Determinan Pilihan Naik Kelas Perawatan Rumah Sakit dari Kelas I ke Kelas VIP

https://doi.org/10.22146/jkki.v5i4.30540

Joys Karman Nike Palupi(1*), Viera Wardhani(2), Sri Andarini(3)

(1) BPJS Kesehatan Kediri
(2) Magister Manajemen Rumah Sakit Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya
(3) Magister Manajemen Rumah Sakit Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya
(*) Corresponding Author

Abstract


ABSTRACT

Background: The decision to upgrade service level in the era of National Health Insurance is a demand arising for health services. There are several factors that influence the demand for health services.

Objectives: The aims of the study are to determine the influence of income level, availability of care classes, hospital common rates, service quality, comfort, privacy, the completeness of facilities and additional insurance against the upgrading service level selection of Healthcare and Social Security Agency (BPJS Kesehatan) inpatients from class I to VIP class and the most dominant factor.

Research Methods: This study was an observational study with cross-sectional design of the 284 respondents were divided proportionally from 6 hospitals in Kediri in collaboration with the BPJS Kesehatan Kediri Branch. The research was conducted by interviewing the respondents using a questionnaire at the time of going home from the hospital or during outpatient control.

Results: The results showed eight independent variables can influence on the model simultaneously. Factors that are statistically significant influence patient choice grade is hospital common rates factor (p=0.001); (²=0.208). This may imply that the choice of grade-patient tends to grow at 20.8% every hospitals common rates reduction.

Conclusions: Hospitals reasonable rates will make patients reconsider their ability to pay. Rates adjusment and standardization of hospital services, monitoring of class availability in hospital, as well as the National Health Insurance premium adjustment is required in order to implement better social security.

 

Keywords: inpatients, service level upgrading, BPJS Kesehatan

 

ABSTRAK

Latar belakang: Keputusan untuk memilih naik kelas rawat pada era Jaminan Kesehatan Nasional merupakan permintaan yang timbul terhadap pelayanan kesehatan. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi dalam permintaan pelayanan kesehatan.

Tujuan: Mengetahui pengaruh faktor tingkat pendapatan, ketersediaan kelas perawatan, tarif rumah sakit, kualitas pelayanan, kenyamanan, privasi, kelengkapan fasilitas dan asuransi tambahan terhadap pilihan pasien rawat inap BPJS Kesehatan naik kelas perawatan dari kelas I ke kelas VIP dan faktor yang paling dominan.

Metode Penelitian: Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan rancangan cross-sectional pada 284 responden yang dibagi secara proporsional dari 6 rumah sakit di Kota Kediri yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Kediri. Penelitian dilaksanakan dengan melakukan wawancara pada responden menggunakan kuisioner pada saat hendak pulang dari rumah sakit maupun pada saat kontrol rawat jalan.

Hasil: Penelitian menunjukkan kedelapan variabel independen dapat memberikan pengaruh terhadap model secara simultan. Faktor yang secara statistik signifikan mempengaruhi pilihan naik kelas rawat adalah faktor tarif umum rumah sakit (p=0.001); (²=0.208). Hal ini dapat diartikan bahwa pilihan naik kelas rawat cenderung bertambah sebesar 20,8% setiap ada penurunan tarif umum rumah sakit.

Kesimpulan: Tarif rumah sakit yang wajar akan membuat pasien berpikir ulang tentang kemampuannya dalam membayar. Penyesuaian tarif dan standarisasi pelayanan rumah sakit, monitoring ketersediaan kelas rawat di rumah sakit, serta penyesuaian iuran Jaminan Kesehatan Nasional diperlukan dalam rangka pelaksanaan jaminan sosial yang lebih baik.

 

Kata kunci: pasien rawat inap, naik kelas rawat, BPJS Kesehatan


Keywords


pasien rawat inap, naik kelas rawat, BPJS Kesehatan

Full Text:

PDF


References

Listyani, E. Dampak Implementasi JKN terhadap Provider Swasta. 2014. Tersedia di: http://manajemenrumahsakit.net/2014/10/hari- 2-16-oktober-2014/. Diunduh pada 30 Desember 2014.

