Evaluasi Kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan Menggunakan Analisa Multikriteria (Studi Kasus Di Desa Butuh Kidul Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah

https://doi.org/10.22146/jik.3307

Aris Jatmiko(1*), Ronggo Sadono(2), Lies Rahayu Wijayanti Faida(3)

(1) Alumni Fakultas , Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
(2) Bagian Manajemen Hutan, Fakultas , Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
(3) Bagian Konservasi Sumberdaya Hutan, Fakultas , Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


Rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) merupakan upaya untuk memulihkan, mempertahankan, dan meningkatkan fungsi hutan dan lahan.Tujuan akhir program ini adalah tetap terjaganya daya dukung, produktivitas serta peranan hutan dan lahan dalam mendukung sistem penyangga kehidupan. Evaluasi RHL diperlukan dalam upaya mengetahui tingkat keberhasilan RHL, menekan risiko kegagalan dan meningkatkan kemungkinan keberhasilan. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan perangkat kriteria dan indikator keberhasilan RHL, serta menggunakan perangkat kriteria dan indikator tersebut untuk menilai keberhasilan RHL di Desa Butuh Kidul Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Evaluasi RHL dilakukan dengan analisis multikriteria menggunakan metode Analytical Hierarchy Processes. Proses evaluasi dimulai dari penetapan kriteria dan indikator, kemudian diikuti dengan pemberian bobot yang melibatkan pakar, masyarakat serta stakeholder. Langkah selanjutnya adalah pemberian skor pada tiap indikator; dan perhitungan skor total tingkat keberhasilan RHL di desa Butuh Kidul Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Penelitian ini menghasilkan empat kriteria yang digunakan untuk mengevaluasi kegiatan RHL yaitu kriteria prasyarat, produksi, ekologi, dan sosial ekonomi. Dari perbandingan berpasangan yang dilakukan oleh tim pakar diperoleh bobot untuk kriteria tersebut masing-masing sebesar : 0,05; 0,21; 0,43; dan 0,31. Berdasarkan bobot tersebut maka keberhasilan RHL di Desa Butuh Kidul Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo mempunyai skor terbobotkan sebesar 0,80, dalam rentang skor 0,33-1. Persentase tingkat keberhasilan kegiatan RHL adalah sebesar 70,55 %, termasuk dalam predikat “sedang” sehingga masih perlu diadakan penyempurnaan kegiatan RHL di masa yang akan datang.

Kata Kunci : Evaluasi rehabilitasi hutan dan Lahan, analisis multikriteria, kriteria dan indikator

 

Evaluation using Multi-criteria Analysis of Forest and Land Rehabilitation Program in Butuh Kidul Village, Kalikajar Sub District, Wonosobo Regency, Central Java

Abstract

Forest and land rehabilitation program aims to restore, maintain, and improve forest and land function. The ultimate goal of this program is sustainability of forest-land capacity and productivity as supporting life system. Evaluation to this program is a necessity in determining the success of land and forest rehabilitation, reducing the risks and increasing the potential success. This research was carried out to set up the criteria and indicators and to test them against the performance of forest and land rehabilitation in Butuh Kidul Village, Kalikajar Sub District, Wonosobo District, Central Java. Multicriteria analysis using Analytical Hierarchy Process (AHP) was adopted in this study. Evaluation process was began by formulating a set of criteria and indicators, followed by exercising judgment and scoring by experts, people, and other stakeholders under AHP framework. The results showed that there were four key criteria to evaluate the success of Forest and Land Rehabilitation, namely: (i) prerequisite, (ii) production, (iii) ecology, and (iv) socio-economic criteria. From experts judgment comparison, the weighed preferences were, respectively : 0,05; 0,21; 0,43; and 0,31. Based on these figures, the comparative value of Forest and Land Rehabilitation in Butuh Kidul Village, Kalikajar Sub District, Wonosobo District, Central Java was 0,80 in the range of 0,33-1. The percentage of success rate was 70,55 %, or the “moderate”, indicating that RHL in this case may still be enhanced.


Keywords


Evaluation of forest and land rehabilitation; multi-criteria analysis; criteria and indicators

Full Text:

PDF


References

  1. Anonim. 2004. Penilaian dan Pengawasan Penanaman GN-RHL Tahun 2003 Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Yogyakarta. Dishutbun Prov. DIY.
  2. ___. 2008. PP No 76 Tahun 2008 Tentang Rehabilitasi Hutan dan Reklamasi Lahan. Departemen Kehutanan. Jakarta.
  3. Bourgeois R. 2005. Analytical Hierarchy Process, an Overview. Bogor. UNCAPSA-UNESCAP.
  4. Brown S. 1994. Rehabilitation of Tropical Lands. A Key to Sustaining Development. Restoration Ecology 2(2): 97-111.
  5. Maksum M. 2005. Monitoring dan Evaluasi. Bahan Ajar Manajemen Proyek. Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
  6. Mendoza GA & Macoun P. 1999. Panduan Untuk Menerapkan Analisis Multikriteria dalam Menilai Kriteria dan Indikator. CIFOR. Bogor.
  7. Ridlo MR. 2009. Pemilihan Jenis Pohon Sistem Agroforestry dengan Metode Analytical Hierarchy Process. Skripsi. Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
  8. Saaty TL. 1988. Multicriteria Decision Making. The Analytic Hierarchy Process. University of Pittsburgh. RWS Publication. Pittsburgh.
  9. ___. 2001. Decision Making For Leaders. Forth edition. University of Pittsburgh, RWS Publication. Pittsburgh.



DOI: https://doi.org/10.22146/jik.3307

Article Metrics

Abstract views : 9676 | views : 6302

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2012 Jurnal Ilmu Kehutanan




© Redaksi Jurnal Ilmu Kehutanan
Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada
Jl. Agro No 1, Bulaksumur, Sleman 55281
Telp. (0274) 512102, 550541, 6491420
Fax. (0274) 550541 E-mail : jik@ugm.ac.id
website : jurnal.ugm.ac.id/jikfkt/

 

Indexed by:

 

Jurnal Ilmu Kehutanan is under the license of Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International

Creative Commons License