Hubungan Antara Kesesuaian Pemberian Antibiotik Berdasarkan Guideline Terhadap Clinical Outcome pada Pasien Dewasa Dengan Infeksi Mrsa (Methicillin Resistant Staphylococcus Aureus) di Rawat Inap RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v16i1.48051

Titi Ira Pangestuti(1), Djoko Wahyono(2*), Titik Nuryastuti(3)

(1) Magister Farmasi Klinik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
(2) Departemen Farmakologi dan Farmasi Klinik, Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada
(3) Departemen Mikrobiologi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Antibiotik merupakan obat yang harus dapat pengawasan lebih dari tenaga kesehatan dan masyarakat. Banyak pasien yang sudah resisten terhadap golongan antibiotik dengan afinitas tinggi, sehingga menyebabkan terjadinya infeksi nosokomial, salah satunya adalah infeksi MRSA (Methicillin Resistant Staphylococcus aureus). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi antibiotik definitif yang digunakan pada pasien MRSA, serta melihat hubungan kesesuaian pemberian antibiotik berdasarkan guideline terhadap clinical outcome pada pasien dewasa dengan infeksi MRSA di rawat inap RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.

Rancangan penelitian yang digunakan yaitu observasional deskriptif-analitik, dengan desain cohort retrospektif untuk melihat hubungan kesesuaian penggunaan antibiotik berdasarkan Guideline Keputusan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Infection Diseases Society of America (IDSA), dan John Hopkin terhadap dengan clinical outcome pasien. Subjek penelitian adalah pasien dewasa dengan infeksi MRSA di rawat inap RSUP Dr Sardjito Yogyakarta periode 1 Januari 2018-31 Mei 2019. Hasil akan dianalisa dengan uji nonparametric test untuk melihat hubungan kesesuaian antibiotik definitif terhadap clinical outcome.

Pada penelitian ini didapatkan jumlah sampel yang masuk kriteria inklusi berjumlah 68 pasien. Karakteristik pasien diperoleh rata-rata berumur 47 tahun, pasien terbanyak berjenis kelamin laki-laki yaitu 39 pasien (57,3%) dan perempuan 29 (42,7%). Dari 68 pasien, terdapat 74 kasus penyesuaian antibiotik. Jumlah kasus yang sesuai berdasarkan Guideline sebanyak 6 kasus dan ketidaksesuaian sebanyak 68 kasus. Kesimpulan yang didapatkan bahwa tidak terdapat hubungan antara kesesuaian pemberian antibiotik definitif dengan clinical outcome pasien, ditunjukkan dengan penghitungan berdasarkan nonparametric test (p>0,05).


Keywords


Antibiotik; MRSA; Dewasa; Infeksi Rumah Sakit

Full Text:

