Menggali Potensi Lokal Mewujudkan Kemandirian Desa

https://doi.org/10.22146/jkap.7962

Fajar Sidik(1*)

(1) STPMD-APMD Yogyakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


Artikel ini menganalisis pelaksanaan desa wisata di Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul. Sebelum ada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Desa Bleberan dikenal sebagai desa pelosok, terisolir, dan kekurangan air. Tingginya angka kemiskinan menjadi masalah utama yang dihadapi masyarakat setempat. Namun, setelah Pemerintah Desa bersama warga setempat berhasil membentuk BUMDes, kini Desa Bleberan berkembang dan menjadi desa wisata terbaik di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kajian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sementara, analisis data dilakukan melalui tahapan sebagai berikut; (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) kesimpulan/verifikasi. Agar hasil kajian dapat kredibel, maka teknik triangulasi data digunakan saat validasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan Desa Wisata di Bleberan (2010-2014), pendapatan asli desa secara signifikan meningkat. Hal tersebut tidak lepas dari peran modal sosial yang dimiliki warga yang telah berkembang dengan baik seperti Organisasi Desa, Kepercayaan, Norma, dan Jaringan. Namun, pengelolaan BUMDes dinilai kurang efektif karena belum dikelola secara transparan dan akuntabel. Kemudian, upaya mewujudkan desa mandiri juga menghadapi tantangan sosial yaitu adanya kecemburuan antar dukuh terkait dengan dana bantuan yang diberikan serta munculnya pelaku ekonomi di sekitar area wisata yang berasal dari keluarga berekonomi mapan.

Keywords


BUMDes, desa mandiri, Desa Bleberan, modal sosial.

Full Text:

PDF


References

BPS. 2013. Kecamatan Playen Dalam Angka 2013. BPS Kab. Gunungkidul. Gunungkidul.

BPS. 2014. Kabupaten Gunungkidul Dalam Angka 2014. BPS Kab. Gunungkidul. Gunungkidul.

Dudwick, Nora, Kathleen Kuehnast, Veronica Nyhan Jones, dan Michael Woolcock. 2006. Analyzing Social Capital in Context: A Guide to Using Qualitative Methods and Data. World Bank Institute. Washington, D.C.

Dwipayana, Ari dan Sutoro Eko. 2003. Membangun Good Governance di Desa. IRE Press. Yogyakarta.

Eko, Sutoro. 2014. Desa Membangun Indonesia. FPPD. Yogyakarta.

Field, John. 2010. Modal Sosial. Kreasi Wacana Offset. Bantul.

Hastowiyono dan Suharyanto. 2014. Penyusunan Kelayakan Usaha dan Perencanaan Usaha BUM Desa. FPPD. Yogyakarta.

Kasih, Y. 2007. Peranan Modal Sosial terhadap Efektivitas Lembaga Keuangan Pedesaan (Studi Kasus di Provinsi Sumatera Barat). http://isjd.pdii.lipi.go.id/index.php/search.html?act=tampil&id =2604&idc=10.

Kompasdotcom. 2012. Desa Ujung Tombak Identifikasi Masalah. http://nasional.kompas.com/read/2012/05/05/1433597/Desa.Ujung.Tombak.Identifikasi.Masalah. Diakses 30 Mei 2015.

Kompasdotcom. 2015. Dana Desa Cair April Menteri Desa Ingatkan Pentingya BUMDes. http://nasional.kompas.com/read/2015/03/22/21102001/Dana.Desa.Cair.April.Menteri.Desa.Ingatkan.Pentingnya.BUMDes. Diakses 30 Mei 2015.

Kurniawan, Boni. 2015. Desa Mandiri, Desa Membangun. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia. Jakarta.

JPNN. 2014. Dana Rp 1 Milyar per Desa Kemungkinaan Cair Juli. http://www.jpnn.com/read/2014/03/13/221858/Dana-Rp-1-Miliar-per-Desa-Kemungkinan-Cair-Juli. Diakses 13 Maret 2015.

Peraturan Desa Bleberan Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Perubahan APBDes Tahun 2014.

Putnam, R.D. 1993. The prosperous community: Social capital and public life. The American Prospect 4(13).

Ratnawati, Dewi. 2015. Analisis Dampak Wisata Alam Air Terjun Sri Gethuk Terhadap Pendapatan Masyarakat Sekitar. Tesis. UPN “Veteran” Yogyakarta. http://eprints.upnyk.ac.id/6206/

Rafsanzani, Hasyemi, Bambang Supriyono, dan Suwondo. 2010. Kemitraan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa Dengan Kepala Desa Dalam Perencanaan Pembangunan Desa: Studi Kasus di Desa Sumber Ngepoh Kecamatan Lawang Kabupaten Malang. Jurnal Adminintrasi Publik (JAP), 1(4). Malang.

Subejo. 2008. Peranan Social Capital Dalam Pembangunan Ekonomi: Suatu Pengantar Untuk Studi Social Capital Di Pedesaan Indonesia. Fakultas Pertanian UGM. Yogyakarta.

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Alfabeta. Bandung.

Sunartiningsih, Agnes. 2004. Strategi Pemberdayaan Masyarakat. Aditya Media. Yogyakarta.

Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah.

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa.

UNDP. 1997. Tata Pemerintahan Yang Baik Dari Kita Untuk Kita. Jakarta: UNDP.

Westlund, H. 2006. Social Capital in the Knowledge Economy Theory and Empirics. Springer. New York.

Widjaja. 2011. Otonomi Daeran dan Daerah Otonom. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta.



DOI: https://doi.org/10.22146/jkap.7962

Article Metrics

Abstract views : 11331 | views : 9197

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2015 Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright of JKAP (Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik) ISSN 0852-9213 (print), ISSN 2477-4693 (online)

Gedung MAP FISIPOL UGM, Kampus FISIPOL UGM Unit II

Jl. Prof. Dr. Sardjito, Sekip, Yogyakarta, 55281,

Phone: 0274-563825

Fax: 0274-589655
Email: igpa@ugm.ac.id