ADAPTASI DAN PERKEMBANGAN KESENIAN EBEG BANYUMASAN PADA KOMUNITAS DIASPORA JAWA DI SUMATRA SELATAN

https://doi.org/10.22146/jksks.84318

Gregorius Sukmambo Bilakso Jantro(1), Kiswanto Kiswanto(2*)

(1) Institut Seni Indonesia Surakarta
(2) Institut Seni Indonesia Surakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


Kesenian Ebeg Banyumasan merupakan salah satu kesenian Jawa yang dibawa oleh kelompok diaspora Jawa di Desa Tegal Sari, Kecamatan Belitang 2, Kabupaten Oku Timur, Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan upaya adaptasi dan perkembangan kesenian ebeg yang menjadikannya tetap diterima, tumbuh dan berkembang pada lingkungan sosial budaya yang baru. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini terdiri dari tahap identifikasi masalah, tahap pengumpulan data, dan tahap analisis data beserta penarikan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan temuan berupa aspek kebertahanan kesenian ebeg yang tetap tumbuh secara dinamis karena adanya proses adaptasi dari sisi musikal dan pertunjukan (performance). Upaya inovasi dan pengembangan juga terus dilakukan dalam rangka beradaptasi dengan situasi dan kondisi pada lingkungan sosio-kultural di daerah transmigran, antara lain dalam hal penyesuaian bentuk, ruang, dan waktu pertunjukan terhadap konteks kebutuhan acara atau event, hingga pembauran ragam ekspresi seni dari para anggotanya yang beranekaragam (latar belakang  sosial dan kultural) melalui wadah tradisi pergelaran kesenian ebeg. Seni dalam hal ini menjadi wadah interaksi budaya antar anggota masyarakat yang multi kultur dan multi etnis.

Keywords


Kesenian Ebeg; Diaspora Jawa; Adaptasi; Perkembangan; Interaksi Budaya



References

Blacking, J. (1974). How Musical Is Man. Seattle and London: University of Washington Press.

Hendraswati, Dalle, J., & Jamalie, Z. (2017). Diaspora dan Ketahanan Budaya Orang Bugis di Pagatan Tanah Bumbu. Yogyakarta: Kepel Press.

Hermiasih, L. (2015). DIASPORA INDONESIA DAN GAMELAN JAWA DI INGGRIS : DAMPAK RELOKASI TRADISI TERHADAP PEMBENTUKAN. Jurnal Kajian Seni, 01(02), 130–148.

Holt, C. (2000). Melacak Jejak Perkembangan Seni di Indonesia (Terj. RM Soedarsono) (T. Rahzen, ed.). Bandung: arti.line untuk Masyarakat Seni Pertunjukkan Indonesia.

Kiswanto, K. (2019). Transformasi Multipel dalam Pengembangan Seni Kuda Kepang. Dance and Theatre Review, 2(1), 1–16. doi: 10.24821/dtr.v2i1.3295

Kuswarsantyo. (2009). “Art for Art” dan “Art for Mart”: Orientasi Pelestarian dan Pengambangan Seni Pertunjukan Tradisional. In T. Haryono (Ed.), Seni dalam Dimensi Bentuk, Ruang, dan Waktu. Yogyakarta: Wedatama Widya Sastra.

Kuswarsantyo. (2014). Seni Jathilan Dalam Dimensi Ruang dan Waktu. Jurnal Kajian Seni, 1(1), 48–59.

Merriam, A. P. (1964). The Anthropology of Music. Evanston, Illinois: Northwestern Universi ty Press.

Mesoudi, A. (2011). Cultural Evolution: How Darwinian Theory Can Explain Human Culture and Synthesize the Social Sciences. Chicago and London: University of Chicago Press.

Nanda, A. D. (2017). REPRODUKSI BUDAYA PADA KOMUNITAS DIASPORA JAWA DI DAERAH TRANSMIGRASI (Studi Kasus di Desa BagelenKecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung). Universitas Negeri Semarang.

Nettl, B. (2005). The Study of Ethnomusicology: Thirty-One Issues and Concepts (2nd ed). Urbana and Chicago: University of Illinois Press.

Rice, T. (2014). Ethnomusicology: A Very Short Introduction. New York: Oxford University Press.

Romdiati, H. (2015). GLOBALISASI MIGRASI DAN PERAN DIASPORA: Suatu Kajian Pustaka. Jurnal Kependudukan Indonesia, 10(2), 89. doi: 10.14203/jki.v10i2.69

Sjamsu, A. (1960). Dari Kolonisasi ke Transmigrasi. Djakarta: Djembatan.

Soedarsono, R. M. (2010). Seni Pertunjukkan Indonesia di Era Globalisasi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sujatmiko, E. (2014). Kamus IPS (ke 1). Surakarta: Aksara Sinergi Media.

Supanggah, R. (2007). Bothekan Karawitan II. Surakarta: ISI Press.



DOI: https://doi.org/10.22146/jksks.84318

Article Metrics

Abstract views : 543 | views : 811

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Gregorius Sukmambo Bilakso Jantro, Kiswanto Kiswanto

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This journal is published by Performing Arts and Visual Arts Studies, Graduate School, Universitas Gadjah Mada.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

web
statistics View My Stats