Waktu Pemencaran dan Pengaruh Jenis Air terhadap Perkecambahan Basidiospora Exobasidium vexans, Penyebab Penyakit Cacar Daun Teh

https://doi.org/10.22146/jpti.23047

Norma Fauziyah(1*), Bambang Hadisutrisno(2), Achmadi Priyatmojo(3)

(1) Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada Jln. Flora No. 1, Bulaksumur, Sleman, Yogyakarta 55281
(2) Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada Jln. Flora No. 1, Bulaksumur, Sleman, Yogyakarta 55281
(3) Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada Jln. Flora No. 1, Bulaksumur, Sleman, Yogyakarta 55281
(*) Corresponding Author

Abstract


Blister blight caused by Exobasidium vexans is one of the important diseases in the tea crop. This disease could decrease the production of tea between 20−90%, so that it required a proper and eco-friendly strategy for managing the development of plant disease epidemics. This study was aimed to determine the daily dispersal time of basidiospores of E. vexans, and to study the effect of dew, rain water, and sterile water to the germination of basidiospores of E. vexans. The method used was trapping basidiospores using a spore trap Kiyosawa type on which the object glasses were successively placed for 4 hours at 6:00 a.m., 10:00 a.m., 2:00 p.m., 6:00 p.m., 10.00 p.m., and 2.00 a.m.. The germination of basidiospores was observed with three treatments; i.e. sterile water, rain water and dew. The results revealed that the dispersal of basidiospores of E. vexans mostly occured between 2:00 to 6:00 a.m. Basidiospores of E. vexans could germinate in all kinds of water, but they germinated very well in dew and rain water.

Intisari

Penyakit cacar daun teh yang disebabkan oleh Exobasidium vexans merupakan salah satu penyakit penting pada tanaman teh. Penyakit ini dapat menurunkan produksi teh antara 20−90%, sehingga perlu ada strategi yang tepat dan dapat diterima lingkungan untuk mengelola perkembangan epideminya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu pemencaran harian basidiospora E. vexans, dan mengetahui pengaruh embun, air hujan, dan air steril terhadap perkecambahan basidiospora E. vexans. Metode yang digunakan adalah penangkapan basidiospora menggunakan alat spore trap tipe kiyosawa yang dipasang gelas benda pada setiap 4 jam sekali, yaitu pada pukul 06.00, 10.00, 14.00, 18.00, 22.00, dan 02.00. Metode yang dipakai dalam mengamati perkecambahan basidiospora menggunakan tiga perlakuan; embun, air hujan, dan air steril. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemencaran basidiospora E. vexans paling banyak terjadi antara pukul 02.00−06.00. Basidiospora E. vexans dapat berkecambah pada embun, air hujan, dan air steril namun perkecambahan paling baik terjadi pada embun dan air hujan.


Keywords


basidiospores; blister blight; Exobasidium vexans

Full Text:

PDF (Indonesian)


References

Agrios, G.N. 2004. Plant Pathology 3rd ed. Academic Press, New York. 952 p.

Anonim. 2002. Protection of Tea From Blister Blight. T.R.I Advisor Circular Serial No.1/02. The Tea Research Institute of Sri Lanka.

Arulpragasam,  P.V.  1992.  Disease Control in Asia, p. 353−374. In K.C Wilson & M.N. Clifford (eds), Tea Cultivation to Consumption. Chapman & Hall, London.

Blaise, P., R. Dietrich & G. Gessler. 1999. Vinemild: an Application-Oriented Model of Plasmora viticola Epidemics on Vitis vinifera. Acta Horticulturae 499: 187−192.

Dahliani. 2012. Kajian Ekologi Exobasidium vexans, Penyebab Penyakit Cacar Daun Teh di PT Perkebunan Teh Tambi. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. 37 hlm.

Eden, T . 1976. Tea. Longman Group Ltd, London. 236 p.

Gulati, A., S.D. Ravindranath, G. Satyanarayana, & D.N. Chakraborty. 1993. Effect of Blister Blight on Infusion Quality in Orthodox Tea. Indian Phytopathology 46: 155−159.

Hadisutrisno, B., Suryanti., Norma., & Dahliani. 2011. Pembuatan Sistem Peringatan Dini Penyakit Cacar Teh : Pemencaran Basidiospora Harian dan Komponen Utama Epidemi Penyakit Cacar Daun Teh. Laporan Hibah penelitian unggulan. Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada.

Martosupono, M. 1995. Beberapa Faktor yang Berpengaruh pada Ketahanan Tanaman Teh terhadap Penyakit Cacar (Exobasidium vexans). Disertasi. Universitas Gadjah Mada,  Yogyakarta. 143 hlm.

McKane, L. & J. Kandel. 1985. Microbiology Essential and Aplications. 2nd ed. McGraw Hill, Inc, New York. 843 p.

Rezamela, E., F. Fauziah, & S.L. Dalimoenthe. 2016. Pengaruh Bulan Kering terhadap Intensitas Serangan Empoasca sp. dan Blister Blight di Kebun Teh Gambung. Jurnal Penelitian Teh dan Kina 19: 169−176.

Rosanti, K.T., I.R. Sastrahidayat, & A.L. Abadi. 2014. Pengaruh Jenis Air terhadap Perkecambahan Spora Jamur Colletotrichum capsici pada Cabai dan Fusarium oxysporum f. sp. lycopersicii pada Tomat. Jurnal HPT 2: 2338−4336.

Royle, D.J. & D.R. Butler. 1986. Epidemiological Significance of Liquid Water in Crop Canopies and its Role in Disease Forecasting, p. 139−156. In P.G. Ayres & L. Body (eds), Water, fungi and plants. Cambridge University Press, Cambridge.

Semangun, H. 1991. Penyakit-Penyakit  Tanaman  Perkebunan di Indonesia. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta. 808 hlm.

Singh, K.G. 1980. A Checklist of Host and Disease in Malaysia. Ministry of Agriculture Malaysia, 280 p.

Venkata Ram, C.S. & B. Chandra Mouli. 1976.  Systemic Fungicides for Integrated Blister Blight Control. UPASI Tea. Science Department Bulletin 33: 70−87.



DOI: https://doi.org/10.22146/jpti.23047

Article Metrics

Abstract views : 1815 | views : 1980

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 height=auto

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia ISSN 1410-1637 (print)ISSN 2548-4788 (online) Accredited Journal, Based on Decree of the Minister of Research, Technology and Higher Education, Republic of Indonesia Number 30/E/KPT/2018, Vol. 21 No. 1 the Year 2017 - Vol. 25 No. 1 the Year 2021. Design by WibisenoIndexing & Abstracting , view my stats