Deteksi Edwardsiella Ictaluri pada Ikan dengan Metode Co-Agglutination Test

https://doi.org/10.22146/jsv.17922

Miftahul Fikar(1*), Surya Amanu(2), Suhardo R.T. Simanjuntak(3), Mario Ari Yudistra(4)

(1) Stasiun Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Kelas I Jambi
(2) Departemen Mikrobiologi, Fakultas Kedokteran Hewan, UGM
(3) Stasiun Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Kelas I Jambi
(4) Stasiun Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Kelas I Jambi
(*) Corresponding Author

Abstract


Teknik immunodiagnostik dengan menggunakan uji serologis co-agglutination telah lama dikenal dalam mendeteksi infeksi bakteri dan virus pada manusia, hewan, ikan, dan cemaran pada produk-produk perikanan. Keunggulan teknik ini adalah sederhana, cepat, murah, dan akurat, terutama untuk penerapan di lapangan karena dapat mendeteksi langsung dari organ. Namun penggunaan metode kurang dikenal dibandingkan metode lain yang lebih kompleks dan mahal seperti ELISA dan FAT. Pengembangan metode ini di Indonesia telah dilakukan sejak tahun 2014 dan telah diaplikasikan di lapangan dengan hasil yang memuaskan, terutama dalam mendeteksi
bakteri Edwardsiella ictaluri penyebab penyakit Edwardsiella Septicemia of Catfish pada ikan patin (Pengasius hypophtalmus) dan lele (Clarias garipienus) di Jambi. Pengambilan sampel dilakukan di 70 lokasi sentra budidaya ikan patin dan lele di 4 kabupaten, di Provinsi Jambi selama bulan April-Juni 2015. Pengujian dengan teknik co-agglutination mendeteksi 5 lokasi budidaya positif tersebut E. ictaluri. Organ yang diuji dengan teknik ini diisolasi ke media agar untuk diuji secara konvensional dan serologis dengan metode rapid slide aglutination dan terkonfirmasi positif. Isolat yang diperoleh juga diujibandingkan ke laboratorium yang telah terakreditasi dalam ruang lingkup E. ictaluri di Batam dan Tanjung Pinang, dan mendapatkan hasil positif. Uji lapangan ini
membuktikan bahwa teknik co-agglutination dapat memberikan hasil yang valid dalam waktu beberapa jam saja dibandingkan dengan metode konvensional yang memakan waktu berhari-hari, ataupun dengan metode ELISA dan FAT yang membutuhkan biaya tinggi. Inovasi teknologi dengan metode ini dapat menjadi jawaban atas tantangan globalisasi terutama dengan diberlakukannya kawasan Masyarakat Ekonomi Asean, dimana lalulintas peredaran ikan dan pengembangan industri perikanan makin meluas yang membawa resiko merebaknya wabah
penyakit ikan.

Keywords


immunodiagnostik, co-agglutination, E. ictaluri, patin, lele

Full Text:

PDF


References

Daftar Pustaka

Austin, B. and Austin, D.A. (2007). Bacterial fish

patogen in Diseases in farmed and wild fish”.

Fourth Edition. Ellis Horwood Limited,

England.

Bootland, L.M and Leong, J.A.C. (1992).

Staphylococcal Coagglutination, a Rapid

M e t h o d o f I d e n t i f y i n g I n f e c t i o u s

Hematopoietic Necrosis Virus. Applied And

Environmental Microbiology, pp. 6-13

Garvey, J. S., Cremer, N. E., Sussdorf, D.H. (1977)..

A Laboratory Text for Instruction and

Research. Methods in Immunology. 3rd Edition

W.A. Benjamin Inc. Massachusetts.

Hawke, J.P., Mc Whorter, A.C., Steigerwau, A.G.

and Brenner, D.J. (1981) Edwardsiella ictaluri

sp. the causative agent of enteric septicaemia of

catfish. International Journal of Systematic

Bacteriology 31, 396-400.

Holt, J.G., Krieg, N.R., Sneath, P.H.A., Staley, J.T.,

Williams, S.T. (1998). Bergey's Manual of

Determinative Bacteriology. William and

Wilkins. Baltimore

Deteksi Edwardsiella Ictaluri pada Ikan dengan Metode Co-Agglutination Test

Saharia, P. K. And Prasad, K. P. (2001).

Development of co-agglutination kit for the

diagnosis of Pseudomonas fluorescens

infection in fishes. Asian Fisheries Science 14:

-300

Yoshimizu, M. and Kimura, T.A. (1985).

Coagglutination test with antibody-sensitized

Staphylococci for rapid and simple diagnosis

of bacterial and viral diseases of fish. Fish

Pathology 20 (2/3): 243-261.

Yuasa, K., Kholidin, E.B., Panigoro, N. and Hatai,

K. (2003) First isolation of Edwardsiella

ictaluri from cultured striped catfish Pangasius

hypophthalmus in Indonesia. Fish Pathology

, 181-183.



DOI: https://doi.org/10.22146/jsv.17922

Article Metrics

Abstract views : 2692 | views : 2846

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Jurnal Sain Veteriner

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Sain Veteriner Indexed by

    CrossrefROADCOREDimensions  JournalTOCs   


Copyright of JSV (Jurnal Sain Veteriner) ISSN 0126-0421 (print), ISSN 2407-3733 (online).

Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada

Jl. Fauna No.2, Karangmalang, Yogyakarta

Phone: 0274-560862

Fax: 0274-560861

Email: jsv_fkh@ugm.ac.id

Jurnal Sain Veteriner is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

free
web stats View My Stats