, dan  alur rujukanMetode: Jenis penelitian ini adalah action research dengan pendekatan kuantitatif. Dashboard Sistem Kesehatan (DaSK) sebagai portal rujukan data-data terkait sistem kesehatan dalam penguatan jejaring rujukan Rumah Sakit di Daerah dikembangkan oleh Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM bekerjasama dengan Direktorat Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan RI.Hasil: Fitur DaSK Sistem Rujukan terdiri dari Skema Perujukan, Sarana, Sumber Daya Manusia, Utilisasi, Perujukan, dan Analisis. Sumber data DaSK Sistem Rujukan diperolah dari database aplikasi RS Online, ASPAK dan SI-SDMK milik Kementerian Kesehatan RI yang diintegrasikan ke database DaSK Sistem Rujukan melalui Application Programming Interface (API). Beberapa fitur seperti Sarana, Utilisasi, Perujukan dan Analisis yang dalam proses integrasi data, sehingga untuk fitur-fitur tersebut belum dapat ditampilkan hasil visualisasi dan analisisnya.Kesimpulan: DaSK Sistem Rujukan dapat menjadi referensi  untuk pemerataan layanan kesehatan di Indonesia dan meningkatkan aksesibilitas informasi layanan rujukan bagi masyarakat luas.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-04-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/71333</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.71333</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 7, No 1 (2022); 25-31</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 7, No 1 (2022); 25-31</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/71333/33613</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/71611</identifier>
				<datestamp>2022-12-15T05:50:01Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Desain Formulir Elektronik Assessment Terapi Pada Sistem Informasi Smartclinic Di Klinik Nima Medical And Rehabilitation Center Kotagede</dc:title>
	<dc:creator>Fitriana, Syarah Mazaya</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: Rekam medis elektronik merupakan sistem informasi Kesehatan terkomputerisasi yang berisi data sosial dan data medis pasien, serta dapat dilengkapi dengan sistem pendukung keputusan. Kllinik Nima Medical and Rehabilitation Center Kotagede untuk saat ini masih dalam tahap pengembangan untuk pelaksanaan rekam medis elektronik dalam waktu dekat, akan tetapi masih ada beberapa kekurangan dalam pengembangannya, salah satu kekurangan tersebut adalah belum adanya desain formulir assessment terapi wiacara anak dan terapi okupasi anak. Berdasarkan hal tersebut perlu adanya desain formulir elektronik assessment terapi wicara anak dan terapi okupasi anak untuk mendukung terlaksananya rekam medis elektronik di klinik Nima Medical And Rehabilitation Center Kotagede. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan data yang diperlukan untuk rancangan, menghasilkan   rancangan desain user interface formulir elektronik assessment terapi wiacara anak dan terapi okupasi anak serta uji coba desain tersebut di Klinik Nima Medical and Rehabilitation Center Kotagede.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Objek penelitian adalah formulir assessment terapi wicara dan terapi okupasi konvensional, subjek penelitian yaitu perekam medis, terapis wicara anak dan okupasi terapi serta dokter spesialis anak, Metode yang digunakan dalam perancangan ini yaitu menggunakan metode User Centered Design (UCD).Hasil: Hasil perancangan desain ini terdiri dari identifikasi kebutuhan data, rancangan use case diagaram dan user interface yang terdiri dari menu/dashboard, pelayanan, dan formulir assessment terapi wicara anak dan terapi okupasi anak.Kesimpulan: Rancangan desain di uji coba oleh responden sebanyak satu kali dan Rancangan user interface telah disetujui oleh pengguna serta mendapat umpan balik berupa usulan-usulan perbaikan dari pengguna..</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-12-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/71611</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.71611</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 7, No 3 (2022); 17-28</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 7, No 3 (2022); 17-28</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/71611/35313</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/72039</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:25:38Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Virtual Reality Tour  Sebagai Media Promosi Dan Pembelajaran Alur Pelayanan Rumah Sakit</dc:title>
	<dc:creator>Dewi, Tika Sari</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Background: The Budi Rahayu Regional General Hospital Magelang is a hospital that has only been established for 2 years, so information technology is needed that supports promotion and provides information related to service flow. Virtual Reality Tour has been considered as a very effective technology that is useful as a media for promotion and learning related to hospitals which is more interesting because it provides a real/immersive and interactive experience to users.Methods: Using the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) with 6 stages of multimedia development (concept, design, material collection, assembly, testing, distribution). Results: This research produces a website-based virtual reality tour. After that, user experience testing was carried out with benchmark results in the good category and positive impression values.Conclusion: Virtual reality tour can be used as a media for promotion and education of service flow in hospitals. The user experience in using virtual reality tours is that users feel they are in their original/immersive environment, can explore navigation freely so as to create interactive, practical learning, and create a feeling of security and comfort.Keywords: virtual reality tour, multimedia development life cycle, promotion of hospital service flow</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID">UNIVERSITAS GADJAH MADA</dc:contributor>
	<dc:date>2023-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/72039</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.72039</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 8, No 1 (2023); 21-31</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 8, No 1 (2023); 21-31</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/72039/36318</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/72042</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:25:38Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Virtual Hospital Video 360 Sebagai Media Interaktif-Promotif di Rumah Sakit Pratama Kota Yogyakarta</dc:title>
	<dc:creator>Fitriyah, Yuli</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Virtual Hospital, Video 360</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang : Rumah sakit merupakan tempat pemberi pelayanan kesehatan bagi orang-orang yang mengalami penurunan kesehatan, kecelakaan atau masalah kesehatan lainnya. Rumah sakit pratama Yogyakarta memiliki visi mengedepankan keamanan dan keselamatan pasien dan petugas dalam memberikan pelayanan, meningkatkan sarana dan prasarana sesuai standar serta mewujudkan manajemen rumah sakit yang unggul dan berbudaya.Rumah sakit pratama memiliki lokasi yang cukup luas dan memiliki beberapa keunggulan yang mungkin belum diketahui masyarakat Yogyakarta. Untuk mendukung hal tersebut, diperlukan media pengenalan keunggulan pelayanan yang digunakan sebagai media interaktif dan promotive bagi rumah sakit pratama Yogyakarta.Metode: Metode pada kegiatan ini menggunakan metode pengembangan multimedia yaitu Multimedia Development Life Cycle (MDLC).Hasil: Virtual hospital berbasis video 360 ini dibuat dengan 6 tahapan sesuai dengan metodologi MDLC. Pada tahap concept, peneliti melakukan analisis kebutuhan terhadap topik yang akan dimunculkan dan diperlukan oleh rumah sakit pratama berikut tujuan dan sasaran pengguna video ini. Tahapan terpenting dalam proses MDLC ini adalah tahap design yaitu pembuatan storyboard sebagai dasar atau acuan dalam proses pembuatan virtual hospital berbasis video 360 dan kemudian dilakukan assembly dan testing. Untuk distribusi video ini akan didistribusikan melalui media youtube dan website rumah sakit pratama Yogyakarta.Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan telah berhasilnya pembuatan virtual hospital berbasis video 360 sebagai media alternatif penyampaian informasi layanan unggulan di rumah sakit pratama Yogyakarta. Dengan adanya media promotive-interaktif ini diharapkan dapat mendukung pelayanan sesuai dengan motto rumah sakit yaitu melayani dengan professional</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/72042</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.72042</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 8, No 1 (2023); 32-45</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 8, No 1 (2023); 32-45</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/72042/36319</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/72268</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:25:38Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Perancangan Model Dashboard Untuk Pelaporan dan Visualisasi Data Kesehatan Sebagai Sistem Monitoring  di Dinas Kesehatan Gunungkidul</dc:title>
	<dc:creator>Hizriansyah, Hizriansyah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Dashboard Pelaporan, Visualisasi Data Kesehatan, Monitoring, Google Data Studio</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: Penggunaan data menjadi sangat penting untuk monitoring dan mendukung proses pengambilan keputusan kesehatan masyarakat yang semakin kompleks. Data dimanfaatkan baik pada tingkat daerah, negara maupun global. Ada banyak data yang tersedia yang tidak benar-benar diterjemahkan kedalam lebih banyak program dan kebijakan berbasis bukti. Diperlukan keterampilan manajemen dan analisis data untuk mengubah data menjadi informasi dan pengetahuan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain tinjauan pustaka dari beberapa artikel dan pencarian situs web dashboard tentang visualisasi data kesehatan sebagai referensi perancangan model dashboard yang sederhana dan mudah dimenegeti. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan dengan menelaah dan menganalisis dataset penggunaan SIMPUS berbasis aplikasi smarthealth. Hasil: Tampilan di desain modular yang terdiri dari lima menu utama dan submenu yaitu laman utama, puskesmas, derajat kesehatan, upaya kesehatan dan SPM. Pada penelitian ini lebih fokus pada SPM. Tampilan modular dipilih untuk memudahkan penyajian data dan meminimalisir kesulitan dalam interpretasi data, dan juga untuk memastikan bahwa desain dapat diadopsi dan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi kedepan. Kesimpulan: Memasukkan teknik reporting dashboard dan visualisasi data dasar di Puskesmas harus menjadi bagian dari upaya pengembangan kapasitas program dan pendekatan yang disengaja untuk memfasilitasi dalam memonitoring data sebagai upaya untuk mendorong pengambilan keputusan berbasis bukti.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/72260</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.72268</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 8, No 1 (2023); 1-9</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 8, No 1 (2023); 1-9</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/72260/36320</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/72274</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:25:38Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Implementasi Rekam Medis Elektronik Berkontribusi pada Peningkatan Biaya Operasional di RSUP Surakarta</dc:title>
	<dc:creator>Perwirani, Resia</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Rekam Medis Elektronik; Biaya Operasional; Analisis Efektivitas Biaya</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar belakang: Rumah Sakit termotivasi mengimplementasikan RME karena adanya harapan manfaat yang didapatkan termasuk RSUP Surakarta yang mulai menerapkan RME di Unit Rawat Jalan sejak April 2022. Implementasi RME memerlukan analisis mendalam berkaitan dengan dampak positif maupun negatif yang mengiringinya, dalam hal ini terkait dengan biaya operasional yang dikeluarkan sebagai sarana evaluasi dan pembelajaran yang bermanfaat untuk bahan pengambilan keputusan strategis.Metode: Jenis penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif, peneliti menggambarkan biaya operasional sebelum dan sesudah implementasi RME, kemudian memperkaya analisis dengan data kualitatif. Penelitian dilaksanakan di RSUP Surakarta, dengan waktu pelaksanaan April - September 2022. Cara pengumpulan data melalui telaah dokumen dan wawancara. Objek dalam penelitian ini adalah data besaran biaya yang dianggarkan pada unit rekam medis dan unit rawat jalan untuk rencana belanja tahunan. Subjek dalam penelitian ini adalah para pemangku kepentingan serta para pengguna yang terkait implementasi RME.Hasil: Implementasi RME berkontribusi pada peningkatan biaya operasional di RSUP Surakarta dengan total sebesar 56%. Narasumber menganggap bahwa implementasi RME dapat menghemat penggunaan kertas. Temuan yang kontradiktif menunjukkan adanya lag-effect, yang dapat diartikan sebagai jeda waktu kemanfaatan implementasi teknologi dapat dirasakan. Strategi RSUP Surakarta dalam implementasi RME meliputi penggunaan OSS untuk penghematan biaya. Selain itu perencanaan pengembangan RME menjadi bagian tak terpisahkan dari Renstra Rumah Sakit, yang disusun dengan timeline waktu, sesuai kompleksitas rumah sakit. Kesimpulan: RSUP Surakarta belum menginisiasi penghitungan cost-effectiveness analysis. Peneliti merekomendasikan RS melaksanakan penghitungan dengan metode yang paling memungkinkan, untuk mengetahui efektivitas biaya dalam implementasi RME, sehingga dapat digunakan untuk bahan perencanaan pengembangan RME kedepan.Kata kunci: Rekam Medis Elektronik, Biaya Operasional, Analisis Efektivitas Biaya</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/72274</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.72274</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 8, No 1 (2023); 10-20</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 8, No 1 (2023); 10-20</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/72274/36317</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/72280</identifier>
				<datestamp>2024-11-06T06:38:19Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Implementasi Kebutuhan dan Uji Kelayakan Aplikasi SMARTHEALTH di Klinik Dokter Keluarga Korpagama</dc:title>
	<dc:creator>Suryandari, Putri Indra</dc:creator>
	<dc:creator>Hariyanto, Sunandar</dc:creator>
	<dc:creator>Roeswara, Elsa Rossa</dc:creator>
