Evaluasi Pengembangan Taman Wisata Jati Larangan dalam Perspektif 6A

https://doi.org/10.22146/jpt.116614

Aisha Astriecia(1*), Uswatun Nurul Bandiyah(2)

(1) Universitas Negeri Yogyakarta
(2) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat memerlukan pendekatan evaluatif yang mampu menggambarkan kondisi aktual pengelolaan destinasi secara komprehensif. Pendekatan 6A yang meliputi daya tarik wisata, aksesibilitas, amenitas, akomodasi, aktivitas, dan layanan pendukung digunakan untuk memahami dinamika pengembangan destinasi pada fase pemulihan setelah krisis. Kajian ini mengambil lokasi di Taman Wisata Jati Larangan sebagai destinasi yang telah kembali beroperasi, namun belum menunjukkan perkembangan yang optimal meskipun telah dinyatakan siap pada tahap awal pengembangan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain deskriptif-evaluatif melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh komponen 6A telah tersedia, tetapi belum berkembang secara seimbang. Daya tarik wisata dan amenitas dasar cenderung lebih dominan, sementara komponen aktivitas, akomodasi, dan layanan pendukung masih terbatas. Ketimpangan ini berdampak pada rendahnya keterlibatan wisatawan, terbatasnya pengalaman wisata, serta belum optimalnya daya tarik destinasi dalam meningkatkan kunjungan. Selain itu, keterbatasan akses informasi dan promosi turut menghambat visibilitas destinasi. Temuan ini menegaskan bahwa kesiapan destinasi tidak secara otomatis berimplikasi pada keberlanjutan pengembangan. Dalam hal ini, pendekatan 6A tidak hanya berfungsi sebagai alat identifikasi komponen destinasi, tetapi sebagai instrumen evaluatif untuk mengungkap ketimpangan pengembangan antar komponen. Kebaruan kajian ini terletak pada penggunaan 6A untuk mengevaluasi dinamika perkembangan destinasi, bukan sekadar menilai kesiapan awal. Implikasi pengembangan mengarah pada perlunya penguatan aktivitas wisata, peningkatan kualitas amenitas, serta penguatan kelembagaan dan promosi secara terpadu. Kajian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan pariwisata terapan, khususnya dalam evaluasi dan perencanaan destinasi wisata berbasis masyarakat.


Keywords


pengembangan destinasi; 6A; pariwisata berbasis masyaraka; evaluasi destinasi; pascakrisis

Full Text:

PDF


References

Agustan, Rianse, U., Sukotjo, E., & Faslih, A. (2024). Exploration and implementation of a smart tourism destination with the 6As framework & TOPSIS (case study: Wakatobi, Indonesia). Scientific Review Engineering and Environmental Sciences, 33(4). https://doi.org/10.22630/srees.9760

Alegre, J., & Garau, J. (2010). TOURIST SATISFACTION AND DISSATISFACTION. Annals of Tourism Research, 37(1), 52–73. https://doi.org/10.1016/j.annals.2009.07.001

Arif, Y. M., Putra, D. D., & Khan, N. (2023). Selecting Tourism Site Using 6 As Tourism Destinations Framework Based Multi-Criteria Recommender System. Applied Information System and Management (AISM), 6(1). https://doi.org/10.15408/aism.v6i1.25140

Ashworth, G. J., & Tunbridge, J. E. (2000). The Tourist-Historic City. In The Tourist-Historic City. https://doi.org/10.4324/9780080519470

Asmoro, A. Y., Bachri, T. B., & Detmuliati, A. (2021). Analisis Potensi Wisata Desa dengan Kerangka 6A: Studi Kasus Desa Ngajum, Malang. Media Wisata, 18(2), 231–250. https://doi.org/10.36276/mws.v18i2.103

Astriecia, A., Bandiyah, U. N., & Mutiarni, Y. S. (2026). PELATIHAN HOSPITALITY MANAGEMENT DAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI SEBAGAI MEDIA INFORMASI PADA PENGELOLA OBJEK WISATA DI DUSUN IROYUDAN. Jurnal Abdimas Universitas Insan Pembangunan Indonesia, 4(1), 28–36. https://doi.org/10.58217/jabdimasunipem.v4i1.169

Butler, R. (2025). Tourism destination development: the tourism area life cycle model. In Tourism Geographies (Vol. 27, Numbers 3–4). https://doi.org/10.1080/14616688.2024.2325932

Giampiccoli, A., & Mtapuri, O. (2022). Community-based tourism and entrepreneurship: towards a model for poverty alleviation and sustainable development. Journal of Tourism and Development, 39. https://doi.org/10.34624/rtd.v39i0.30360

Hall, C. M., Scott, D., & Gössling, S. (2020). Tourism Geographies An International Journal of Tourism Space, Place and Environment Pandemics, transformations and tourism: be careful what you wish for. TOURISM GEOGRAPHIES.

Inskeep, E. (1991). Tourism Planning: An integrated and sustainable development approach van nosttrand reinhold. In New York. USA.

