Alternatif Phospat Buffer sebagai Pengganti Cacodylate Buffer pada Preparasi Bakteri dengan Penggunaan Scanning Elektron Mikroskop

https://doi.org/10.22146/ijl.v8i1.93706

Soeyati Poejiani(1*), Wahyudha Ngatiril Lady(2)

(1) Laboratorium Mikrobiologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas
(2) Laboratorium Sentral Biomedik Fakultas Kedokterana Universitas
(*) Corresponding Author

Abstract


Struktur morfologi permukaan bakteri jika diamati  dengan mikroskop binokuler hanya akan menampakkan bentuk batang, kokus dan spiral saja, sehingga perlu adanya mikroskop yang mempunyai resolusi tinggi. Salah satu mikroskop dengan resolusi tinggi tersebut adalah scanning electron (SEM). Preparasi untuk pengamatan dengan menggunakan SEM dibutuhkan tahapan-tahapan. Salah satu tahapan tersebut adalah fiksasi. Bahan yang digunakan fiksasi biasanya menggunakan buffercacodylate. Buffer ini selain harganya mahal, pemesanan bahan harus import sehingga membutuhkan waktu dan juga bersifat toksik. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan bahan alternatif untuk menggantikan buffer cacodylate yang bersifat toksik yaitu buffer phospat. Selain harganya murah, buffer phospat mudah di dapat dan tidak bersifat toksik. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratoris dengan rancangan acak lengkap. Metode penelitian yang digunakan secara kualitatif dengan prosedur bakteri di kultur pada media tumbuh dan preparasi dengan tahapan-tahapan untuk pengamatan dengan SEM.



Keywords


Buffer Solution; fixation; SEM

Full Text:

PDF


References

Adhika, D.R., Anindya, L.A., Tanuwijaya, V., Rachmawati, H. (2018). Prosiding Seminar Nasional Instrumentasi dan Otomasi (SNIKO): Teknik Pengamatan Sampel Biologi dan Non Konduktif Menggunakan Scanning Electron Mikroscopy . Buku Abstrak. Institut Teknologi Bandung.

Bozzola, M.M.C., Flanders, K.J., Donelly, C.W. (1999). Principles and Techniques for Biologist, 2nd edition. Jones and Bartleet Publisher. Boston.

Chaskes, S. (2015). Stains for Light Microscopy dalam Goldman, E. and Green, L.H.(Eds.), Practical handbook of Microbiology, 2nd Ed., 39, CRC Press, New York.

Gardenia, L. (2010). Aplikasi Deteksi Aeromonas hydrophila penghasil Aerolysin dengan Menggunakan Polymerase Chain Reaction(PCR). Prosiding Forum Inovasi Teknologi Akuakultur

Hayakawa, E.H., Matsuoto, H. (2016). Detailed Methodology For High Resolution Scanning Electron Microscopy (SEM) Of Murine Malaria Parasitized-Erytrhrocytes. National Library Medicine: 539-544.

Murray, P.R., Baron, E.J., Pfaller, M.A., Tenofer, F.C., Yolken, R.H. (1999). Manual of Clinical Microbiologi 7 Edition. USA: ASM Press.

Pavani, P., Kumar, K., Rani, A., Venkate, S.U., Lee, J.M., (2021). The Influence OfPhospat Buffer On The Stability Of Various Proteins. Journal of Moleculer Liquid, 331: 1 Juni 2021

Ruzin, E.R. (2018). Microtechnique And Microscopy. Oxford: Oxford University Press.




DOI: https://doi.org/10.22146/ijl.v8i1.93706

Article Metrics

Abstract views : 960 | views : 627

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Indonesian Journal of Laboratory

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


 

View My Stats

  https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

The Indonesian Journal of Laboratory ISSN 2655-1624 (online), ISSN 2655-4887 (print) adalah Jurnal Pranata Laboratorium Pendidikan yang diterbitkan oleh Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia Universitas Gadjah MadaThe content of this website is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License