Analisis Indeks Desa Membangun Berbasis GIS di Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa

https://doi.org/10.22146/mgi.111335

Irsyadi Siradjuddin(1*), Muhammad Anshar(2), Andi Idham AP(3), Fitriani Fitriani(4)

(1) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
(2) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
(3) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
(4) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
(*) Corresponding Author

Abstract


Abstrak. Pembangunan desa merupakan salah satu kunci utama dalam mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah perdesaan. Namun, perbedaan tingkat perkembangan antar desa masih menjadi tantangan bagi pemerintah daerah, termasuk di Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa. Kondisi tersebut mendorong perlunya suatu kajian yang mampu memetakan status pembangunan desa secara lebih terukur dan terarah, sehingga dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi status perkembangan desa berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) serta menyajikannya dalam bentuk pemetaan spasial. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan pemanfaatan indikator IDM yang dikeluarkan oleh Kementerian Desa. Data dianalisis dan kemudian divisualisasikan menggunakan aplikasi Sistem Informasi Geografis (GIS) untuk menghasilkan peta status pembangunan desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kecamatan Tombolo Pao terdapat dua desa yang termasuk kategori maju, yaitu Desa Kanrepia dan Desa Pao, sedangkan enam desa lainnya masih berada pada kategori berkembang. Tidak terdapat desa yang mencapai kategori mandiri maupun yang tertinggal, sehingga kondisi ini mencerminkan adanya peluang percepatan pembangunan jika intervensi dilakukan secara tepat. Temuan ini menegaskan bahwa pemetaan IDM berbasis GIS tidak hanya memberikan gambaran spasial tentang status pembangunan desa, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen strategis dalam perencanaan pembangunan wilayah. Kesimpulannya, pemanfaatan IDM melalui pemetaan spasial mampu membantu pemerintah daerah dalam menentukan prioritas pembangunan, mengarahkan alokasi sumber daya secara lebih efektif, serta mendukung tercapainya tujuan pembangunan desa berkelanjutan.


Abstract. Village development is one of the key drivers in promoting equitable growth and improving the welfare of rural communities. However, disparities in development levels among villages remain a challenge for local governments, including those in Tombolo Pao District, Gowa Regency. This condition highlights the need for a study capable of mapping village development status in a more measurable and systematic way, providing a solid basis for targeted policy-making. The objective of this research is to identify the development status of villages based on the Village Development Index (Indeks Desa Membangun/IDM) and to present the results through spatial mapping. The study applies a descriptive quantitative and qualitative approach using IDM indicators issued by the Ministry of Villages. Data were analyzed and then visualized using Geographic Information System (GIS) applications to produce maps of village development status. The findings reveal that in Tombolo Pao District, two villages Kanrepia and Pao fall into the advanced category, while six other villages remain in the developing category. No villages were classified as independent or underdeveloped, indicating that there is potential for accelerated development if proper interventions are implemented. These results emphasize that IDM-based GIS mapping not only provides a spatial representation of village development status but also serves as a strategic instrument in regional development planning. In conclusion, the utilization of IDM through spatial mapping can assist local governments in setting development priorities, directing resource allocation more effectively, and supporting the achievement of sustainable village development goals.

Submitted: 2025-09-19 Revisions:   2025-12-03  Accepted:  2026-02-01 Published: 2026-02-06


Keywords


Indeks Desa Membangun (IDM); Pemetaan Spasial; Sistem Informasi Geografis (GIS)



References

Ahmad Zaenudin, Apri Budianto, & Aini Kusniawati. (2023). Model Strategi Peningkatan Indeks Desa Membangun (IDM) di Kabupaten Ciamis. Maeswara : Jurnal Riset Ilmu Manajemen Dan Kewirausahaan, 1(1), 19–31. https://doi.org/10.61132/maeswara.v1i1.1532

Akbar, A., Matje, I., Rahmi, N., & Muhammadiyah Buton, U. (2024). Peningkatan Indeks Desa Membangun Melalui Optimalisasi Peran Perangkat Desa Dan Peningkatan Akses Pendidikan Di Desa. Communnity Development Journal, 5(1), 599–605.

Amri, U., Marsidin, H. S., & Gistituati, N. (2021). Analisis Pengelolaan Dan Pengembangan Lembaga Pendidikan Non Formal Dalam Menciptakan SDM Yang Berkarakter. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(5), 1904–1909. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i5.686

Anas, D. R., Nurhidayat, M., Margie, L. A., Teknik, F., & Makassar, U. M. (2025). Analisis Potensi Pengembangan Kawasan Agropolitan yang Berkelanjutan di Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa. 10(1), 86–98.

