Analisis Presumed Consent pada Penanganan Kasus Kegawatdaruratan Obstetri dari Persepsi Dokter dan Pasien

https://doi.org/10.22146/jkr.72541

Muhammad Mursyid(1*), Agung Dewanto(2), Mohammad Hakimi(3), Yayi Suryo Prabandari(4), Nasrudin Andi Mappaware(5)

(1) Universitas Muslim Indonesia
(2) Program Studi Magister Bioetika FKKMK UGM
(3) Departemen Obstetri dan Ginekologi FKKMK UGM
(4) Program Studi Magister Bioetika,Sekolah Pascasarjana, FKKMK Universitas Gadjah Mada
(5) Universitas Muslim Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar Belakang: Kondisi kegawatdaruratan obstetri, etika kedokteran dan hukum kesehatan memberikan tantangan tersendiri dalam pengambilan keputusan dokter. Pengambilan keputusan dalam kondisi kegawatdaruratan obstetri bervariasi tergantung kondisi medis pasien, dilema etik yang muncul ataupun aliran berpikir bioetika. 

Tujuan: Menganalisis presumed consent pada penanganan kasus kegawatdaruratan obstetri dari persepsi dokter dan pasien melalui aspek Kaidah Dasar Bioetika, Etika Klinik dan aliran berpikir bioetika.

Metode: Metode kualitatif dengan pendekatan case study. Penelitian ini menggunakan desain holistic single case study design melalui wawancara mendalam kepada informan dokter dan pasien.

Hasil dan Pembahasan: Dalam menyelesaikan suatu dilema etik, analisis prima facie menjadi solusi dalam pengambilan keputusan terhadap dilema etik bagi dokter dengan cara memilih prinsip yang lebih diprioritaskan berdasarkan kaidah dasar bioetika, etika klinik dan aliran berpikir bioetika.

Kesimpulan: Implementasi metode presumed consent menjadi pilihan yang tepat dalam penanganan kondisi kegawatdaruratan obstetri berdasarkan aspek kaidah dasar bioetika, etika klinik dan aliran berpikir bioetika.

 

Kata kunci: presumed consent; kegawatdaruratan obstetri; aliran berpikir bioetika; kaidah dasar bioetika; etika klinik


Keywords


presumed consent; kegawatdaruratan obstetri; aliran berpikir bioetika; kaidah dasar bioetika; etika klinik

Full Text:

PDF


References

  1. Bari Saifuddin, Abdul. “Kematian Ibu dan Perinatal.” Ilmu Kebidanan Edisi Kelima. PT. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Jakarta: 2016. p. 61.
  2. Hanafiah, Jusuf. Amir, Amri. “Penanganan Pada Pasien Gawat Darurat.” Etika Kedokteran dan Hukum Kesehatan Edisi Keempat. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta: 2012. p. 169 – 171.
  3. Ibrahim, I Bolaji. Edwin, Omih. and Ka Yan, Shirley. “Decision-making framework in gynaecology for patients”. Department of Obstetrician and Gynaecology. http://doi.org/10.1111/tog.12441 UK: 2018
  4. Rachimhadhi, Trijatmo. “Prinsip Dasar Penanganan Kegawatdaruratan.” Ilmu Kebidanan Edisi Kelima. PT. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Jakarta: 2016. p. 391 – 393.
  5. Beuchamp, Tom, Childress. 2019. Principles of Biomedical Ethics 7th Edition. UK: Oxford University Press
  6. Jonsen, A.R., Siegler, M., and Winslade, W.J., 2002, Clinical Ethics : A Practical Approach to ethical decisions in clinical medicine. 5th ed. New York, NY: McGraw-Hill.
  7. Tannsjo, Torbjorn. Understanding Ethics: An Introduction To Moral Theory. Edinburgh. Edinburgh University Press Ltd. 2002. Hal 17.
  8. Kant, Immanuel (1785). Thomas Kingsmill Abbott, ed. Fundamental Principles of the Metaphysic of Morals (edisi ke-10). Project Gutenberg. hlm. 23.
  9. Puspitasari et al., 2019. Juridicial Review of Informed Consent as the Right of Patients in Emergency Conditions. Journal of Health Policy and Management (2019), 4(2): 96-104 https://doi.org/10.26911/thejhpm.2019.04.02.04
  10. Yin RK. Case study research. Design and methods, 3rd ed. Thousand Oaks: Sage Publications, 2003
  11. Morgan, Melissa C., Jessica Dyer, Aranzazu Abril, Amelia Christmas, Tanmay Mahapatra, Aritra Das, and Dilys M. Walker.“Barriers and Facilitators to the Provision of Optimal Obstetric and Neonatal Emergency Care and to the Implementation of Simulation-Enhanced Mentorship in Primary Care Facilities in Bihar, India: A Qualitative Study.” BMC Pregnancy and Childbirth 18 (1): 420. https://doi.org/10.1186/s12884-018-2059-8. India: 2018.
  12. Kornia Kartaka, Made. “Perdarahan Pasca Persalinan.” Ilmu Kebidanan Edisi Kelima. PT. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Jakarta: 2016. p. 522 – 523.
  13. Mose, Johannes C. Alamsyah, Mohammad. “Persalinan Lama.” Ilmu Kebidanan Edisi Kelima. PT. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Jakarta: 2016. p. 562 – 563.
  14. Kusmaryanto CB (2016). Bioetika. Jakarta: Kompas.
  15. McCullough, Laurence B. John H, Coverdale. Frank A, Chervenak. “Professional Ethics in Medicine.” Professional Ethics in Obstetrics and Gynecology.” University Printing House, Cambridge University. http://doi.org/10.1017/9781316841037 UK: 2020. p. 18.
  16. McCullough, Laurence B. John H, Coverdale. Frank A, Chervenak. “Decision Making By, With, and For Patients.” Professional Ethics in Obstetrics and Gynecology.” University Printing House, Cambridge University. http://doi.org/10.1017/9781316841037 UK: 2020. p. 45 – 66.



DOI: https://doi.org/10.22146/jkr.72541

Article Metrics

Abstract views : 59 | views : 51

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 The Author(s)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Kesehatan Reproduksi Indexed by:

 

 



SEKRETARIAT JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI
Departemen Obstetri dan Ginekologi, FK-KMK, UGM/RS Dr. Sardjito
Jl. Kesehatan No. 1, Sekip Utara, Yogyakarta 55281
Tlp: (0274) 511329 / Faks: (0274) 544003
Email: jurnal.kesehatanreproduksi@ugm.ac.id
Cp: Dwi Astuti +6281802698043