Pendidikan Seks Anak Usia Dini: Studi Berdasarkan Pengalaman Orang Tua

https://doi.org/10.22146/jkr.75549

Rafidhah Kurniawati(1), Taufik Taufik(2*)

(1) Magister Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta
(2) Magister Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar Belakang: Rendahnya kesadaran orang tua mengenai pendidikan seks pada anak usia dini turut memicu meningkatnya kasus kekerasan seksual pada anak. Minimnya pemahaman tentang batas tubuh serta pengasuhan yang kurang tepat membuat anak lebih rentan menjadi korban.

Tujuan: Memahami peran orang tua dan strategi yang diterapkan dalam memperkenalkan serta mengajarkan pendidikan seks kepada anak usia dini.

Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara tidak terstruktur berpedoman pada panduan wawancara, melibatkan enam orang tua dengan anak berusia 2–6 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memandang pengetahuan mengenai daerah intim, perbedaan jenis kelamin, serta konsep aurat sebagai landasan sebelum memberikan pendidikan seks kepada anak. Orang tua berperan sebagai sumber informasi utama, pengendali perilaku, fasilitator komunikasi, dan penyelaras nilai agama dalam proses edukasi seks. Pendidikan seks dini menumbuhkan karakter tanggung jawab dan kemandirian anak dalam menjaga kebersihan serta keamanan organ intimnya. Dukungan sosial dari pasangan, keluarga, guru, teman, dan anak memperkuat keyakinan orang tua dalam mengoptimalkan pendidikan seks.

Kesimpulan: Orang tua memiliki peran yang sangat penting sebagai penyedia informasi dan pengarah perilaku dalam pendidikan seks anak usia dini. Literasi orang tua yang memadai, disertai dukungan sosial, mendorong terbentuknya tanggung jawab dan kemandirian anak dalam menjaga area tubuh yang bersifat pribadi.


Keywords


The role of parents; sex education; early childhood

Full Text:

PDF


References

  1. CNN Indonesia. 2021. Kekerasan Terhadap Anak Meningkat Selama Pandemi. Diakses dari CNN Indonesia: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20211102142206-20715544/kekerasan-terhadap-anak-meningkat-selama-pandemi
  2. Muslim, & PS, I. 2020. Peran Orang Tua dalam Pendidikan Seks Pada Anak Usia Dini. Jurnal Pelangi, 2(1), 60-73.
  3. Faizah, U., & Latiana, L. 2017. Parents Knowledge about Early Childhood Sexual Education Based on Level of Education in Krasak Village, Pecangaan Sub-district, Jepara District. BELIA, 6(2), 59-62.
  4. Amaliyah, S., & Nuqul, F. L. 2017. Eksplorasi Persepsi Ibu tentang Pendidikan Seks untuk Anak. PSYMPATHIC : Jurnal Ilmiah Psikologi, 4(2), 157-166.
  5. Kurtuncu, M., Akhan, L. U., & Tanir, I. M. 2015. The Sexual Development and Education of Preschool Children. Sex Disabil, 207-221.
  6. Justia, R. 2016. Program Underwear Rules untuk Mencegah Kekerasan Seksual pada Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 217-232.
  7. Dias, P., Brito, R., Ribbens, W., Daniela , L., Rubene, Z., Dreier, M., et al. (2016). The role of parents in the engagement of young childrenwith digital technologies: Exploring tensions between rights of access and protection, from ‘Gatekeepers’ to ‘Scaffolders’. Global Studies of Childhood, 6(4), 414–427.
  8. Pratikwo, S., Mawar, S., & Meylinda, S. A. 2016. Gambaran Tingkat Pengetahuan OrangTua Terhadap Terhadap Pendidikan Anak Usia Dini Di Wilayah Kelurahan Bendan Kota Pekalongan. Jurnal LITBANG Kota Pekalongan, 10, 60-69.
  9. Zolekhah, D., & Shanti, E. F. 2021. Tingkat Pengetahuan Orang Tua dengan Perilaku Pemberian Pendidikan Seks untuk anak. Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia, 11(3), 108-112.
  10. Hijriati. 2016. Tahapan Perkembangan Kognitif pada Masa Early Childhod. Ar-raniry, 1(2), 33-49.
  11. Erzad, A. M. 2017. PERAN ORANG TUA DALAM MENDIDIK ANAK SEJAK DINI DI LINGKUNGAN KELUARGA. Thulufa, 5(2), 414-431.
  12. Ngewa, H. M. 2019. PERAN ORANG TUA DALAM PENGASUHAN ANAK. Ya Bunayya, 1(1), 96-115.
  13. Setyorini, W. W., & Kurnaedi, N. 2018. Pentingnya Figur Orang Tua dalam Pengasuhan Anak. Prosiding Seminar Nasional Psikologi Unissula: Penguatan Keluarga Zaman Now (hal. 139-144). Semarang: Fakultas Psikologi Unissula.
  14. Ulfa, K. 2020. Pelaksanaan Metode Pembiasaan Di Pendidikan Anak Usia Dini Bina Generasi Tembilahan Kota . Asatiza Jurnal Pendidikan, Vol 1 (1), 49-60.
  15. Habibie, A. 2017. Pengenalan Aurat Bagi Anak Usia Dini dalam Pandangan Islam. Jurnal Pendidikan: Early Childhood, 1(2), 1-10.
  16. Khaironi, M. 2018. Perkembangan Anak Usia Dini. Jurnal Golden Age Hamzanwadi University, 3(1), 1-12.
  17. Wahyuni, D. 2018. Peran Orang Tua dalam Pendidikan Seks Bagi Anak untuk Mengantisipasi LGBT. Quantum: Jurnal Ilmiah Kesejahteraan Sosial, XIV (25), 23-32.
  18. Soge, E. M., Kiling-Bunga, B. N., Thoomaszen, F. W., & Kiling, I. Y. 2016. PERSEPSI IBU TERHADAP KETERLIBATAN AYAH DALAM PENGASUHAN ANAK USIA DINI. INTUISI: Jurnal Ilmiah Psikologi, 8(2), 1-8.
  19. Haryani, R. I., Jaya, I., & Yulsyofriend. 2019. Pembentukan Karakter Tanggung Jawab di Taman Kanak-Kanak Islam Budi Mulia Padang . Jurnal Ilmiah Potensia, 4(2), 105-114.
  20. Simatupang, N. D., Widayati, S., Adhe, K. R., & Shobah, A. N. 2021. PENANAMAN KEMANDIRIAN PADA ANAK USIA DINI DI SEKOLAH. Jurnal AUDHI,3(2), 52-29.
  21. Adnan, A. Z., Fatimah, M., & Zulfia, M. 2016. PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP HARGA DIRI REAAAJA DESA WONOAYU KECAMATAN WAJAK. Jurnal Psikoislamika,13(2), 53-58.



DOI: https://doi.org/10.22146/jkr.75549

Article Metrics

Abstract views : 2053 | views : 945

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 The Author(s)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Kesehatan Reproduksi Indexed by:

 

 



SEKRETARIAT JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI
Departemen Obstetri dan Ginekologi, FK-KMK, UGM/RS Dr. Sardjito
Jl. Kesehatan No. 1, Sekip Utara, Yogyakarta 55281
Email: jurnal.kesehatanreproduksi@ugm.ac.id
Cp: Admin Jurnal +6282146143990