Anshar, M., Siradjuddin, I., & Sari, Y. (2024). Analisis pembangunan desa Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa melalui Indeks Desa Membangun. Teknosains: Media Informasi Sains Dan Teknologi, 18(1), 65–73. https://doi.org/10.24252/teknosains.v18i1.42700

Apriliani, I. M., Purba, N. P., Dewanti, L. P., Herawati, H., & Faizal, I. (2021). Hubungan Kategori Wilayah Puskesmas Terhadap Ketersediaan DOkter gigi di Puskesmas: Analisis Data RIFASKES 2019. Citizen-Based Marine Debris Collection Training: Study Case in Pangandaran, 2(1), 56–61.

Asnuryati. (2023). Strategi Pengembangan Ekonomi Berkelanjutan di Desa: Mendorong Pemberdayaan Komunitas dan Kemandirian Ekonomi Lokal. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(2), 2175–2183. https://j-innovative.org/index.php/Innovative%0AStrategi

Bintaro, N. S., Fitanio, B., & Wicesa, N. A. (2024). Pemetaan Potensi Ekonomi Kopi dan Peningkatan Peran BUMDesa bagi Kesejahteraan Masyarakat Desa Sumberdem. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 6(1), 35–43.

BPS Kecamatan Tombolo Pao. (2024). Kecamatan Tombolo Pao dalam Angka. 14.

Fatrianingsih, F., Yamin, A., & Hasri, D. A. (2024). Manajemen Penanggulangan Bencana melalui Pengembangan Tagana Kolaboratif di Kabupaten Sumbawa Barat. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(1), 703–708. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i1.3615

Hapsari, R. S., Hakim, A. N., & Riza, A. I. (2025). Kajian Potensi Sosial Ekonomi dan Budaya Desa Melalui Pendekatan Pemetaan Sosial dan Pemangku Kepentingan (Studi Kasus: Desa Pucung Kidul, Desa Sanggarahan, Desa Boyolangu, Desa Gandingan, Desa Tawangsari). Jurnal Syntax Admiration, 6(2), 1059–1078. https://doi.org/10.46799/jsa.v6i2.2105

K., F. (2021). Analisis Determinan Pendapatan Rumah Tangga Petani Hutan Dalam Program Perhutanan Sosial Di Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa. 167–186.

Kementerian Desa. (2016). Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 2 Tahun 2016 tentang Indeks Desa Membangun. Jakarta, 1–65. http://jdih.kemendesa.go.id/katalog/peraturan_menteri_desa_pembangunan_daerah_tertinggal_dan_transmigrasi_nomor_22_tahun_2016

Kondolele, Y. B., Rahmatia, & Mustari, B. (2023). Analisis Determinan Kualitas Lingkungan Hidup di Pulau Jawa. Jurnal Ekonomika Dan Dinamika Sosial, 2(2), 45–65.

Muhtarom, Kusuma, N., & Purwanti, E. (2018). Village Index Analysis Building to Know The Village Development In Gadingrejo District of Pringsewu District. Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan, 6(02), 179–190. https://doi.org/10.35450/jip.v6i02.96

Nurhidayat, M. (2021). Identifikasi dan Strategi Pengembangan Kawasan Agrowisata di Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa. 2(4), 1147–1152.

Peraturan Kementrian Desa. (2019). Standar Operaional Prosedur Pengukuran Indeks Desa Membangun.

Rahmah, S., & Ikhsan, I. (2022). Manajemen Bencana Dalam Penanganan Pasca Bencana BPBD Kabupaten Aceh Barat. Journal of Social Politics and Governance (JSPG), 4(1), 24–37. https://doi.org/10.24076/jspg.2022v4i1.776

Setyowati, E. (2019). Tata Kelola Pemerintahan Desa Pada Perbedaan Indeks Desa Membangun (IDM): Studi Tiga Desa di Kabupaten Malang. JISPO Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 9(2), 170–188. https://doi.org/10.15575/jispo.v9i2.5324

Subarno, A., & Dewi, A. S. (2022). Strengthening village potentials through the “KKN Membangun desa” program in increasing the Developing Village Index in Ngawi Regency. 5(Smbpsb), 375–382.

Yakin, A., Rustiadi, E., & Pribadi, D. O. (2024). Analisis Spasial Desa Membangun Berbasis Jaringan Jalan dan Penggunaan Lahan di Kabupaten Brebes. Desa-Kota, 6(1), 42. https://doi.org/10.20961/desa-kota.v6i1.77483.42-59



DOI: https://doi.org/10.22146/mgi.111335

Article Metrics

Abstract views : 283

Refbacks





Copyright (c) 2026 Irsyadi Siradjuddin, dkk

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


 

Accredited Journal, Based on Decree of the Minister of Research, Technology and Higher Education, Republic of Indonesia Number 295/C/C3/KPT/2026

Volume 39 No 1 the Year 2025 for Volume 43 No 2 the Year 2029

ISSN  0215-1790 (print) ISSN 2540-945X  (online)

 

website statistics Statistik MGI