Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi
https://journal.ugm.ac.id/v3/JNTETI
<p><strong><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/v3/public/site/images/khanifan/HEADER_JNTETI_2020_1200x180_Background_baru_tanpa_list1.jpg" width="600" height="90" align="center"></strong></p> <p><strong>Jurnal Nasional Teknik Elekto dan Teknologi Informasi</strong> is an international journal accommodating research results in electrical engineering and information technology fields.<br><br><strong>Topics cover the fields of:</strong></p> <ul> <li class="show">Information technology: Software Engineering, Knowledge and Data Mining, Multimedia Technologies, Mobile Computing, Parallel/Distributed Computing, Data Communication and Networking, Computer Graphics, Virtual Reality, Data and Cyber Security.</li> <li class="show">Power Systems: Power Generation, Power Distribution, Power Conversion, Protection Systems, Electrical Material.</li> <li class="show">Signal, System and Electronics: Digital Signal Processing Algorithm, Robotic Systems, Image Processing, Biomedical Engineering, Microelectronics, Instrumentation and Control, Artificial Intelligence, Digital and Analog Circuit Design.</li> <li class="show">Communication System: Management and Protocol Network, Telecommunication Systems, Antenna, Radar, High Frequency and Microwave Engineering, Wireless Communications, Optoelectronics, Fuzzy Sensor and Network, Internet of Things.</li> </ul> <p><strong>Jurnal Nasional Teknik Elekto dan Teknologi Informasi is published four times a year: February, May, August, and November.<br></strong><strong><br>Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi has been accredited by Directorate General of Higher Education, Ministry of Education and Culture, Republic of Indonesia, </strong>Number 28/E/KPT/2019 of September 26, 2019 (<strong>Sinta 2</strong>), <strong>Vol. 8 No. 2 Year 2019 up to Vol. 12 No. 2 Year 2023<br></strong><strong><br>Publisher<br></strong>Department of Electrical and Information Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Gadjah Mada<br>Jl. Grafika No 2. Kampus UGM Yogyakarta 55281<br>Website : <a href="https://jurnal.ugm.ac.id/v3/JNTETI">https://jurnal.ugm.ac.id/v3/JNTETI</a><br>Email : jnteti@ugm.ac.id<br>Telephone : +62 274 552305</p>
This journal is published by the Department of Electrical and Information Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Gadjah Mada.
en-US
Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi
2301-4156
<p style="text-align: justify;">© <span style="font-weight: 400;">Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, under the terms of the</span><a href="https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/"> <span style="font-weight: 400;">Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License</span></a><span style="font-weight: 400;">.</span></p>
-
Integrasi IoT pada Evaluasi Efisiensi Panel Surya Off-Grid pada Beban Resistif dan Induktif
https://journal.ugm.ac.id/v3/JNTETI/article/view/20351
<p class="JNTETIIntisari" style="line-height: 102%;"><span lang="EN-US">Energi surya merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang banyak dimanfaatkan, terutama dalam sistem <em>off-grid</em>. Namun, efisiensi konversinya dipengaruhi oleh jenis beban yang digunakan. Beban resistif dan induktif memiliki karakteristik konsumsi daya yang berbeda, sehingga memengaruhi kinerja panel surya. Oleh karena itu, diperlukan analisis mengenai dampak kedua jenis beban terhadap efisiensi panel surya, dengan pemantauan berbasis <em>internet of things</em> (IoT) untuk pengumpulan data secara <em>real-time</em>. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan beban resistif (lampu pijar) dan induktif (kipas) terhadap efisiensi sistem panel surya <em>off-grid</em> 50 Wp serta mengevaluasi efektivitas IoT dalam pemantauan kinerja sistem. Metode yang digunakan meliputi pengujian dengan menghubungkan panel surya ke kedua jenis beban tersebut. Parameter yang diamati mencakup tegangan, arus, dan daya yang dihasilkan oleh panel surya serta daya yang dikonsumsi oleh masing-masing beban. Data dikumpulkan menggunakan sensor dan dikirim ke platform IoT untuk dianalisis secara jarak jauh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban resistif menghasilkan efisiensi lebih tinggi, berkisar antara 44,47% hingga 49,54%, dibandingkan dengan beban induktif yang hanya mencapai 39,61% hingga 48,12%. Efisiensi yang lebih rendah pada beban induktif disebabkan oleh komponen reaktif yang menurunkan faktor daya dan kinerja sistem. Maka, dapat disimpulkan bahwa jenis beban berpengaruh signifikan terhadap efisiensi panel surya <em>off-grid</em> dan implementasi IoT terbukti efektif dalam pemantauan kinerja sistem secara <em>real-time</em>.</span></p>
Aripin Triyanto
Akbar Maulana
Joko Tri Susilo
Yoyok Dwi Setyo Pambudi
Copyright (c)
2026-01-30
2026-01-30
15 1
1
7
10.22146/jnteti.v15i1.20351
-
Penggunaan Struktur CSRR untuk Peningkatan Kinerja BPF Berbasis Substrate Integrated Waveguide
https://journal.ugm.ac.id/v3/JNTETI/article/view/18846
<p>Makalah ini mengeksplorasi pemanfaatan struktur <em>complementary split ring resonator</em> (CSRR) untuk meningkatkan kinerja <em>bandpass filter</em> (BPF) berbasis <em>substrate integrated waveguide</em> (SIW). BPF berbasis SIW yang didesain menggunakan material RO 4003C dengan nilai permitivitas 3,38 dan rugi-rugi dielektrik 0,0027, dibuat dalam bentuk empat persegi panjang dengan ukuran 37,5 mm (panjang) × 35 mm (lebar) × 1,52 mm (tinggi). BPF berbasis SIW terdiri atas permukaan SIW dengan ukuran 22,4 mm (panjang) × 35 mm (lebar) dan 28 <em>via</em>. Pada bagian permukaan SIW dibuat CSRR berbentuk persegi panjang berukuran 4 mm (panjang) × 4 mm (lebar). Untuk mengoptimalkan kinerja BPF berbasis SIW, 12 CSRR dikonfigurasi menjadi enam baris dan dua kolom. Berdasarkan hasil eksplorasi yang telah dilakukan, jarak antara baris dan kolom CSRR secara substansial memengaruhi kinerja BPF. Makin dekat jarak baris antar-CSRR, makin jauh pergeseran frekuensi kerja kedua BPF ke arah frekuensi rendah. Penambahan CSRR pada BPF berbasis SIW berhasil menurunkan nilai koefisien kopling dari 0,38 menjadi 0,28. Penambahan CSRR pada BPF berbasis SIW telah menyebabkan nilai koefisien transmisi (S<sub>21</sub>) menurun dari -2,32 dB menjadi -0,70 dB, yang berarti meningkatkan kinerja BPF sebesar 1,62 dB. Penambahan CSRR pada BPF berbasis SIW juga telah menurunkan nilai koefisien refleksi (S<sub>11</sub>) dari -4,56 dB menjadi -10,96 dB atau meningkatkan kinerja BPF sebesar 6,4 dB.</p>
Junas Haidi
Novelita Rahayu
Achmad Munir
Copyright (c)
2026-02-03
2026-02-03
15 1
8
17
10.22146/jnteti.v15i1.18846