Dinamika Pancasila Sebagai Dasar Negara Dan Pandangan Hidup Bangsa



Amalia Rizki Nurhikmah(1*), Nicki Nugrahaningtyas(2)

(1) Universitas Esa Unggul
(2) Universitas Esa Unggul
(*) Corresponding Author

Abstract


Pancasila merupakan sumber hukum Indonesia, sebagaimana tertuang dalam ketentuan tertinggi Pembukaan UUD 1945. Secara konstitusional, Pancasila merupakan sumber hukum yang mengatur Negara Kesatuan Republik Indonesia dan unsurnya, yaitu rakyat, wilayah, dan pemerintahan negara. Pancasila mengandung nilai dan norma yang dapat dijadikan pedoman berperilaku. Nilai-nilai dalam Pancasila juga dapat diartikan sebagai cita-cita negara. Dengan kata lain, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dapat menjadi implementasi dari visi kehidupan berbangsa dan bernegara Pada masa orde lama, Presiden Soekarno sebagai Kepala Negara sekaligus sebagai Kepala Pemerintahan. Sebagai negara yang baru merdeka, tidak heran jika sistem pemerintahannya mengalami beberapa kali perubahan pada masa orde lama. Sistem pemerintahan yang pernah diterapkan di Indonesia meliputi sistem presidensial, sistem parlementer dan sistem demokrasi terpimpin. Pancasila memiliki nilai-nilai luhur yang harus dijadikan pedoman hidup, agar setiap masyarakat dapat menjunjung tinggi sikap Patriotisme, dan Nasionalisme. Nilai-nilai luhur yang penting dalam Pancasila dapat menjadi pentujuk serta pedoman hidup bagi masyarakat dalam segala kegiatan. Nilai-nilai yang tercantum dalam Pancasila Mencerminkan kehidupan bangsa Indonesia dan telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Nilai-nilai utama Pancasila adalah Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, Nilai Kemanusiaan Yang adil dan Beradab, Nilai Persatuan Indonesia, Nilai Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusywaratan Perwakilan, dan Nilai Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Butir-butir yang tercantum dalam Pancasila tersebut, berasal dari pandangan hidup bangsa Indonesia. Sehingga makna Pancasila dapat disebut juga sebagai jiwa bangsa, kepribadian bangsa dan sebagai sumber hukum negara.

 

Kata Kunci: Pancasila, Orde Lama, Pandangan Hidup


Full Text:

PDF


References

Adiane, Fredita. (2014). Hubungan G30S/PKI Terhadap Peralihan Kekuasaan Dari Presiden Soekarno Kepada Jenderal Soeharto (1965-1967). Jurnal Risalah, 4(10).

Alfaqi, M. Z. (2016). Melihat sejarah nasionalisme Indonesia untuk memupuk sikap kebangsaan generasi muda. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 13(2).

Darwadi, Salman Hakim. (2020, Agustus). Peristiwa Sekitar Proklamasi Kemerdekaan. Pahamify. Diakses dari https://pahamify.com/blog/peristiwa-sekitar-proklamasi-kemerdekaan/

Herdiansyah, Wildan. (2010). VOC Negara Dalam Negara. Bogor: PT. Regina Eka Utama.

Poeze, Harry A. (2020). Madiun 1948 PKI Bergerak. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia & KITLV.

Putri, Arum Sutrisni. (2020, Februari, 12). Penyebab Kegagalan Demokrasi Parlementer. Kompasiana. Diakses dari https://www.kompas.com/skola/read/2020/02/12/180000569/penyebab-kegagalan-demokrasi-parlementer?page=all

Retno, Devita. (2019, Juli). Pengertian Orde Lama Yang Dipimpin Presiden Soekarno. Sejarah Lengkap. Diakses dari https://sejarahlengkap.com/indonesia/kemerdekaan/pasca-kemerdekaan/pengertian-orde-lama

Setialaksan, Nana. (September, 2017). Peranan Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) 1945 Dalam Proses Menuju Kemerdekaan Indonesia. Jurnal Artefak: History and Education, 4(2).

Setiawan, Johan, Wahyu Ida Permatasari, Dyah Kumalasari. (2018). Sistem Ketatanegaraan Indonesia Pada Masa Demokrasi Liberal Tahun 1950-1959. Jurnal Histori, 6(2), 365-378.

Sianturi, Yohana.R.U. & Dinie Anggraeni Dewi. (Juni, 2021). Penerapan Nilai Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari Hari Dan Sebagai Pendidikan Karakter. Jurnal Kewarganegaraan. 5(1).

Sudirman, Adi. (2014). Sejarah Lengkap Indonesia. Jogjakarta: Diva Press.

Suratman, Ardi. (2014). Kabinet Mohammad Hatta I dan II 1948-1949. Skripsi. Jatinangor: Universitas Padjadjaran.

Susanto. (2016). Pancasila Sebagai Identitas Dan Nilai Luhur Bangsa: Analisis Tentang Peran Pancasila Sebagai Modal Sosial Berbangsa Dan Bernegara. Junal Ilmiah Ilmu Pemerintahan. 2(1), 44-46.




Article Metrics

Abstract views : 89989 | views : 58924

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.