Pengaruh Pemberian Gonadotropin Releasing Hormone (GnRH) Terhadap Peningkatan Kualitas Spermatozoa Sapi Bali Pengaruh Pemberian Gonadotropin Releasing Hormone (GnRH) Terhadap Peningkatan Kualitas Spermatozoa Sapi Bali

https://doi.org/10.22146/jsv.65067

Amalia Sutriana(1), Tongku Nizwan Siregar(2*), Feby Claudia Sirait(3), Juli Melia(4), Hafizuddin .(5)

(1) Program Studi Pendidikan Dokter Hewan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada
(2) Faculty of Veterinary Medicine Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh
(3) Faculty of Veterinary Medicine Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh
(4) Faculty of Veterinary Medicine Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh
(5) Faculty of Veterinary Medicine Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian gonadotropin releasing hormone (GnRH) terhadap peningkatan kualitas spermatozoa sapi bali. Penelitian ini menggunakan dua ekor sapi bali berumur 2 dan 4 tahun dengan rancangan pola bujursangkar latin 2 perlakuan dan 2 periode perlakuan. Perlakuan yang dilakukan adalah P1 (NaCl fisiologis) dan P2 (GnRH 100 µg) dengan interval periode waktu perlakuan adalah satu minggu. Sampel semen dikoleksi menggunakan vagina buatan tiga hari setelah perlakuan. Data hasil pemeriksaan kualitas spermatozoa sapi bali dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Berdasarkan uji statistik menunjukkan bahwa pemberian GnRH 100 µg tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap pemeriksaan warna, pH, konsistensi, volume, konsentrasi dan motilitas spermatozoa sapi bali. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa warna semen pada kedua perlakuan adalah krem dan putih susu. Derajat keasaman (pH); konsistensi; volume semen (ml); konsentrasi (10⁶/ml); dan motilitas spermatozoa (%) sapi  bali pada P1 vs P2 adalah 7,0±0,0 vs 7,0±0,0; 2,5±0,71 vs 3,0±0,0; 4,5±2,8 vs 4,8±2,8; 925±106,07 vs 1210±155,56; dan 69,0±1,41 vs 71,5±0,71 (P>0,05). Disimpulkan bahwa pemberian GnRH 100 µg tidak memengaruhi kualitas spermatozoa sapi bali.


Keywords


GnRH; sapi bali; spermatozoa

Full Text:

