PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP KECEMASAN PRIMIGRAVIDA DALAM MENGHADAPI PERSALINAN

https://doi.org/10.22146/jkr.5747

Mukhoirotin Mukhoirotin(1*), Ibrahim Rahmat(2), Risanto Siswosudarmo(3)

(1) Gadjah Mada University
(2) Program Studi Magister Keperawatan, Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
(3) Bagian Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP KECEMASAN PRIMIGRAVIDA DALAM MENGHADAPI PERSALINAN

Mukhoirotin1, Ibrahim Rahmat2, Risanto Siswosudarmo3


ABSTRACT

Background: During a process of labor and delivery a primigravida mother tends to have increased fear and anxiety, because of pain and discomfort. She is worry about her safety and her baby. Unless it is well managed it might cause same complication such us premature labor, prolonged labor, and fetal death. Health education is one effort that can be done by health workers to decrease anxiety and prepare mother in facing the process of labor and delivery.

Objective: To find out the influence of health education to primigravida anxiety in facing the process of labor and delivery.

Method: The study was a quasy experiment by pretest-postest control group design. Subjects were all primigravidas at Peterongan Public Health Centre (Puskesmas) area of Jombang Regency. A total of sixty six respondents meeting the inclusion and exclusion criteria were recruited. They were devided into two groups, the treated group received health education and booklet (n=33) and the control group received health education only (n=33). The sampling tehnique were using consecutive sampling and cluster randomized trial. The instrument used to measure anxiety was Zung Self-Rating Anxiety Scale. Data were processed using computer program. Paired and independent sample t-tests were used for statistical analysis .

Results and Discussion: The anxiety scores before treatment was comparable between the two groups (p>0.05). This scores decreased significantly after treatment from 36.79 to 29.79 in the treated group, and from 36.85 to 32.03 in the control group (p<0.05). The post treatment score was significanly different between the treated and the control groups (29.79±4.14 vs. 32.03±4.01; p<0.05).

Conclution: Health education with booklet was more effective to decrease anxiety in the primigravida in facing labor compared to health education only.

Keywords: health education, booklet, anxiety, primigravida.

 

ABSTRAK

Latar Belakang: Selama proses persalinan dan melahirkan seorang ibu primigravida cenderung mengalami peningkatan ketakutan dan kecemasan, karena rasa sakit dan ketidaknyamanan. Ibu khawatir tentang keselamatan dirinya dan bayinya. Apabila hal ini tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan beberapa komplikasi seperti persalinan prematur, partus lama, dan kematian janin. Pendidikan kesehatan merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan untuk menurunkan kecemasan dan mempersiapkan ibu dalam menghadapi proses persalinan dan melahirkan.

Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kecemasan primigravida dalam menghadapi persalinan.

Metode: Penelitian ini adalah quasi experiment dengan pendekatan pretest-postest control group design. Subyek penelitian adalah semua primigravida di wilayah Puskesmas Peterongan kabupaten Jombang. Sebanyak 66 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi direkrut.

Subyek penelitian dibagi menjadi dua kelompok, kelompok perlakuan yang mendapatkan pendidikan kesehatan dan booklet (n=33) dan kelompok kontrol yang mendapatkan pendidikan kesehatan (n=33). Tehnik sampling menggunakan consecutive sampling dan cluster randomized trial. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kecemasan adalah Zung Self-Rating Anxiety Scale. Data diolah dengan menggunakan program komputer. Paired sample t-test dan independent sample t-test digunakan untuk analisis statistik.

Hasil dan Pembahasan: Skor kecemasan sebelum perlakuan adalah sebanding antara kedua kelompok (p>0,05). Skor ini menurun secara signifikan setelah perlakuan dari 36,79-29,79 pada kelompok perlakuan, dan dari 36,85-32,03 pada kelompok kontrol (p<0,05). Skor setelah perlakuan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan dan kontrol (29,79±4,14 vs. 32,03±4,01, p<0,05).

Kesimpulan: Pendidikan kesehatan dengan booklet lebih efektif untuk menurunkan kecemasan primigravida dalam menghadapi persalinan dibandingkan dengan pendidikan kesehatan saja.

Kata Kunci: pendidikan kesehatan, booklet, kecemasan, primigravida.

 

1,2 Program Studi Magister Keperawatan, Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

3 Bagian Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta



 





DOI: https://doi.org/10.22146/jkr.5747

Article Metrics

Abstract views : 4611 | views : 3910

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c)



Jurnal Kesehatan Reproduksi Indexed by:

 

 



SEKRETARIAT JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI
Departemen Obstetri dan Ginekologi, FK-KMK, UGM/RS Dr. Sardjito
Jl. Kesehatan No. 1, Sekip Utara, Yogyakarta 55281
Tlp: (0274) 511329 / Faks: (0274) 544003
Email: jurnal.kesehatanreproduksi@ugm.ac.id
Cp: Dwi Astuti +6281802698043