Media Sosial Instagram sebagai Pendukung Pengelolaan Arsip Keluarga
Dwi Paskah Marito Br Sihaloho(1*), Hendro Margono(2)
(1) Universitas Airlangga
(2) Universitas Airlangga
(*) Corresponding Author
Abstract
Arsip keluarga memiliki nilai historis, administratif, dan kultural yang penting sebagai memori kolektif lintas generasi, namun sering diabaikan sehingga berisiko hilang akibat rusaknya media fisik maupun kurangnya literasi digital. Tujuan penelitian untuk melihat bagaimana Instagram dapat berfungsi sebagai alat yang berguna untuk mengelola arsip keluarga di era digital. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelusuri teori, konsep, dan temuan penelitian sebelumnya melalui sumber pustaka seperti artikel. Prosedur penelitian dilakukan dengan merumuskan masalah, menentukan kriteria pemilihan sumber, serta melakukan penelusuran dan seleksi literatur. Analisis data menggunakan analisis tematik, dimana informasi penting dikelompokkan menjadi tema-tema yang menggambarkan peran Instagram dalam pengelolaan arsip keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur Instagram, seperti archive of stories, archive of post, highlights, saved collections, dan download your information, membantu proses dokumentasi, kurasi, dan pelestarian arsip digital. Fitur ini memungkinkan penyimpanan konten secara privat, pengelompokan tematik, dan pembuatan cadangan data untuk memastikan keberlanjutan arsip digital. Instagram juga berkontribusi pada fenomena remembrance networked, yaitu ingatan kolektif keluarga yang terhubung melalui interaksi online. Namun, beberapa masalah utama juga ditemukan dalam penelitian yaitu ketergantungan pada platform komersial, risiko kehilangan data, masalah privasi, dan kurangnya pengetahuan digital masyarakat. Studi ini menyarankan tiga pendekatan utama untuk mengoptimalkan Instagram sebagai alat untuk mengelola arsip keluarga: (1) menetapkan peraturan internal yang mengatur jenis konten yang diarsipkan dan perlindungan privasi Instagram sebagai media pendukung pengelolaan arsip keluarga (2) mengatur dan menyusun arsip digital sesuai dengan prinsip kearsipan seperti klasifikasi, deskripsi, dan pemilihan konten yang sekaligus memanfaatkan fitur-fitur Instagram yang relevan untuk dokumentasi, kurasi, dan pelestarian dan (3) bekerja sama dengan pustakawan, arsiparis, maupun lembaga kearsipan untuk meningkatkan literasi digital.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ahmad, A. & Nurhidaya (2020). Media Sosial dan Tantangan Masa Depan Generasi Milenial. Avant Garde, 8(2), 134–148. https://doi.org/10.36080/ag.v8i2.1158
Bainotti, L., Caliandro, A., & Gandini, A. (2021). From Archive Cultures to Ephemeral Content, and Back: Studying Instagram Stories with Digital Methods. New Media and Society, 23(12), 3656–3676. https://doi.org/10.1177/1461444820960071
Dwihartanti, M., Sutirman & Yuliansah (2023). Peningkatan Pemahaman dan Keterampilan dalam Pengelolaan Arsip Keluarga bagi Masyarakat di Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 3(3), 907–914. https://doi.org/10.54082/jamsi.771
Ekantari, E. P., Rakhmawati, R., & Susanti, T. (2022). Perilaku Masyarakat Terhadap Penyimpanan Arsip Keluarga. Shaut Al-Maktabah: Jurnal Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi, 14(2), 98–105. https://doi.org/10.37108/shaut.v14i2.506
Fatmawati, E., & Rafa, M. F. F. (2024). Membudayakan Pengelolaan Arsip Keluarga: Upaya Membangun Ketahanan Keluarga. IQRA` Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (e-Journal), 18(2), 272. https://doi.org/10.30829/iqra.v18i2.21940
Hoskins, A. (2017). Digital Memory Studies: Media Pasts in Transition. Routledge. https://books.google.co.id/books?id=8zumAQAACAAJ
Jeujanan, W., Haris, U., Purba, N. S., Ikram, M., Cabui, C. E., Mardiana, W. O. S., & Enala, S. H. (2024). Penerapan Sistem Kearsipan Digital untuk Meningkatkan Efisiensi dan Transparansi Administrasi Kampung Kwell. Papsel Jurnal Pengabdian dan Inovasi, 01(02), 66–74. https://journal.papsel.org/index.php/JPI/article/view/72
Kartikasari, H., Ibad, I., Ulin, F., Huda, C., Dirgatama, A., Kusumawardhani, A., Jayanti, I. S. D., Khadija, M. A. (2024). Digitasi Family Records sebagai Upaya Penyelamatan Arsip di Kelurahan Jebres, Kota Surakarta. Semar: Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat. 13(2), 339–346. https://doi.org/10.20961/semar.v13i2.80192
Marlini. (2025). Meningkatkan Budaya Literasi dan Sadar Arsip di Era Digitalisasi. Sumber Pustaka, 1(1), 1–11. https://doi.org/10. 29103/jmm.v1n1.24589
Nikmah, F., Ulya, I., Armayrishtya, Z., & Iqbal, M. (2024). Pentingnya Alih Media Arsip Keluarga sebagai Upaya Penyelamatan dan Pengamanan Arsip. Abhakte Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(2), 31–38. https://doi.org/10.24929/abhakte.v2i2.3708