	<dc:creator>Sanjaya, Guardian Yoki</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Smarthealth, Implementasi, Pengujian black box</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: Penggunaan teknologi informasi memiliki pengaruh besar dalam pelayanan kesehatan. Upaya strategis perlu dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dengan memberikan informasi yang mendukung layanan kesehatan sesuai perkembangan teknologi. Klinik Dokter Keluarga Korps Pegawai Universitas Gadjah Mada (Korpagama) merupakan fasilitas kesehatan tingkat pertama yang melakukan pelayanan medis dasar. Sistem pendokumentasian kesehatan pasien di Klinik Dokter Keluarga Korpagama masih berbasis kertas dan berencana melakukan dokumentasi kesehatan pasien berbasis elektronik dengan mengimplementasikan aplikasi SMARTHEALTH. Aplikasi SMARTHEALTH sudah mampu melakukan proses bridging dengan P-Care. Saat ini, aplikasi SMARTHEALTH masih dalam proses pengembangan dan penyesuaian kebutuhan. Diperlukan uji coba untuk memastikan bahwa fungsi-fungsi tersebut dapat berjalan sebagaimana mestinya. Metode black box testing merupakan salah satu pengujian untuk unit terkecil berdasarkan modul yang dibuat apakah hasil dari pengujian tersebut sesuai dengan proses bisnis yang diinginkan.Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain penelitian action research. Tahapan action research dalam penelitian ini adalah diagnosing action, planning action, taking action, dan evaluating action.Hasil: Salah satu kebutuhan data yang perlu ada dalam Klinik Dokter Keluarga Korpagama adalah riwayat kesehatan keluarga pasien (Family Histories) dan penggunaan klasifikasi berdasarkan ICPC-2 karena Klinik Dokter Keluarga Korpagama merupakan klinik dokter keluarga. Peneliti membuat rancangan tampilan family histories, subjectif, assesment dan planning yang dapat menampilkan klasifikasi dan kodefikasi penyakit berdasarkan ICPC-2 dan ICD-10 secara otomatis pada saat user menginputkan diagnosis pada form pemeriksaan umum. Tim teknis DHIS 2 SIMKES UGM membuat sistem informasi sesuai dengan hasil analisis kebutuhan dan rencana penyelesaian masalah namun masih memerlukan beberapa perbaikan. Pada tahap evaluasi, pengujian terhadap aplikasi SMARTHEALTH dilakukan untuk menganalisis kesalahan dan jenis perbaikan yang akan dilakukan.Kesimpulan: SIMKlinik Dokter Keluarga Korpagama belum dapat diimplementasikan kepada pengguna karena masih terdapat beberapa form yang belum sesuai dengan kebutuhan pengguna. Sedangkan semua hasil pengujian test case berdasarkan fungsionalitas pada aplikasi SMARTHEALTH menujukkan tingkat kesesuaian dengan harapan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-11-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/72280</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.72280</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 9, No 2 (2024); 74-83</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 9, No 2 (2024); 74-83</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/72280/40409</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/72386</identifier>
				<datestamp>2022-12-20T14:54:06Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Kajian Kegunaan Dan Kelayakan Konsep Sistem Rekam Medis Elektronik (Rme) Sebagai Portofolio Pendidikan Profesi Kedokteran</dc:title>
	<dc:creator>Prasetyawati, Dini</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">ABSTRAKLatar belakang: Adanya peningkatan transisi penggunaan rekam medis konvensional yang berbasis kertas menjadi rekam medis elektronik sebagai salah satu solusi untuk peningkatan kualitas dan keselamatan dalam penanganan pasien di fasilitas kesehatan. Sebagai bagian dari roadmap kegiatan pengembangan dan pemanfaatan Big Data dan untuk mendukung kegiatan pendidikan profesi kedokteran di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FKKMK UGM), maka dikembangkan suatu konsep rekam medis elektronik untuk dokter muda yang juga diharapkan dapat digunakan sebagai portofolio selama dokter muda menjalani masa pendidikan profesi di FKKMK UGM.Metode: Merupakan penelitian mixed-methods yang dilakukan kepada 18 orang dokter muda yang sedang menjalani koasistensi di Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKKMK UGM. Secara kuantitatif menggunakan Post-Study System Usability (PSSUQ) Versi 3 yang terdiri dari 16 pertanyaan, dinilai dengan skala Likert 7 poin. Focus Group Discussion (FGD) dan wawancara mendalam dilakukan untuk penilaian secara kualitatif.Hasil: Dari hasil skor rata-rata PSSUQ Versi 3, aspek kepuasan keseluruhan terhadap sistem (mean 5,45 SD 0,46), kegunaan sistem (mean 5,60, SD 0,17), kualitas informasi (mean 5,28, SD 0,60) dan kualitas antarmuka (mean 5,46, SD 0,66). Artinya dokter muda merasa cukup puas dengan konsep sistem RME yang sedang dikembangkan. Hasil FGD dan wawancara mendalam menunjukkan bahwa sistem RME ini layak dan dapat digunakan dalam kegiatan koasistensi di rumah sakitKesimpulan: Konsep sistem RME dan fitur-fitur yang tersedia didalamnya dinilai sudah cukup baik dan layak digunakan untuk mendukung kegiatan pendidikan profesi kedokteran sebagai portofolio dokter muda.Kata kunci: rekam medis elektronik, post-study system usability, usability evaluation, feasibility evaluation, pendidikan profesi kedokteran ABSTRACTBackground: The transition from paper-based medical record to electronic medical record (EMR) as one of the method to improve the quality and safety of patient care in medical facilities has increased. In an educational scope, as a part of the roadmap for the development and utilization activities of Big Data in Faculty of Medicine, Public Health and Nursing Universitas Gadjah Mada and to support medical education in Academic Health System, we developing an EMR system concept for medical students as a medical education portfolio.Methods: This is a mixed-methods study with 18 medical students who are currently on a clerkship at the Department of Child Health, Faculty of Medicine, Public Health and Nursing Universitas Gadjah Mada as respondents. A quantitative assesment using Post-Study System Usability (PSSUQ) Version 3 which consists of 16 questions, assessed with a 7-point Likert scale. Focus Group Discussion (FGD) and in-depth interviews were conducted for a qualitative assessment.Results: The mean score of PSSUQ Version 3 are quite high for the aspect of overall satisfaction with the system (mean 5.45 SD 0.46), system usefulness mean (5,60, SD 0,17), information quality (mean 5,28, SD 0,60) and interface quality (mean 5,46, SD 0,66). It means the medical students are quite satisfied with the concept of EMR system that is being developed. The results of the FGD and in-depth interviews showed that the concept of EMR system was feasible and can be use in medical educationConclusions: The features and concept of RME system that are feasible and good enough can be use to support medical education as a medical education portfolio purpose.Keywords: electronic medical record, post-study system usability, usability evaluation, feasibility evaluation, medical education </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-12-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/72386</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.72386</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 7, No 3 (2022); 43-52</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 7, No 3 (2022); 43-52</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/72386/35407</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/73392</identifier>
				<datestamp>2022-08-01T15:01:19Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Privasi Data Aplikasi dan Website untuk  Penanganan COVID-19 menggunakan Framework Socio-Technical For Digital Contact Tracing di Daerah Istimewa  Yogyakarta</dc:title>
	<dc:creator>Nadi, Danu Tirta</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Privasi data, Contact tracing, Socio-Technical for Digital Contact Tracing</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang : Munculnya banyak aplikasi contact tracing yang dikembangkan dengan cepat dan mengambil sumber data publik, banyak pengembang yang tidak memperhatikan aspek sosial dan ekonomi yang berdampak pada hak fundamental, privasi, keadilan. Oleh karena itu penting untuk dilakukan analisis terkait dengan kegunaan, kebutuhan, dan efektivitas dari aplikasi yang memiliki fitur contact tracing, serta dampak pada sistem sosial ekonomi, mengingat aplikasi yang memiliki fitur contact tracing dapat dijadikan contuh untuk penggunaan teknologi invasif serupa di masa mendatang, bahkan setelah pandemic COVID-19. Untuk mendukung hal tersebut diperlukan Analisis berdasarkan Framework Socio-Technical for Digital Contact Tracing dari Aplikasi dan Website untuk Penanganan COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta.Tujuan: Mengetahui potensi keberlangsungan inovasi digital COVID-19 dari aplikasi contact tracing terhadap penanganan kasus COVID-19 dan Menghasilkan tingkat kesesuaian aplikasi Jogja Pass dengan kriteria Framework Socio-Technical for Digital Contact Tracing.Metode : Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan deskreview dan wawancara. Anlaisis data dilakukan secara kualitatif untuk melihat pengembangan inovasi digital COVID-19.Hasil : Penyebaran COVID-19 Semakin Masif Melatarbelakangi Beberapa Sektor untuk Memberikan Inovasi Digital terkait Aplikasi Contact Tracing Perbandingan Aplikasi Contact Tracing COVID-19 yang Digunakan oleh Publik didapati bahwa aplikasi PeduliLindungi memiliki jumlah pengguna terbanyak jika dibandingkan oleh aplikasi Jogja Pass, Cared+, dan Bersatu Lawan COVID-19. Sehingga dapat diketahui bahwa aplikasi PeduliLindungi merupakan aplikasi yang penggunaannya paling tinggi di masyarakat. Banyaknya pengembang aplikasi contact tracing yang tersedia terdapat tumpang tindih aplikasi contact tracing Milik Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat didapati tujuan yang menyerupai antara satu aplikasi dengan aplikasi lainnya. Dalam hal ini aplikasi yang dimiliki oleh pemerintah pusat yaitu aplikasi PeduliLindungi lebih diutamakan penggunaannya dilihat dari cakupan pengguna dan dari kekuatan kebijakan yang mengatur aplikasi tersebut.Kesimpulan: Penggunaan aplikasi Jogja Pass menjadi salah satu cara yang dipilih Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta dalam menekan angka penularan COVID – 19 di DIY namun aplikasi Jogja Pass perlu dipertimbangkan untuk digunakan di masyarakat karena secara implikasi baik dari segi fitur, fungsi dan keamanan yang didapatkan masih tergolong sedikit bagi masyarakat dibandingkan dengan aplikasi milik pemerintah pusat yaitu aplikasi PeduliLindungi kemudian Peran dari sektor kesehatan belum banyak terlibat dalam pengembangan aplikasi Jogja Pass sehingga tidak adanya integrasi data yang baik dari Kominfo dengan Dinas Kesehatan maupun sebaliknya dan Penggunaan Framework Socio-Technical for Digital Contact Tracing dapat mengevaluasi penggunaan aplikasi untuk contact tracing. Kata Kunci: Privasi data, Contact tracing, Socio-Technical for Digital Contact Tracing</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-08-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/73392</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.73392</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 7, No 2 (2022); 26-37</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 7, No 2 (2022); 26-37</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/73392/34388</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/73666</identifier>
				<datestamp>2022-08-01T15:01:21Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Tingkat Kesiapan implmentasi Tanda Tangan Digital Untuk Autentikasi Dokumen Rekam Medis ELektronik di Instalasi Rawat Jalan RSUD Kota Yogyakarta</dc:title>
	<dc:creator>Fitriyah, Yuli</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Rekam Medis Elektronik, Tanda Tangan Digital, DOQ-IT</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang: Dalam transaksi rekam medis elektronik, penggunaan tanda tangan digital berfungsi sebagai alat untuk autentikasi dan verifikasi atas identitas penandatanganan serta keutuhan dan keautentikan informasi elektronik. Setiap penyelenggara sistem elektronik harus menyelenggarakan sistem elektronik secara andal dan aman serta bertanggungjawab terhadap beroperasinya sistem elektronik sebagaimana mestinya jaminan keamanan dan kehandalan sistem elektronik dalam praktek pelayanan kesehatan. RSUD Kota yogyakarta telah mengimplementasikan electronic medical record untuk mendukung paperless pelayanan kesehatan di instalasi rawat jalan. Dalam rangka mendukung rencana penerapan tanda tangan digital diperlukan analisis kesiapan baik dari aspek organisasi, sumber daya manusia, dan infrastruktur rumah sakit.Tujuan: Melakukan analisis kesiapan implementasi tanda tangan digital dan membuat rekomendasi langkah-langkah rencana implementasi tanda tangan digital untuk autentikasi dokumen rekam medis elektronik di instalasi rawat jalan RSUD Kota Yogyakarta.Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian mixed method dengan desain sekuensial eksploratori.  Penelitian ini dilakukan dengan metode wawancara mendalam kepada responden dan mengukur tingkat kesiapan penerapan tanda tangan digital menggunakan the EHR Assessment and readiness starter assessment instrument by DOQ-IT.Hasil: RSUD Kota Yogyakarta telah mengimplementasikan tanda tangan elektronik (scan) pada rekam medis elektronik. Dalam pelaksanaannya, terdapat kendala seperti tanda tangan tertukar dan tidak muncul pada saat dibutuhkan. Hasil analisis kesiapan pada sumber daya manusia dinilai cukup siap, namun sosialisasi dan literasi mengenai mekanisme tanda tangan digital harus ditingkatkan. Skor kesiapan pada komponen budaya kerja organisasi dinilai cukup siap, namun terdapat kekhawatiran terkait aspek keamanan data. Pada komponen tata kelola dan kepemimpinan memiliki skor tertinggi dalam kesiapan penerapan tanda tangan digital. Namun, belum adanya roadmap khusus perencanaan tanda tangan digital menjadi fokus utama yang harus dilakukan untuk memudahkan proses keberlanjutan pengurusan penerapan tanda tangan digital. Skor pada komponen infrastruktur dinilai cukup siap dalam mengimplementasikan tanda tangan digital, namun perlu dilakukan uji keamanan sistem untuk mendukung keandalan sistem informasi elektronik.Kesimpulan: Tingkat kesiapan RSUD Kota Yogyakarta adalah 81.83 dan berada pada range II, yaitu cukup siap untuk menerapkan tanda tangan digital pada dokumen rekam medis elektronik. Namun terdapat beberapa rekomendasi yang harus dilakukan untuk menjawab tantangan sistem keamanan dan keberlanjutan implementasi tanda tangan digital pada dokumen rekam medis. Rekomendasi tersebut adalah  kesiapan aspek aplikasi, kesiapan aspek pengguna dan kesiapan aspek regulasi. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-08-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/73666</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.73666</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 7, No 2 (2022); 53-68</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 7, No 2 (2022); 53-68</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/73666/34394</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/74087</identifier>
				<datestamp>2024-11-06T06:38:20Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Penerimaan Sistem Informasi Rumah Sakit di Unit Rawat Inap RSUD Mas Amsyar Kasongan Kalimantan Tengah</dc:title>
	<dc:creator>Alberto, Febry</dc:creator>
	<dc:creator>Pertiwi, Ariani Arista Putri</dc:creator>
	<dc:creator>Puspandari, Diah Ayu</dc:creator>
	<dc:creator>Marthias, Tiara</dc:creator>