PDF


References

Dahesihdewi, A., 2017. Analisis Efektivitas Biaya Pilot Project Skrining Kolonisasi Methicillin-Resistant Staphylococcus Aureus (MRSA) Pada Pasien Ruang Intensif RSUP Dr Sardjito Yogyakarta 13. Bergum, D., Nordseth, T., Mjølstad, O.C., Skogvoll, E., Dan Haugen, B.O., 2015. Causes Of In-Hospital Cardiac Arrest – Incidences And Rate Of Recognition. Resuscitation, 87: 63–68. Bhargava, D., Deshpande, A., Sreekumar, K., Koneru, G., Dan Rastogi, S., 2013. Guidelines Of The Infectious Diseases Society Of America For The Treatment Of Methicillin-Resistant Staphylococcus Aureus Infections: As Applied To Oral And Maxillofacial Clinical Practice. Journal Of Maxillofacial And Oral Surgery, 12: 354–358. CLSI, 2001. Performance Standards For Antimicrobial Susceptibility Testing. Clinical Microbiology Newsletter, 23: 49. Endang Rahayu Sedyaningsih, 2011. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2406/Menkes/Per/XII/2011. Pedoman Umum Penggunaan Antibiotik. Jakarta FDA, 2011. 'Methicillin-Resistant Staphylococcus Aureus. Therapy: Past, Present, And Future | Oxford Academic', . URL: Https://Academic.Oup.Com/View-Large/97958349 (Diakses Tanggal 27/11/2018). Food And Drug Administration, 2013. Meropenem For Injection. Gonzales, P.R., Pesesky, M.W., Bouley, R., Ballard, A., Biddy, B.A., Suckow, M.A., Dkk., 2015. Synergistic, Collaterally Sensitive Β-Lactam Combinations Suppress Resistance In MRSA. Nature Chemical Biology, 11: 855–861. Judith A. Aberg, MD, William Alvarez Jr., BS, Pharmd, Rph, Lora Armstrong, Rph, Pharmd, BCPS, Kenneth A. Bachmann, Phd, FCP, Dan Verna L. Baughman, MD, 2009. Drug Information Handbook, 17th Edition.Chm. Lima, A.F., Costa, L.B., Silva, J.L. Da, Maia, M.B.S., Dan Ximenes, E.C.P.A., 2011. Interventions For Wound Healing Among Diabetic Patients Infected With Staphylococcus Aureus: A Systematic Review. Sao Paulo Medical Journal, 129: 165–170. Liu, C., Bayer, A., Cosgrove, S.E., Daum, R.S., Fridkin, S.K., Gorwitz, R.J., Dkk., 2011. Clinical Practice Guidelines By The Infectious Diseases Society Of America For The Treatment Of Methicillin-Resistant Staphylococcus Aureus Infections In Adults And Children. Clinical Infectious Diseases, 52: E18–E55. Menteri Kesehatan Republik Indonesia, 2011. Pedoman Umum Penggunaan Antibiotik. NICE, 2016. Sepsis : Recognition, Diagnosis And Early Management. England. 5 Pomorska-Wesołowska, M., Różańska, A., Natkaniec, J., Gryglewska, B., Szczypta, A., Dzikowska, M., Dkk., 2017. Longevity And Gender As The Risk Factors Of Methicillin-Resistant Staphylococcus Aureus Infections In Southern Poland. BMC Geriatrics, 17 Raisa Mahmudah, 2013. Identifikasi Methicillin-Resistant Staphylococcus Aureus (Mrsa) Pada Tenaga Medis Dan Paramedis Di Ruang Intensivecare Unit (Icu) Dan Ruang Perawatan Bedah Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek. Raisa Mahmudah, Dr. Tri Umiana Soleha, Dan Dra. CN Ekowati, 2013. 'Identifikasi Methicillin-Resistant Staphylococcus Aureus (Mrsa) Pada Tenaga Medis Dan Paramedis Di Ruang Intensivecare Unit (Icu) Dan Ruang Perawatan Bedah Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek | Mahmudah | Jurnal Majority', . URL: (Diakses Tanggal 11/11/2018). Ray, P., Gautam, V., Dan Singh, R., 2011. Methicillin-Resistant Staphylococcus Aureus (MRSA) In Developing And Developed Countries: Implications And Solutions 15: 9. Tang, J., Hu, J., Kang, L., Deng, Z., Wu, J., Dan Pan, J., 2015. The Use Of Vancomycin In The Treatment Of Adult Patients With Methicillin-Resistant Staphylococcus Aureus (MRSA) Infection: A Survey In A Tertiary Hospital In China 6. USP, 2015. Vancomycin Injection, USP 2.Pdf. Wirapakorn C, Singkham U-In, Sujittra T, Surawut S, Visitchanakun P, Chatsuwan, Dkk., 2019. The Cooperation Of Pharmacologic-Dose Ascorbate With Ceftriaxone Against Staphylococcus Aureus Through Bactericidal Synergy And Enhanced Macrophage Killing Activity. Asian Pacific Journal Of Allergy And Immunology, . Yanuar, W., Puspitasari, I., Dan Nuryastuti, T., 2016. Evaluasi Kesesuaian Antibiotik Definitif Terhadap Clinical Outcome Pada Pasien Anak Dengan Meningitis Bakterial Di Bangsal Rawat Inap Rumas Sakit Umum Pusat 6: 18.



DOI: https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v16i1.48051

Article Metrics

Abstract views : 69 | views : 32

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Majalah Farmaseutik Indexed by:

  
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.