An-Nafi’, A.F. (2009), Pengaruh Kenyamanan Lingkungan Fisik Ruang Rawat Inap Kelas III terhadap Kepuasan Pasien di RSUI Kustati Surakarta, Program Diploma IV Kesehatan Kerja, Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Fadli, U., Sulaeman, E., Mimin. “Analisis Kepuasan Pasien Rawat Inap Pada RS Delima Asih Sisma Medika Karawang.” Jurnal Manajemen 10.3 (2013):1178-1192.

Suryawati, C., Dharminto, Shaluhiyah Z. “Penyusunan Indikator Kepuasan Pasien Rawat Inap Rumah Sakit di Provinsi Jawa Tengah.” Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan 9.4 (2006):177-184.

Wong, Y.N., Hamilton, O., Egleston, B., Salador, K., Murphy, C., Meropol, N.J. “Understanding How Out-of-Pocket Expenses, Treatment Value, and Patient Characteristics Influence Treatment Choice.” The Oncologist 2010 15 (2010):566- 576.

Wong, M.D., Andersen, R., Sherbourne, C.D., Hays, R.D., Shapiro, M.F. “Effects of Cost Sharing on Care Seeking and Health Status: Results from The Medical Outcome Study.” American Journal of Public Health 91.11 (2001):1889-1894.

Putra, A.W. (2010), Analisis Permintaan Penggunaan Layanan Kesehatan pada Rumah Sakit Umum Milik Pemerintah di Kabupaten Semarang, Skripsi tidak diterbitkan, Fakultas Ekonomi, Universitas Diponegoro, Semarang.

Trisnantoro, L. (2005), Memahami Penggunaan Ilmu Ekonomi dalam Manajemen Rumah Sakit, Gajah Mada University Pers, Yogyakarta.

Hutapea, T.P. “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Permintaan (Demand) Masyarakat terhadap Pemilihan Kelas Perawatan pada Rumah Sakit.” Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 12.2 (2009):94-101.

Lisnawaty ( 2008), Rasionalisasi Tarif Berdasarkan Analisis Biaya Satuan, ATP, WTP dan FTP sebagai Dasar Pemberian Subsidi Silang di Unit Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara, Tesis tidak diterbitkan, Program Pascasarjana, Universitas Hasanuddin, Makassar.

Tarmizi, A., Asmas, D. “Variabel-variabel yang

Mempengaruhi Kualitas Pelayanan Rawat Inap terhadap Kepuasan Pasien pada RSUD Raden Mattaher Jambi.” Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi (2012).

Ganap, I.M. Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keputusan dalam Memilih Layanan Ruang Rawat Inap Kelas I, VIP dan VVIP di Rumah Sakit Bhakti Yudha Depok. 2014. Tersedia di: http://lib.ui.ac.id/opac/ themes/ libri2/

detail.jsp?id=76947&lokasi=lokal. Diunduh pada 2 Januari 2015.

Yuwinanto, W.H. Kebijakan Informasi dan Privacy. 2014. Tersedia di: http://web.unair.ac.id. Diunduh pada 4 April 2015.

Ardiana, D.I. (2012), Perbandingan Pelayanan Kesehatan pada Pasien Kelas 1 dengan VIP di Pusat Pelayanan Jantung dan Pembuluh Darah RSUP Dr Kariadi, Program Pendidikan Sarjana Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Semarang.



DOI: https://doi.org/10.22146/jkki.v5i4.30540

Article Metrics

Abstract views : 617 | views : 2295

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

The Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia : JKKI [ISSN 2089 2624 (print); ISSN 2620 4703 (online)] is published by Center for Health Policy and Management (CHPM). This website is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Built on the Public Knowledge Project's OJS 2.4.8.1.
 Web
Analytics View My Stats