ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2

https://doi.org/10.22146/jmpf.347

Valentina Meta Srikartika(1*), Annisa Dwi Cahya(2), Ratna Suci Wahyu Hardiati(3)

(1) Program Studi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan
(2) Program Studi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan
(3) BLUD-RS Banjarbaru, Kalimantan Selatan
(*) Corresponding Author

Abstract


Prevalensi penyakit diabetes mellitus (DM) di Kalimantan Selatan tergolong tinggi, mencapai 1,4% pada tahun 2013.Ketidakpatuhan berobat pasien DM tipe 2 dapat mengakibatkan rendahnya kontrol glukosa darah dan meningkatkan resiko komplikasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kepatuhan penggunaan obat dan faktor-faktor yang memengaruhi ketidakpatuhan penggunaan obat pada pasien DM tipe 2. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode deskriptif analitik yang dilaksanakan pada Desember 2014 sampai Maret 2015 dengan total 48 responden DM tipe 2 rawat jalan. Kepatuhan pengobatan dievaluasi dengan menggunakan kombinasi8-items Morisky Medication Adherence (MMAS-8) dan Medication Possession Ratio (MPR). Hubungan antara karakteristik pasien dengan kepatuhan dianalisis dengan analisis chi square dan regresi logistik binary. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara MMAS-8 dan MPR (p value 0,004). Hanya 39,6% pasien yang patuh menggunakan obat dan menebus obat. Analisis chi square menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara jenis kelamin (p value 0,011) terhadap kepatuhan. Adjusted Odd Ratio (aOR) menunjukkan bahwa pria 5,7 (aOR 5,7; 95% CI: 1,3-25,7) kali lebih patuh daripada pasien wanita dengan mempertimbangkan usia, lama menderita DM, dan jenis obat DM yang diterima. Alasan terbanyak ketidakpatuhan adalah terlambat menebus obat (86,4%) dan lupa minum obat (77,3%). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa jenis kelamin adalah faktor yang secara signifikan memengaruhi kepatuhan berobat pasien DM tipe2.

Keywords


diabetes melitus tipe 2; kepatuhan; faktor resiko; rawat jalan; type-2 diabetes mellitus; adherence; risk factor; outpatient



References

Evans, J.R & W.M.Lindsay, 2007,An Introduction To Six Sigma And process Improvement,Diterjemahkan oleh A.R. Fitrianti, Penerbit Salemba Empat, Jakarta.

Gimenes, H.T., M.L. Zanetti & V.J Haas, 2009,Factors Related To Patient Adherence To Antidiabetic Drug Therapy,Rev Latino-am Enfermagem 2009 janeiro-fevereiro,17(1): 46-51.

Horne, R., J. Weinman, N. Barber, R. Elliott, & M. Morgan, 2005,Concordance, Adherence & Compliance in Medicine Taking.Centre of Health Care Research,University of Brighton, Brighton.

Keban, S.A., L.B. Purnomo, dan Mustofa. 2013,Evaluasi Hasil Edukasi Farmasis Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Rumah Sakit Dr. Sardjito Yogyakarta,Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia,11(1): 45-52.

Kemenkes RI, 2013,Riset Kesehatan Dasar 2013, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI, Jakarta

Morisky, D.E., A.Ang., M. Krousel-Wood., H.J. Ward, 2008,Predictive Validation A Medication Adherence Measure in an Outpatient Setting, J Clin Hypertens (Greenwich),10(5); 348-354

Puspitasari, A.W, 2012,Analisis Efektivitas pemberian Booklet Obat Terhadap Tingkat Kepatuhan Ditinjau Dari Kadar Hemoglobin Terglikasi (HbA1c) dan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS)-8 Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesma Bakti Jaya Kota Depok,Tesis Program Studi Magister Ilmu Kefarmasian, Universitas Indonesia, Depok.

PERKENI, 2011,Konsensus Pengendalian dan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 di Indonesia, Perkumpulan Endokrinologi Indonesia, Jakarta. 

Romadona, A. 2011,Pengaruh Konseling Obat Terhadap Kepatuhan Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Poliklinik Khusus Rumah Sakit Umum Pusat Dr. M. Djamil Padang.Tesis Program Paska Sarjana, Universitas Andalas, Padang.

RSUD Kota Banjarbaru, 2014,Buku Profil Rumah Sakit Umum Daerah Banjarbaru Tahun 2013, RSUD Kota Banjarbaru, Banjarbaru

Tan, X., I. Patel, & J. Chang, 2014,Review of the four item Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-4) and eight item Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8),Majalah Farmasi Innovations,5(3): 1-8.

Trindade, A.J, A. Ehrlich, A. Kombluth, & T.A. Ullman, 2011,Validation of a New Adherence Scale in Patients with Inflammatory Bowel Disease and Comparison with Physician Perception of Adherence, Inflamm Bowel Dis 17(2): 599-604.

Triplitt, C.L., C.A. Reasner., W.L.Isley., 2005,Chapter 72. Diabetes Mellitus, Dalam DiPiro, J.T. (penyunting). Pharmacotherapy: A Pathophysiologic Approach, Sixth Edition, Mc-Graw Hill, USA.

WHO, 2014,World Health Organiztion: 10 Fact About Diabetes. http://www.who.int/features/factfiles/di abetes/fact/en/ (diakses tanggal 21 September 2014).



DOI: https://doi.org/10.22146/jmpf.347

Article Metrics

Abstract views : 4989 | views : 24735

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

©Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi
Faculty of Pharmacy
Universitas Gadjah Mada
Creative Commons License
View My Stats