Studi Tentang Kemunculan Modal Sosial

https://doi.org/10.22146/jkap.6855

Retno Widayani(1*), Nisa Agistiani Rachman(2)

(1) Pemerintah Kota Sukabumi
(2) Magister Administrasi Publik FISIPOL UGM
(*) Corresponding Author

Abstract


Naskah ini merupakan hasil penelitian tentang kemunculan modal sosial di masyarakat dengan mengambil studi kasus masyarakat RW 13 Kelurahan Subangjaya Kecamatan Cikole Kota Sukabumi. Selain itu, penelitian ini juga mendeskripsikan penyebab kemunculan modal sosial dan mendeskripsikan bagaimana modal sosial dapat berfungsi dalam mengatasi persoalan masyarakat yang tidak dipecahkan sepenuhnya oleh pemerintah. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan dapat disimpulkan bahwa masyarakat RW 13 Kelurahan Subangjaya Kota Sukabumi telah memiliki semangat modal sosial yang cukup kuat dan telah ada secara alamiah sejak dulu dan telah turun temurun, sehingga sangat mudah untuk digerakkan. Kekuatan modal sosial di RW 13 lebih dipengaruhi oleh tingkat homogenitas masyakarat RW 13 yang masih kental. Selain itu, kepemimpinan juga berkorelasi positif terhadap kemunculan modal sisual di RW 13. Konsep keteladanan dalam eksistensi modal sosial hanya efektif jika diterapkan pada masyarakat dengan relasi primer di unit sosial yang kecil dan terbatas (primary social relation) seperti di tingkat RW dan RT dan akan menemui kesulitan jika diterapkan pada komunitas yang lebih besar. Di sisi lain, kepemimpinan yang baik membawa efek negatif, di mana kualitas modal sosial masyakarat menjadi tergantung pada kualitas pemimpin dalam aksi kolektifnya

Keywords


Modal sosial, masyarakat, rukun warga

Full Text:

PDF


References

Ancok, Djamaludin. 2003. Modal Sosial dan Kualitas Masyarakat. Pidato Pengukuhan Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Field, John. 2010. Modal Sosial. Terjemahan Nurhadi. Editor Inyiak Ridwan Muzir. Kreasi Wacana. Bantul.

Fukuyama, Francis. 2002. Trust Kebajikan Sosial dan Penciptaan Kemakmuran. (diterjemahkan dari Buku Trust The Social Virtues and The Creation of Prosperity. 1995). Qalam. Yogyakarta.

Grootaert, Christiaan. 1998. Social Capital: The Missing Link?. Social Capital Initiative Working Paper No. 3. The World Bank. www.siteresources.worldbank.org/INTSOCIALCAPITAL/.../SCI-WPS-03.pdf. 19 Juli 2011.

Grootaert, Christiaan and Thierry van Bastelaer. 2002. Understanding and Measuring of Social Capital: A Multidisciplinary Tool for Practitioners. The World Bank. Washington DC. USA.

Hari M., Widyo. 2005. Rukun Tetangga sebagai Basis Modal Sosial di Tingkat Lokal dalam Desentralisasi, Globalisasi, dan Demokrasi Lokal. Editor Gunawan, Jamil et. al. LP3ES. Jakarta.

Mintara, Agustinus. 2003. Modal Sosial dalam Arus Globalisasi. Majalah Basis. No. 01-02. Tahun ke-52. Yayasan BP Basis. Yogyakarta.

Putnam, Robert. D. 1993. Making Democracy Work: Civic Traditions in Modern Italy. Princeton University Press. USA.



DOI: https://doi.org/10.22146/jkap.6855

Article Metrics

Abstract views : 1146 | views : 1620

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)



Copyright of JKAP (Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik) ISSN 0852-9213 (print), ISSN 2477-4693 (online)

Gedung MAP FISIPOL UGM, Kampus FISIPOL UGM Unit II

Jl. Prof. Dr. Sardjito, Sekip, Yogyakarta, 55281,

Phone: 0274-563825

Fax: 0274-589655
Email: igpa@ugm.ac.id