	<dc:creator>Sanjaya, Guardian Yoki</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">SIMRS, UTAUT, Penerimaan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang: RSUD Mas Amsyar Kasongan merupakan salah satu rumah sakit di Provinsi Kalimantan Tengah yang baru mulai menerapkan SIMRS. Berdasarkan pengamatan awal dengan penanggung jawab SIMRS RSUD Mas Amsyar Kasongan masih terdapat kendala terkait niat menggunakan dan penggunaan SIMRS. Maka berdasarkan beberapa hal diatas peneliti tertarik untuk melihat penerimaan petugas medis di Unit Rawat Inap terhadap SIMRS di RSUD Mas Amsyar Kasongan, selain itu juga sejak penerapannya belum pernah dilakukan evaluasi secara mendalam terhadap pengguna di unit rawat inap oleh pihak manajemen rumah sakit.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerimaan petugas pada unit Rawat Inap terhadap penerapan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIMRS) dengan metode Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) di RSUD Mas Amsyar Kasongan.Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif non eksperimental dengan desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dan subyek penelitian sebanyak 77 responden untuk pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala likert. Teknik analisis data yang digunakan dengan three box method dan SEM-PLS.Hasil: Hasil analisis menggunakan teknik three box method bahwa dari seluruh variable yang diteliti bahwa penerimaan petugas unit rawat inap RSUD Mas Amsyar Kasongan terhadap SIMRS berada dalam kategori baik. Dan berdasarkan analisis SEM-PLS menunjukan faktor performance expectancy dengan P-value 0,145 dan effort expectancy dengan P-value 0,254 tidak berpengaruh secara signifikan terhadap niat menggunakan SIMRS (behavioral intention) akan tetapi faktor social influence dengan P-value 0.018 dan self efficacy dengan P-value 0.025 berpengaruh secara signifikan terhadap niat menggunakan SIMRS (behavioral intention) sedangkan pada penggunaan SIMRS (Use Behaviour) dipengaruhi secara signifikan oleh facilitating condition dengan P-value 0,024, temuan lainnya menunjukan jika self efficacy berpengaruh secara signifikan terhadap effort expectancy dengan P-value 0.000 namun tidak berpengaruh secara signifikan terhadap penggunaan SIMRS (Use Behaviour) dengan P-value 0,148. Niat menggunakan SIMRS (behavioral intention) berpengaruh secara signifikan terhadap penggunaan SIMRS (Use Behaviour) dengan P-value 0.000. Pada analisis variabel moderasi menunjukan bahwa Umur (age) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap seluruh variable penelitian.Kesimpulan: Secara keseluruhan penerimaan SIMRS di unit Rawat Inap RSUD Mas Amsyar Kasongan masuk dalam kategori baik. Namun masih diperlukan upaya mempertahankan dan meningkatkan penerimaan dan penggunaan SIMRS secara berkelanjutan di RSUD Mas Amsyar Kasongan, berdasarkan hal tersebut dengan menggunakan analisis IPMA maka menghasilkan beberapa rekomendasi yang dapat dilakukan manjemen rumah sakit, yakni mengadakan kegiatan pelatihan SIMRS rutin, penambahan SDM IT , serta legitimasi kebijakan terkait SIMRS termasuk mekanisme reward and punishment.Kata Kunci : SIMRS, UTAUT, Penerimaan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-11-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/74087</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.74087</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 9, No 2 (2024); 84-98</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 9, No 2 (2024); 84-98</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/74087/40408</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/74602</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:25:20Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Pola Spasial Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Provinsi D.I.Yogyakarta</dc:title>
	<dc:creator>Sari, Rizky Yuspita</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Sistem informasi geografis, Moran's I, Kecelakaan Lalu Lintas</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang: Kasus kecelakaan lalu lintas perlu perhatian khusus karena sering mengakibatkan kematian, cedera atau kematian manusia di seluruh dunia. Kematian akibat kecelakaan lalu lintas berada diurutan ke delapan dari total kematian dunia dan menjadi penyebab utama kematian pada usia muda. Sudah banyak penelitian kasus Kecelakaan di beberapa Kabupaten di Provinsi DIY yang menggunakan pemetaan untuk melihat sebaran dan pengelompokkan kasus, namun sejauh ini belum ada yang memanfaatkan data SPGDT Provinsi DIY untuk kasus seluruh Provinsi DIY. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi persebaran kasus kecelakaan lalu lintas dan pelayanan ambulan darurat untuk menurunkan kasus kecelakaan lalu lintas di Provinsi DIY.Metode: Penelitian ini menggunakan data Kecelakaan lalu lintas pada SPGDT Provinsi DIY tahun 2019-2020 dan survei lapangan pada Januari- April 2022. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan metode spasial autokorelasi (Moran's I) yang di petakan dalam bentuk peta tematik.Hasil: Pola persebaran kasus kecelakaan lalu lintas di Provinsi DIY berdasarkan analisis spasial autokorelasi Morans'Saya menunjukkan pola mengelompokkan. Daerah yang memiliki kerawanan tinggi berada di kecamatan Bantul. Selain itu, hasil pemetaaan menunjukkan fasilitas kesehatan dan darurat darurat masih belum merata di seluruh daerah di Provinsi DIY.Kesimpulan: Terdapat pengelompokan kasus kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bantul berdasarkan analisa spasial. Perlu dilakukan intervensi lebih lanjut terkait variabel lain yang menyebabkan kasus kerawanan kecelakaan lalu lintas</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-08-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/74602</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.74602</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 8, No 2 (2023); 22-31</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 8, No 2 (2023); 22-31</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/74602/37266</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID">Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta</dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID">Data Kasus Kecelakaan lalu Lintas Di Provinsi DIY tahun 2019-2020</dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/75728</identifier>
				<datestamp>2023-08-31T16:58:09Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Perancangan Prototipe Dashboard Pasien pada Klinik Kecantikan : Studi Kasus Klinik S</dc:title>
	<dc:creator>Luckyarno, Miftah Adiyaksa</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">dashboard, sus, prototipe</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: Klinik kecantikan menjadi klinik yang popular di era modern. Klinik S merupakan salah satu klinik kecantikan yang sudah memanfaatkan sistem informasi tetapi masih terdapat kekurangan yaitu belum adanya dashboard pasien yang nantinya dapat membantu dokter untuk pengambilan keputusan. Sehingga diperlukan perancangan prototipe dashboard pasien yang diharapkan dapat membantu pengambilan keputusan dokter.Metode: Perancangan dashboard pasien menggunakan pendekatan User-Centered Design yang berfokus pada pengguna. Klinik S membutuhkan dashboard pasien yang dapat menampilkan profil pasien, riwayat foto pasien, riwayat pembelian pasien, rekam medis pasien. Prototipe dashboard pasien dirancang menggunakan figma yang selanjutnya akan dievaluasi menggunakan System Usability Scale (SUS).Hasil: Prototipe dashboard pasien sudah sesuai dengan kebutuhan Klinik S yaitu menampilkan profil pasien, Riwayat foto pasien, Riwayat pembelian pasien, dan juga rekam medis pasien. Rata-rata skor SUS untuk dashboard pasien adalah 77,3, masuk dalam kategori grade B dan kategori “Good” dengan penerimaan oleh pengguna yang baik.Kesimpulan: Dashboard pasien dapat dikatakan sudah sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh Klinik S dan mempunyai tingkat penerimaan yang terbilang baik. Pengembangan dashboard pasien perlu dilanjutkan untuk menghasilkan dashboard pasien yang maksimal dalam membantu dokter mengambil keputusan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-08-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/75728</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.75728</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 8, No 2 (2023); 1-4</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 8, No 2 (2023); 1-4</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/75728/37262</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/75728/22111</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/75738</identifier>
				<datestamp>2022-12-15T05:50:01Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Solusi Deteksi Dini Resiko COVID 19 menggunakan Smart Watch</dc:title>
	<dc:creator>Ricki, Agustinus Verry</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">telehealth, telemedicine, smart Watch, covid 19</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Solusi Deteksi Dini Resiko COVID 19 menggunakan Telemedicine dan juga Telehealth dengan kombinasi keduanya dipadu dengan teknologi Mobile Apps dan Web Apps menjadi Sarana didalam mengatasi Solusi Deteksi Dini Resiko COVID 19.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-12-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/75738</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.75738</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 7, No 3 (2022); 39-42</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 7, No 3 (2022); 39-42</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/75738/35316</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/75976</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:25:38Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Upaya Aksesibilitas Data Kesehatan Pasien Untuk Pemantauan Kesehatan Secara Mandiri: Interoperabilitas e-PHR</dc:title>
	<dc:creator>Pradita, Riska</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Interoperabilitas, Personal Health Record, Aksesibilitas, Action Research</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: Melalui kemudahan untuk dapat memelihara catatan pemeriksaan medisnya sendiri dan menentukan hak akses dalam memiliki data pribadi, maka pasien dapat memanfaatkan akses tersebut untuk meningkatkan kesehatan dan mengelola penyakitnya sendiri. Namun, saat ini masyarakat masih kesulitan dalam mengakses data kesehatannya. Data yang diambil dalam EHR hanya dapat diakses oleh fasilitas kesehatan, sedangkan pasien tidak memiliki akses bahkan terhadap data kesehatannya sendiri. Melalui PHR, pasien dapat mengakses hasil tes laboratorium dengan cepat, serta melihat riwayat pemeriksaan dan pengobatan. Dalam pelaksanaannya seringkali fasilitas kesehatan tidak membagikan data pasien mereka. Selain itu, catatan kesehatan biasanya disimpan dalam standar yang berbeda pada masing-masing fasilitas kesehatan, sehingga kesulitan untuk pertukaran catatan kesehatan antar fasilitas kesehatan. Padahal, idealnya berbagai layanan sistem informasi dapat saling bertukar data untuk memperoleh data pasien secara komprehensif dan longitudinal. Sejalan dengan hal tersebut, laboratorium SIMKES UGM mengembangkan aplikasi Nusacare, yaitu bentuk digitalisasi dari PHR yang bertujuan memantau kesehatan individu. Agar pengguna dapat mengakses data kesehatannya dari rekam kesehatan elektronik di fasilitas kesehatan maka diperlukan perancangan sistem interoperabilitas.Metode: Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan desain penelitian action research. Tahapan penelitian terbagi menjadi empat fase yakni (1) Diagnosing Action, (2) Planning Action, (3) Taking Action, dan (4) Evaluation. Cara pengumpulan data dengan metode wawancara mendalam, FGD, dan studi dokumen.Hasil: Tahap diagnosing dengan mengidentifikasi tantangan dalam hal teknis maupun non teknis, serta menganalisis kebutuhan pengguna terkait fitur, standar data dan interoperabilitas aplikasi e-PHR sesuai kebutuhan. Pada tahap planning melalui pemetaan dan gap analysis elemen data yang mengacu standar interoperabilitas HL7 FHIR R4 version menghasilkan profile sistem interoperabilitas yang diunggah dan divalidasi oleh platform Simplifier.net, serta berhasil diuji coba pada aplikasi PHR Nusacare. Pada tahap evaluasi, keseluruhan pengguna menyatakan sistem interoperabilitas bermanfaat terhadap kemudahan akses data kesehatan, membantu pasien dalam melakukan pemantauan kesehatan mandiri, serta mendukung kolaborasi internal organisasi, tetapi terkendala pada interoperabilitas ke organisasi external lainnya yang tidak saling membuka akses untuk interoperabilitas.Kesimpulan: Sistem interoperabilitas e-PHR dapat memberikan manfaat khususnya bagi pasien untuk memudahkan mengakses data kesehatannya dari rekam kesehatan elektronik di fasilitas kesehatan, dengan mendapatkan informasi kesehatan yang dibutuhkan akan membantu pasien dalam melakukan pemantauan kesehatan secara mandiri sehingga perawatan kesehatan pada pasien dapat berkesinambungan. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/75976</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.75976</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 8, No 1 (2023); 46-56</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 8, No 1 (2023); 46-56</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/75976/36321</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/76168</identifier>
				<datestamp>2022-12-15T05:50:01Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Mekanisme Sistem Elektronik Pengelolaan dan Pelaporan Data Vaksin COVID-19 di Rumah Sakit Gatoel Mojokerto Tahun 2022</dc:title>
	<dc:creator>Sidjabat, Forman Novrindo</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Sistem informasi kesehatan, rekam medis elektronik, vaksinaasi COVID-19</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: Rumah sakit sebagai pelaksana vaksinasi harus melaporkan data kunjungan pasien vaksin untuk mengetahui capaian program vaksinasi baik berdasarkan jenis fasilitas penyelenggara kegiatan vaksinasi maupun wilayah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme pengelolaan dan pelaporan data vaksin dengan sistem elektronik di Rumah Sakit Gatoel Mojokerto tahun 2022.Metode: Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif dengan subjek dua petugas perekam medis dan informasi kesehatan. Informasi dikumpulkan dengan metode observasi nonpartisipatif dan wawancara mendalam.Hasil: Kegiatan pengelolaan dan pelaporan data vaksin COVID-19 di Rumah Sakit Gatoel Mojokerto mengintegrasikan tiga system yaitu SIMRS menghasilkan laporan harian vaksinasi untuk Direktur Rumah Sakit Gatoel Mojokerto, sistem primary care vaksinasi BPJS untuk klaim biaya vaksin dan pengadaan vaksin, sistem gayatri Kota Mojokerto untuk laporan pemantauan capaian program vaksinasi ke Dinkes Kota Mojokerto. Sistem informasi pengelolaan dan pelaporan data vaksin di Rumah Sakit Gatoel Mojokerto menerapkan model desentralisasi.Kesimpulan: Mekanisme kegiatan pengelolaan dan pelaporan data vaksin COVID-19 di Rumah Sakit Gatoel Mojokerto merupakan bentuk integrasi tiga sistem yaitu SIMRS, primary care vaksinasi BPJS, dan Sistem Gayatri dengan model desentralisasi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-12-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/76168</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.76168</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 7, No 3 (2022); 29-38</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 7, No 3 (2022); 29-38</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/76168/35314</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/76339</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:24:52Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analysis Of Spatial Pattern Of Distribution Of Post-Vaccination Covid-19 Cases in Bombana District</dc:title>
