Penerapan Gastronomi Gourmet dalam Menciptakan Dining Experience di Restoran SAYYA

https://doi.org/10.22146/jpt.115673

Maulana Taufan(1*), Yustisia Pasfatima Mbulu(2), Maitsa Virya Nabila(3), Rania Kalissa Putri(4), Rahel Haridia(5)

(1) Pancasila University
(2) Pancasila University
(3) Pancasila University
(4) Pancasila University
(5) Pancasila University
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan gastronomi gourmet dalam menciptakan dining experience di Restoran SAYYA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pihak pengelola dan tamu restoran, serta studi literatur. Analisis penelitian difokuskan pada tiga dimensi utama dalam penerapan gastronomi gourmet, yaitu food quality, service quality, dan physical environment. Penelitian yang didapat menggunakan metode observasi secara langsung ke restoran SAYYA dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan gastronomi gourmet di Restoran SAYYA dalam menciptakan dining experience, diwujudkan melalui pemilihan bahan baku berkualitas, pengolahan dan penyajian menu yang mengombinasikan cita rasa internasional dengan adaptasi lokal, serta konsistensi standar rasa sebagai bagian dari food quality. Dari sisi service quality, pengelola menerapkan sistem pelayanan yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada efisiensi operasional tanpa mengurangi kualitas pengalaman bersantap. Sementara itu, physical environment dimanfaatkan sebagai strategi penunjang nilai dengan menciptakan suasana restoran yang nyaman serta penentuan lokasi yang mendukung keseimbangan antara kualitas dan harga.


Keywords


dining experience; kualitas makanan; kualitas pelayanan; lingkungan fisik

Full Text:

PDF


References

Bathia, A. (2003). Dining experience: The response of the senses to the interior environment during the course of a meal.

Brian, R. (2015). Kajian literatur pengaruh kualitas makanan, suasana, dan harga terhadap kepuasan pelanggan dan loyalitas pada restoran all you can eat. Jurnal Hospitality dan Pariwisata, 1(2), 1–10. https://doi.org/10.30813/jhp.v1i2.2460

Canny, I. U. (2013). Exploring service quality, food quality, and price to customer satisfaction and loyalty. Journal of Business Management.

Choi, K., & Ok, C. (2011). The effects of product, performance, and setting on customer satisfaction and behavioral intentions in the restaurant industry. International Journal of Hospitality Management, 30(2), 263–273.

Cronin, J. J., & Taylor, S. A. (1992)). Measuring service quality: A reexamination and extension. Journal of Marketing, 56(3), 55–68.

Fauzi, G. A., Rosyadi, F., Putra, T. S., Murti, D. C. W., & Prihatno. (2024). Hubungan antara experience economy, tour quality, dan tour satisfaction di Desa Wisata Tamanmartani. Jurnal Manajemen Dewantara, 8(1), 22–34.

Irawan, K. (2010). Pariwisata dalam arti modern. Andi Offset.

Irawan, R. Y. (2017). Pengaruh dining experience terhadap kepuasan konsumen di The Peak Resort Dining Bandung (Skripsi). Universitas Pendidikan Indonesia.

Kasapila, T. (2006). Customer satisfaction with food quality in the restaurant industry. Journal of Culinary Science & Technology.

Kotler, P. (2012). Marketing management. Pearson Education.

Kotler, P., & Armstrong, G. (2012). Principles of marketing. Pearson Education.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.

Kurniawan, R. V., & Muljani, N. (2024). Pengaruh food quality, atmosphere, dan service quality terhadap customer satisfaction dan customer loyalty pada Restoran Bakmi Gajah Mada di Surabaya. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Manajemen, 13(1), 47–55. http://repository.stei.ac.id/9034/

Kursunluoglu, E. (2014). Creating customer satisfaction and loyalty. Journal of Marketing Management.

Lanier, R. (2008). Experiential marketing: Creating memorable customer experiences. Journal of Marketing Trends.

Lovelock, C., & Wirtz, J. (2011). Services marketing: People, technology, strategy (7th ed.). Prentice Hall.

Mahonny, M. (2024). Gastronomi kuliner peranakan di kawasan Nagoya, Batam. MBI – Jurnal, 18(7), 1829–1838. https://binapatria.id/index.php/MBI

Mullins, J. W., & Walker, O. C. (2010). Marketing management: A strategic decision-making approach. McGraw-Hill/Irwin.

Pendit, N. S. (2003). Ilmu pariwisata: Sebuah pengantar perdana. Pradnya Paramita.

Pine, B. J., & Gilmore, J. H. (2011). The experience economy. Harvard Business Press.

Rangkuti, F. (2006). Measuring customer satisfaction. Gramedia Pustaka Utama.

Rediyasa, I. W. (2025). Peran budaya lokal Bali dalam penguatan hard dan soft skills gastronomi bagi pekerja kuliner di industri perhotelan. Journal of Responsible Tourism (JRTour), 5(1), 333–336.

Reynolds, D., & Hwang, J. (2006). Ethnic restaurant dining experience: Beyond food quality. International Journal of Hospitality Management.

Schmitt, B. (1999). Experiential marketing: How to get customers to sense, feel, think, act, and relate to your company and brands. Free Press.

Smilansky, S. (2009). Experiential marketing: A practical guide to interactive brand experiences. Kogan Page.

Susskind, A. M. (2005). Customer service quality and satisfaction in the restaurant industry. Journal of Hospitality & Tourism Research.

Tjiptono, F. (2005). Pemasaran jasa. Bayumedia Publishing.

Tjiptono, F., & Chandra, G. (2011). Service, quality & satisfaction. Andi Offset.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.

Walker, J. R. (2009). Introduction to hospitality. Pearson Education.

Westbrook, R. A., & Reilly, M. D. (1983). Value-percept disparity: An alternative to the disconfirmation of expectations theory of consumer satisfaction. Advances in Consumer Research.

Wibowo, L. A. (2010). Tahapan experiential marketing dalam membangun nilai emosional pelanggan. Jurnal Manajemen Pemasaran.

Goeldner, C. R., & Ritchie, J. R. B. (2006). Tourism: Principles, practices, philosophies. John Wiley & Sons.

Aryanti, N. N. S., Harmayani, E., Udasmoro, W., & Mutiarin, D. (2025). Tipologi wisata gastronomi di Kabupaten Gianyar: Implementasi triangle gastronomi Indonesia. Jurnal Pariwisata Terapan, 9(2), 82–97. https://doi.org/10.22146/jpt.110479



DOI: https://doi.org/10.22146/jpt.115673

Article Metrics

Abstract views : 434 | views : 575

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Maulana Taufan; Yustisia Pasfatima Mbulu; Maitsa Virya Nabila; Rania Kalissa Putri; Rahel Haridia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Pariwisata Terapan is published by Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada, Indonesia with registered number ISSN 2580-1031 (Print) and ISSN 2580-104x (Online). This website is licensed under a Creative Commons Attribute-ShareAlike 4.0 International License. Built on the Public Knowledge Project's OJS 2.4.8.1.


free
hit counter View My Stats =======