Pengetahuan Gizi, Aksesibilitas, dan Persepsi Regulasi Sebagai Indikator Perilaku Konsumsi Minuman Berpemanis Usia 19-22 Tahun

https://doi.org/10.22146/jkki.108161

Zaki Ahmad(1*), Nursyifa Rahma Maulida(2)

(1) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA
(2) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA
(*) Corresponding Author

Abstract


Peningkatan konsumsi minuman berpemanis di Indonesia menjadi perhatian serius dalam upaya pencegahan penyakit tidak menular seperti diabetes melitus. Salah satu strategi pengendalian yang tengah dirancang pemerintah adalah penerapan regulasi berupa pengenaan cukai terhadap minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan gizi, aksesibilitas, dan persepsi terhadap regulasi dengan perilaku konsumsi minuman berpemanis pada remaja 19-22 tahun, sebagai kelompok usia yang rentan terhadap paparan produk tersebut. Desain penelitian cross-sectional digunakan dengan melibatkan 136 responden yang dipilih melalui non-probability sampling. Data dikumpulkan melalui tiga jenis kuesioner: pengetahuan gizi, aksesibilitas minuman berpemanis, dan persepsi terhadap regulasi cukai. Analisis dilakukan menggunakan uji chisquare. Hasil menunjukkan bahwa 47,8% responden memiliki perilaku konsumsi minuman berpemanis yang tinggi, dengan teh dalam kemasan sebagai produk paling banyak dikonsumsi (79%). Pengetahuan gizi yang rendah secara signifikan meningkatkan risiko konsumsi tinggi minuman berpemanis (p=0,007; PR=11,2), sementara aksesibilitas yang mudah justru berperan sebagai faktor protektif (p=0,011; PR=0,24). Namun, persepsi terhadap regulasi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p=0,709), hasil analisis mengisyaratkan perlunya peningkatan edukasi publik terhadap kebijakan pengenaan cukai MBDK. Selain itu, masih adanya jenis minuman berpemanis yang belum tercakup dalam regulasi berpotensi melemahkan efektivitas kebijakan cukai, karena memungkinkan konsumen beralih ke produk tanpa cukai. Oleh karena itu, cakupan regulasi perlu diperluas agar lebih komprehensif.
Kata kunci: Kebijakan Kesehatan; Minuman Berpemanis; Perilaku Konsumsi


Keywords


Kebijakan Kesehatan; Minuman Berpemanis; Perilaku Konsumsi



References

Al-Kansa, B. B., Iswanda, M. L., Kamilah, N., & Herlambang, Y. T. (2023). Pengaruh Kemajuan Teknologi Terhadap Pola Hidup Manusia. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 4(3), 2966–2975. https://doi.org/10.54373/imeij.v4i3.682 Biljers, R., Salim, F. A., Muhartini, T., Utomo, K. P., Dewi, S. L., & Samra, C. A. (2020). Mengatasi Tingginya Konsumsi Minuman Berpemanis di Indonesia. https://www.who. Calcaterra, V., Cena, H., Magenes, V. C., Vincenti, A., Comola, G., Beretta, A., Di Napoli, I., & Zuccotti, G. (2023). Sugar-Sweetened Beverages and Metabolic Risk in Children and Adolescents with Obesity: A Narrative Review. In Nutrients (Vol. 15, Issue 3). MDPI. https://doi.org/10.3390/nu15030702 DPR RI. (2020). RISALAH RAPAT KERJA KOMISI XI DPR RI DENGAN MENTERI KEUANGAN RI. Ferretti, F., & Mariani, M. (2019). Sugar-sweetened beverage affordability and the prevalence of overweight and obesity in a cross section of countries. Globalization and Health, 15(1). https://doi.org/10.1186/s12992-019-0474-x Kusnadi, G., Herlinda, O., & Segalita, C. (2022). Ringkasan Kebijakan: Urgensi Implementasi Kebijakan Cukai Minuman Berpemanis dalam Kemasan (MBDK) di Indonesia. Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI). Lara-Castor, L., O’Hearn, M., Cudhea, F., Miller, V., Shi, P., Zhang, J., Sharib, J. R., Cash, S. B., Barquera, S., Micha, R., Mozaffarian, D., Hakeem, R., Mirzaei, M., Nikiema, L., Manary, M., Geleijnse, J. M., Balfour, D., Mitchell, C., Elmadfa, I., … Trichopoulou, A. (2025). Burdens of type 2 diabetes and cardiovascular disease attributable to sugarsweetened beverages in 184 countries. Nature Medicine. https://doi.org/10.1038/s41591024-03345-4 Lestari, P. (2020). Hubungan Pengetahuan Gizi dan Asupan Makanan dengan Status Gizi Siswi MTS Darul Ulum. Sport and Nutrition Journal, 2(2), 73–80. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/spnj.v2i2.39761 Mustakim, Elia Nur A’yunin, Siti Riptifah Tri Handari, & Tyas Aprillia. (2024). Perilaku Konsumsi Sugar Sweetened Beverages (SSB) dan Aktifitas Media Social pada Mahasiswa Perkotaan. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 7(1), 237–243. https://doi.org/10.56338/mppki.v7i1.4647 Nurjayanti, E., Rahayu, N. S., & Fitriani, A. (2020). Nutritional knowledge, sleep duration, and screen time are related to consumption of sugar-sweetened beverage on students of Junior High School 11 Jakarta. ARGIPA (Arsip Gizi Dan Pangan), 5(1), 34–43. https://doi.org/10.22236/argipa.v5i1.3878 Russell, C., Baker, P., Grimes, C., Lindberg, R., & Lawrence, M. A. (2023). Global trends in added sugars and non-nutritive sweetener use in the packaged food supply: Drivers and implications for public health. Public Health Nutrition, 26(5), 952–964. https://doi.org/10.1017/S1368980022001598 Selvi, Sitorus, E., Handayani, S., & Maesiwi, P. (2020). Kajian Kebijakan Pengenaan Cukai Minuman Berpemanis. Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi, 3(2), 195–204. Trifosa Veronica, M., Malkan, I., & Ilmi, B. (2020). Minuman KekinianDi Kalangan Mahasiswa Depok dan Jakarta. Indonesian Jurnal of Health Development, 2(2), 83–91. Ulita, N. (2021). DKV Sebagai Strategi dalam Membangun Persepsi Positif Siswa Sekolah Dasar Terhadap Pengenalan Profesi Impian (Vol. 1, Issue 2). Wigati, A., & Nisak, A. Z. (2022). PENTINGNYA EDUKASI GIZI SEIMBANG BAGI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(1), 85–90. Wulandari, D., & Sumarmi, S. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Konsumsi Sugar Sweetened Beverages pada Remaja Putri Gizi Lebih di SMA Negeri 2 Nganjuk. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(3), 3087. https://doi.org/10.33087/jiubj.v23i3.4140



DOI: https://doi.org/10.22146/jkki.108161

Article Metrics

Abstract views : 1032

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia : JKKI [ISSN 2089 2624 (print); ISSN 2620 4703 (online)] is published by Center for Health Policy and Management (CHPM). This website is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Built on the Public Knowledge Project's OJS 2.4.8.1.
 Web
Analytics View My Stats