	<dc:creator>wulandari, pradea</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Background: At the end of 2019 a pandemic emerged, namely the 2019 coronavirus disease (COVID-19). Technology in mapping Covid-19 cases is very important. Currently, there are many and there are already mappings for Covid-19 cases carried out by the government, for example, the mapping carried out by the COVID-19 website.go.id. Bombana Regency is divided into two parts or two islands which have quite difficult access to health facilities. Roads that are difficult to access will be an obstacle for the surrounding community when they want to go to health facilities and want to vaccinate. This study aims to see the pattern of distribution of post-vaccination COVID-19 cases in Bombana RegencyMethods: This research was conducted in Bombana Regency, Southeast Sulawesi. This study uses secondary data for COVID-19 in 2020 and 2021 and vaccination data for 2021 in Bombana district. This type of quantitative descriptive research uses autocorrelation spatial analysis method (Moran's I).Results: The results of the Moran's I autocorrelation analysis obtained a Morans index value of 0.228974 while the p-value was 0.007430 and the z-score was 2.676938, which means that the spatial pattern of COVID-19 cases based on population density is clustered. Moran's I autocorrelation analysis results obtained a Morans index value of 0.285945, while the p-value was 0.006556 and the z-score was 2.718601, which means that the spatial pattern of COVID-19 cases in 2020 is clustered. The results of the Moran's I autocorrelation analysis showed that the Morans index value was 0.104219 while the p-value was 0.169993 and the z-score was 1.372227, which means that the spatial pattern of COVID-19 cases after vaccination in 2021 is random or spread.Conclusion: The pattern of distribution of COVID-19 cases based on population density using Morans'I autocorrelation spatial analysis forms a clustered pattern. The distribution pattern of COVID-19 cases in 2020 using Morans'I autocorrelation spatial analysis forms a clustered pattern. The distribution pattern of COVID-19 cases in 2021 using Morans'I autocorrelation spatial analysis forms a spreading pattern. Dissemination is done by suggesting a dashboard display for the Bombana district government website</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-01-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/76339</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.76339</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 8, No 3 (2023); 32-43</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 8, No 3 (2023); 32-43</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/76339/38192</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/76364</identifier>
				<datestamp>2025-10-09T04:12:25Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Implementasi Portable Health Clinic Pada Masa Pandemi COVID-19 Di Indonesia: Case Study</dc:title>
	<dc:creator>Dewi, Tika Sari</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Evaluasi Penerimaan; Pelayanan Kesehatan Berbasis komunitas; Portable Health Clinic</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: Pandemi COVID-19 mengakibatkan perubahan perilaku pencarian kesehatan dan terbatasnya pelayanan kesehatan masyarakat di puskemas, terutama populasi risiko tinggi. Pendekatan digital memungkinkan layanan jarak jauh dengan menggunakan teknologi mobile sangat potensial meningkatkan akses pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat. Portable Health Clinic (PHC) adalah layanan kesehatan keliling berbasis komunitas, dilengkapi telemonitoring dan telekonsultasi menggunakan perangkan medis portable dan aplikasi android.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai proses implementasi PHC dan mengevaluasi faktor-faktor yang menpengaruhi penerimaan.Metode: Wawancara mendalam dilakukan kepada 11 tenaga kesehatan dan kader. Dilaksanakan di 3 Puskesmas, Samigaluh II di Kabupaten Kulon Progo, Kalikotes di Kabupaten Klaten, dan Mlati II di Kabupaten Sleman. Wawancara dilakukan secara virtual antara bulan April-Mei 2022.Hasil: Terdapat sedikit perbedaan model pelaksanaan di antara tiga puskesmas yaitu secara kolektif berdasarkan jadwal Pos Binaan Terpadu (Posbindu) PTM dan kunjungan rumah. Temuan penelitian ini dikategorikan menjadi 7 tema penerimaan PHC: kendala teknis, kendala non teknis, persepsi kegunaan, persepsi kemudahan, persepsi risiko, persepsi positif PHC, dan dukungan sosial.Kesimpulan: PHC dapat memperkuat pelayanan kesehatan yang sudah ada dengan menambah value added alat kesehatan portable dan sistem informasi untuk mendukung pemeriksaan secara lengkap dan konsultasi jarak jauh. Terlepas dari banyak manfaat tetapi Implementasi PHC masih banyak menemukan kendala baik dari segi teknologi, manusia, organisasi, dan legalitas.Kata kunci: Evaluasi Penerimaan, Pelayanan Kesehatan Berbasis komunitas, Portable Health Clinic.Background: Covid-19 pandemic has resulted in changes of health seeking behaviours and limited community health service programs at the Primary Health Center, especially of high risk populations. Digital approach that allows remote services using mobile technology is potential to be used to improve health access at the community level. Portable Health Clinic (PHC) is a community-based mobile health service, equipped with telemonitoring and teleconsultation using portable medical devices and android app.Objective: This study aims to assess the PHC implementation process and evaluate the factors that influence the acceptance.Methods: This qualitative study utilized in-depth online interviews with eleven health workers and community cadres from three Primary Health Centers in Sleman, Kulon Progo, and Klaten districts. This research conducted virtually between April and May 2022.Results: Primary Health Care (PHC) was operationalised in three Puskesmas through the utilisation of village health post schedules and home visitation programmes. The study identified seven themes pertaining to the acceptance of PHC: technical constraints, non-technical constraints, perceived usefulness, perceived convenience, perceived risk, favourable perceptions of PHC, and social support.Conclusion: The Primary Health Care (PHC) model contributes significantly to the advancement of health services by integrating portable medical devices and sophisticated information systems, thereby facilitating comprehensive clinical examinations and telemedicine consultations. Nonetheless, persistent challenges exist in relation to technological infrastructure, human resources, organisational frameworks, and legal considerations.Keywords: acceptance evaluation, community-based health services, portable health clinic</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID">Universitas Gadjah Mada</dc:contributor>
	<dc:date>2025-05-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/76364</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.76364</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 10, No 1 (2025); 27- 36</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 10, No 1 (2025); 27- 36</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/76364/42634</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID">purposive sampling dengan total informan 9 orang</dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/76376</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:25:20Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Tingkat Literasi Digital dan Penerimaan Sistem Informasi EZoonosis Pada Petugas Kesehatan</dc:title>
	<dc:creator>Setiawan, Mohammad Yusuf</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Literasi Digital, Penerimaan Sistem Informasi, Sistem Informasi eZoonosis</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: Profil Kesehatan Indonesia tahun 2019 menunjukkan adanya peningkatan jumlah kasus pada beberapa penyakit zoonosis dibandingkan tahun 2018. Dalam rangka pengendalian dan pencegahan penyakit zoonosis, Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Health Information System Universitas Gadjah Mada melakukan pengembangan dan implementasi Sistem Informasi eZoonosis melalui pelatihan daring. Salah satu hambatan implementasi sistem informasi adalah berupa keterisian data. Keterisian data imunisasi dasar di DKI Jakarta tahun 2021 menunjukkan dari 44 puskesmas di DKI Jakarta, hanya 50% puskesmas mengisi data imunisasi di platform DHIS2. Penyebab hambatan keterisian ini perlu dilihat dari sisi literasi digital pengguna. Sebuah survei literasi digital dan penggunaan teknologi oleh Kuek dan Hakkennes (2020)  menunjukkan bahwa responden yang memiliki rasa percaya diri yang tinggi dalam menggunakan teknologi akan memiliki sikap yang positif terhadap sistem informasi.  Selain itu, menurut Jang et al., (2021) Semakin tinggi literasi informasi berhubungan langsung dengan semakin tinggi niat menggunakan teknologi digital. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran literasi digital dan Sistem Informasi eZoonosis pada petugas kesehatan.Metode: Metode berupa penelitian kuantitatif non eksperimental dan desain studi potong lintang menggunakan kuesioner. Data kemudian dianalisis secara PLS-SEM untuk memberikan gambaran literasi digital dan sistem informasi eZoonosis.Hasil: Responden terdiri dari 99 orang yang berasal dari 10 provinsi di Indonesia, hanya 59 responden masuk ke dalam proses pengambilan data dikarenakan beberapa hambatan diantaranya kendala kesibukan responden, ketersediaan, maupun kendala lain. Variabel frekuensi penggunaan dan tingkat kepercayaan diri digunakan untuk menggambarkan tingkat literasi digital. Variabel persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, dan sikap terhadap Sistem Informasi eZoonosis menggambarkan penerimaan sistem informasi.Kesimpulan: Tingkat literasi digital tinggi, namun kurang percaya diri dalam menggunakan sistem informasi spesifik kesehatan. Walaupun dipersepsikan berguna, mudah digunakan, dan disikapi positif, tetapi penggunaan Sistem Informasi eZoonsis masih digunakan hanya pada daerah tertentu. Terdapat faktor lain yang mempengaruhi penggunaan Sistem Informasi eZoonosis. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-08-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/76376</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.76376</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 8, No 2 (2023); 5-21</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 8, No 2 (2023); 5-21</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/76376/37264</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID">Health officer</dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/77754</identifier>
				<datestamp>2023-08-31T16:58:11Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Sistem Informasi Rekam Medis Virtual Claim dengan Framework COBIT 5 pada Rumah Sakit Ari Canti</dc:title>
	<dc:creator>Vergantana, I Wayan Septa Malan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">COBIT 5, vclaim, Tingkat Kapabilitas, Audit Sistem Informasi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">ABSTRAKLatar belakang: Pendaftaran pasien merupakan salah satu pelayanan rumah sakit yang harus selalu diunggulkan agar proses pelayanan terhadap pasien berjalan lebih baik dan optimal. Rumah Sakit Umum Ari Canti telah bekerjasama dengan BPJS dengan demikian pendaftaran pasien BPJS yang dilakukan di  Rumah Sakit Umum Ari Canti Gianyar  dilengkapi dengan verifikasi data pasien BPJS serta dilengkapi juga dengan aplikasi Virtual Claim. Rs Ari Canti sendiri pada saat ini mulai menyandingkan antara visi misi lembaga dengan teknologi yang ada, maka dari itu diperlukan perencanaan dan penerapan yang baik dalam menyambut teknologi itu sendiri. Dengan adanya TI pada RS Ari Canti perlu pemeliharaan dan diawasi dengan baik. Salah satu cara yang dilakukan agar dapat mengetahui hal tersebut adalah melakukan Analisis sistem informasi menggunakan framework COBIT 5.Metode: Penelitian ini menggunakan analisis COBIT 5 untuk mengetahui kondisi saat ini (current capability level) penerapan TI yang terjadi di RS Ari Canti setelah mendapatkan hasil maka menentukan kondisi yang diharapkan (expected capability level). Analisis COBIT 5 Berfokus pada domain MEA proses MEA 01 (Monitor,Evaluate and Assess Performance and Conformance) untuk memberikan rekomendasi perbaikan sistem baik dari sistem itu sendiri maupun tata kelola sistem informasi rekam medis yang digunakan.Hasil: hasil dari evaluasi tingkat kapabilitas saat ini pengelolaan aplikasi v-claim pada rumah sakit Ari Canti gianyar menunjukkan pada level 3 dengan persentase 86% ( fully achieved ) yang artinya program sudah dapat berjalan dengan baik walaupun masih terjadi error atau bug, akan tetapi error atau bug pada aplikasi dapat diatasi oleh admin sehingga proses pelayanan pasien dapat berjalan dengan baik.Kesimpulan: Analisis sistem informasi rekam medis V-claim menggunakan famework COBIT 5 pada proses MEA 01 (Monitor, Evaluate, and Assess Performance and Conformance) tingkat kapabilitas saat ini (current capability level) berada pada level 3 established proses yang ditunjukkan dengan persentase 86% (fully achieved) yang artinya sistem Virtual Claim telah berjalan dengan baik walaupun terdapat error atau bug tidak menjadi penghambat terhada pelayanan pasien. Terjadi kesenjangan satu level antara tingkat kapabilitas saat ini dengan tingkat kapabilitas yang diharapkan (expected capability level) karena tidak memenuhi ke level 4 predictable proses yang ditunjukkan dengan persentase 46% (partially achieved) perbaikan sistem diperlukan untuk mencapai level 4 agar pelayanan pasien yang berobat pada RS Ari Canti dapat terlayani dengan baik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-08-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/77754</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.77754</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 8, No 2 (2023); 32-37</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 8, No 2 (2023); 32-37</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/77754/37265</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/77754/23166</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/79814</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:25:20Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Development of Android -Based Ambulance Tracking Prototype on the SPGDT Module of the Special Region of Yogyakarta</dc:title>
	<dc:creator>Nugroho, Dwi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">m-Health, SPGDT, System Usability Scale</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Background: An emergency is a dangerous situation that takes place suddenly. In the case of an emergency, response time is needed. Several factors contributed to the long response time for handling, especially the ambulance response to emergency cases, namely accessibility, accommodation, and availability of supporting facilities. To improve access and quality of emergency services and speed up response time, the Government of Indonesia issued the SPGDT service. The use of the SPGDT in the Special Region of Yogyakarta still needs an ambulance tracking service. Hence, people are worried about the arrival of an ambulance service in response to an emergency. This study aims to develop ambulance tracking services in the SPGDT Yogyakarta Special Region module. Methods: This research is qualitative research with an action research design. The stages in action research consist of diagnosing, planning, action, and evaluation. Results: The results of this study, at the diagnostic stage, resulted in the need for call center users to record and report on the SPGDT Website while the need for ambulance drivers to track ambulances. At the planning stage, it produces a data flow that will make. At the action stage, create a design consisting of flow chart diagrams, data flow diagrams, entity relationship diagrams, wireframes, and user interface designs. At the evaluation stage, the final score for the prototype was produced using the System Usability Scale (SUS) questionnaire, with the final score for recording and reporting getting a final score of 72, while in the evaluation of ambulance tracking for drivers, a final score of 80.Conclusions: Improved recording and reporting of emergency events and ambulance tracking after being developed and tested with the SUS questionnaire. Include the prototype in the &quot;acceptable&quot; category. With an acceptable interpretation, it is considered successful in being designed to meet user needs and is optimally utilized to assist in handling emergency cases.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-08-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/79814</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.79814</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 8, No 2 (2023); 38-52</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 8, No 2 (2023); 38-52</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/79814/37263</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/80465</identifier>
