Valiasi Metode Analisis Penetapan Kadar Linkomisin pada Ayam Broiler menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT)

https://doi.org/10.22146/jsv.76861

Alfian Yusak Muzaki(1), Cahyo Wibisono(2), Ika Nindya Irianti(3), Agustina Dwi Wijayanti(4*), Dyah Ayu Widiasih(5)

(1) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada
(2) Master of Veterinary Science, Faculty Of Veterinary Medicine, Universitas Gadjah Mada
(3) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada
(4) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada
(5) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Antibiotik adalah obat yang sering digunakan dalam pengobatan infeksi bakteri dengan menghambat pertumbuhan atau dengan membunuh bakteri. Salah satu obat yang sering digunakan untuk terapi bakteri pada ayam broiler adalah lincomycin, yaitu antibiotik bubuk larut yang digunakan untuk mengobati penyakit menular seperti penyakit pernapasan kronis kompleks (CRD) dan mikoplasmosis. Penggunaan antibiotik pada ayam broiler meningkatkan risiko residu karena kadar obat yang tertinggal, sehingga perlu dilakukan metode analisis kadar lincomycin menggunakan High Performance Liquid Chromatography (HPLC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas metode analisis kadar linkomisin pada ayam dengan HPLC merk Shimadzu 6.1, fase gerak yang terdiri dari campuran buffer dan asetonitril (89:11) dengan aliran laju 1 ml/menit, detektor UV Vis dengan panjang gelombang 220 nm, dan kolom C18 Shim-pack berukuran 150 L x 4,6 mm pada 350C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai tersebut sesuai dengan kriteria validasi berdasarkan linearitas, spesifisitas, akurasi, presisi, parameter Limit of Detection (LOD), dan Limit of Quantification (LOQ) atau batas kuantifikasi. Kesimpulan yang diperoleh adalah metode analisis kadar lincomycin menggunakan HPLC ini memiliki kriteria yang sesuai dan dapat digunakan untuk mengukur kadar lincomycin pada ayam broiler.

Keywords


linkomisin; validasi; KCKT

Full Text:

PDF


References

Abualhasan M.N., Batrawi N., Sutcliffe O.B., Zaid A.N. (2012). A Validated Stability-Indicating HPLC Method for Routine Analysis of an Injectable Lincomycin and Spectinomycin Formulation. Scientia Pharmaceutica 978 – 986. Anastasia, Y. (2011). Teknik Analisis Residu Golongan Tetrasiklin Dalam Daging Ayam Secara Kromatografi Cair Kinerja Tinggi. Buletin Teknik Pertanian 16 (2): 68. Badan Pusat Statistik. (2020). Produksi Daging Ayam Ras Pedaging 2020. Retrieved July 28, 2022 from https://www.bps.go.id/indicator/24/488/1/produksi-daging-ayam-ras-pedaging-menurut-provinsi.html Food and Drug Administration (FDA). 2001. Guidance for Industry Bioanalytical Method Validation. Center for Drug Evaluation and Research, Rockville, MD, USA. Hal: 16. Guo Y, Xie X, Diao Z, Wang Y, Wang B, Xie K, Wang X, Zhang P. (2021). Detection and Determination of Spectinomycin and Lincomycin in poultry muscles and pork by ASE-SPE-CG-MS/MS. Journal of Food Compotision and Analysis. Harmita. (2020). Analisis Fisikokimia Kromatografi Volume 2. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. Mahmoudi, R., P. Gasarbeygi, R. Norian, dan K. Farhoodi. (2014). “Chloramphenicol, Sulfonamide, and Tetracycline Residues in Cultured Rainbow Trout Meat (Oncorhynchus mykiss)”, Bulgarian Journal of Veterinary Medicine, Vol. 17, No. 2, Hal: 147-152. Kementrian Pertanian RI. (2017). Statistik Peternakan dan Kesehatan Hewan. Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan. Hal 74. Kumar, P. R. dan Rajeevkumar, R. (2017). "A validated anlytical hplc method for thequantification of lincomycin hydrochloride in bulk and solid dosage form." Int. J. App. Pharm. 9(3): 42-44. Peraturan Menteri Pertanian. (2017). Peraturan Mentri Pertanian Republik Indonesia Nomor 14/ Permentan/ PK. 350/5/2017 tentang Klasifikasi Obat Hewan. Menteri Pertanian Republik Indonesia. Riveire J.E., Papich M.G. (2018). Veterinary Pharmacology and Theurapetics Tenth Edition. USA: Willey Blackwell. Rohman A. (2009.) Kromatografi untuk Analisis Obat. Yogyakarta: Graha Ilmu.Hal: 217-235. Stenersen, J. (2004). Chemical Pesticides Mode of Action and Toxicology. CRP Press: London. Sugihartini, N., Fudholi, A., Pramono, S., dan Sismindari. (2014). Validasi Metode Analisa Penetapan Kadar Epigalokatekin Galat dengan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi. Pharmaciana. 4 (2): 111-115. Vucicevic P.K., Cservenak R., Radulovic N. (2011). Deveploment and Validation of Liquid Chromatography tandem mass spectrometry methods for the Determination of Genatmicinm Lincomycin, and Spectinomycin in the presence of their impuirites in pharmaceutical formulations. Journal of Pharmaceutical and Biomedical Analysis 736 – 742. Wang Bo, Y. Wang, X. Xie, Z. Diao, K. Xie, G. Zhiang, T. Zhang, G. Dai. (2020). Quantitative Analysis in Poultry Eggs by accelerated Solvent Extraction Coupled with Gas Chromatography Tandem Mass Spectorometry. Foods 2020 mdpi Journal. Yuningsih. (2009). Keberadaan Residu Antibiotika dalam Produk Peternakan (Susu dan Daging). Lokakarya Nasional Keamanan Pangan Produk Peternakan: 48-54.



DOI: https://doi.org/10.22146/jsv.76861

Article Metrics

Abstract views : 792 | views : 630

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2023 Jurnal Sain Veteriner

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Sain Veteriner Indexed by

    CrossrefROADCOREProduct DetailsDESKRIPSI GAMBAR


Copyright of JSV (Jurnal Sain Veteriner) ISSN 0126-0421 (print), ISSN 2407-3733 (online).

Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada

Jl. Fauna No.2, Karangmalang, Yogyakarta

Phone: 0274-560862

Fax: 0274-560861

Email: jsv_fkh@ugm.ac.id

HP. 0895363078367

Jurnal Sain Veteriner is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

free
web stats View My Stats