Aktivitas Antibakteri Minyak Sirih Merah (Piper Crocatum Ruiz & Pav.) Dalam Bentuk Sediaan Emulsi dan Mikroemulsi



Elsa Putri Kartika(1), Marchaban Marchaban(2*), Sudarsono Sudarsono(3)

(1) Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada
(2) Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada
(3) Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Minyak Sirih Merah (MSM) diketahui mempunyai aktivitas sebagai antibakteri dan dapat dibuat dengan cara distilasi air dan uap dari daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.). Tujuan dari studi ini adalah untuk membandingkan aktivitas antibakteri dari MSM apabila diformulasi dalam bentuk sediaan yang berbeda (yaitu emulsi dan mikroemulsi). MSM dalam bentuk emulsi dibuat dengan cara mencampur 0,125 g MSM, 0,875 g paraffin cair, 0,125 g tween-80, 0,375 g span-80 (HLB 7), dan 3,500 g air. MSM dalam bentuk mikroemulsi dibuat dengan mencampur 0,125 g MSM, 0,125 g paraffin cair, 0,625 g tween-80, 0,625 g PEG-400, dan 3,500 g air. Aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli ATCC 25922 dilakukan dengan menggunakan metoda mikrodilusi dengan 1% w/w konsentrasi menggunakan reader ELISA pada 570 nm. Data kemudian dianalisis untuk membandingkan persentase penghambatan pertumbuhan mikroba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan bakteri dari MSM dalam bentuk emulsi adalah 17,45±5,9% sedangkan dalam bentuk mikroemulsi 49,58±3,27%. Kesimpulannya adalah aktivitas antibakteri MSM dalam bentuk mikroemulsi lebih baik dari bentuk emulsi.

Keywords


daun sirih merah, emulsi, mikroemulsi, antibakteri

Full Text:

PDF


References

Anonim, 1979, Farmakope Indonesia, Edisi III, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Bilia, A. R., Guccione, C., Isacchi, B., Righeschi, C., Firenzuoli, F., dan Bergonzi, M.C., 2014, Essential Oils Loaded in Nanosystem: A Developing Strategy for a Successful Therapeutic Approach, Evidence Based Complementary and Alternative Medicine, 1-14.

Brooks, G. F., Carroll, K.C., Butel, J.S., &

Morse, S.A., 2007, Jawetz, Melnick & Adelsberg’s Medical Microbiology, 24th Edition, The McGraw-Hill’s Company, New York.

Denoel, A, Jaminet, Fr., and Moes, A., 1981, Pharmacy Galenique tome II, Les Press Univ Liege, Liege.

Dubick, M. A, 1986, Historical perspectives on the use of herbal preparations to promote health. JN The Journal of Nutrition, University of California, Davis, School of Medicine, 1348-1349.

Kammona, O., Kiparissides, C., 2012, Recent Advances in Nanocarrier-based Mucosal Delivery of Biomolecules, Journal of Controlled Release, 161, 781-794.

Mollet, H., dan Grubermann, A., 2001, Formulation Technology: Emulsions, Suspensions, Solid Form, 261-262, Wiley-Vch, Toronto, 73.

Yuksel, K., Ucan, U.C., Kartal, M., Altun, M.L., Aslan, S., Sayar, E., and Ceyhan, T., 2006, GC-MS Analysis and Antibacterial Activity of Cultivated Satureja cuneifolia Ten Essential Oil, Turkey Journal Chemistry, 30, 253-259.




Article Metrics

Abstract views : 4 | views : 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Majalah Farmaseutik Indexed by: