Gambaran Drug Related Problems Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Pediatri Dengan Gastroenteritirs Akut di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah I Lagaligo Sulawesi Selatan

https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v22i3.109623

Nazila Ayu Muthmainnah(1), Arief Nurrochmad(2*), Fita Rahmawati(3)

(1) Magister Farmasi Klinik, Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada
(2) Departemen Farmakologi dan Farmasi Klinik, Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada
(3) Departemen Farmakologi dan Farmasi Klinik, Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Gastroenteritis akut merupakan penyakit infeksi yang umum terjadi pada anak dan dapat menyebabkan komplikasi jika tidak ditangani. Terapi antibiotik diperlukan apabila penyebab infeksi adalah bakteri. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menimbulkan Drug Related Problems (DRPs) yang berpotensi mengganggu hasil pengobatan dan luaran terapi yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penggunaan antibiotik pada pasien pediatri dengan gastroenteritis akut di bangsal rawat inap. Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan desain kohort retrospektif yang dilaksanakan pada bulan April 2025 hingga Mei 2025 di RSUD I Lagaligo Luwu Timur Sulawesi Selatan. DRPs diklasifikasikan berdasarkan PCNE 2020, kemudian dianalisis secara deskriptif. Data diperoleh dari rekam medis selama periode tahun 2021 hingga 2024 sebanyak 137 pasien yang terdiri dari 61 pasien pada kelompok tanpa DRPs potensial dan 76 pasien pada kelompok terjadi DRPs potensial. Hasil penelitian diperoleh kejadian DRPs potensial yang tertinggi domain C1.1 Obat tidak sesuai pedoman atau formularium sejumlah 33 pasien (43,42%). Jenis kelamin didominasi pasien pediatri perempuan (54,01%) dan berusia 28 hari – 2 tahun (51,09%), adapun antibiotik yang paling banyak digunakan pada penelitian ini yaitu seftriakson yang diberikan pada 50 pasien (36,49%) dan kotrimoksazol sebesar 25,54%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa karakteristik pasien pediatri dengan gastroenteritis akut didominasi jenis kelamin perempuan dan berusia 28 hari – 2 tahun dengan antibiotik yang paling banyak digunakan yaitu seftriakson.


Keywords


Drug Related Problems; antibiotic; pediatri; gastroenteritis akut

Full Text:

PDF


References

Alim, M. C., Hasan, M., & En Masrika, N. U. (2021). Hubungan Diare dengan Status Gizi pada Balita di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Chasan Boesoirie. Kieraha Medical Journal, 3(1), 1-6.

Arfania, M., Andayani, T. M., & Rahmawati, F. (2015). Drug related problems pasien pediatrik di instalasi rawat jalan rumah sakit. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi, 5(2), 80–87.

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dalam angka. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Balai Teknik Kesehatan Lingkungan & Pengendalian Penyakit Makassar. (2022). Peta penyakit diare akut dan penyakit serupa influenza (ILI). https://www.btklmakassar.or.id/ (Diakses 16 Februari 2025)

Birarra, M. K., Heye, T. B., & Shibeshi, W. (2017). Assessment of drug-related problems in pediatric ward of Zewditu Memorial Referral Hospital, Addis Ababa, Ethiopia. International Journal of Clinical Pharmacy, 39, 1039–1046.

Chalik, R., Ratnah, S., & Karim, D. (2018). Identifikasi drug related problems (DRPs) dalam pengobatan diare pada pasien anak rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji Makassar. Media Farmasi, 14, 35.

Cipolle, R. J., Strand, L. M., & Morley, P. C. (2012). Pharmaceutical care practice: The patient-centered approach to medication management services (3rd ed.). McGraw-Hill Medical.

Damayanti, F., & Septiyana, R. (2024). Identifikasi drug related problems (DRPs) pada pengobatan diare terhadap pasien anak. Sains Indonesiana, 2(6), 1–10.

Gau, A. W., Arsal, A. S. F., Darussalam, A. H. E., Irwan, A. A., & Sodiqah, Y. (2024). Gambaran penggunaan antibiotik pasien diare akut pada anak di Puskesmas Maroangin Kota Palopo tahun 2021–2022. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 877–891. https://doi.org/10.31004/prepotif.v8i1.25490

Graves, N. S. (2013). Acute gastroenteritis. Primary Care: Clinics in Office Practice, 40, 727–741.

Hartman, S., Brown, E., Loomis, E., & Russell, H. A. (2019). Gastroenteritis in children. American Family Physician, 99(3), 159–165.

Indraswari, P. I. I., Gayatri, N. P. A. D., & Agustini, N. L. T. (2023). Pola peresepan obat antidiare pada pasien anak di Puskesmas X Tabanan. Jurnal Pharmactive, 2(1), 32–38. https://s.id/jurnalpharmactive

Lampert, M. L., Kraehenbuehl, S., & Hug, B. L. (2008). Drug-related problems: Evaluation of a classification system in the daily practice of a Swiss university hospital. Pharmacy World & Science, 30(6), 768–776. https://doi.org/10.1007/s11096-008-9213-8

Lemeshow, S., Hosmer, D. W., Jr., Klar, J., & Lwanga, S. K. (1997). Besar sampel dalam penelitian kesehatan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sari, N. W. D. I. H., Hartawan, I. N. B., Wati, D. K., & Mahalini, D. S. (2023). Karakteristik penderita diare akut pada anak usia 6–35 bulan di RS Bali Mandara tahun 2020–2021. Jurnal Medika Udayana, 13(4), 9–15. https://doi.org/10.24843/MU.2024.V13.i05.P02

Shen, A., Wang, P., Xu, T., Luo, J., Wang, X., Zhang, S., & Li, Z. (2025). Analysis of pediatric pre-prescription review orders based on PCNE classification system. China Pharmacy, 36(3), 351–355. https://doi.org/10.6039/j.issn.1001-0408.2025.03.16.

Trisnowati, K. E., Irawati, S., & Setiawan, E. (2017). Kajian penggunaan antibiotik pada pasien diare akut di bangsal rawat inap anak. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi, 7(1), 15–23.

van Mil, J. W. F., Horvat, N., Westerlund, T., & Richling, I. (2020). PCNE classification for drug-related problems V9.1. Pharmaceutical Care Network Europe Association. https://www.pcne.org

World Health Organization. (2023). AWaRe classification database of antibiotics for evaluation and monitoring of use. World Health Organization.

Wutsqo, N. U. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang penggunaan antibiotik dengan kejadian diare pada balita (Skripsi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya).

Yohana, L., Nurdin, A., Fitria, U., & Dinen, K. A. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi diare pada anak. Public Health Journal, 1(2).

Yonata, A., & Farid, A. F. M. (2016). Penggunaan probiotik sebagai terapi diare. Majority, 5(2), 1.

Yuniati, R., Mita, N., & Ibrahim, A. (2016). Kajian penggunaan antibiotik penderita diare pada pasien pediatrik di Instalasi Rawat Inap RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Prosiding Seminar Nasional Kefarmasian Ke-3, Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman.

Yuspita, E., Hasina, R., & Puspitasari, C. E. (2021). Profil drug related problems (DRPs) penggunaan antibiotik pada pasien anak dengan diare infeksi di RSUD Provinsi NTB tahun 2018. Jurnal Sains dan Kesehatan, 3, 424–428.



DOI: https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v22i3.109623

Article Metrics

Abstract views : 0 | views : 2


©Majalah Farmaseutik
 ISSN 2406-9086
Faculty of Pharmacy
Universitas Gadjah Mada
 
 
web
analytics 

Creative Commons Licence 
 
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License