Kajian Perendaman Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb.) dalam Urin Sapi dan Air Kelapa untuk Mempercepat Pertunasan

https://doi.org/10.22146/veg.2410

Asma Karimah, Setyastuti Purwanti, Rohlan Rogomulyo(1*)

(1) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Temulawak merupakan tanaman yang banyak digunakan sebagai bahan baku obat tradisional. Dalam budidaya temulawak yang menjadi kendala adalah rimpang tidak tumbuh dengan cepat dan serempak. Penelitian mengenai pengaruh konsentrasi air kelapa dan urin sapi terhadap percepatan pertunasan temulawak bertujuan untuk memperpendek masa tertundanya pertunasan temulawak dan menentukan konsentrasi larutan urin sapi dan air kelapa yang paling baik bagi percepatan pertunasan bibit temulawak. Penelitian ini dilakukan di Padukuhan Pusmalang, Cangkringan, Yogkarta pada bulan Agustus hingga November 2012. Penelitian yang dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 8 pelakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah perendaman dalam urin sapi konsentrasi 25%, 50%, dan 75%, air kelapa konsentrasi 25%, 50%, dan 75%, serta kontrol berupa perendaman dalam akuades dan tanpa perendaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman rimpang temulawak dalam air kelapa konsentrasi 50% dapat meningkatkan indeks vigor tanaman temulawak.





DOI: https://doi.org/10.22146/veg.2410

Article Metrics

Abstract views : 4278 | views : 9923

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c)



VEGETALIKA journal indexed by: 

 

       

  

View My Stats