PENGGUNAAN CLINICAL REMINDER SEBAGAI INSTRUMEN KENDALI MUTU DAN KENDALI BIAYA PADA PENATALAKSANAAN BAYI PREMATUR YANG DIRAWAT DI NICU RSUD TARAKAN



Opy Dyah Paramita(1*)

(1) Gadjah Mada University
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar belakang:

Angka kematian bayi di Indonesia masih tinggi dan salah satu penyebabnya adalah prematuritas. Perawatan bayi di neonatal care unit memerlukan biaya yang tinggi. Dalam era jaminan kesehatan nasional dimana dengan menggunakan tarif INA CBGs didapatkan selisih negatif dengan tarif rumah sakit. Clinical reminder system adalah salah satu cara untuk menjaga kendali mutu dan biaya dalam memberikan pelayanan kesehatan.

Tujuan:

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dampak paska intervensi clinical reminder system pada bayi prematur yang dirawat di NICU RSUD Tarakan. Dimana tujuan lain adalah untuk mengukur kepatuhan clinical pathway oleh dokter spesialis, mengukur angka kematian bayi prematur, mengukur lama perawatan bayi prematur dan jumlah selisih negatif paska penggunaan clinical reminder system.

Metode:

Desain penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan rancangan penelitian pre tests dan postest tanpa pembanding. Penelitian akan dilakukan di RSUD tarakan pada bulan Oktober sd November 2018. Subyek Populasi penelitian ini adalah semua bayi prematur yang dirawat di NICU RSUD Tarakan yang telah dilakukan intervensi clincal reminder system. Kemudian dilakukan analisa selisih negatif tarif rumah sakit dengan tarif INA CBGs.

Hasil :

Total subyek adalah 21 pra clinical reminder dan 21 subyek pasca clinical reminder, dengan rerata berat badan lahir1696,6 gram (pra) danĀ  1588,8 gram (paska) Didapatkan peningkatan kepatuhan clinical pathway menjadi 85,7%, didapatkan jumlah hari perawatan menurun 8-14 hari sebanyak 42,9%, didapatkan penurunan pemakaian bahan habis pakai dan pembiayaan pemeriksaan penunjang.terdapat penurunan selisih negatif tarif Rumah sakit dan tarif INA CBGs pada kelompok paska clinical reminder.

Kesimpulan :

Intervensi clinical reminder dapat meningkatkan kepatuhan clinical pathway, menurunkan biaya bahan habis pakai, pemeriksaan penunjang, penurunan biaya Tarif Rumah sakit dan menurunkan selisih negatif tarif Rumah sakit dan tarif INA CBGs, namun seiring dengan clinical reminder harus dengan penggunaan e medical record.

Kata kunci:

Clinical reminder system, bayi prematur, tarif rumah sakit, tarif INA CBGs






Article Metrics

Abstract views : 50

Refbacks

  • There are currently no refbacks.