Nurtanzila, L., & Sholikhah, F. (2021). Digitisasi Arsip sebagai Upaya Perlindungan Arsip Vital Milik Keluarga di Dusun Punukan, Wates, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Diplomatika: Jurnal Kearsipan Terapan, 4(1), 57–65. https://doi.org/10.22146/diplomatika.64234
Okra, R., & Abdussalam (2025). Peran Literasi Digital dalam Mencegah Penyalahgunaan Data Pribadi Generasi Z di Kota Mataram. Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Era, Mei 2025 / Articles,1(1), 12–19. https://doi.org/https://doi.org/10.71094/sitera.v1i1.47
Pamungkas, A. W. D. (2024). Mengeksplorasi Praktik Personal Digital Archiving (PDA) dalam Fenomena New Analog Photography di Instagram: Membangun Personal Branding, Pencarian Autentisitas dan Detoksifikasi Digital. Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan, 17(1), 96. https://doi.org/10.22146/khazanah.91157
Rakhmawati, R. (2019). Tantangan Teknologi Media Sosial Dalam Dunia Kearsipan. October. https://www.researchgate.net/publication/336221840%0A
Ramudin, R.P. (2019). Pengelolaan Arsip Sesuai Standar Internasional (ISO 15489-1:2016) Studi Kasus Pengelolaan Arsip Bank Indonesia. Diplomatika: Jurnal Kearsipan Terapan. 3(1), 1–15. DOI: https://doi.org/10.22146/diplomatika.50431
Rapina & Albuchori, I. F. (2025). Analisis Risiko Keamanan Data Pribadi pada Penggunaan Media Sosial Instagram dengan Menggunakan Metode DREAD. Jurnal Sains, Nalar, dan Aplikasi Teknologi Informasi, 4(2), 149–156. https://doi.org/10.20885/snati.v4.i2.40362
Rohiyatun, B., Garnika, E., Muslim, A., & Endriani, A. (2023). Pelatihan Pengarsipan Berbasis Digital. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 8(4), 895–903. https://doi.org/10.36312/linov.v8i4.1720.
Sabita, S. D., Susanti, T., Bramantya, A. R., & Sholikhah, F. (2023). Gerakan Cinta Arsip Keluarga (Genta Siaga): Pionir Program Penataan Arsip Keluarga di Desa Indonesia. Jurnal Ilmu Informasi, Perpustakaan, dan Kearsipan, 25(1). https://doi.org/10.7454/jipk.v25i1.001
Salsabila, A. A., Dewi, D. A., Hayat, R.S. (2024). Pentingnya Literasi di Era Digital dalam Menghadapi Hoaks di Media Sosial. Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa. 3(1), 45–54. https://doi.org/10.58192/insdun.v3i1.1775
Serafinelli, E. (2020). Networked Remembrance in the Time of Insta-Memories. Social Media and Society, 6(3). https://doi.org/10.1177/2056305120940799
Setyadi, A. N. & Putra, D. K. S. (2022). Peran Media Sosial Instagram sebagai Medium Literasi Publik (Studi Naratif pada Konten Publikasi Kesejarahan Arsip Nasional Republik Indonesia). EProceeding, 9(3), 1684–1693. https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/management/article/view/17960%0Ahttps://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/management/article/view/17960/17592
Suliyati, T. (2019). Pengelolaan Arsip Keluarga: antara Kebutuhan dan Kesadaran. Diplomatika: Jurnal Kearsipan Terapan, 2(2), 95. https://doi.org/10.22146/diplomatika.43862
Susanti, T., Rakhmawati, R., Rahman Bramantya, A., Sholikhah, F., & Darajat, I. R., Ekantari, E. P., Waluyo, Nurtanzila, L. (2022). Arsip Personal Berbasis Digital: Upaya Meningkatkan Kepedulian dalam Mengelola Arsip Warga Punukan, Kulon Progo. Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan, 15(1), 42–61. https://doi.org/https://doi.org/10.22146/khazanah.71169
Syarif, V. D. P., Nurdiansyah, A. (2025). Upaya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta dalam Perlindungan dan Penyelamatan Arsip Masyarakat Melalui Layanan Arsip Keluarga ( Lasiga ). ANUVA Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi. 9(1), 1–14. https://doi.org/10.14710/anuva.9.1.1-14
van Dijck, J. (2013). The Culture of Connectivity: A Critical History of Social Media. OUP USA. https://books.google.co.id/books?id=A6BqrWGIaFIC
Vlassenroot, E., Chambers, S., Lieber, S., Michel, A., & Mechant, P. (2021). Web-archiving and social media: An exploratory analysis. International Journal of Digital Humanities, 2(1–3), 107–128. https://doi.org/10.1007/s42803-021-00036-1
Winarty, S. (2024). Representasi Identitas Virtual dalam Komunikasi Mahasiswa Urban di Instagram: Studi Netnografi pada Universitas Pembangunan Jaya. Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital, 1(3), 13. https://doi.org/10.47134/jbkd.v1i3.2517
Wulandari, D. S., & Ismaya. (2023). Pengelolaan Arsip Elektronik di Era Digital. IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi, 3(2), 39–43. https://doi.org/10.33830/ikomik.v3i2.5252
Zed, M. (2004). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia. https://books.google.co.id/books?id=iIV8zwHnGo0C
Article Metrics
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





