HUBUNGAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DENGAN MOTIVASI KERJA DAN STRES KERJA PADA PERAWAT DI RSU ANUTAPURA PALU



Lusia Salmawati(1*)

(1) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar Belakang : Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja harus diterapkan di semua tempat kerja termasuk rumah sakit yang mempunyai resiko besar terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Kecelakaan kerja yang terjadi pada petugas kesehatan di pengaruhi oleh beberapa faktor, Faktor penyebab sering terjadi karena kurangnya kesadaran pekerja dan kualitas serta keterampilan pekerja yang kurang memadai, serta rendahnya motivasi tenaga kerja yang berbanding lurus dengan tingginya tingkat stres kerja pada petugas kesehatan.

 

Tujuan : untuk menganalisis hubungan antara penerapan SMK3 dengan motivasi kerja dan stres kerja.

 

Metode Penelitian : penelitian ini merupakan penelitian korelatif yang dijalankan dengan metode survei yang menggunakan rancangan cross-sectional.

 

Hasil Penelitian : (1) Hasil korelasi Pearson Product Moment menunjukkan bahwa Terdapat hubungan yang sangat lemah dan tidak signifikan antara penerapan SMK3 dengan motivasi kerja pada perawat di rumah sakit umum Anutapura Palu (P= 0,0412; R=0,092); (2) Hasil korelasi Pearson Product Moment menunjukkan bahwa Terdapat hubungan yang sangat lemah dan signifikan antara penerapan SMK3 dengan stres kerja pada perawat di rumah sakit umum Anutapura Palu (P=0,0919; R=0,011

 

Kesimpulan : (1) Terdapat hubungan yang sangat lemah dan tidak signifikan antara penerapan SMK3 dengan motivasi kerja pada perawat di rumah sakit umum Anutapura Palu; (2) Terdapat hubungan yang sangat lemah dan signifikan antara penerapan SMK3 dengan stres kerja pada perawat di rumah sakit umum Anutapura Palu

Kata Kunci : SMK3 , Motivasi Kerja, Stres Kerja






Article Metrics

Abstract views : 4670 | views : 14631

Refbacks

  • There are currently no refbacks.