MPPA (Most Probable Producing Ability) Estimation of Kebumen Ongole Crossbred Cattle based on Offsprings Weaning Weight

https://doi.org/10.22146/jsv.27561

Sumadi Sumadi(1*), Nono Ngadiyono(2), Diah Tri Widayati(3), Cuk Tri Noviandi(4), Akhmad Fathoni(5), Mukhamad Khusnudin(6)

(1) Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada
(2) Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah Mada
(3) Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada
(4) Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada
(5) Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada
(6) Association of Ongole Crossbred Cattle Breeder in Kebumen, Jawa Tengah, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menghitung nilai MPPA induk pada sapi PO Kebumen. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Juli sampai dengan Oktober 2015 di wilayah Urut Sewu, Kebumen. Materi penelitian yang digunakan adalah data recording tiga tahun terakhir (2013-2015) terdiri dari 41 ekor pejantan, 51 induk dan 244 pedet. Data berat sapih anak sebelumnya telah dikoreksi berdasarkan umur induk, jenis kelamin dan umur penyapihan 120 hari. Ripitabilitas dihitung menggunakan metode korelasi antarkelas. Nilai MPPA induk dihitung berdasarkan nilai ripitabilitas berat sapih keturunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ripitabilitas berat sapih anak termasuk dalam kategori tinggi (0.32 ± 0.15). Nilai MPPA induk sapi PO Kebumen kemudian dihitung menggunakan nilai tersebut dan juga rata-rata performan populasi (83.45 kg). Dihasilkan 10 besar induk sapi PO Kebumen dengan nilai MPPA tertinggi. Nilai MPPA kemudian diurutkan dari nilai tertinggi ke terendah. Nilai MPPA tertinggi dimiliki oleh SAJ0315078 (110.69) dan terendah dimiliki oleh TA1112020 (97.20). Hasil dari penelitian ini kemudian dapat digunakan sebagai dasar dalam seleksi induk sapi PO Kebumen di dalam populasinya.


Keywords


Sapi PO Kebumen; MPPA; berat sapih; keturunan

Full Text:

PDF


References

Carvalho, M. C., Soeparno and N. Ngadiyono. 2010. Pertumbuhan dan produksi karkas sapi Peranakan Ongole dan Simmental Peranakan Ongole jantan yang dipelihara secara feedlot.

Buletin Peternakan. 34(1): 38-46.

Dodenhoff , J., L. D. Van Vleck, K. E. Gregory. 1999. Estimation of direct, maternal, and grandmaternal genetic effects for weaning

weight in several breeds of beef cattle. J Anim Sci 77:840-845.

Duma, Y. and M. Tanari. Potensi respon seleksi sifat pertumbuhan sapi Brahman cross di ladang ternak Bila River Ranch, Sulawesi

Selatan. Prosiding Seminar Nasional Sapi Potong. Palu; 2008.

Duma, Y. Estimasi Beberapa Parameter Genetik pada Sapi Brahman Cross dan Ongole di Ladang Ternak Bila River Ranch. Tesis. Program

Pascasarjana. Fakultas Peternakan. Universitas Gadjah Mada; 1997.

Hafid, H, Nuraini, and Herman. Karakteristik karkas dan bagian-bagian karkas sapi Peranakan Ongole jantan dan betina pada peternakan rakyat di Provinsi Sulawesi Tenggara. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner 2013.116-121; 2013.

Hardjosubroto, W. Aplikasi Pemuliaan Ternak di Lapangan. PT. Gramedia Widiasarana, Jakarta; 1994.

Kaswati, Sumadi and N. Ngadiono. Estimasi nilai heritabilitas berat lahir, berat sapih dan umur satu tahun pada sapi Bali di Balai Pembibitan Ternak Unggul Sapi Bali. Buletin Peternakan. 37(2):74-78; 2013.

Kurnianto, E. Pemuliaan Ternak. Graha Ilmu. Yogyakarta. Indonesia; 2009.

Nugroho. Sapi Peranakan Ongole PO Kebumen si Mutiara dari Selatan. http://www.pertanian.go.id/dinakkeswan_jateng/berita-sapiperanakan-ongole-po-kebumen-si-mutiaradari-selatan-.html. Accession date on 1st March 2016; 2014.

Prihandini, P.W., L. Hakim and V.M.A. Nurgiartiningsih. 2011. Seleksi pejantan berdasarkan nilai pemuliaan pada sapi Peranakan Ongole (PO) di Loka Penelitian Sapi Potong Grati - Pasuruan. J. Ternak

Tropika. 12(1):97-107.

Putra, W. P. B. 2014. Estimasi parameter genetik sifat produksi dan identifikasi gen hormon pertumbuhan (GH I MspI) Sapi Aceh di Balai

Pembibitan Ternak Unggul (BPTU)-Hijauan Pakan Ternak (HPT) Sapi Aceh Indrapuri, Provinsi Aceh. Tesis. Fakultas Peternakan

Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Rastosari, A. 2015. Estimasi Parameter Genetik Sifat Pertumbuhan dan Identifikasi Gen Hormon Pertumbuhan Sapi Brahman di Balai

Pembibitan Ternak Unggul-Hijauan Pakan Ternak Sembawa Sumatera Selatan. Tesis.

Fakultas Peternakan. Universitasa Gadjah Mada. Yogyakarta.

Suhada, H., Sumadi and N. Ngadiyono. 2009. Estimation of genetic parameters of production characteristics onsimmental cattle at Balai

Pembibitan Ternak Unggul Sapi Potong Padang Mengatas, West Sumatera.

Sullivan PG, Wilton JW, Miller SP, Banks LR. 1999. Genetic trends and breed overlap derived from multiplebreed Genetic evaluations of beef cattle for growth traits. J Anim Sci 77:2019-2027.

Szabó, F., E. Szabó and S. Bene. 2012. Statistic and genetic parameters of 205-day weaning weight of beef calves. Archiv Tierzucht 55 (6): 552-561.

Warwick, E. J., J. M. Astuti, dan W. Hardjosubroto. 1990. Pemuliaan Ternak. Edisi Kelima. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.



DOI: https://doi.org/10.22146/jsv.27561

Article Metrics

Abstract views : 1080 | views : 907

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Jurnal Sain Veteriner

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Sain Veteriner Indexed by

    CrossrefROADCOREDimensions  JournalTOCs   


Copyright of JSV (Jurnal Sain Veteriner) ISSN 0126-0421 (print), ISSN 2407-3733 (online).

Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada

Jl. Fauna No.2, Karangmalang, Yogyakarta

Phone: 0274-560862

Fax: 0274-560861

Email: jsv_fkh@ugm.ac.id

Jurnal Sain Veteriner is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

free
web stats View My Stats