Faktor yang Memengaruhi Luaran Klinik Kemoterapi dengan Protokol Tahun 2013 pada Anak dengan Leukemia Limfoblastik Akut

https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v17i1.56993

Metamalik Pasala(1), Mawardi Ihsan(2*), Zullies Ikawati(3)

(1) 
(2) 
(3) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini bertujuan mempelajari hubungan antara beberapa faktor dicurigai dengan status remisi, relaps, dan mortalitas pada pasien LLA anak yang menjalani kemoterapi sesuai Protokol Kemoterapi LLA anak tahun 2013. Penelitian ini merupakan studi observasi dengan rancangan cross sectional yang mana proses pengambilan data dilakukan secara retrospektif pada bulan Oktober s.d. November 2018. Sumber dari seluruh data pada penelitian ini adalah rekam medik pasien anak dengan LLA yang pernah berobat di rumah sakit tempat penelitian dalam kurun waktu 1 Januari 2014-31 Desember 2015. Status remisi ditetapkan setelah pasien menyelesaikan kemoterapi fase I, sedangkan status relaps dan mortalitas ditetapkan ketika pasien telah menyelesaikan kemoterapi fase IV. Remisi dan relaps masing-masing ditetapkan berdasar nilai limfoblas hasil pemeriksaan BMP pasien pada akhir fase I dan fase IV, sedangkan status mortalitas ditetapkan berdasar diagnosis terakhir sebelum pasien meninggal setelah menyelesaikan fase IV. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, dan analisis hubungan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada satu pun faktor yang berhubungan dengan status remisi dan mortalitas pasien, tetapi faktor usia >10 tahun dan kategori risiko tinggi masing-masing menunjukkan adanya suatu hubungan dengan peningkatan risiko terjadinya relaps (p=0,005; OR 11,5 [1,93-68,52] dan p=0,001; OR 15,33 [2,56-91,94]).


Full Text:

PDF



DOI: https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v17i1.56993

Article Metrics

Abstract views : 616 | views : 961

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Majalah Farmaseutik Indexed by:

   
 
 
Creative Commons License