Retreatment Endodontik dan Restorasi Ulang Menggunakan Pasak Fiber Reinforced Composite

https://doi.org/10.22146/majkedgiind.16016

Christine Windayani Inan(1*), Wignyo Hadriyanto(2)

(1) Program Studi Ilmu Konservasi Gigi, Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
(2) Bagian Ilmu Konservasi, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Laporan kasus ini bertujuan untuk menginformasikan hasil restorasi mahkota jaket porselin fusi metal yang diperkuat dengan pasak fiber reinforced composite pada gigi insisivus sentralis kanan maksila pasca perawatan saluran akar. Pasien datang dengan keluhan mahkota jaket gigi insisivus sentralis kanan maksila lepas. Diagnosis gigi insisivus sentralis kanan maksila adalah nekrosis pulpa disertai lesi periapikal. Perbaikan estetika menggunakan restorasi mahkota jaket porselin fusi metal yang diperkuat dengan pasak fiber reinforced composite. Perawatan diawali dengan analisis estetika. Pasak yang lama yaitu tapered self-threading dowel pada gigi insisivus sentralis kanan maksila diambil, kemudian dilanjutkan retreatment endodontik dengan teknik preparasi step-back. Restorasi mahkota jaket pors~lin fusi metal yang diperkuat dengan pasak fiber reinforced composite sebagai restorasi akhir. Evaluasi hasil perawatan dilakukan dua bulan pasca pemasangan mahkota jaket. Hasil evaluasi subyektif dan obyektif menunjukkan gigi dapat berfungsi dengan baik dan pasien puas dengan perbaikan estetika yang dihasilkan.

Keywords


mahkota jaket porselin fusi metal; pasak fiber reinforced composite; retreatment endodontik

Full Text:

PDF



DOI: https://doi.org/10.22146/majkedgiind.16016

Article Metrics

Abstract views : 776 | views : 2196

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Majalah Kedokteran Gigi Indonesia




Currently, Majalah Kedokteran Gigi Indonesia indexed by:

         

 

 

 

 

 

 View My Stats


real
time web analytics