Hubungan Antara Rasionalitas Pemberian Antibiotik Profilaksis Dengan Kejadian Infeksi Luka Operasi Pada Pasien Bedah DI RSA UGM
Aron Saputra Thie(1*), Ika Puspitasari(2), Titik Nuryastuti(3)
(1) Magister Farmasi Klinik, Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada
(2) Departemen Farmakologi & Farmasi Klinik, Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada
(3) Departemen Mikrobiologi Klinik, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author
Abstract
Infeksi luka operasi (ILO) dapat memberikan efek yang signifikan terhadap kualitas hidup pasien. Penggunaan antibiotik profilaksis dapat menurunkan kejadian ILO. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah penggunaan antibiotik profilaksis yang rasional, mengetahui jumlah kejadian ILO, mengidentifikasi faktor risiko yang berpengaruh terhadap ILO dan mengetahui hubungan rasionalitas antibiotik profilaksis pada pasien bedah dengan kejadian ILO di RSA UGM. Penelitian ini merupakan penelitian dengan rancangan kohort retrospektif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang menjalani tindakan pembedahan dan mendapatkan antibiotik profilaksis di RSA UGM selama bulan Januari sampai dengan Desember 2023. Terdapat 156 pasien yang menjalani tindakan bedah dan masuk dalam kriteria inklusi pada penelitian ini. Rasionalitas penggunaan antibiotik profilaksis berdasarkan metode Gyssens (kategori 0) pada penelitian ini sebesar 39,7% (62 pasien) dan angka kejadian ILO pada penelitian ini sebesar 5,1% (8 dari total 156 pasien). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara ketidakrasionalan penggunaan antibiotik profilaksis dengan kejadian ILO (P=1,000). Terdapat hubungan yang signifikan antara lama rawat inap post operasi, Intraoperative Blood Loss, dan waktu pemberian antibiotik dengan kejadian ILO berdasarkan analisis bivariat. Analisis multivariat menunjukkan bahwa lama rawat inap post operasi memiliki hubungan yang bermakna dengan angka kejadian ILO. Individu dengan lama rawat inap post operasi lebih dari 3 hari memiliki risiko 0,167 lebih tinggi untuk mengalami ILO (OR 0,167; CI 95% 0,036-0,765; p = 0,021).
Keywords
Full Text:
PDFReferences
style='font-size:10.0pt'>
style='mso-spacerun:yes'> ADDIN ZOTERO_BIBL
{"uncited":[],"omitted":[],"custom":[]}
CSL_BIBLIOGRAPHY Aga, E., Keinan-Boker, L., Eithan, A., Mais, T., Rabinovich, A., & Nassar, F. (2015). Surgical site infections after abdominal surgery: Incidence and risk factors. A prospective cohort study. Infectious Diseases, 47(11), 761–767. https://doi.org/10.3109/23744235.2015.1055587
Atira, A., Salmiyah, E., & Purwandi, D. P. (2021). Kejadian Infeksi Luka Operasi pada Pasien Post Operasi Apendiktomi. Global Health Science, 6(3), 101-104.
Atkinson, R. A., Jones, A., Ousey, K., & Stephenson, J. (2017). Management and cost of surgical site infection in patients undergoing surgery for spinal metastasis. Journal of Hospital Infection, 95(2), 148–153. https://doi.org/10.1016/j.jhin.2016.11.016
Aulya, Y., Novelia, S., & Isnaeni, A. (2021). Perbedaan Kejadian Infeksi Luka Operasi Antara Elektif SC Dengan Cito SC Di Rumah Sakit Harapan Jayakarta Tahun 2019.