				<datestamp>2024-07-22T05:35:19Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Penerapan Metode User-Centered Design (UCD) Dalam Merancang Rekam Medis Elektronik Poli Kedokteran Keluarga Layanan Primer</dc:title>
	<dc:creator>Darmawan, Mochammad Arief</dc:creator>
	<dc:creator>Sanjaya, Guardian Yoki</dc:creator>
	<dc:creator>Istiono, Wahyudi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Desain, Rekam Medis Elektronik, User-Centered Design</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: Teknologi informasi memberikan dampak pesat terutama pada fasilitas pelayanan kesehatan primer salah satunya klinik. Klinik merupakan fasilitas pelayanan kesehatan primer yang memberikan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat. Klinik Dokter Keluarga Korpagama Universitas Gadjah Mada merupakan fasilitas pelayanan kesehatan primer yang memberikan pelayanan kesehatan dasar. Sistem pelayanan di Klinik Dokter Keluarga Korpagama masih manual dan berencana mengimplementasikan rekam medis elektronik melalui aplikasi SmartClinic. Tetapi, aplikasi SmartClinic masih dalam proses pengembangan rekam medis elektronik pada poli kedokteran keluarga layanan primer sehingga aplikasi SmartClinic masih belum bisa diimplementasikan di Klinik Dokter Keluarga Korpagama.Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode User-Centered Design (UCD). Metode UCD memiliki beberapa tahapan diantaranya, menentukan konteks pengguna, menganalisis spesifikasi kebutuhan, melakukan perancangan desain, dan melakukan evaluasi.Hasil: Desain pengembangan rekam medis elektronik pada poli kedokteran keluarga layanan primer melalui aplikasi SmartClinic berdasarkan pada metode User-Centered Design (UCD) dan hasil pengujian mengunakan Black Box Testing.Kesimpulan: Rekam medis elektronik melalui aplikasi SmartClinic mampu memberikan kemudahan bagi pengguna dalam membantu proses pelayanan kesehatan yang lebih baik di Klinik Dokter Keluarga Korpagama Universitas Gadjah Mada.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-01-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/80465</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.80465</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 8, No 3 (2023); 1-7</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 8, No 3 (2023); 1-7</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/80465/38188</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/80639</identifier>
				<datestamp>2024-07-22T05:35:19Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pentingnya Komponen Infrastruktur Sistem dan TIK Dalam Mendukung Transformasi Digital di Rumah Sakit</dc:title>
	<dc:creator>Wahyuni, Ida</dc:creator>
	<dc:creator>Sanjaya, Guardian Yoki</dc:creator>
	<dc:creator>Istiqlal, Haidar</dc:creator>
	<dc:creator>Sulistiyowati, Dian</dc:creator>
	<dc:creator>Mutamakin, Agus</dc:creator>
	<dc:creator>Sitompul, Taufiq</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Komponen, Infrastruktur, Transformasi, Digital, Kesehatan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: Ekosistem big data kesehatan perlu diwujudkan untuk perolehan data yang akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan serta kemudahan akses pada layanan kesehatan.  Transformasi digital untuk rumah sakit di Indonesia di prioritaskan pada penerapan rekam medis elektronik  melalui pemenuhan standar data, metadata, interoperabilitas data, dan menggunakan kode referensi dan data induk. Digitalisasi rumah sakit berkontribusi terhadap transformasi digital. Dalam Suatu digitalisasi rumah sakit, infrastruktur menjadi komponen yang sangat vital  sebagai pondasi ketercapaian integrasi satu data bidang kesehatan di Indonesia.Metode: Jenis penelitian ini merupakan deskriptif analitik dengan pendekatan studi cross sectional dengan mengacu kepada data sekunder digital maturitas indeks. Hasil: Maturitas digitalrumah sakit di Indonesia berada pada level 3 dimana digitalisasi rumah sakit telah terbentuk dan memiliki otoritasasi organisasi dengan memiliki roadmap yang jelas dan sistematis. Dari ketujuh domain DMI, system informasi dan infrastruktur Teknologi Informasi Kesehatan (TIK) di rumah sakit sebagai aspek terpenting dalam pengembangan teknologi integrasi data medis berada pada level 3. Adapun aspek maturitas infrastruktur system dan TIK rumah sakit adalah  1) kemampuan arsitektur  layanan front office, 2) kemampuan arsitektur layanan manajemen back office, 3) Kualitas TIK, 4) Kualitas layanan TIK, 5) Layanan Interoperabilitas dan Pelaporan Rutin, 6) Perencanaan sumber daya SI  Kesimpulan:Transformasi digital untuk rumah sakit diarahkan pada penggunaan RME untuk melakukan fungsi pertukaran data elektronik, pengumpulan data kesehatan dan berkontribusi pada satu data bidang kesehatan. Hasil survei maturitas digital memetakan kesiapan rumah sakit di Indonesia bahwa digitalisasi rekam medis sangat layak untuk dikembangkan sebagai upaya menuju percepatan transformasi teknologi kesehatan. Kesiapan rumah sakit atas pencapapaian transformasi digital dihadapkan berbagai tantangan. Rekomendasi percepatan digital yang diajukan adalah penguatan fungsi digitalisasi SIMRS untuk layanan lanjutan dan fungsi RME, realisasi pedoman interoperabilitas yang lebih teknis untuk mengakomodir standar pertukaran, remapping rencana induk melalui analisis kebutuhan sumber daya baik tenaga ahli TI maupun anggaran SI di rumah sakit, mempersiapkan ketersediaan ahli SI dan peningkatan kompetensi tenaga TI, peningkatan utilisasi inovasi teknologi kesehatan di rumah sakit, Penerapan integrasi data bertahap minimalnya dilakukan pada  system internal rumah sakit untuk perolehan akurasi data internal.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID">PKMK FK-KMK UGM, Kemenkes RI dan USAID CHISU</dc:contributor>
	<dc:date>2024-01-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/80639</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.80639</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 8, No 3 (2023); 8-17</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 8, No 3 (2023); 8-17</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/80639/38190</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/80686</identifier>
				<datestamp>2024-11-06T06:38:16Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengembangan Dashboard Kesehatan Aplikasi Satu Data Kesehatan (ASDK): Analisis dan Visualisasi Data Rutin Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo</dc:title>
	<dc:creator>Sutaryana, Beni Mulyadi</dc:creator>
	<dc:creator>Pratama, Rio Aditya</dc:creator>
	<dc:creator>Sutriana, Vivi Ninda</dc:creator>
	<dc:creator>Prasetyawati, Dini</dc:creator>
	<dc:creator>Supriati, Titi</dc:creator>
	<dc:creator>Sanjaya, Guardian Yoki</dc:creator>
	<dc:creator>Lazuardi, Lutfan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">ASDK, DHIS2, Dashboard, Integrasi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: Aplikasi Satu Data Kesehatan (ASDK) merupakan open source yang dirancang sebagai data warehouse untuk mengelola data kesehatan sesuai kebutuhan daerah dan pusat. Adanya berbagai jenis data dan karakteristik yang bervariasi serta aplikasi berbeda dari data masing-masing Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Dinas Kesehatan Kulon Progro menjadi tantangan dalam pengembangan dashboard ASDK. Pengembangan ini bertujuan  untuk melanjutkan proses integrasi data pada Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dan pembuatan dashboard visualisasinya di wilayah Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo ke dalam sistemASDKMetode: Metode dalam studi ini adalah deskriptif dengan pendekatan action research, diskusi rutin mingguan serta pendampingan rutin dilakukan terhadap pengembangan dashboard ASDK di Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo.Hasil: Proses koordinasi, tata kelola serta advokasi ASDK melibatkan lintas program pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo. Tersedia sumber data baik TB, DBD maupun malaria, namun masih terdapat perbedaan data program DBD serta data TB. Pengembangan visualisasi dashboard IKU Kepala Dinas Kesehatan, dashboard P2, dashboard surveilans dan dashboard imunisasi.Kesimpulan: Pengembangan dashboard ASDK akan terus ditingkatkan sejalan dengan komitmen pimpinan serta seluruh jajaran Dinas kesehatan Kabupaten Kulon Progo dengan harapan dashboard ASDK dapat memenuhi kebutuhan data dan informasi yang dibutuhkan baik untuk keperluan lintas program maupun lintas sektor.Kata kunci: ASDK, DHIS2, Dashboard, Integrasi</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-11-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/80686</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.80686</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 9, No 2 (2024); 43-48</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 9, No 2 (2024); 43-48</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/80686/40412</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/83784</identifier>
				<datestamp>2024-07-22T03:16:59Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Protokol Scoping Review: Pengembangan dan Penerapan Sistem Informasi Imunisasi di Tingkat Global</dc:title>
	<dc:creator>Rahmadewi, Pama</dc:creator>
	<dc:creator>Prasetyawati, Dini</dc:creator>
	<dc:creator>Lazuardi, Lutfan</dc:creator>
	<dc:creator>Sanjaya, Guardian Yoki</dc:creator>
	<dc:creator>Auliyah, Fitratun</dc:creator>
	<dc:creator>Wulandari, Hanifah</dc:creator>
	<dc:creator>Raharjo, Untoro Dwi</dc:creator>
	<dc:creator>Purwanto, Edy</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Scoping Review, Protokol, Sistem Informasi Imunisasi, Pengembangan, Penerapan.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: Sistem Informasi Imunisasi adalah basis data elektronik, bersifat rahasia, dan berbasis populasi yang dirancang untuk mengumpulkan dan mengintegrasikan data dan menentukan strategi imunisasi yang efektif. Pada Tahun 2022, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan World Health Organization (WHO) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta melakukan riset mengenai Pengembangan dan Diseminasi Strategi SII/RIE nasional serta Perencanaan Operasional di Indonesia. Pada pengembangan SII/RIE nasional tersebut digunakan kerangka kerja dari National eHealth Strategy Toolkit yang dikembangkan oleh WHO bekerjasama dengan International Telecommunication Union (ITU) yang meliputi 7 komponen eHealth. Scoping review dilakukan bertujuan untuk mengambil pembelajaran dari pengalaman berbagai negara dalam pengembangan dan penerapan sistem informasi terkait imunisasi. Metode: Protokol scoping review ini disusun mengikuti pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analyses Protocol (PRISMA-P) 2015. Seleksi dan skrining dilakukan menggunakan perangkat lunak Rayyan.ai. Literatur diambil pada 2 September 2022, yang dipublikasikan pada 1 January 2012 – 2 September 2022. Data yang diambil terkait imunisasi pada ibu dan anak, pengembangan dan implementasi SII, pengembangan dan implementasi RIE, dan kesiapan.Hasil: Diperoleh 900 artikel dari pencarian database dengan rincian Sciencedirect (390), Scopus (217), Proquest (216), Sagepub (62), Pubmed (9), dan JMIR (6). Dari hasil skrining abstrak diperoleh 119 artikel yang memenuhi untuk dilakukan penilaian teks lengkap. Review diharapkan selesai dan dipublikasikan pada akhir tahun 2023.Pembahasan: Scoping Review ini akan menghasilkan informasi pembelajaran yang dapat diambil untuk pengembangan dan penerapan SII di Indonesia yang mencakup hambatan tantangan yang mungkin dihadapi, solusi dari berbagai negara, integrasi dan interoperabilitas berbagai sistem informasi terkait imunisasi, serta strategi pada 7 komponen eHealth dalam pengembangan dan implementasi SII.Kesimpulan: Temuan review akan menjadi informasi berharga bagi pembuat kebijakan tentang strategi pengembangan dan implementasi SII dan cara meningkatkan keberhasilan dari program imunisasi. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID">World Health Organization, Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan R.I., Gadjah Mada University</dc:contributor>
	<dc:date>2024-05-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/83784</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.83784</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 9, No 1 (2024); 1-7</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 9, No 1 (2024); 1-7</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/83784/39156</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID">Global</dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/83791</identifier>
				<datestamp>2024-07-22T03:00:38Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Deskriptif Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Dengan Menggunakan Model For Mandatory Use Of Software Technologies (MMUST)</dc:title>
	<dc:creator>Darmawan, Mochammad Arief</dc:creator>
	<dc:creator>Permanasari, Adhistya Erna</dc:creator>
	<dc:creator>Sanjaya, Guardian Yoki</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Analysis, Hospital Management Information System, Model For Mandatory Use Of Software Technologies</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Background: The Hospital Management Information System (HMIS) is a system where the hospital collects and processes all the information needed, processed and collected via computer about health services and management and this information can be interconnected between units within the hospital environment. Hospital Pasirian Lumajang has been using HMIS for about 2 years but until now the use of HMIS is still not optimal. Users are an important aspect to realize the ideal HMIS. The Model for Mandatory Use of Software Technologies (MMUST) is a model for assessing system success in mandatory environments. By understanding user perceptions, appropriate recommendations can be found to maximize the use of HMIS in improving the quality of patient care.Methods: This type of research uses descriptive data analysis with cross-sectional data collection. The research population is all officers who use HMIS. The research instrument is a questionnaire.Results: The quality of information needs to be improved, performance expectations of the system are very high, social influence is also quite good. attitude towards HMIS is quite positive, the intensity of using HMIS is very high. Some users are also on average satisfied with the overall HMIS, and the benefits from the management side are not good because the information produced is still not in accordance with user needs.Conclusions: HMIS implementation is still in its early stages and the benefits of HMIS implementation are still limited, so it is necessary to develop HMIS.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/83791</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.83791</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 9, No 1 (2024); 35-42</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 9, No 1 (2024); 35-42</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/83791/39685</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/83868</identifier>
				<datestamp>2024-07-22T05:35:19Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Evaluasi Pencatatan dan Pelaporan Sistem Informasi Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Berdasarkan  Kematangan Digital Di Dinas Kesehatan</dc:title>
	<dc:creator>Affan, Auf</dc:creator>
	<dc:creator>Hasanbasri, Mubasysyir</dc:creator>
