Apakah Jaminan Kesehatan Diminati Pekerja Sektor Informal?

https://doi.org/10.22146/jkki.51267

Diyang Gita Cendekia(1*)

(1) Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Selatan
(*) Corresponding Author

Abstract


Gambaran umum sektor informal identik dengan tidak teratur, tidak terorganisir, dan bergerak pada usaha skala kecil. Rentannya pekerja sektor informal pada risiko kecelakaan kerja dan gangguan kesehatan menyebabkan kepesertaan jaminan kesehatan perlu dikaji. Penelitian ini merupakan penelitian pendahuluan yang menggunakan data Survei Sosial Ekonomi Nasional Bulan Maret Tahun 2018 yang dikumpulkan oleh Badan Pusat Statistik. Dengan menggunakan metode analisis deskriptif, temuan penting dalam penelitian ini menggambarkan jaminan kesehatan diminati oleh pekeja sektor informal. Mayoritas pekerja sektor informal dalam penelitian ini merupakan peserta jaminan kesehatan penerima bantuan iuran (PBI). Jika dilihat berdasarkan kewilayahan, hanya enam provinsi yang memiliki persentase kepesertaan PBI kurang dari 50 persen. Penerapan kebijakan yang berbeda di setiap wilayah perlu dilakukan untuk meningkatkan kepesertaan jaminan kesehatan.


Keywords


Kesehatan; Pekerja Informal; Perlindungan Sosial

Full Text:

PDF


References

Adioetomo SM. Bonus Demografi: Hubungan antara Pertumbuhan Penduduk dengan Pertumbuhan Ekonomi. Jakarta: BKKBN; 2005. [2] Adewole DA, Akanbi SA, Osungbade KO, Bello S. Expanding health insurance scheme in the informal sector in Nigeria: awareness as a potential demand-side tool. The Pan African medical journal. 2017;27. [3] Aji B, Intiasari AD, Masfiah S. Insights into urban informal workers in indonesia: health insurance enrollment, adverse selection issue and access to health care. Indian Journal of Public Health Research & Development. 2019 Mar 1;10(3). [4] Andria F, Kusnadi N. Model alternatif pembiayaan jaminan kesehatan bagi pekerja informal di bogor. Palar| Pakuan Law Review. 2018 Jul 1;4(2). [5] Badan Pusat Statistik. Indikator Pasar Tenaga Kerja Indonesia Agustus 2018. Jakarta: BPS; 2018. [6] Badan Pusat Statistik. Profile Penduduk Indonesia 2015. Jakarta: BPS; 2018. [7] Cuevas S, Rosario A, Barcenas ML, Christian M. Informal employment in Indonesia. Asian Development Bank Economics Working Paper Series. 2009 Apr 1(156). [8] Dartanto T, Rezki JF, Pramono W, Siregar CH, Bintara U, Bintara H. Participation of informal sector workers in Indonesia's national health insurance system. Journal of Southeast Asian Economies. 2016 Dec 1:317-42. [9] Dewi MW, Sulistyani D. Perbandingan premi asuransi kesehatan peserta bpjs badan usaha dengan asuransi kesehatan swasta. Jurnal Akuntansi dan Pajak. 2015;16(01). [10] Djajanegara SO, Ananta A. Mutu modal manusia: suatu pemikiran mengenai kualitas penduduk. Lembaga Demografi, Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia; 1986. [11] Falikhah N. Bonus Demografi peluang dan tantangan bagi indonesia. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah. 2017 Dec 31;16(32). [12] Feldstein, P.J., 2012. Health care economics. Cengage Learning [13] Fitriani D, Ubaidullah U. Implementasi program jaminan kesehatan rakyat aceh (jkra) dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik. 2019 Mar 21;4(1). [14] Fuhrer R, Shipley MJ, Chastang JF, Schmaus A, Niedhammer I, Stansfeld SA, Goldberg M, Marmot MG. Socioeconomic position, health, and possible explanations: a tale of two cohorts. American Journal of Public Health. 2002 Aug;92(8):1290-4. [15] KemenKes RI. Buku Pegangan Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional Dalam Sistem Jaminan Sosial Nasional. [16] Kirigia JM, Sambo LG, Nganda B, Mwabu GM, Chatora R, Mwase T. Determinants of health insurance ownership among South African women. BMC health services research. 2005 Dec;5(1):17. [17] Kurniawan DA. Identifikasi karakteristik sektor informal di provinsi jawa timur. Capital: Jurnal Ekonomi Dan Manajemen. 2019 Feb 26;2(2):138-57. [18] Kurniawan W. Pengaruh Pembangunan Sumber Daya Manusia dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Tingkat Kemiskinan di Indonesia (Dengan Kewilayahan Sebagai Variabel Moderasi). Jurnal Litbang Sukowati: Media Penelitian dan Pengembangan. 2017 Nov 1;1(1):22-38. [19] Kurniawati W, Rachmayanti RD. Identifikasi penyebab rendahnya kepesertaan jkn pada pekerja sektor informal di kawasan pedesaan. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia. 2018 Jun 28;6(1):33-9. [20] Nazara S. Ekonomi Informal di Indonesia: Ukuran, Komposisi, dan Evolusi. Organisasi Perburuhan Internasional. 2010 [21] Noeraini AA. Ekonomi informal di indonesia, suatu tinjauan pustaka. Sustainable Competitive Advantage (SCA). 2015;5(1). [22] Paderi GT, Mulyani RR. Karakteristik dan analisis pendapatan pekerja sektor informal di sekitar pasar kembang, sosromenduran, gedongtengen, yogyakarta. Jurnal Bumi Indonesia. 2018 May 31;7(3). [23] Pitoyo AJ. Dinamika sektor informal dl indonesia prospek, perkembangan, dan kedudukannya dalam sistem ekonomi makro. Populasi. 2007;18(2). [24] SF Reviana B, PH Intan T. Proses pengambilan keputusan keikutsertaan asuransi BPJS sebagai penjamin kesejahteraan kesehatan keluarga. Komunikatif: Jurnal Ilmiah Komunikasi. 2017;6(1):40-50. [25] Taufiq N. Sektor informal dan pengaruhnya terhadap perubahan status kemiskinan rumah tangga di Indonesia. Sosio Konsepsia. 2018 Jan 31;7(1):1-4. [26] Wauran P. Strategi pemberdayaan sektor informal perkotaan di Kota Manado. Jurnal Pembangunan dan Keuangan Daerah. 2012 Oct;7(1). [27] Wijaya B, Dwi Atmanti H. Analisis pengembangan wilayah dan sektor potensial guna mendorong pembangunan di Kota Salatiga. Jurnal Dinamika Pembangunan (JDP). 2006;3(Nomor 2):101-18.



DOI: https://doi.org/10.22146/jkki.51267

Article Metrics

Abstract views : 332 | views : 258

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia : JKKI

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

The Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia : JKKI [ISSN 2089 2624 (print); ISSN 2620 4703 (online)] is published by Center for Health Policy and Management (CHPM). This website is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Built on the Public Knowledge Project's OJS 2.4.8.1.
 Web
Analytics View My Stats