Azis, S. I., Ompusunggu, P. M. T. M., & Irawiraman, H. (2020). GAMBARAN KEJADIAN INFEKSI LUKA OPERASI (ILO) PASCA BEDAH ABDOMEN DI RSUD ABDUL WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA. Jurnal Kebidanan Mutiara Mahakam, 8(1), 21–37. https://doi.org/10.36998/jkmm.v8i1.68
Berríos-Torres, S. I., Umscheid, C. A., Bratzler, D. W., Leas, B., Stone, E. C., Kelz, R. R., Reinke, C. E., Morgan, S., Solomkin, J. S., Mazuski, J. E., Dellinger, E. P., Itani, K. M. F., Berbari, E. F., Segreti, J., Parvizi, J., Blanchard, J., Allen, G., Kluytmans, J. A. J. W., Donlan, R., … for the Healthcare Infection Control Practices Advisory Committee. (2017). Centers for Disease Control and Prevention Guideline for the Prevention of Surgical Site Infection, 2017. JAMA Surgery, 152(8), 784. https://doi.org/10.1001/jamasurg.2017.0904
Bratzler, D. W., Dellinger, E. P., Olsen, K. M., Perl, T. M., Auwaerter, P. G., Bolon, M. K., Fish, D. N., Napolitano, L. M., Sawyer, R. G., Slain, D., Steinberg, J. P., & Weinstein, R. A. (2013). Clinical practice guidelines for antimicrobial prophylaxis in surgery. American Journal of Health-System Pharmacy, 70(3), 195–283. https://doi.org/10.2146/ajhp120568
CDC. (2025). Surgical Site Infection.
Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran, Sumedang, Indonesia, & Sumiwi, S. A. (2014). Quality of Antibiotics Use in Patients with Digestive Surgery in Hospital in Bandung City. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy, 3(4), 135–140. https://doi.org/10.15416/ijcp.2014.3.4.135
Fitratiara, D., Puspitasari, I., & Nuryastuti, T. (2022). Evaluasi Kesesuaian Penggunaan Antibiotik Profilaksis Terhadap Kejadian Infeksi Luka Operasi Pada Pasien Bedah Digestif di Salah Satu Rumah Sakit Tipe B Kabupaten Sleman. Majalah Farmaseutik, 18(2). https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v1i1.63691
Hardiyanti, R. (2020). Penggunaan Antibiotik Profilaksis Pada Pasien Sectio Caesarea. Journal of Health Science and Physiotherapy, 2(1), 96–105. https://doi.org/10.35893/jhsp.v2i1.37
Ierano, C., Manski-Nankervis, J.-A., James, R., Rajkhowa, A., Peel, T., & Thursky, K. (2017). Surgical antimicrobial prophylaxis. Australian Prescriber, 40(6), 225–229. https://doi.org/10.18773/austprescr.2017.073
Megawati, S., Rahmawati, F., & Wahyono, Djoko. (2015). EVALUATION OF THE USE OF ANTIBIOTIC PROPHYLAXIS IN SURGERY PATIENTS.
Pathak, A., Mahadik, K., Swami, M. B., Roy, P. K., Sharma, M., Mahadik, V. K., & Lundborg, C. S. (2017). Incidence and risk factors for surgical site infections in obstetric and gynecological surgeries from a teaching hospital in rural India. Antimicrobial Resistance & Infection Control, 6(1), 66. https://doi.org/10.1186/s13756-017-0223-y
PERMENKES. (2021). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2021 tentang Pedoman Penggunaan Antibiotik | Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan. https://farmalkes.kemkes.go.id/unduh/permenkes-28-2021/
Rosliyanti. (2021). Faktor Risiko Infeksi Luka Operasi (ILO) dan Rasionalitas Antibiotik Profilaksis Bedah di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. 17(3).
Sari, I. P., & Asdie, R. H. (2021). Faktor Risiko Infeksi Luka Operasi (ILO) dan Rasionalitas Antibiotik Profilaksis Bedah di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. 17(3).
World Health Organization. (2018). Global guidelines for the prevention of surgical site infection (2nd ed.). World Health Organization. https://iris.who.int/handle/10665/277399
font-family:"Cambria",serif;mso-fareast-font-family:Cambria;mso-bidi-font-family:
Cambria;mso-ansi-language:EN-US;mso-fareast-language:EN-US;mso-bidi-language:
AR-SA'>
Article Metrics
Faculty of Pharmacy
Universitas Gadjah Mada