	<dc:creator>Sanjaya, Guardian Yoki</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kematangan Digital, Sistem Informasi Kesehatan Ibu dan Anak, Dinas Kesehatan, SOCI</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang: Salah satu target Sustainable Development Goals yaitu penurunan Angka Kematian Ibu hingga kurang dari 70 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030. Tahun 2021 tercatat 42 kasus kematian ibu di Kabupaten Bantul, dan merupakan kasus tertinggi dalam lima tahun terakhir. Peraturan Bupati Bantul nomor 38 tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Kabupaten Bantul, fasyankes berkewajiban melakukan pencatatan dan pelaporan pada sistem informasi kesehatan ibu dan anak, serta website kesehatan keluarga. Pemanfaatan sistem infromasi dapat mengantisipasi keterlambatan penanganan ibu hamil dan nifas. Salah model evaluasi sistem yaitu penilaian tingkat kematangan digital untuk mengidentifikasi gap serta menentukan rencana perbaikan menggunakan kerangka kerja Stages of Continuous Improvement (SOCI).Tujuan: Mengidentifikasi pencatatan dan pelaporan sistem informasi kesehatan ibu dan anak berdasarkan kematangan digital, kualitas data, serta pemanfaatan informasi guna pengambilan keputusan mendukung program penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) di Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, menggunakan rancangan studi kasus dengan metode analisa kualitatif. Subyek penelitian ditentukan dengan purposive sampling berjumlah 9 (sembilan) orang terdiri dari pemangku kepentingan, pengelola sistem informasi, pengelola sistem informasi kesehatan ibu dan anak, serta bidan puskesmas di lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul.Hasil: Nilai rata-rata DMI di Dinas Kesehatan Bantul yaitu 2,36, sehingga masuk dalam rentang level 2 (repeatable). Komponen kepemimpinan dan tata kelola, regulasi masih sebatas melakukan pencatatan dan pelaporan, belum ada sanksi bagi faskyankes yang tidak melakukan input data. Komponen manajemen sumber daya, masih miminnya SDM dengan latar belakang IT serta keterbatasan anggaran pengembangan sistem. Komponen infrastruktur pendukung TIK, akses SIPIA yang seringkali mengalami kendala. Komponen standar dan interoperabilitas data, aplikasi SIPIA belum terintegrasi dengan sistem lainnya. ID unik, master data fasilitas pelayanan kesehatan dan registrasi tenaga kesehatan yang ditetapkan kemenkes belum diimplentasikan. Kualitas dan penggunaan data SIPIA masih belum bagus. Masih terdapat duplikasi data, kelengkapan pengisian modul yang kurang, serta adanya perbedaan data antara SIPIA dan webkesga. Pemanfaatan data oleh pemangku kebijakan diluar sektor kesehatan masih kurang. Aplikasi SIPIA dinilai relevan, dan dapat digunakan untuk pengambilan keputusan.Kesimpulan: Integrasi SIPIA dengan aplikasi lain dengan cara bridging menggunakan prinsip interoperabilitas, serta penguatan komitmen bagi tenaga kesehatan di faskes dan penangku kebijakan untuk mencapai ketersediaan data yang akurat, relevan, dan tepat waktu.  </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-01-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/83868</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.83868</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 8, No 3 (2023); 18-31</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 8, No 3 (2023); 18-31</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/83868/38191</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/83869</identifier>
				<datestamp>2024-07-24T06:39:08Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Strategi Perencanaan Anggaran Untuk Memperkuat Sistem Informasi  Kesehatan Berdasarkan Maturitas Digital Di Dinas Kesehatan</dc:title>
	<dc:creator>Hamdiah, Irma</dc:creator>
	<dc:creator>Hasanbasri, Mubasysyir</dc:creator>
	<dc:creator>Sanjaya, Guardian Yoki</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">ata kunci: Maturitas Digital, Sistem Informasi Kesehatan, Perencanaan Anggaran, Dinas Kesehatan, SOCI</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang: Sistem Informasi Kesehatan (SIK) yang kuat merupakan salah satu building block penting untuk ketahanan sistem kesehatan. Dalam rangka menuju penguatan transformasi teknologi kesehatan, diperlukan suatu upaya agar dapat menghasilkan gambaran kondisi maturitas sistem informasi yang diterapkan di berbagai provider pelayanan kesehatan, salah satunya dinas kesehatan. Penyelenggaraan Sistem Informasi Kesehatan (SIK) yang ada saat ini perlu diidentifikasi apakah telah berjalan sesuai dengan standar melalui penilaian tingkat kematangan digital. Dengan mengikuti peta jalan yang diinformasikan oleh penilaian kematangan digital dapat menjadi salah satu metode yang strategis dalam upaya mengembangkan agenda kesehatan digital di Indonesia terutama di lingkup subnasional. Gambaran tingkat kematangan digital sistem informasi kesehatan (SIK) untuk menetapkan tujuan tingkat maturitas dan mengembangkan rencana perbaikan berkelanjutan SIK di masa depan. Tujuan: Mengidentifikasi kesenjangan penyelenggaraan SIK melalui penilaian kematangan digital di Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan cara kualitatif untuk memperoleh dan mengolah data, yaitu melalui pengisian kuesioner, wawancara mendalam (in-depth interview). Instrumen yang digunakan diadopsi dari Framework SOCI. Hasil: Rata-rata kematangan digital Dinkes Kukar berdasarkan 5 komponen SOCI yaitu 2,35. Komponen A Kepemimpinan dan Tatakelola 2,00; komponen B Manajemen Sumber Daya SIK 2,17; komponen C Infrastruktur TIK Pendukung 2,78; komponen D Standar dan Interoperabilitas 2,72; dan komponen E Kualitas dan Penggunaan Data pada level 2,07. Jika dibandingkan dengan hasil konsensus nasional maturitas digital level makro, rata-rata kematangan digital Dinkes Kukar masih dibawah nilai konsensus Kemenkes RI. Kesimpulan: Kematangan digital pada level subnasional memiliki karakteristik masing-masing sesuai kemampuan manajemen penyelenggaraan SIK di daerah. Sehingga strategi perencanaan anggaran perlu menyesuaikan kemampuan sumber daya yang dimiliki organisasi dinas kesehatan kabupaten.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/83869</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.83869</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 8, No 3 (2023); 44 - 51</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 8, No 3 (2023); 44 - 51</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/83869/39692</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/83947</identifier>
				<datestamp>2025-04-24T07:39:57Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Perancangan Solusi Telehealth Menggunakan Smart Watch Pada Deteksi Dini Resiko Jantung Koroner</dc:title>
	<dc:creator>Ricki, Agustinus Verry</dc:creator>
	<dc:creator>Fauziati, Silmi</dc:creator>
	<dc:creator>Sanjaya, Guardian Yoki</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Telehealth, Smart Watch, Deteksi Dini Jantung Koroner</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: Penyakit Jantung Koroner merupakan penyakit tidak menular penyumbang kematian nomer satu di Indonesia dan dibutuhkan suatu solusi untuk mencegah hal tersebut. Sehingga peneliti tertarik untuk merancang solusi telehealth menggunakan smart watch untuk melakukan deteksi dini pada Resiko Jantung Koroner di Klinik Korpagama UGM.Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain action research, dan untuk Evaluasi dari Solusi ini menggunakan metode SUS (System Usability Scale).Hasil: Solusi dengan menggunakan Mobile Apps yang terhubung dengan Smart Watch Pasien yang kita beri nama Gama Medik yang dilengkapi dengan sarana interoperabilitas yang dapat disambungan dengan SIM Klinik manapun, dan pada penelitian ini sudah disambungkan dengan SIM Klinik pada Klinik Kopagarma UGM.Kesimpulan: fitur  di dalam   aplikasi   gamamedik  sudah   bisa   berjalan   sebagaimana mestinya dan sudah dapat membantu user dalam memantau kesehatannya. Terlebih lagi dengan fitur tambahan risiko deteksi dini penyakit jantung,  menambah kelebihan dari sistem informasi itu sendiri</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/83947</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.83947</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 9, No 1 (2024); 31-34</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 9, No 1 (2024); 31-34</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/83947/39684</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/84591</identifier>
				<datestamp>2024-11-06T06:38:18Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Total Proses Pengujian dan Sistem Informasi Laboratorium di Balai Laboratorium Kesehatan dan Pengujian Alat Kesehatan Provinsi Jawa Tengah</dc:title>
	<dc:creator>Agustina, Luthfi</dc:creator>
	<dc:creator>Lazuardi, Lutfan</dc:creator>
	<dc:creator>Sanjaya, Guardian Yoki</dc:creator>
	<dc:creator>Ratmasari, Dewi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">total proses pengujian, sistem informasi laboratorium, HOT-fit, six sigma</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: Proses esensial pengujian laboratorium yang meliputi fase pra-analisis, analisis dan pasca-analisis rawan terjadinya kesalahan/ketidaksesuaian. Hubungan antara kombinasi Total Proses Pengujian dan Sistem Informasi Laboratorium (TPP-SIL) menggunakan model HOT-fit memberikan ilustrasi lebih baik dari proses pengujian laboratorium yang sistematis, terkoordinasi dan dioptimalkan melalui SIL untuk dapat memberikan akses dalam melakukan evaluasi terjadinya kesalahan secara ketat dan  komprehensif berdasarkan faktor manusia, teknologi dan organisasi. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis total proses pengujian dan sistem informasi laboratorium di Balai Laboratorium Kesehatan dan Pengujian Alat Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.Metode: Jenis dan rancangan penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, berdasarkan observasi terhadap proses pengujian laboratorium kimia klinik di Balai Laboratorium Kesehatan dan Pengujian Alat Kesehatan (Balai Labkes PAK) Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 2 Januari 2023 hingga 28 Feruari 2023 (2 bulan). Selanjutnya wawancara mendalam pada subjek penelitian sebanyak 20 responden. Panduan observasi menggunakan standar indikator mutu ISO 15189 dan IFCC yang selanjutnya dihitung dengan acuan six sigma. Sedangkan evaluasi sistem informasi laboratorium dilakukan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan analisis kontenHasil: Berdasarkan hasil observasi 48 hari, tercatat sebanyak 10 indikator mutu yang perlu dievaluasi, yang terdiri atas 4 indikator mutu pra analisis, 1 indikator mutu proses analisis dan 5 indikator mutu tahap pasca-analisis. Indikator mutu dengan prioritas 1 yang teridentifikasi adanya ketidaksesuaian pada pra-analisis yaitu Pre-MisR (4,6σ dan 3,9σ), Pre-Iden (1,2σ), Pre-LabTDE (4,6σ), Post-OutTime (3,8σ), Post-IncRep (2,3σ) dan Post-RectRep (2,3σ) yang prosesnya berkaitan dengan implementasi sistem informasi laboratorium SiLabKesPAK dan ELIMS. Adanya gangguan sistem barcoding, keterbatasan akses dan fitur/menu untuk screening data/revalidasi sebelum bridging, instalasi jaringan ELIMS yang belum terkoneksi sempurna dengan perangkat alat laboratorium sehingga memungkinkan pekerjaan dilakukan secara manual dan berpotensi terjadinya kesalahan/ketidaksesuaian input data dan penerbitan laporan hasil pengujian laboratorium, data tidak akurat (double data dan spam data), risiko keterlambatan hasil melebihi TAT.Kesimpulan: Evaluasi dan pemantauan kinerja untuk memperbaiki dan meningkatkan pelayanan dalam mencapai target zero defect, peningkatan kemampuan ELIMS (updating system) secara berkesinambungan sesuai kebutuhan. Rekomendasi integrasi SIL dan ELIMS dengan SATUSEHAT.Kata kunci: total proses pengujian, sistem informasi laboratorium, HOT-fit, six sigma</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-11-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/84591</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.84591</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 9, No 2 (2024); 60-73</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 9, No 2 (2024); 60-73</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/84591/40410</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID">Kantor Balai Labkes PAK Prov Jateng</dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID">Purpossive sampling</dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/86493</identifier>
				<datestamp>2025-04-24T07:39:57Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Kesiapan Penggunaan Rekam Medis Elektronik dI Instalasi Rawat Jalan RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara</dc:title>
	<dc:creator>Ramadhan, Devi Emrianti</dc:creator>
	<dc:creator>Permanasari, Adhistya Erna</dc:creator>
	<dc:creator>Sanjaya, Guardian Yoki</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Rekam Medis Elektronik, DOQ-IT, Kesiapan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: Semakin berkembangnya transformasi digital di dunia kesehatan, pemerintah menuntut seluruh fasilitas layanan kesehatan terutama rumah sakit untuk mengimplementasikan rekam medis elektronik sebagai upaya dalam mempermudah pelayanan Kesehatan. Di RSUD Bahteramas sendiri dalam proses implementasi rekam medis elektronik di instalasi rawat jalan yang tentunya banyak hal yang perlu dipersiapkan seperti kesiapan sumber daya manusia, infrastruktur, tata kelola kepemimpinan dan budaya kerja organisasi. Tingkat kesiapan suatu fasilitas pelayanan Kesehatan dalam implementasi rekam medis elektronik perlu dilakukan agar bisa membantu dalam mengoptimalisasi penerapan rekam medis elektronik. pengukuran kesiapan penerapan rekam medis elektronik di RSUD Bahteramas menggunakan Electronic Health Record (EHR) Assessment and Readiness Starter Assessment oleh Doctor’s Office Quality-Information Technology (DOQ-IT).Tujuan : Menganalisis kesiapan RSUD Bahteramas dalam menerapkan rekam medis elektronik di instalasi rawat jalan.Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi mengukur tingkat kesiapan penerapan rekam medis elektronik di instalasi rawat jalan menggunakan EHR Assessment and Readiness Starter Assessment oleh Doctor’s Office Quality-Information Technology (DOQ IT). Informan dalam penelitian ini berjumlah 11 orang.Hasil: Hasil analisis dalam penerapan rekam medis elektronik di RSUD Bahteramas dinilai cukup siap, dilihat dari beberapa area penilaian diantaranya sumber daya manusia berada pada range II, budaya kerja organisasi berada pada range III, tata Kelola kepemimpinan berada pada range III dan infrastruktur berada pada range III. Akan tetapi masih diperlukan perhatian seperti penambahan komputer dokter, perbaikan jaringan serta keterlibatan pasien dalam mendukung penerapan rekam medis elektronik.Kesimpulan: Secara keseluruhan kesiapan penerapan rekam medis elektronik di RSUD Bahsteramas berada pada range II dalam interpretasinya menunjukkan bahwa, ada kemampuan yang baik di beberapa komponen kesiapan, namun ada pula beberapa kelemahan di beberapa komponen, sehingga diperlukan identifikasi dan antisipasi lebih lanjut pada komponen yang lemah, agar implementasi bisa tetap berjalan baik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID">1Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada</dc:contributor>
	<dc:date>2024-05-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/86493</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.86493</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 9, No 1 (2024); 8-19</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 9, No 1 (2024); 8-19</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/86493/39630</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/91784</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:33:38Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Evaluasi Rekam Medis Elektronik RS Bethesda Yogyakarta Dalam Upaya Mendukung Percepatan Transformasi Kesehatan Digital</dc:title>