Jittamai, P., Toek, S., Phengarree, K., Kongkanjana, K., & Chanlawong, N. (2025). Multi-Criteria Decision-Making for Assessing and Evaluating Health and Wellness Tourism Destination Potential Using the 6AsTD Framework: A Case Study of Nakhon Ratchasima Province, Thailand. Sustainability (Switzerland), 17(11). https://doi.org/10.3390/su17114995

Julianto, E., Soeprapto, V. S., & Ardiyansa, S. A. (2024). PENGARUH KOMPONEN 6A TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN DI TAMAN FATAHILLAH KOTA TUA JAKARTA. Jurnal Manajemen Perhotelan Dan Pariwisata, 7(2). https://doi.org/10.23887/jmpp.v7i2.70192

Kozak, M., & Rimmington, M. (2000). Tourist Satisfaction with Mallorca, Spain, as an Off-Season Holiday Destination. Journal of Travel Research, 38(3), 260–269. https://doi.org/10.1177/004728750003800308

Lew, A. A., Cheer, J. M., Haywood, M., Brouder, P., & Salazar, N. B. (2020). Visions of travel and tourism after the global COVID-19 transformation of 2020. Tourism Geographies, 22(3), 455–466. https://doi.org/10.1080/14616688.2020.1770326

Purwaningrum, H., Ahmad, H., Tinggi, S., & Ambarrukmo, P. (2021). EVALUASI PENGELOLAAN WISATA JATI LARANGAN DAN TAMAN SENGON MELALUI INDIKATOR 5A DI DUSUN IROYUDAN.

Richards, G. (2018). Cultural tourism: A review of recent research and trends. Journal of Hospitality and Tourism Management, 36. https://doi.org/10.1016/j.jhtm.2018.03.005

Riyanisma, B. I., Mutiarni, Y. S., Bandiyah, U. N., & Setiawan, R. (2025). Menjelajahi peran warisan budaya dalam branding destinasi: Kasus Taman Jati Larangan. Jurnal Ilmiah WUNY, 7(1). https://doi.org/10.21831/jwuny.v7i1.83802

Saputra, P. S., Pustiarini, N. P., Sudarmawan, I. K. A., Putra, I. M. J. D., Novitasari, I. A. D., Widanti, N. P. T., & Herlambang, P. G. (2024). Pengelolaan Berbasis Masyarakat untuk Pengembangan Wisata di Desa Sangeh: Pendekatan 6A dalam Meningkatkan Daya Tarik Pariwisata Penglukatan Pancoran Solas Tirta Taman Mumbul. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4(1).

Sharpley, R. (2000). Tourism and sustainable development: Exploring the theoretical divide. Journal of Sustainable Tourism, 8(1). https://doi.org/10.1080/09669580008667346

Stankov, U., & Gretzel, U. (2020). Tourism 4.0 technologies and tourist experiences: a human-centered design perspective. Information Technology and Tourism, 22(3). https://doi.org/10.1007/s40558-020-00186-y

Syamsu, M. N., Ashartono, R., Purwaningrum, H., Ahmad, H., Tinggi, S., Ambarrukmo, P., Kata, Y., & Abstrak, K. (2022). Readiness of Jati Larangan Tourism Object and Sengon Park as a Tourist Attraction Effort Recovery Post-Pandemic Economic Activity. Jurnal Sosial Ekonomi Dan Humaniora), 8, 437–443. http://bappeda.jogjaprov.go.id/,

Tesalonika, A., & Rosanto, S. (2025). Analisis Daya Tarik Wisata Museum Seni Rupa dan Keramik Berdasarkan Komponen 6A sebagai Bagian dari Wisata Budaya Kota Tua Jakarta. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(12), 14306–14312. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i12.9302

Timothy, D. J., & Nyaupane, G. P. (2009). Cultural Heritage and Tourism in the Developing World: A regional perspective. In Cultural Heritage and Tourism in the Developing World: A Regional Perspective. https://doi.org/10.4324/9780203877753

Tosun, C. (2006). Expected nature of community participation in tourism development. Tourism Management, 27(3). https://doi.org/10.1016/j.tourman.2004.12.004

UNWTO. (2022). UNWTO World Tourism Barometer and Statistical Annex, November 2022. UNWTO World Tourism Barometer, 20(6). https://doi.org/10.18111/wtobarometereng.2022.20.1.6

Widiatikasyanti, S., & Wati, E. T. (2025). Persepsi Masyarakat Dusun Iroyudan terhadap Pengembangan Pariwisata Taman Jati Larangan Kabupaten Bantul. Gema Wisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata, 21(3), 81–90.

Zenker, S., & Kock, F. (2020). The coronavirus pandemic – A critical discussion of a tourism research agenda. Tourism Management, 81. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2020.104164



DOI: https://doi.org/10.22146/jpt.116614

Article Metrics

Abstract views : 619 | views : 107

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Aisha Astriecia; Uswatun Nurul Bandiyah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Pariwisata Terapan is published by Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada, Indonesia with registered number ISSN 2580-1031 (Print) and ISSN 2580-104x (Online). This website is licensed under a Creative Commons Attribute-ShareAlike 4.0 International License. Built on the Public Knowledge Project's OJS 2.4.8.1.


free
hit counter View My Stats =======