Pengaruh Budaya Keselamatan Penerbangan Terhadap Kinerja Personel Dan Implikasinya Dalam Menunjang Kekuatan Satuan (Studi Di Wing Pendidikan Terbang Lanud Adisutjipto, Yogyakarta)

https://doi.org/10.22146/jkn.22692

Putu Sucahyadi(1*)

(1) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Keselamatan penerbangan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja personel Wingdikterbang, serta budaya keselamatan penerbangan dan kinerja personel Wingdikterbang secara simultan dapat memberikan pengaruh yang lebih posihf tehadap kekuat- an satuan. Hal ini dapat dilihat dari analisis jalur yang memperlihatkan pengaruh budaya keselamatan penerbang- an melalui kinerja personel terhadap kekuatan satuan lebih besar, yaitu 36,3% dibandingkan pengaruh langsung budaya keselamatan terhadap kekuatan satuan Udara sebesar 30,8%. Hasil ini menunjukkan bahwa kinerja personel dapat menjadi variabel yang memediasi positif budaya keselamatan penerbangan terhadap kekuatan satuanDalam usaha peningkatan penanaman budaya keselamatan penerbangan dan peningkatan kinerja personel untuk menunjang kekuatan satuan, Wingdikterbang masih menghadapi berbagai hambatan yang disebabkan dari faktor personel, usia alutsista pesawat, kelengkapan alat keselamatan penerbangan dan kerja; keterbatasan spare part dan faktor perilaku individu. Menghadapi hambatan-hambatan tersebut, Wingdikterbang telah melaksanakan pen goptimalisasian dan pengajuan personel mau pun materiil. Selain itu masih perlu adanya perhatian lebih dari pimpinan satuan bawah sampai den gan pusat, pengembangan dan kerjasama dengan industri pertahanan dalam negeri, serta kerjasama dengan instansi akedemisi yang mempunyai kompetensi dalam penerbangan


Full Text:

PDF


References

Alotaibi, AG., 2001. "Antece- dent of Organizational Be- havior: A Study of Public Personnel in Kuwait". Public Personnel Management, Vol. 30 No.3.

Andi, Alifen & Chandra, 2005. Model Perrsamaan Struktural Pengaruh Budaya Keselamatan Kerja Pada Perilaku Pekerja. Jumal Teknik Sipil, Vol 12 no 3.

Appelbaum, S., 2004. "Orga- nizational Citizenship Be- havior: A Case Study of Culture, Leadership dan Trust", Managment Decision, Vol. 42 No.1.

Arilcunto, S., 2006. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan

Praktik. Rineka Cipta, Jakarta.

As 'ad, M., 2004. Psikologi Industri. Liberty, Y ogyakarta.

Azwar, S., 2007. Metode Peneli- tian. Pustaka Pelajar, Yogya- karta.

Bennet, N .. B.S., 1995. Manaje- men. Keselamatan dan Keseha-

Jurnal Ketahanan Nasional, XVIII (3), Desember 2012

tan Kerja, PT Pustaka Bina- man Pressindo, Jakarta.

Bolon, D. S., 1997. Organi- zational Citizenship Be-

havior among Hospital

Employees: AMultidi- mensional Analysis Invol- ving Job Satisfaction and Organizational Commit- men. Hospital & Health Services Administration, 42(2)..

Castro, C. B., Amario, E. M, & Ruiz, D. M. 2004. "The Influence of Employee

Organizational Citizen-

ship Behavior on Cus-

tomer Loyalty", International Journal of Service Industry Management, Vol. 15. No.1.

Cooper, M.D., 2000. Toward a Model of Safety Culture. Safety Science Vol.36.

Gautam, T., Dick, R., Wagner, U., Upadhyay, N., & Davis, A J., 2004. "Organizational Citizenship Behavior and OrganizationalCommitmentin Nepal", Aston University, UK.

Ghozali, 1., 2007. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Badan Penerbit Univeristas Dipo- negoro, Semarang.

Gonzales, J. V., & Garazo, T. G. 2006. "Structural

Relationship between

Organizational Service

Orientation, Contact

Employee Job Satisfaction and Citizenship Beha- vior", International Journal of Service Industry Management, Vol. 17 No.1.

Hair, J F , Black, W. C., Babin, B. J., Anderson, R. E., Tatham, R. L. 2006. Multivariate Data Analysis. Sixth Edition, Pearson Educational International, New Jersey.