	<dc:creator>Darsono, Darsono</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">SIMRS, EMR, Health Transformation</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Background: One of the digital transformation efforts in hospitals is to implement standardized electronic medical records that can have data exchange capabilities. It is important to evaluate the extent to which electronic medical records are implemented in hospitals.Methods: Mixed method research with a sequential explanatory case study was conducted at Bethesda Hospital from September to October 2023.  Primary data collection used digital maturity index instruments, variable checklists and RME meta data as well as in-depth interviews. Instrument completion involved 14 respondents, consisting of hospital management, users, IT teams and medical records. Data analysis was done descriptively.Results: In an effort to support the acceleration of digital health transformation, Bethesda Hospital has pioneered a computerized system starting in 1992, and built SIMRS starting in 2012. The digital maturity level of the Hospital Digital Maturity Assessment survey is 4 in 2023, which means managed collaboration. The depth of use of EMR has been accommodated in SIMRS, the suitability of EMR Emergency Department variables and meta data obtained a figure of 32% variables and meta data exist in accordance with KMK. 46% of variables and meta data exist but are not in accordance with KMK, and 22% of variables and meta data do not exist as in KMK guidelines. Three barriers to the implementation of RME were identified, including internal and external policies, infrastructure and human resources. Bethesda Hospital prioritizes patient care, based on regulations related to RME, for services and claims.Conclusion: Bethesda Hospital has implemented the acceleration of digital health transformation with SIMRS starting in 2012.  In the year 2023 Hospital Digital Maturity Assessment survey, the result of the maturity level is 4, which means managed collaboration, the organization has used hospital information systems according to their structure and function as well as established policies and procedures. The depth of use of EMR has been accommodated in SIMRS, however the hospital still needs to adjust to the variables and meta data standardized by the Ministry of Health. Keywords: SIMRS, EMR, Health Transformation</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-05-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/91784</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.91784</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 9, No 1 (2024); 20-30</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 9, No 1 (2024); 20-30</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/91784/39672</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/94114</identifier>
				<datestamp>2024-11-06T06:38:17Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Modul Standar Pelayanan Minimal (SPM) Mempermudah Monitoring  Pelayanan Kesehatan Orang dengan  Hipertensi dan Diabetes Mellitus</dc:title>
	<dc:creator>hidayati, Ani</dc:creator>
	<dc:creator>Lazuardi, Lutfan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Module Development, MSS, Performance Assessment, Non-Communicable Diseases</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: Capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) menjadi salah satu penilaian kinerja bidang kesehatan yang dipantau oleh berbagai pemangku kebijakan. Amanah perundangan bahwa pengumpulan data SPM diintegrasikan dalam Sistem Informasi Kesehatan Daerah .Tujuan: Penelitian ini bertujuan melakukan pengembangan modul SPM untuk mendukung kinerja Program Penyakit Tidak Menular.Metode: Penelitian ini  menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan action research dengan tahapan diagnosing, planning, action dan evaluation.Hasil: Hasil dari penelitian ini, pada tahap diagnosing menghasilkan kebutuhan pengguna berupa fitur dashboard SPM, Import sasaran SPM, monitoring sasaran SPM yang berkunjung, monitoring sasaran yang tidak berkunjung. Pada tahap planning menghasilkan bisnis proses modul SPM yang dikembangkan. Pada tahap action Modul SPM bisa digunakan oleh dinas kesehatan dan fasilitas kesehatan. Fitur-fiturnya dapat memudahkan monitoring dan evaluasi pasien serta menampilkan capaian SPM hipertensi dan diabetes melitus. Pada tahap evaluation menilai usability modul SPM dengan menggunakan kuesioner System Usability Scale (SUS) dengan dengan skor 71,79 yang termasuk skor di atas rata-rata.Kesimpulan: Pengembangan modul SPM telah dapat diaplikasikan pada Sistem Informasi Perangkat Daerah (SIKDA) untuk  monitoring dan evaluasi SPM pelayanan kesehatan orang dengan hipertensi dan diabetes mellitus dan diterima dengan baik oleh pengguna. Kata Kunci: Pengembangan Modul, SPM, Penilaian Kinerja, Penyakit Tidak Menular</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID">Kementerian Kesehatan</dc:contributor>
	<dc:date>2024-11-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/94114</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.94114</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 9, No 2 (2024); 49-59</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 9, No 2 (2024); 49-59</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/94114/40411</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/96957</identifier>
				<datestamp>2025-12-05T03:10:50Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Design and Evaluation of User Interface Module for Psychological Services in a Mobile Application</dc:title>
	<dc:creator>Fauziah, Ina Amali</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">User Interface; Psychological; Mobile Applicaton; UEQ</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Background: Mental health of college students is an important aspect to be addressed by institutions, one of which is by providing facilities that are accessible to students to monitor and improve their mental health. One facility that can be provided is the development of a mobile application that offers Psychological Services.Methods: This research involves three phases: analysis requirements, user interface (UI) development, and user interface evaluation. The user interface is designed following the official color guidelines of the institution and ensuring the harmony of its components. The Psychological Services Module consists of sub-menus accessible to users, such as mental health screening based on SRQ-20 (Self Report Questionnaire) and its results, scheduling counseling appointments, simple tips for maintaining mental health, and information about activities that support students' mental health. Results: In evaluating the user interface (UI), this research employed the User Experience Questionnaire (UEQ), comprising 26 statement items across six aspects. Across the dimensions of attractiveness, effectiveness, dependability, and stimulation, results fell within the &quot;Good&quot; category, whereas in terms of perspicuity and novelty, results were classified as &quot;Above Average.&quot;Conclusions: The user interface created for the Psychology Service Module generally performs well when assessed according to the UEQ instrument. However, improvements and further development of the user interface are still necessary to align with user needs, thereby enhancing both usage and the benefits derived from the application.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2025-12-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/96957</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.96957</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 10, No 2 (2025); 44-50</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 10, No 2 (2025); 44-50</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/96957/42858</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/97246</identifier>
				<datestamp>2025-04-26T05:00:17Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Peran Modul Aset Tetap SAKTI dalam Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Aset Kesehatan di Satker Kemenkes Provinsi Kepulauan Riau</dc:title>
	<dc:creator>Munawar, Adrian Rajab</dc:creator>
	<dc:creator>Heyawan, Lukman</dc:creator>
	<dc:creator>Sanjaya, Guardian Yoki</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Aset Kesehatan; Modul Aset Tetap SAKTI; Integrasi Sistem</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: Pemerintah mengelola Barang Milik Negara (BMN) untuk mendukung operasional dan pelayanan publik. Kementerian Kesehatan melakukan pencatatan dan inventarisasi alat kesehatan sebagai bagian dari penatausahaan BMN. Kementerian Kesehatan menggunakan Modul Aset Tetap - Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) dari Kementerian Keuangan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan negara. Namun, perlu penyempurnaan aplikasi untuk mengatasi resistensi pengguna agar pengelolaan aset kesehatan dapat berjalan lebih efektif dan berdampak positif pada pelayanan kesehatan masyarakat.Tujuan: Menjelaskan keberhasilan pengguna mengelola aset kesehatan dalam Penerapan Modul Aset Tetap SAKTI. Metode: Penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam dengan melibatkan Pengguna, Perencana dan Kepala Sub Bagian Administrasi Umum di Satker Kemenkes Wilayah Provinsi Kepulauan Riau.Hasil : Aset Kesehatan mencakup lebih dari setengah (55,42%) total nilai peralatan dan mesin sebesar  Rp1.815.358.187.434,-. Data dari 4 Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Kepulauan Riau menunjukkan bahwa Modul Aset Tetap SAKTI mudah digunakan sehingga pengelolaan aset kesehatan umum tidak mengganggu pelayanan kesehatan yang sedang berjalan. Selain itu, modul ini juga berguna untuk memastikan aset kesehatan umum selalu tersedia sehingga mendukung surveilans penyakit, deteksi dini, dan pencegahan risiko penyakit. Meski ada kekurangan fitur dan keterbatasan penggunaan dalam pengelolaan aset kesehatan spesifik, modul ini mempermudah dan mempercepat pekerjaan serta meningkatkan kinerja tugas. Perlu integrasi dengan sistem lain dan perbaikan lebih lanjut dianggap penting untuk meningkatkan manfaat penerimaan modul di Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Ditjen P2P).Kesimpulan : Modul Aset Tetap SAKTI hanya bermanfaat dalam meningkatkan kinerja pengelolaan aset kesehatan secara umum dan Modul Aset Tetap SAKTI dirasakan mudah digunakan dan memenuhi kebutuhan pengguna dalam pengelolaan aset kesehatan secara umum serta Pentingnya melakukan transformasi untuk memastikan sistem informasi berfungsi dengan baik dalam konteks pengelolaan aset kesehatan spesifik.Kata kunci: Aset Kesehatan, Modul Aset Tetap SAKTI, Integrasi Sistem</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2025-04-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/97246</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.97246</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 9, No 3 (2024); 99-110</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 9, No 3 (2024); 99-110</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/97246/41473</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/97287</identifier>
				<datestamp>2025-04-26T05:00:17Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Tingkat Kematangan Digital Penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) Pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer di Kabupaten Bantul</dc:title>
	<dc:creator>Kristinawati, Dina</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang : implementasi rekam medis elektronik (RME) yang interoperabel dengan sistem Kementerian Kesehatan telah diwajibkan secara nasional. Namun, tingkat adopsinya di layanan primer masih rendah, dan data mengenai keterkaitannya dengan Digital Maturity Index (DMI) belum tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kedua aspek tersebut guna mendukung percepatan transformasi digital di layanan primerMetode : penelitian ini menggunakan mixed method dengan desain explanatory sequential. Pengumpulan data dimulai dengan survei kuantitatif menggunakan instrumen self-assessment tingkat kematangan digital yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan bersama CHISU USAID dan FK-KMK UGM. Responden kuantitatif mencakup seluruh fasilitas pelayanan kesehatan primer yang terdaftar di platform SATUSEHAT, dengan 150 dari 195 yang bersedia mengisi survei. Terdiri dari 27 puskesmas, 67 klinik, 22 praktik mandiri dokter, 24 praktik mandiri dokter gigi, dan 10 praktik mandiri bidan. Tahap selanjutnya adalah pengumpulan data kualitatif melalui wawancara mendalam. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan tematik.Hasil : secara keseluruhan, tingkat kematangan digital (DMI) di layanan primer tergolong rendah (2,89 dari skala 5), dan tingkat penerapan RME hanya mencapai 1,55 (dari skala 7). Puskesmas menunjukkan DMI tertinggi (3,58), diikuti oleh klinik swasta, praktik dokter keluarga, dokter gigi, dan bidan. Temuan ini konsisten dengan tingkat adopsi RME, yang juga lebih tinggi di Puskesmas (2,22) dibandingkan jenis layanan primer lainnya.Kesimpulan : fasilitas pelayanan kesehatan primer masih mengalami keterlambatan dalam mengadopsi rekam medis elektronik, terutama pada praktik mandiri. Diperlukan upaya peningkatan kapasitas digital, dukungan infrastruktur, dan intervensi kebijakan yang terarah untuk mendorong percepatan implementasi RME di layanan primer.Kata Kunci : Digital Maturity Index,  DMI, Tingkat Kematangan Digital, Rekam Medis Elektronik</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/97287</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.97287</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 9, No 3 (2024); 118-125</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 9, No 3 (2024); 118-125</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/97287/41478</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/97306</identifier>
				<datestamp>2025-04-26T05:00:17Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Evaluasi Rekam Medis Elektronik dengan HOT-Fit untuk Peningkatan Mutu Pelayanan di RS DKT dr. Soetarto</dc:title>
	<dc:creator>Urbanantika, Regita</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kata Kunci: Evaluasi, HOT-Fit, Mutu Pelayanan, Rekam Medis Elektronik, Rumah Sakit / Keywords: Electronic Medical Record, Evaluation, Hospital, HOT-Fit, Service Quality</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang: Perkembangan teknologi mendorong digitalisasi layanan kesehatan, termasuk implementasi Rekam Medis Elektronik (RME). Namun, berbagai tantangan masih ditemukan, seperti resistensi pengguna, gangguan jaringan, keterbatasan pelatihan, dan sistem yang belum optimal. Di RS DKT dr. Soetarto Yogyakarta, kendala seperti pemadaman listrik, lambatnya sistem saat mencetak SEP, serta kesulitan dalam pelaporan menjadi hambatan. Meski pengembangan sistem terus dilakukan, belum pernah dilakukan evaluasi menyeluruh. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi RME menggunakan model HOT-Fit sebagai upaya peningkatan mutu pelayanan dan kesiapan menuju kematangan digital selanjutnya. Evaluasi ini juga meninjau konsekuensi adopsi inovasi, seperti ketergantungan sistem, kelelahan penggunaan, perubahan komunikasi, dan replikasi data medis.Metode: Penelitian ini menggunakan desain mixed method deskriptif melalui tahapan sequential explanatory. Pada tahap pertama, pengambilan data secara kuantitatif menggunakan kuesioner HOT-Fit terhadap seluruh pengguna rekam medis dari bagian pendaftaran hingga penjaminan dan pengadaan barang di Rumah Sakit. Kemudian dilakukan pengambilan data secara kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi terhadap empat dimensi, diantaranya Human (manusia), Organization (organisasi), Technology (teknologi) dan Net-Benefit (manfaat).Hasil: Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, dari ketiga komponen HOT-Fit, Technology dengan nilai T-Statistik &gt; T-Tabel (1.96) memberikan pengaruh terhadap Net-Benefit. Selain kebermanfaatan, ditinjau pula konsekuensi adopsi inovasi seperti, ketergantungan terhadap sistem, kelelahan terhadap sistem dalam penggunaan maupun pengembangan, perubahan komunikasi, dan replikasi catatan riwayat kesehatan.Kesimpulan: Seluruh variabel dalam komponen Technology memiliki pengaruh terhadap Net-Benefit pada Rekam Medis Elektronik di RS DKT dr. Soetarto Yogyakarta. Sebaliknya, pada hasil pengujian hipotesis, komponen Human dan Organization nilai T-Statistik kurang dari T-Tabel sehingga tidak menunjukkan pengaruh terhadap Net-Benefit. Selain kebermanfaatan, ditinjau pula konsekuensi adopsi inovasi seperti, ketergantungan terhadap sistem, kelelahan terhadap sistem dalam penggunaan maupun pengembangan, perubahan komunikasi, dan replikasi catatan riwayat kesehatan.Kata Kunci: Evaluasi, HOT-Fit, Mutu Pelayanan, Rekam Medis Elektronik, Rumah Sakit</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID">-</dc:contributor>
