Penyesuaian Dosis Obat pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Rawat Inap di Rumah Sakit Kabupaten Tegal, Indonesia

https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v17i1.48683

Santi Andriani(1), Fita Rahmawati(2*), Tri Murti Andayani(3)

(1) Universitas Gadjah Mada
(2) Universitas Gadjah Mada
(3) Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Pemberian obat dengan dosis sesuai pada pasien Chronic Kidney Disease  (CKD ) penting dilakukan, salah satunya untuk memastikan luaran terapi obat yang optimal. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara dose adjustment obat dan luaran terapi serta efisiensi biaya terapi obat dengan adanya dose adjustment pada pasien rawat inap dengan CKD.

Jenis penelitian ini observasional dengan desain cross sectional. Sebanyak 200 rekam medis pasien rawat inap dengan CKD periode Januari – Desember 2017 di RSUD dr. Soeselo dan RSUD Suradadi Kabupaten Tegal dilibatkan dalam penelitian ini. Dose adjustment dihitung berdasarkan fungsi ginjal pasien, yang diestimasikan dengan laju filtrasi glomerular menggunakan formula Cockcroft-Gault. Hubungan antara dose adjustment obat dan luaran terapi menggunakan analisis Chi-square.

Hasil penelitian menunjukkan terdapat 1882 obat yang diresepkan, 338 (17,93%) obat memerlukan dose adjustment pada pasien CKD. Dari  obat tersebut, 175 (51,78%) obat diberikan dengan dose adjustment,  sejumlah 118 (67,43%) obat menghasilkan luaran terapi membaik , 23 (15,52%)  obat tidak membaik  dan 34 (19,43%) obat tidak dapat dievaluasi. Sedangkan dari 163 obat tanpa dose adjustment, 103 (63,19%) obat menghasilkan luaran terapi membaik dan 40 (24,54%) obat tidak membaik dan 20 (12,27%) obat tidak dapat dievaluasi. Terdapat hubungan yang signifikan antara dose adjustment dengan luaran terapi obat pada pasien rawat inap dengan CKD (OR 1,922, 95% CI = 1,119-3,548, p= 0,018). Efisiensi biaya yang dapat dihasilkan dengan adanya dose adjusment pada penelitian ini sebesar Rp. 1.620.588,00.


Keywords


Chronic Kidney Disease; efisiensi biaya; luaran terapi; penyesuaian dosis

Full Text:

PDF


References

Andrassy, K.M., 2013. Comments on ‘KDIGO 2012 clinical practice guideline for the evaluation and management of chronic kidney disease.’ Kidney International, 84: 622–623. Ashley, C., 2018. The Renal Drug Handbook, The Renal Drug Handbook. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 2018. RISET KESEHATAN DASAR (RISKESDAS) 2018. BPS, 2018a. 'Jumlah Penduduk dan Rasio Jenis Kelamin', . URL: https://tegalkab.bps.go.id/statictable/2015/01/22/44/jumlah-penduduk-dan-rasio-jenis-kelamin-menurut-kecamatan-di-kabupaten-tegal-tahun-2017.html (diakses tanggal 14/6/2019). BPS, 2018b. 'Jumlah Penduduk Menurut Usia', . URL: https://tegalkab.bps.go.id/statictable/2015/01/22/45/jumlah-penduduk-menurut-kelompok-umur-dan-jenis-kelamin-di-kabupaten-tegal-tahun-2017.html (diakses tanggal 17/6/2019). Cartet-Farnier, E., Goutelle-Audibert, L., Maire, P., De la Gastine, B., dan Goutelle, S., 2017. Implications of using the MDRD or CKD-EPI equation instead of the Cockcroft–Gault equation for estimating renal function and drug dosage adjustment in elderly patients. Fundamental and Clinical Pharmacology, 31: 110–119. Hassan, Y., Al-Ramahi, R.J., Aziz, N.A., dan Ghazali, R., 2009. Impact of a Renal Drug Dosing Service on Dose Adjustment in Hospitalized Patients with Chronic Kidney Disease. Annals of Pharmacotherapy, 43: 1598–1605. Hemstreet, B.A., 2001. Use of Sucralfate in Renal Failure. The Annals of Pharmacotherapy, 35: 5. Hutagaol, E.V., 2017. Peningkatan Kualitas Hidup Pada Penderita Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Terapi Hemodialisa Melalui Psychological Intervention di Unit Hemodialisa RS Royal Prima Medan Tahun 2016 2: 18. Indonesian, P., Registry, R., dan Course, H., 2017. Indonesian Renal Registry. Ingrasciotta, Y., Sultana, J., Giorgianni, F., Fontana, A., Santangelo, A., Tari, D.U., dkk., 2015. Association of Individual Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs and Chronic Kidney Disease: A Population-Based Case Control Study. PLOS ONE, 10: . Manlucu, J., Tonelli, M., Ray, J.G., Papaioannou, A., Youssef, G., Thiessen-Philbrook, H.R., dkk., 2005. Dose-reducing H2 receptor antagonists in the presence of low glomerular filtration rate: a systematic review of the evidence. Nephrology Dialysis Transplantation, 20: 2376–2384. Matzke, G.R., Aronoff, G.R., Atkinson, A.J., Bennett, W.M., Decker, B.S., Eckardt, K.-U., dkk., 2011. Drug dosing consideration in patients with acute and chronic kidney disease-a clinical update from Kidney Disease: Improving Global Outcomes (KDIGO). Kidney international, 80: 1122–37. Tesfaye, W.H., Castelino, R.L., Wimmer, B.C., dan Zaidi, S.T.R., 2017. Inappropriate prescribing in chronic kidney disease: A systematic review of prevalence, associated clinical outcomes and impact of interventions. International Journal of Clinical Practice, 71: 1–16.



DOI: https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v17i1.48683

Article Metrics

Abstract views : 2010 | views : 17493

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Majalah Farmaseutik Indexed by:

   
 
 
Creative Commons License