Handoko, T. H., 2001. Manajemen Personalia & Sumberdaya Manusia. Edisi 2. BPFE UGM. Yogyakarta.

Hasibuan, M. S. P., 2009. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Revisi, Bumi Aksara, Jakarta.

Hawlcin, F., 1987. Human Factor in Flight. Gower Technical Press.

Hem, Y., 2011. Improving Our Safety Culture. PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Hudson, P., 2001. Aviation Safety Culture. Safeskies, Canberra

IAEA Safety Report INSAG -15, 2002. Key Practical Issues in Strengthening Safety Culture. Viena

ICAO, 2009. Safety Management Manual: Doc 9859 AN/474.

Putu Sucahyadi, Pengaruh Budaya Keselamatan Penerbangan Terhadap Kineria Personel 51

ICAO, Montreal.

Kreitner, K. & Kinicki, A., 2005. Perilaku Organisasi. Edisi Kelima, Salemba Empat, Jakarta.

Luthans, F., 2005. Perilaku Organisasi. Edisi Kese- puluh. Andi Offset, Yogyakarta.

Mangkunegara, A.P., 2000, Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. PT Remaja Rosdakarya Offset, Bandung,

McIntyre, J. A., & Stone, R. B., 1985. Human performance Aspects of Accident Investigation. In R. S Jensen & JAdrion (Eds.), Procee-dings from the Third International Symposium on Aviation Psychology, Columbus, OH: Ohio State University Press.

Merritt, A.C., & Helmreich, R.L., 1996. Human factors on the flightdeck: The influences of national culture. Journal of Cross- Cultural Psychology, 27(1) 1996.

Nawawi, H., 2003. Kepemimpinan Mengefektifan Orga-nisasi. Gadjah Mada Press, Yogyakarta.

Evaluasi dan Manajeman Kinerja di

Lingkungan Perusahaan

dan Industri. Gadjah Mada Press, Yogyakarta

Newstrom, J.W. & Davis, K.A., 1997. Organizational Behavior: Human Behavior at Work. Tenth Edition New York, McGraw-Hill.

Oka G.M., 2006. Road to Zero Accident. Dislambangjau, Jakarta.

Olishifki,J.B.,1985. Fundamentals ofIndustrialHygiene, National Safety Council, Chicago.

Pranowo B., 2010. Multidimensi Ketahanan Nasional. Pustaka Alvabet, Jakarta.

Prawirosentono, S., 1999.

Manajemen Sumberdaya Manusia: Kebijakan Kinerja Karyawan. BPFE UGM, Yogyakarta.

Wood, R.H., 1991. Aviation

Safety Programs. Jeppesen,

Reason, J., 1997. Managing the Risk of Organizational

Accidents. Ashgate

Publishing Limited,

England.

Robbins, P.S., 2001.

Organizational Behaviour Foundation of Individual Behaviour. Prentice Hall, New Jersey.

Robbins, S. 2006., Perilaku Organisasi. Edisi Kesepuluh,

Jurnal Ketahanan Nasional, XVIII (3), Desember 2012

Indeks, Jakarta.

Saleh, M., 2010. Air Power: Kekuatan Udara. Pustaka Sinar Harapan, Jakarta.

Santoso, G., 2005. Manajemen Keseha tan dan Kese-

lamatan Kerja. Prestasi

Pustaka Publisher,

Yogyakarta.

Sugiarto, Siagian D., Sunaryanto L. T., dan Oetomo D. S. 2001. Teknik Sampling. Gramedia

Pustaka Utama, Jakarta.

Sugiyono, 2009. Metode Penelitian Administrasi. Cetakan

Ketujuh Betas, Tarsito,

Bandung.

Sulaksmono, M., 1997. Manajemen Keselamatan Kerja. Penerbit Pustaka. Surabaya.

Suma'mur., 1995. Keselamatan Kerja dan Pen cegahan Kecelakaan. Penerbit CV. Haji Masagung. Jakarta.

Wirawan, 2007. Budaya dan Iklim Organisasi: Teori Aplikasi dan Penelitian.Salemba Empat, Jakarta.



DOI: https://doi.org/10.22146/jkn.22692

Article Metrics

Abstract views : 1268 | views : 425

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Jurnal Ketahanan Nasional

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


web
analytics View My Stats