PDF


References

Aisah, S., Isnaini, N. dan Wahyuningsih, S. (2017). Kualitas Semen Segar dan Recovery Rate Sapi Bali pada Musim yang Berbeda. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan. 27 (1): 63-64. Arifiantini, R.I. (2016). Pengembangan Teknik Produksi Semen Beku diIndonesia. IPB Press, Bogor. Azawi, O.I., Al-Khashab, A.N.T.M. and Al-Khadoo, N.N.A. (2012). Effect of Gonadotropin Releasing Hormone Treatment on Semen Characteristics and Enzymatic Activities of Awassi Rams in Breeding and Nonbreeding Seasons. Iranian Journal of Applied Animal Science. 2(1): 13-19. Bearden, H.J., Fuquay, J.W. and Williard, S.T. (2004). Applied Animal Reproduction. 6th ed. Pearson Prentice Hall, New Jersey. Bhakat, M., Tushar, K.M., Ashok K.G. and Muzamil, A. (2014). Effect of Season on Semen Quality of Crossbreed (Karan Fries) Bull. Animal and Veterinary Science. 2 (11): 632-637. Burhan. (2013). Efektifitas Metode Kolom Albumen sebagai Medium Separasi untuk Mengubah Rasio Alamiah Spermatozoa Sapi Bali Pembawa Kromosom X dan Y pada Waktu Inkubasi Berbeda. Tesis. Fakultas Peternakan UNRAM. Mataram. Feradis. (2010). Bioteknologi Reproduksi pada Ternak. Alfabeta, Bandung. Garner, D.L. and Hafez, E.S.E. (2000). Spermatozoa and Seminal Plasma. In Reproduction in Farm Animals.7th ed. Lea and Febiger Publishing, Philadelphia. Guyton, A.C. and Hall, J.E. (1997). Medical Physiology. 9th ed. Saunders Company, Philadelphia. Hafez, B. and E.S.E. Hafez. (2000). Reproduction in Farm Animals. 7th ed. Lippincot Williams & Wilkins, Philadelphia. Hamdan. (1999). Pengaruh PemberianGonadotropin Releasing Hormone(GnRH) terhadap Kualitas Semen dan Kadar Testosteron Serum Kambing Peranakan Ettawah. Tesis. Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Handiwirawan, E. dan Subandriyo. (2004). Potensi dan Keragaman Sumberdaya Genetik Sapi Bali. Wartazoa. 14(3): 50. Haryani, R., Toleng, A. L., Sonjay, H. and Yusuf, M. (2016). Characteristic of Bali Bulls Sperms Assessed Using Computerized Assisted Semen Analysis (CASA). Journal International of Sciences. 28 (2): 161-168. Hasbi, H. dan Gustina. (2018). Regulasi Androgen dalam Spermatogenesis untuk Meningkatkan Fertilisasi Ternak Jantan. Wartazoa. 28 (1): 14-15. Ismaya and Tan, H.S. (1989). Effect of GnRH on Testosteron Concentration in Kedah- Kelantan Bulls Differents Ages. Journal of the Indonesia Animal Agriculture. 1: 55-61. Kartika, N.M.A. (2015). Proporsi dan Kualitas Spermatozoa Sapi Bali Hasil Separasi dalam Kolom Albumin BSA (Bovine Serum Albumin). Ganec Swara. 11 (2): 47-48. Kusuma, P.S.W., Marhendra, A.P.M., Aulanni’am, and Marsoedi. (2012). Mechanism of Gonadotropin Hormone Release in Catfish (Clarias sp) Upon Laserpuncture Exposure to Reproduction Acupoint. International Journal of Science and Applied Science. 12 (6): 177-182. Lehninger, A.L., Nelson, D.L. and Cox, M.M. (2005). Lehninger Principles of Biochemistry. W.H. Freeman, New York. Mughniati, S., Sari, D.K., Rendrawan, D. dan Rahim, L. (2018). Pengaruh Ekstrak Biji Kapuk (Ceiba pentandra gaertn) sebagai Obat Kontrasepsi terhadap Kualitas Spermatozoa pada Kucing Lokal (Felis domestica). Jurnal Riset Veteriner Indonesia. 2 (1): 27-34. Rachmadi, A. (2008). Kadar Gula Darah dan Kadar Hormon Testosteron pada Pria Penderita Diabetes Melitus. Tesis. Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Semarang. Rachmawati, L., Ismaya, dan Astuti, P. (2014). Korelasi antara Hormon Testosteron, Libido, dan Kualitas Sperma pada Kambing Bligon, Kejobong dan Peranakan Ettawah. Peternakan. 38 (1): 14. Rahmawati, M.A., Susilawati, T. dan Ihsan, M.N. (2015). Kualitas Semen dan Produksi Semen Beku pada Bangsa Sapi dan Bulan Penampungan Yang Berbeda. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan. 25 (3): 25-36. Ramsiyati, D.T., Sriyana. dan Bambang, S. (2004). Evaluasi Kualitas Semen Sapi Potong pada Berbagai Umur di Peternakan Raya. Prosiding Temu Teknis Fungsional Nasional. 82-87. Saili, T., Toelihere, M.R., Boediono, A. dan Tappa, B. (2000). Keefektifan Albumin sebagai Media Pemisah Spermatozoa Sapi Pembawa Kromosom X dan Y. Jurnal Hayati. 7 (4): 106-109. Sajjad, M., Ali, S., Akhter, S. and Ullah, N. (2007). Effect of Gonadotropin Releasing Hormone on Semen Characteristics in Nili-Ravi Buffalo Bulls. Pakistan Veterinary Journal. 27 (3): 153-154. Silbernagl, S. and Despopoulous, A. (2003). Color Atlas of Physiology.6th ed. Thieme, New York. Siregar, T.N. dan Hamdan. (2007). Teknologi Reproduksi pada Ternak. Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh. Sujoko, H., Setiadi, M.A. dan Boediono, A. (2009). Seleksi spermatozoa Domba Garut dengan Metode Sentrifugasi Gradien Densitas Percoll. Jurnal Veteriner. 10 (3): 128-130. Susilawati, T. (2011). Spermatologi. Universitas Brawijaya Press, Malang. Toelihere, M.R. (1993). Inseminasi Buatan pada Ternak. Angkasa, Bandung.



DOI: https://doi.org/10.22146/jsv.65067

Article Metrics

Abstract views : 621 | views : 541

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2022 Jurnal Sain Veteriner

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Sain Veteriner Indexed by

   CrossrefROADCOREDimensions  JournalTOCs   


Copyright of JSV (Jurnal Sain Veteriner) ISSN 0126-0421 (print), ISSN 2407-3733 (online).

Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada

Jl. Fauna No.2, Karangmalang, Yogyakarta

Phone: 0274-560862

Fax: 0274-560861

Email: jsv_fkh@ugm.ac.id

JJurnal Sain Veteriner is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

free
web stats View My Stats