PLATELET RICH PLASMA (PRP) DARI LIMBAH DARAH SAPI SEBAGAI OBAT LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)

https://doi.org/10.22146/jsv.32631

Rahmad Dwi Ardhiansyah(1*), Riefky Pradipta Baihaqie(2), Muhammad Nuriy Nuha Naufal(3), Muhamad Atabika Farma Nanda(4), Aprilia Maharani(5), Yuda Heru Fibrianto(6)

(1) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada
(2) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada
(3) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada
(4) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada
(5) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada
(6) Departemen Fisiologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Luka bakar adalah kerusakan jaringan pada kulit akibat terpajan panas tinggi, bahan kimiawi maupun arus listrik. Salah satu hewan yang disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH)  adalah sapi. Seekor sapi dapat menghasilkan  limbah  darah kurang lebih sebanyak 28 liter. Komponen darah terdiri dari plasma, sel darah merah, sel darah putih dan platelet. Platelet mengandung growth factor. Platelet Rich Plasma (PRP) atau plasma yang kaya akan platelet terbukti dapat mempercepat penyembuhan tulang dan jaringan lunak. Pembuatan PRP dari darah sapi dilakukan dengan metode sentrifuge. Hewan coba  yang dipakai pada penelitian ini adalah tikus putih sebanyak 10 ekor. Besi panas berbentuk bulat dipanaskan dengan api, lalu ditempelkan pada kulit. Kelompok perlakuan diberi PRP dengan konsentrasi 10%, 20% dan 30% dengan salep vaselin album, kelompok kontrol negatif yang tidak diberi perlakuan dan kelompok kontrol positif yang diberi obat yang terbuat dari ekstrak plasenta sapi 10%+neomycin sulfate 0,5%. Parameter yang dipakai untuk mengukur tingkat kesembuhan luka adalah waktu kesembuhan dan pemeriksaan histopatologi. Pada hasil pengukuran waktu kesembuhan dianalisis dengan metode statistik One-way Analsisis of variance (Anova) tingkat signifikansi 95% dengan Kruskal-wallis, kesembuhan luka terdapat perbedaan signifikan antara PRP konsentrasi 10%, 20%, 30%, dan kontrol positif dengan kontrol negatif. Konsentrasi PRP yang optimal adalah 20%. Analisa tipe jaringan yang terbentuk dilakukan dengan pembuatan preparat histopatologi, hasil menunjukkan bahwa luka pada kelompok perlakuan dan kontrol positif  tampak sembuh, sedangkan kelompok kontrol negatif epitelisasi belum tertutup jelas. PRP merupakan obat penyembuh luka bakar yang efektif sebagai pengganti obat komersil yang sudah tersedia.

Keywords


Platelet Rich Plasma, Limbah darah sapi, Luka bakar

Full Text:

PDF


References

Anonim. 2010. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13/Permentan/Ot.140/1/2010 Tentang Persyaratan Rumah Potong Hewan Ruminansia Dan Unit Penanganan Daging (Meat Cutting Plant). Kementrian Pertanian Republik Indonesia Eppley, B.L., Pietrzak, W.S. Blanton M. 2006. Platelet-Rich Plasma: A Review of Biology and Applications in Plastic Surgery. Plastic Reconstructive Surgery Volume 118 (6) Everts, PAM., Johannes, TAK., Gernot, W., Jacques PAMS., Johannes H., Eddy, PO., Hemk AMB., & Andre, VZ. 2006. Platelet-Rich Plasma and Platelet Gel: A Review. JECT, 2006:38:174-187 Marx, Robert E. 2001. Platelet-Rich Plasma (PRP): What Is PRP and What Is Not PRP?. Implant Dentistry Vol. 10 No. 4. USA: Lippincott Williams & Wilkins Marzoeki, D. 1993. Ilmu Bedah Luka dan Perawatannya. Surabaya: Airlangga University Press Moenadjat, Yefta. 2003. Luka Bakar: Pengetahuan Klinik Praktis. Jakarta: Balai Penerbit FKUI Sanjaya AW, Sudarwanto M, Pribadi ES. 1996. Pengelolaan Limbah Cair Rumah Potong Hewan di Kabupaten Dati II Bogor. Bogor: Media Veteriner Vol III (2) Taylor, C (1997). Fundamental of Nursing The Art and Science of Nursing Care. 4th Edition. Philadelpia: JB Lippincoff hal 699-705 Tozum TF, Demiralp B. 2003. Platelet-Rich Plasma: A Promising Innovation in Dentistry. di dalam Clinical Practice Canada: Journal of the Canadian Dental Association. Vol 69 No 10. Yeaman, MR & Arnold, SB. 1999. Antimicrobial peptides from platelets. Drug Resist Updat Volume 2, Issue 2, Pages 116–126



DOI: https://doi.org/10.22146/jsv.32631

Article Metrics

Abstract views : 930 | views : 1330

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 Jurnal Sain Veteriner

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Sain Veteriner Indexed by

    CrossrefROADCOREDimensions  JournalTOCs   


Copyright of JSV (Jurnal Sain Veteriner) ISSN 0126-0421 (print), ISSN 2407-3733 (online).

Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada

Jl. Fauna No.2, Karangmalang, Yogyakarta

Phone: 0274-560862

Fax: 0274-560861

Email: jsv_fkh@ugm.ac.id

Jurnal Sain Veteriner is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

free
web stats View My Stats