Literasi informasi pemustaka dalam mengakses sumber informasi di Perpustakaan BALITTRO

  • Rushendi
  • Dyah Sa'diah
  • Dwi Titaningsih
Keywords: literasi; informasi; pemustaka; sumber informasi; Perpustakaan BALITTRO

Abstract

Perpustakaan merupakan suatu lembaga yang menyediakan informasi secara sistematis, teratur, dan menyimpan informasi aktual serta mutakhir sesuai dengan kebutuhan pemustaka. Pemasalahan pemustaka mengakses sumber informasi yaitu informasi sangat banyak dan luas dalam mencari informasi yang efektif serta efisien yang berhubungan dengan topik yang dibutuhkan. Tujuan kajian untuk mengetahui informasi pemustaka dalam mengakses sumber-sumber informasi pertanian dari sumber yang tepat, dapat dipercaya/kredibilitas sesuai kebutuhan permustaka. Pengkajian dilaksanakan Januari–Desember 2020 di Bogor dengan teknik pengumpulan data melalui pengamatan langsung/observasi pemustaka di Perpustakaan Balittro melalui analisis secara deskriptif kualitatif dengan pendekatan kuantitatif sebagai data pendukung. Hasil kajian didapat bahwa kemampuan literasi informasi pemustaka Perpustakaan Balittro memiliki pemahaman dan sesuai kebutuhan informasi untuk menemukan ide penelitian; penyusunan proposal; kelancaran dalam menyelesaikan kegiatan penelitian/percobaan; dan penyusunan laporan kegiatan penelitian dengan kebutuhan informasi subjek tanaman rempah, obat, minyak atsiri, tanaman industri lainnya, dan perkebunan melalui fasilitas OPAC, Inlislite, website, repositori; iTani dan ejurnal, serta melek informasi baik menelusur di OPAC dan sumber informasi digital lainnya. Sosialisasi implementasi literasi informasi pemustaka dalam mengakses sumber informasi perlu mendapat perhatian dari pemangku kebijakan terutama sarana dan prasarana digital sehingga pelayanan perpustakaan dapat lebih efektif dan efisien.

Published
2021-06-01
How to Cite
Rushendi, Sa’diah, D., & Titaningsih, D. (2021). Literasi informasi pemustaka dalam mengakses sumber informasi di Perpustakaan BALITTRO. Media Informasi, 30(1), 115-136. https://doi.org/10.22146/mi.v30i1.4019