	<dc:date>2024-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>text/html</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/97306</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.97306</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 9, No 3 (2024); 126-134</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 9, No 3 (2024); 126-134</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/97306/41477</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/97306/42843</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID">-</dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID">-</dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID">Responden yang terlibat sebanyak 79 responden dengan kriteria inklusi, yaitu menggunakan Rekam Medis Elektonik dan mengikuti perkembangannya. Pengambilan sampel dalam wawancara mendalam dengan Kauryanmed, Kepala TI, Kepala UKRM, dan satu dokter.</dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/97466</identifier>
				<datestamp>2025-04-26T05:00:17Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Perancangan Aplikasi Teledentistry di Klinik Dokter Gigi</dc:title>
	<dc:creator>Biladi, Giovanni Haramain</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">teledentistry, prototipe, aksesibilitas</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar belakang: Proporsi masalah kesehatan gigi dan mulut di Indonesia tinggi, namun yang mendapatkan pelayanan dari tenaga medis gigi dan mulut masih rendah, sehingga diperlukan suatu solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Teledentistry dapat meningkatkan aksesibilitas pelayanan gigi dengan mengurangi jarak tempuh yang diperlukan, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah terpencil dan rentan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototype aplikasi teledentistry di Klinik Dokter Gigi untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan gigi dan mulut. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan action research. Penelitian ini menggunakan pendekatan action research dengan empat tahapan: diagnosis, perencanaan, tindakan, dan evaluasi. Lokasi penelitian di Klinik Dokter Gigi Ohana Dental Care, dengan subjek penelitian terdiri dari dokter gigi, admin klinik, dan 30 pasien sebagai responden evaluasi. Pada tahap awal dilakukan wawancara mendalam untuk mengidentifikasi kebutuhan pengguna. Selanjutnya dilakukan perancangan dan ujicoba prototipe aplikasi. Evaluasi dilakukan dengan kuesioner System Usability Scale (SUS), yaitu instrumen standar berisi 10 pernyataan dengan skala Likert 5 poin untuk mengukur persepsi kemudahan penggunaan sistem.Hasil : Pada penelitian ini didapatkan hasil pada tahap diagnosis dilakukan identifikasi kebutuhan dengan subjek wawancara yang terdiri dari dokter gigi dan admin klinik menginginkan aplikasi teledentistry berbasis web yang sederhana, mudah dipahami, dan tidak menambah beban kerja. Kemudian dilakukan perancangan prototipe aplikasi berdasarkan analisis kebutuhan pengguna, ujicoba prototipe aplikasi pada pengguna. Pada tahap evaluasi aplikasi dengan kuesioner SUS didapatkan hasil skor rata-rata SUS sebesar 86.3 (Excellent).Kesimpulan : Penggunaan aplikasi teledentistry klinik dokter gigi Ohana Dental Care menunjukkan kepuasan dari pengguna, dalam hal ini pasien yang dapat dinilai dari tingkat usabilitas yang sangat baik.  Kata kunci : teledentistry, prototipe, aksesibilitas </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>text/html</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/97466</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.97466</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 9, No 3 (2024); 135-140</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 9, No 3 (2024); 135-140</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/97466/41475</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/97466/42817</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/97693</identifier>
				<datestamp>2025-12-05T03:10:50Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PIMS AKSES: Prototipe Mobile Apps untuk Memfasilitasi Layanan Penyakit Infeksi Menular Seksual (PIMS) pada Remaja</dc:title>
	<dc:creator>Budiyanto, Ari</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">PIMS, HIV AIDS, UEQ</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang: Penyakit Infeksi Menular Seksual (PIMS) pada remaja, termasuk infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS), masih menjadi masalah kesehatan yang penting. Lelaki Seks dengan Lelaki (LSL) menghadapi berbagai hambatan dalam mengakses layanan konseling dan tes, seperti stigma, keterbatasan informasi yang terpercaya, serta kekhawatiran terkait kerahasiaan. Intervensi berbasis teknologi, termasuk prototipe aplikasi mobile, berpotensi mendukung upaya peningkatan akses layanan PIMS pada kelompok usia ini.Metode: Metode penelitian ini dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama yaitu perancangan kebutuhan awal dan antarmuka aplikasi dengan membuat System Requirement Document (SRD). Tahap kedua yaitu dengan mengevaluasi hasil perancangan aplikasi dengan User Experience Questioner (UEQ).Hasil: Prototipe PIMS AKSES menyediakan fitur informasi PIMS, daftar fasilitas layanan terkait, dan kanal komunikasi dengan konselor. Hasil evaluasi aplikasi pada aspek Attractiveness mendapatkan skor 1,7. Aspek Perspicutiy mendapatkan skor 1,64, Efficiency sebesar 1,52, Dependability sebesar 1,59, Stimulation sebesar 1,57, dan Novelty mendapatkan skor sebesar 1,28.Kesimpulan: Prototipe aplikasi PIMS AKSES secara umum dapat diterima oleh pengguna sebagai alat bantu tambahan untuk mendukung upaya peningkatan akses informasi dan layanan PIMS pada remaja. Namun, aplikasi ini masih berada pada tahap prototipe sehingga diperlukan pengembangan konten, penyempurnaan fitur, serta evaluasi lebih lanjut dalam konteks pelayanan nyata untuk menilai dampaknya terhadap akses dan pemanfaatan layanan PIMS.Kata kunci: PIMS, HIV AIDS, UEQ</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2025-12-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/97693</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.97693</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 10, No 2 (2025); 72-77</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 10, No 2 (2025); 72-77</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/97693/42982</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/98240</identifier>
				<datestamp>2025-10-09T04:42:16Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Kesiapan Implementasi Rekam Medis Elektronik dari Perspektif Tenaga Rekam Medis di Rumah Sakit Umum Daerah Daha Husada Kota Kediri dengan Model DOQ-IT</dc:title>
	<dc:creator>Cahyani, Vony Rista</dc:creator>
	<dc:creator>Hidayat, Andra Dwitama</dc:creator>
	<dc:creator>Jayanti, Krisnita Dwi</dc:creator>
	<dc:creator>Bisono, Eva Firdayanti</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">DOQ-IT, kesiapan, RME</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang: Rumah Sakit Daha Husada Kota Kediri berupaya untuk menerapkan rekam medis elektronik (RME) pada rawat inap. Dalam masa transisi ini penilaian kesiapan implementasi rekam medis elektronik penting dilakukanMetode: Pendekatan deskriptif kualitatif dilakukan pada 10 responden yang merupakan rekam medis yang bekerja pada rawat inap. Instrumen dari DOQ-IT digunakan untuk menilai kesiapan dari aspek SDM, tatakelola dan infrastrukturHasil: dapat diperoleh informasi bahwa pada aspek sumber daya manusia, dan infrastruktur secara keseluruhan sudah baik, namun dalam aspek tata kelola dan kepemimpinan masih terdapat hal yang perlu ditambahkan dan dilakukan sehingga bisa dijadikan dasar dalam implementasi rekam medis elektronikKesimpulan: Kesiapan implementasi RME di rumah sakit secara keseluruhan sudah cukup baik, namun masih diperlukan adanya SOP dan mekanisme insentif tenaga kesehatan yang menggunakan RMEKata Kunci : DOQ-IT, kesiapan, RME</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2025-10-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/98240</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.98240</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 10, No 1 (2025); 15-20</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 10, No 1 (2025); 15-20</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/98240/42613</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/99378</identifier>
				<datestamp>2025-10-09T04:35:00Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Kebutuhan Data dan Teknologi Dalam Adaptasi Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit pada Masa Pandemi Covid- 19:  Studi Kasus di Rumah Sakit Umum Daerah Gambiran Kota Kediri</dc:title>
	<dc:creator>Tyas, Reni Trianing</dc:creator>
	<dc:creator>Lazuardi, Lutfan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kebutuhan data; teknologi; adaptasi; pandemi; covid-19</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang : Kejadian kasus Covid-19 terus bertambah dari hari ke hari sehingga petugas rumah sakit sebagai garis depan semakin tertekan karena meningkatnya beban kerja. Upaya pemerintah dalam pemanfaatan sistem informasi adalah mengembangkan aplikasi digital yang mampu melakukan pelacakan pengguna untuk menghentikan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Dengan Melonjaknya kasus Covid-19 di RSUD Gambiran Kota Kediri penting bagi manajemen rumah sakit untuk mengelola sumber daya rumah sakit dengan pendekatan termasuk penggunaan teknologi informasi.Metode : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana rumah sakit beradaptasi dengan kondisi wabah pada masa pandemi covid- 19, terutama bagaimana peran teknologi informasi dalam mendukung pelayanan kesehatan di rumah sakit.Hasil : Penelitian ini dilakukan di RSUD. Gambiran Kota kediri. Jenis penelitian ini menggunakan desain studi kasus tunggal. Data dikumpulkaan secara kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam.Kesimpulan : Selama pandemi, rumah sakit harus mengelola data, logistik, dan pelaporan dengan lebih baik, menyesuaikan SOP, menambah kapasitas darurat, serta memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan layanan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="id-ID"></dc:contributor>
	<dc:date>2025-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/99378</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.99378</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 10, No 1 (2025); 7-14</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 10, No 1 (2025); 7-14</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/99378/42498</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id-ID"></dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:journal.ugm.ac.id:article/102909</identifier>
				<datestamp>2025-04-26T05:00:17Z</datestamp>
				<setSpec>jisph:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Penerimaan Pengguna pada Rekam Medis Elektronik: Studi Kualitatif di Rumah Sakit Umum Budi Rahayu Pekalongan</dc:title>
	<dc:creator>Pratama, Yoannesviane Eric</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Rekam Medis Elektronik, Transformasi Digital, Tantangan, Penerimaan, UTAUT</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang : Transformasi digital di bidang kesehatan menyebabkan perkembangan layanan kesehatan berbasis digital menggunakan rekam medis elektronik. Penerimaan pengguna merupakan tantangan yang mempengaruhi kesuksesan proses transformasi dalam penerapan rekam medis elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor yang mempengaruhi penerimaan rekam medis elektronik.Metode : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif eksploratif melalui pendekatan kualitatif di RSU Budi Rahayu Pekalongan, berdasarkan teori terpadu penerimaan dan penggunaan teknologi (Unified Theory of Acceptance and Use of Technology / UTAUT), dengan metode wawancara mendalam semi-terstruktur, teknik member checking, serta analisis tematik.Hasil : Tema utama antara lain faktor pendukung dan tantangan implementasi RME. Dukungan rekan kerja, fitur template penulisan, dan kesadaran manfaat RME menjadi faktor pendukung meningkatkan penerimaan terhadap sistem RME. Tantangan dalam implementasi RME meliputi kendala kemampuan pengguna, dukungan dan jumlah petugas IT belum optimal, kelengkapan regulasi, serta kendala teknis meliputi kendala kelengkapan dan kepraktisan RME, kelengkapan fasilitas komputer, kendala kestabilan jaringan, dan sistem RME yang penundaan pengisian RME.Kesimpulan : Tantangan yang dihadapi pengguna meliputi kendala kemampuan pengguna, kendala jumlah tenaga IT, kendala regulasi dan kendala teknis. Perbaikan perlu dilakukan secara simultan untuk meningkatkan penerimaan dalam implementasi RME.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/102909</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22146/jisph.102909</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Information Systems for Public Health; Vol 9, No 3 (2024); 111-117</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat; Vol 9, No 3 (2024); 111-117</dc:source>
	<dc:source>2089-2675</dc:source>
	<dc:source>2089-2683</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/102909/41479</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/102909/36321</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/102909/36322</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/102909/36323</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/102909/36324</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/102909/36325</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/102909/36326</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/downloadSuppFile/102909/36327</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="en-US">Lokasi Penelitian di Rumah Sakit Budi Rahayu Pekalongan, Jawa Tengah</dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US">Penelitian dilakukan dari bulan Maret-April 2024, dengan durasi setiap wawancara 20-40 menit.</dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="en-US">Penelitian dengan metode wawancara mendalam kepada 2 dokter, 2 perawat, 2 staf farmasi, 2 staf radiologi dan 3 staf laboratorium.</dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Journal of Information Systems for Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<resumptionToken expirationDate="2026-04-14T12:14:57Z"
			completeListSize="105"
			cursor="0">5dcf04b369951e985217acd8070bfa8a</resumptionToken>
	</ListRecords>
</OAI-PMH>
